Akurat.co - Cepat Tepat Benar
Login / Sign Up

Investasi Asing Pertanian Berpotensi Lebih Besar dengan UU Cipta Kerja

Andi Syafriadi

Investasi Asing Pertanian Berpotensi Lebih Besar dengan UU Cipta Kerja

Petani memilah bibit padi untuk ditanam di areal persawahan di kawasan Ujung Menteng, Jakarta Timur, Kamis (7/11/2019). Menteri Pertanian Kabinet Indonesia Maju, Syahrul Yasin Limpo menargetkan dalam 100 hari kerja akan memetakan data pertanian guna menyediakan pangan bagi 367 juta penduduk Indonesia. | AKURAT.CO/Dharma Wijayanto

AKURAT.CO Investasi asing ke dalam sektor pertanian berpotensi untuk lebih banyak masuk setelah diberlakukannya UU Cipta Kerja yang memang bertujuan untuk meningkatkan semakin banyaknya investasi yang masuk sehingga dapat menambah lapangan pekerjaan di Tanah Air. 

Head of Research Center for Indonesian Policy Studies (CIPS) Felippa Ann Amanta dalam keterangan tertulis di Jakarta, Selasa, mengatakan, pengesahan UU Cipta Kerja membuka peluang pada peningkatan foreign direct investment (FDI) di sektor pertanian, seperti di perkebunan, peternakan, dan hortikultura.

"Adanya peluang untuk meningkatkan investasi di sektor ini diharapkan mampu berdampak positif pada kesejahteraan petani di Tanah Air dan peningkatan produksi pertanian domestik. Sektor pertanian merupakan salah satu sektor yang tumbuh positif di masa pandemi COVID-19," katanya.

baca juga:

Namun, menurut Felippa, tingkat kesejahteraan petani dan efisiensi sektor pertanian pada saat ini juga masih jauh dari harapan, padahal sektor pertanian Indonesia menyimpan banyak potensi untuk dikembangkan, baik untuk mendukung kebutuhan domestik maupun kebutuhan ekspor.

Untuk itu, ujar dia, masih perlu dilakukan berbagai upaya untuk membantu petani dalam meningkatkan produktivitas dan kesejahteraan.

"Masuknya investasi dapat membantu membentuk sektor pertanian yang resilien dan berkelanjutan melalui pendanaan riset dan pengembangan, teknologi, maupun pengembangan kapasitas sumber daya masyarakat," paparnya.

Ia mengingatkan bahwa UU Cipta Kerja juga akan mendorong usaha pengolahan hasil perkebunan melalui kemudahan akses bahan baku karena menghapuskan ketentuan minimal 20 persen bahan baku dari kebun yang diusahakan sendiri. Pengurusan perizinan berusaha juga dipermudah lewat pemerintah pusat. 

Berbagai perubahan tersebut, lanjutnya, idealnya disikapi positif oleh para pelaku usaha dan pekerja pertanian di Indonesia karena masuknya investasi akan membuka lapangan pekerjaan, kesempatan untuk mempelajari teknologi dan pengetahuan baru dan juga membuka peluang ekspor.

"Namun undangan investasi ini harus memastikan adanya proses transfer teknologi dan pengetahuan supaya para pekerja Indonesia juga mendapatkan manfaat dari para investor dan juga mengikuti ketentuan ketenagakerjaan yang berlaku, serta memastikan perlindungan lingkungan," tegasnya.

Editor: Prabawati Sriningrum

Sumber: Antara

berita terkait

Image

Ekonomi

Pelindo 1 Bakal Salurkan Dana PKBL di Tengah COVID-19

Image

Ekonomi

Selesaikan Lima Proyek Infrastruktur Besar, PP Klaim Mampu Berdampak Bagi Ekonomi

Image

Ekonomi

Pupuk Indonesia Klaim Salurkan 6,9 Juta Ton Pupuk Bersubsidi

Image

News

UU Ciptaker Dinilai Jadi Solusi Perluas Lapangan Kerja di Indonesia

Image

News

Sarman Minta Aturan Turunan UU Cipta Kerja Disusun Secara Cermat

Image

Ekonomi

BI Desak Negara OKI Gesit Mengintegrasikan Ekonomi dan Keuangan Islam

Image

News

UU Cipta Kerja Pangkas Tumpang Tindih Regulasi dan Birokrasi Gemuk

Image

Ekonomi

Stok Beras Melimpah, Mentan Sampaikan Terimakasih ke Petani

Image

News

Kementan Dorong Halmahera Barat Ekspor Kopra Melalui KUR

komentar

Image

0 komentar

terkini

Image
Ekonomi

Pertamina Tindak Tegas Pangkalan Nakal

Pertamina tidak mentolerir apabila terdapat Pangkalan yang menjual harga LPG Subsidi melebihi Harga Eceran Tertinggi (HET)

Image
Ekonomi

Izin Usaha Pengolahan Komoditas Perikanan Semakin Mudah, KKP Ungkap Ini!

Izin untuk berbagai usaha pengolahan komoditas sektor kelautan dan perikanan kini semakin lebih mudah dan cepat

Image
Ekonomi

Alasan Garuda Indonesia Garap Potensi Bisnis Kargo Ekspor Produk Makanan Laut

Garuda Indonesia tengah menggarap potensi bisnis penerbangan kargo untuk mendukung ekspor produk makanan laut

Image
Ekonomi

Pelindo 1 Bakal Salurkan Dana PKBL di Tengah COVID-19

Pelindo 1 berkomitmen menyalurkan dana Program Kemitraan dan Bina Lingkungan (PKBL) di tengah pandemi Covid-19

Image
Ekonomi

KKP Sidak Pastikan Ekspor Benih Lobster Sesuai Regulasi

KKP melakukan sidak di lokasi penampungan Benih Bening Lobster (BBL) untuk memastikan ekspor BBL dilaksanakan sesuai regulasi yang berlaku

Image
Ekonomi

Selesaikan Lima Proyek Infrastruktur Besar, PP Klaim Mampu Berdampak Bagi Ekonomi

Selama 2020 PP berhasil menyelesaikan lima proyek infrastruktur besar yang memberikan dampak sosial dan ekonomi sangat tinggi

Image
Ekonomi

KKP Genjot Kembangkan Budidaya Ikan di Lahan Bekas Galian Tambang

KKP mengungkapkan mengembangkan budidaya ikan di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung dengan memanfaatkan lahan bekas galian tambang

Image
Ekonomi

BI: Ekonomi dan Keuangan Islam Berperan Besar Wujudkan Indonesia Maju 2045

Bank Indonesia menyatakan ekonomi dan keuangan Islam memiliki peran besar untuk mencapai tujuan menjadi Indonesia Maju pada 2045

Image
Ekonomi

Pupuk Indonesia Klaim Salurkan 6,9 Juta Ton Pupuk Bersubsidi

Pupuk Indonesia telah menyalurkan sebanyak 6.902.343 ton pupuk bersubsidi kepada petani

Image
Ekonomi

KKP Sesumbar Telah Lakukan Pelatihan Terhadap 47.000 Orang di Berbagai Daerah

KKP menyatakan telah memberikan pelatihan terkait sektor kelautan dan perikanan kepada hingga sebanyak 47.000 orang di berbagai daerah

terpopuler

  1. Tengku Zul: Jika 1,9 Milyar Umat Memboikot Produk Prancis, Maka Berhasil Menjungkirkan Macron!

  2. Ashanty Kaget Sarah Menzel Tanya Azriel Hermansyah Cara Orang Berpacaran 

  3. 35 Ribu Orang Tewas Sehari karena Corona, Emmanuel Macron Umumkan Lockdown Kedua untuk Prancis

  4. Polemik Kartun Nabi Muhammad: Iran Terbitkan Koran Bergambar 'Iblis Macron'

  5. Denny Siregar: Umat Kristen Kutuk Kontroversi Macron Pasti Tumbuh Di Lingkungan Islam

  6. 5 Aktor K-Drama Terkaya di Dunia, Tembus Rp1,6 Triliun!

  7. Desak Macron Minta Maaf, Mustofa: Beruntung Negeri Kami Tak Menerapkan Hukum Islam

  8. Katanya 5 Zodiak Ini Paling Cocok Kalau Bisnis Ternak!

  9. 5 Rekomendasi Tempat Sarapan Paling Maknyus di Jogja, Soto hingga Tongseng Kambing!

  10. 5 Tempat Makan Langganan Presiden Jokowi di Solo, Dijamin Bikin Ngiler!

tokopedia

fokus

Lawan Covid-19
Webinar Akurat: Peran Strategis IJK
Akurat Solusi : Roadmap IHT

kolom

Image
UJANG KOMARUDIN

Degradasi Legitimasi Jokowi

Image
Achsanul Qosasi

Berkoperasi dalam Pandemi

Image
Egy Massadiah

Menyapa Pohon, Menjaga Alam

Image
Achsanul Qosasi

Membatalkan Kompetisi Liga 1

Wawancara

Image
Iptek

Saat Dominasi Kontraktor Besar Masih Kejam

Image
Video

Akurat Talk

VIDEO Fahri Hamzah: Saya Dari Kecil Jualan Kopi | Akurat Talk (2/2)

Image
Video

Akurat Talk

VIDEO Ngomongin Hobi Sampai Harga Outfit Fahri Hamzah | Akurat Talk (1/2)

Sosok

Image
Ekonomi

Biar Berkah, Pelajari Kiat Jadi Pedagang Cemerlang Sesuai Tuntunan Nabi Muhammad SAW

Image
News

5 Potret Terbaru Ganjar Pranowo, Makin Gagah dengan Kumis dan Brewok

Image
Ekonomi

Elon Musk Orang Terkaya ke-4 di Dunia Hingga Bangun Pabrik di Indonesia