Akurat.co - Cepat Tepat Benar
Login / Sign Up

Maraknya Kasus Gagal Bayar Asuransi, Buat Masyarakat Merasa Terpecundangi!

Andi Syafriadi

Maraknya Kasus Gagal Bayar Asuransi, Buat Masyarakat Merasa Terpecundangi!

Anggota Komisi XI DPR RI Fraksi PKS Anis Byarwati saat Rapat Kerja Komisi XI dengan Menteri Keuangan membahas Ekstensifikasi Barang Kena Cukai berupa Kantong Plastik di Gedung DPR RI, Rabu (20/2/2020). | ISTIMEWA

AKURAT.CO Anggota Komisi XI DPR RI Anis Byarwati membenarkan bahwa maraknya kasus gagal bayar yang dialami oleh perusahaan asuransi membuat masyarakat merasa terpecundangi oleh para perusahaan asuransi tersebut. Tak heran, jika kini kepercayaan masyarakat terhadap industri asuransi menjadi berkurang.

"Nah dalam kondisi seperti ini siapa yang paling dirugikan? Tentu saja para nasabah atau pemegang polis yang merasa terpecundangi karena tidak mendapatkan dana yang ditempatkan di perusahaan asuransi tersebut. Dimana mereka sudah meletakan premi atau membayar premi sekian tahun lamanya," tutur Anis Byarwati pada saat acara penghargaan Teropong Senayan Insurance Award melalui virtual di Jakarta, Kamis (24/9/2020).

Sebut saja kasus besar baru-baru ini yang menimpa perusahaan asuransi layaknya Jiwasraya, menjadikan masyarakat khawatir dalam menaruh keamanan dan kepercayaannya terhadap perusahaan asuransi lainnya. 

baca juga:

Lebih lanjut Anis Byarwati mengklaim jika di Komisi XI DPR RI sendiri sering sekali mendapatkan pengaduan-pengaduan dari berbagai para nasabah pemegang polis terkait dengan ingkar janjinya atau kasus gagal bayar perusahaan asuransi. 

"Sebetulnya ini juga agak rumit, sebab seharusnya Lembaga Penjamin Polis yang  sudah diamanahkan oleh UU perasuransian tahun 2014  harus segera dibentuk. Sebab secara regulasi sudah ada rambu-rambu terkait kesehatan keuangan perusahaan asuransi," ucapnya kembali anggota Komisi XI DPR RI dari Fraksi PKS itu.

Misalnya ada POJK no 71 tahun 2016 yang mengatur tentang kesehatan keuangan perusahaan asuransi dan reasuransi. Kemudian ada juga POJK no. 73 tahun 2016 yang mengatur tentang tata kelola perusahaan yang baik bagi perusahaan perasuransian. 

Menurutnya ini sudah ada regulasinya, sehingga disinilah peran OJK harus berani melakukan fungsinya sesuai dengan kewenangan berdasarkan undang-undang untuk melakukan berbagai langkah preventif atau pencegahan yang dibutuhkan ketika terjadi kasus-kasus di dalam asuransi. 

"Intinya, dalam kasus industri asuransi harus ada ketegasan OJK untuk memaksa asuransi memenuhi kewajibannya membayar klaim nasabah, jadi ketegasan OJK ini sangat ditunggu dalam rangka menjaga stabilitas sistim keuangan apalagi ditengah pandemi COVID-19," ucapnya.

Jadi, lanjutnya, OJK sebagai otoritas yang bertugas mengawasi jangan sampai hanya ketat di peraturannya saja tetapi lemah di pengawasan. Mengingat peran industri keuangan termasuk asuransi dalam perekonomian sangatlah besar dan menentukan, khususnya di tengah pandemi COVID-19 yang saat ini melanda tidak hanya di Indonesia tapi juga di seluruh negara. 

Editor: Prabawati Sriningrum

berita terkait

Image

News

DPR RI

DPR: Televisi Kini Masih Menjadi Pilihan Masyarakat

Image

News

DPR RI

Demokrat: Pembagian Wifi Gratis Penting untuk Menunjang PJJ Selama Pandemi

Image

News

DPR RI

Azis: Santri Merupakan Bagian dari Pembangunan Menuju Indonesia Maju

Image

News

DPR RI

Fraksi PKS Ingatkan Pemerintah Bahaya Politik Dinasti

Image

News

DPR RI

Revisi UU Minerba Dipastikan Sesuai Prosedur dan Transparan

Image

Ekonomi

Legislator Sebut Revisi UU Minerba Sesuai Prinsip Transparansi

Image

News

DPR RI

Kebakaran Gedung Kejagung Disebut Tak Sengaja, Komisi III F-Gerindra: Itu Janggal!

Image

News

DPR RI

Peringati Hari Santri, Ketua DPR: Nyalakan Semangat Gotong Royong untuk Indonesia

Image

News

DPR RI

Indra Iskandar: Seluruh Aktifitas DPR Dilakukan Secara WFH

komentar

Image

0 komentar

terkini

Image
Ekonomi

Tips Bikin Rumah Selalu Dialiri Keberuntungan dan Hoki Menurut Fengshui, Cekidot!

Ilmu Fengshui menggambarkan bahwa terdapat beberapa simbol rumah yang dipercaya bisa pembawa rezeki

Image
Ekonomi

Luhut Bahas Lembaga Pengelola Investasi RI dengan Bos Lembaga Investasi AS

Menko Marves Luhut Binsar Pandjaitan menerima CEO IDFC Adam Boehler guna membahas peluang investasi SWF atau LPI Indonesia.

Image
Ekonomi

Airport Tax Ditanggung Pemerintah, Citilink Sediakan Tiket Murah di 13 Kota Keberangkatan

Sejalan penerapan PJP2U atau PSC, harga tiket maskapai penerbangan Citilink pun mengalami penurunan.

Image
Ekonomi

5 Profesi Ini Berbahaya tapi Gajinya Selangit, Tertarik?

Berikut ini adalah 5 pekerjaan paling berbahaya beserta gajinya yang perlu kamu tahu.

Image
Ekonomi

Awasi Ketat Transportasi Saat Libur Panjang, Begini Langkah Kemenhub!

Kemenhub akan mengawasi secara ketat transportasi darat, laut, dan udara saat libur panjang cuti bersama Maulid Nabi Muhammad SAW

Image
Ekonomi

Hari Santri Nasional 2020, Pemerintah Lakukan Penguatan Literasi Keuangan di Pondok Pesantren

Pemerintah ingin menguatkan literasi keuangan di kalangan pemuda, santri, dan pelajar agar kepemilikan dan penggunaan rekening meningkat.

Image
Ekonomi

The Economist Anggap Jokowi Seperti Suharto, Rizal Ramli: Penampilan Berubah dari Merakyat Jadi Neo-Otoriter

Rizal Ramli mengatakan, Jokowi telah berubah gaya kepemimpinannya, dari merakyat menjadi neo-otoriter yang pro investor.

Image
Ekonomi

Menilik Inovasi Layanan Daring BPJS Kesehatan di Tengah Pandemi

Pelayanan administrasi secara daring di tengah pandemi merupakan suatu langkah guna mengantisipasi terjadinya penyebaran COVID-19.

Image
Ekonomi

Bos BKPM Sesumbar Meratanya Sebaran Investasi Jawa dan Luar Jawa

Bahlil soroti semakin meratanya sebaran investasi baik di Pulau Jawa dan luar Pulau Jawa yang disinyalir akibat pembangunan infrastruktur

Image
Ekonomi

Pemerintah Akan Atur Ulang Kelas Rawat dan Iuran Peserta JKN

Pemerintah akan menghilangkan status kelas perawatan di rumah sakit bagi peserta JKN-KIS

terpopuler

  1. Punya Tetangga Terlalu Berisik saat Berhubungan Seks, Wanita ini Sengsara

  2. Marwan Batubara: Omnibus Law Bisa Batalkan Putusan Anies Soal Reklamasi Teluk Jakarta

  3. Din Syamsuddin: Sekarang Ada Gejala Pemimpin Diktator Konstitusional

  4. 5 Fakta Menarik Rocky Gerung, Pernah Jadi Dosen Pembimbing Skripsi Dian Sastro

  5. Denny Siregar: Hargailah, Anies Baswedan Hanya Meneruskan Kinerja Ahok yang Tertunda

  6. HIPMI: UU Omnibus Law Bawa Indonesia Keluar Dari Negara Berpenghasilan Menengah

  7. Wakapolri Lantik Peserta Sespimti, Kombes Hengki Haryadi Jadi Lulusan Terbaik

  8. Viral Kabar Kematian Naruto, Wanita ini Tak Kuasa Tahan Tangis

  9. Dunia Internasional Ramai Kecam Pemerintahan Nigeria Usai Puluhan Orang Tewas saat Demo

  10. Usai Ancam Keluar Koalisi, UMNO Nyatakan Tetap Dukung PM Muhyiddin Yassin

fokus

Lawan Covid-19
Webinar Akurat: Peran Strategis IJK
Akurat Solusi : Roadmap IHT

kolom

Image
Achsanul Qosasi

Membatalkan Kompetisi Liga 1

Image
Azhar Ilyas

Albert RRQ, ‘Baby Alien’ yang Bersinar di MPL ID Season 6

Image
UJANG KOMARUDIN

Mengawal Omnibus Law

Image
ABDUL MUKTI RO'UF

Tiga Nalar Pendidikan Islam

Wawancara

Image
Iptek

Saat Dominasi Kontraktor Besar Masih Kejam

Image
Video

Akurat Talk

VIDEO Fahri Hamzah: Saya Dari Kecil Jualan Kopi | Akurat Talk (2/2)

Image
Video

Akurat Talk

VIDEO Ngomongin Hobi Sampai Harga Outfit Fahri Hamzah | Akurat Talk (1/2)

Sosok

Image
Ekonomi

Kekayaan 5 Biliuner China ini Terus Melesat Meski Pandemi, Ada yang Capai Rp700 Triliun!

Image
Ekonomi

Dirut Pertamina Nicke Widyawati Masuk Jajaran Wanita Paling Berpengaruh di Dunia

Image
News

5 Fakta Menarik Rocky Gerung, Pernah Jadi Dosen Pembimbing Skripsi Dian Sastro