Akurat.co - Cepat Tepat Benar
Login / Sign Up

BPJS Kesehatan Siap Dukung Pembentukan Data Prioritas Penerima Vaksin COVID-19

Atikah Umiyani

BPJS Kesehatan Siap Dukung Pembentukan Data Prioritas Penerima Vaksin COVID-19

Direktur Utama BPJS Kesehatan Fachmi Idris saat memberikan penjelasan dalam rapat kerja gabungan antara Komisi IX dan Komisi XI di Gedung Nusantara I, Kompleks Parlemen MPR/DPR-DPD, Senayan, Jakarta, Senin (2/9/2019). Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI memanggil sejumlah pihak untuk membahas defisit anggaran Badan Penyelenggara Jaminan Sosial atau BPJS Kesehatan. | AKURAT.CO/Sopian

AKURAT.CO, Direktur Utama BPJS Kesehatan Fachmi Idris menyatakan kesiapan pihaknya mendukung terbentuknya data prioritas penerima vaksin COVID-19, saat menerima audiensi Tim Pelaksana Komite Penanganan Covid-19 Dan Pemulihan Ekonomi Nasional (PCPEN).

"BPJS Kesehatan telah menerima surat dari Ketua Pelaksana PCPEN, dan sudah dilakukan pertemuan tindak lanjut dengan tim teknis untuk menginventarisasi data-data apa saja yang dibutuhkan oleh Tim Pelaksana Komite PCPEN. Kami siap mendukung," ujar Fachmi Idris dalam audiensi dengan Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) Jenderal TNI Andika Perkasa dan Wakil Kepala Kepolisian RI Komjen Pol. Gatot Eddy Pramono, menurut keterangan resmi BPJS Kesehatan di Jakarta, Rabu (30/9/2020).

Fachmi Idris mengatakan bahwa data yang dikelola oleh BPJS Kesehatan dapat mendukung Tim Pelaksana Komite PCPEN dengan membantu menentukan kriteria penerima vaksin COVID-19 yang ditetapkan pemerintah.

Dilansir dari Antara, pernyataan Fachmi itu merespons harapan dari Jenderal TNI Andika Perkasa selaku Wakil Ketua I Tim Pelaksana Komite PCPEN yang ingin data yang dikelola oleh BPJS Kesehatan membantu percepatan kesiapan data penerima vaksin serta dapat mendukung terbangunnya data penerima prioritas.

Data penerima prioritas dibutuhkan karena ketersediaan vaksin yang bertahap tentu membuat tidak serta merta semua penduduk dapat mengakses vaksin tersebut dalam waktu yang bersamaan. Diperlukan daftar prioritas penerima berdasarkan asas manfaat, kemanusiaan, dan keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia.

"Data BPJS Kesehatan adalah salah satu ujung tombak. Tim juga akan membantu untuk memverifikasi data yang masih memerlukan validasi sebelum vaksin tersebut sudah tersedia," ujar Andika.

Hal senada dikatakan oleh Wakil Kepala Kepolisian RI Komjen Pol. Gatot Eddy Pramono selaku Wakil Ketua II Tim Pelaksana Komite PCPEN, yang mengatakan pihaknya akan siap memberikan dukungan administratif mengingat data yang akan dikelola juga termasuk data-data pribadi peserta.

"Kita ingin percepatan, Presiden sudah menginstruksikan untuk segera menyusun protokol pemberian vaksin. Termasuk ketersediaan data penerima. Makin cepat dapat dari BPJS Kesehatan akan makin baik kami membangun data tersebut. Kami siap untuk dukungan administratif misalnya penyampaian pakta integritas," ujar Gatot.

Sampai dengan 1 September 2020, jumlah peserta JKN-KIS telah mencapai 222.394.480 jiwa atau 83,2 persen dari total penduduk Indonesia.

Dalam memberikan pelayanan kesehatan, BPJS Kesehatan telah bekerja sama dengan 22.934 Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) yang mencakup Puskesmas, dokter praktik perorangan, klinik, rumah sakit kelas D pratama, dan dokter gigi. BPJS Kesehatan juga telah bekerja sama dengan 2.552 rumah sakit dan klinik utama.[]

baca juga:

Editor: Prabawati Sriningrum

Sumber: Antara

berita terkait

Image

Iptek

Perusahaan Pembuat Vaksin Covid-19 Dr Reddy's Diretas

Image

Ekonomi

Menilik Inovasi Layanan Daring BPJS Kesehatan di Tengah Pandemi

Image

Ekonomi

Pemerintah Akan Atur Ulang Kelas Rawat dan Iuran Peserta JKN

Image

Ekonomi

Pemerintah Sudah Kucurkan Bantuan Iuran JKN Rp1,9 Triliun, Apa Efeknya?

Image

Ekonomi

Tidak Ada Tanda-tanda Korupsi pada Pengelolaan Dana JKN Bahkan Membuat Negara Bangkrut

Image

Ekonomi

Jadi Jaminan Kesehatan Terbesar Dunia, BPJS Wajib Terus Berinovasi dan Mandiri

Image

Ekonomi

Lawan Covid-19

Netizen: Pak Jokowi, Apa Boleh Koruptor Aja Jadi Uji Coba Pertama Vaksin Covid-19?

Image

Ekonomi

Fadli Zon: Vaksin Bisnis Besar, Jangan Jadikan Rakyat Kelinci Percobaan!

Image

Ekonomi

Presiden Brasil Ogah Beli Vaksin COVID-19 Buatan China

komentar

Image

0 komentar

terkini

Image
Ekonomi

PP Salurkan Bantuan Pendidikan dan Kesehatan Tanggulangi COVID-19

PP salurkan bantuan sosial di sektor pendidikan dan kesehatan dalam rangka penanggulangan COVID-19 di berbagai daerah.

Image
Ekonomi

RI Berpotensi Jadi Pemain Industri Halal Terbesar Dunia, Ini Persiapan Pemerintah

Menperin dorong pembentukan kawasan industri halal untuk mewujudkan cita-cita RI menjadi pemain utama industri halal.

Image
Ekonomi

Kehadiran Payung Hukum dan LPP Krusial Agar Tak Ada Lagi Kasus Asuransi Gagal Bayar

Diding S Anwar kembali mengingatkan kebutuhan payung hukum dan penyelenggaraan Lembaga Penjamin Polis (LPP) kini terbukti sangat krusial.

Image
Ekonomi

Industri Halal Punya Peran Signifikan Atas Performa Positif Neraca Perdagangan

Agus Suparmanto menilai industri halal berperan cukup signifikan atas performa positif neraca perdagangan Indonesia.

Image
Ekonomi

Menperin Sebut RI Punya 2 Kawasan Industri Halal di Serang dan Sidoarjo

Menperin: Saat ini sudah terdapat dua kawasan industri halal di Indonesia yakni di Serang, Banten dan Sidoarjo, Jawa Timur.

Image
Ekonomi

Intip Yuk Cara Pemkab Cianjur Kembangkan Industri Pariwisatanya!

untuk memulihkan perekonomian saat pandemi, Pemkab bantu kembangkan obyek wisata di desa

Image
Ekonomi

Menteri Edhy Sebut Semangat UU Cipta Kerja Sudah Berjalan di KKP, Seperti Apa?

Edhy Prabowo menyatakan semangat Omnibus Law UU Cipta Kerja sudah berjalan di KKP.

Image
Ekonomi

PLN Siap Tambah Daya Listrik 200 MW untuk Babel

Tambahan daya listrik sebesar 200 MW akan dilakukan PLN demi memenuhi kebutuhan masyarakat Babel

Image
Ekonomi

DPR Desak Kementan Tambah Kuota Pupuk Bersubsidi

Kekurangan pupuk bagia petani di seluruh wilayah akan segera terpenuhi

Image
Ekonomi

Airlangga: Sertifikasi Halal Pelaku UMKM Gratis dalam UU Cipta Kerja

Menko Airlangga: Sertifikasi halal pelaku UMKM gratis dalam Omnibus Law UU Cipta Kerja.

terpopuler

  1. Baca 3 Ayat Al-Qur'an ini Ketika Memiliki Anak Bandel dan Susah Diatur

  2. Ria Ricis Alami Insiden Memalukan, Jilbabnya Ditarik Orang dari Belakang

  3. The Economist Anggap Jokowi Seperti Suharto, Rizal Ramli: Penampilan Berubah dari Merakyat Jadi Neo-Otoriter

  4. Sandiaga Uno Ungkap Bisnis yang Akan Tren ke Depan

  5. Puji Hijaunya Kota Surabaya, Hasto: Ini Menanam Budi Pekerti dan Kebaikan

  6. Mengintip Cisauk Point, Hunian Berskala Internasional yang Bernilai Sejarah

  7. Dapat Keluhan Anak Susah Makan, Dokter Berikan Resep Tak Terduga

  8. Wilder Dikabarkan Siap Lawan Fury Desember Mendatang

  9. Mampukah WhatsApp Geser Zoom dengan Fitur Barunya?

  10. Kades Sungai Alai Kalbar Korupsi Dana Desa hampir Rp1 Triliun

tokopedia

fokus

Lawan Covid-19
Webinar Akurat: Peran Strategis IJK
Akurat Solusi : Roadmap IHT

kolom

Image
Achsanul Qosasi

Membatalkan Kompetisi Liga 1

Image
Azhar Ilyas

Albert RRQ, ‘Baby Alien’ yang Bersinar di MPL ID Season 6

Image
UJANG KOMARUDIN

Mengawal Omnibus Law

Image
ABDUL MUKTI RO'UF

Tiga Nalar Pendidikan Islam

Wawancara

Image
Iptek

Saat Dominasi Kontraktor Besar Masih Kejam

Image
Video

Akurat Talk

VIDEO Fahri Hamzah: Saya Dari Kecil Jualan Kopi | Akurat Talk (2/2)

Image
Video

Akurat Talk

VIDEO Ngomongin Hobi Sampai Harga Outfit Fahri Hamzah | Akurat Talk (1/2)

Sosok

Image
News

5 Fakta Menarik Wali Kota Tasikmalaya, Bos Angkot hingga Jadi Tersangka KPK

Image
News

5 Gaya Politisi Budisatrio Djiwandono saat Olahraga, Bersepeda hingga Berkuda

Image
Ekonomi

Kekayaan 5 Biliuner China ini Terus Melesat Meski Pandemi, Ada yang Capai Rp700 Triliun!