Akurat.co - Cepat Tepat Benar
Login / Sign Up

Komunikasi Kebijakan Tidak Baik dan Tepat Bisa Berdampak pada Pertumbuhan Ekonomi

Andi Syafriadi

Webinar Akurat: Peran Strategis IJK

Komunikasi Kebijakan Tidak Baik dan Tepat Bisa Berdampak pada Pertumbuhan Ekonomi

Deputi Bidang Koordinasi Ekonomi Makro dan Keuangan Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian Iskandar Simorangkir saat memberikan sambutan dalam Sosialisasi Program KUR Tahun 2018, Senin (29/1) di Surabaya. | AKURAT.CO/Denny Iswanto

AKURAT.CO Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian meminta agar seluruh pejabat publik senantiasa berhati-hati dalam mengomunikasikan suatu kebijakan terkait pandemi COVID-19 saat ini. Sebab, apabila komunikasi kebijakan tersebut tidak disampaikan secara baik dan tepat, maka hal tersebut pada akhirnya hanya akan memberikan dampak terhadap pertumbuhan ekonomi Indonesia.

"Pelajaran yang bisa kita ambil adalah bagaimana kita mengomunikasikan suatu kebijakan itu dengan baik, meskipun maksud baik namun ketika komunikasinya tidak bagus itu bisa berimplikasi terhadap kegiatan ekonomi, ini bisa kita liat dari kebijakan penerapan pemberlakuan PSBB beberapa waktu lalu," ucap Deputi Bidang Koordinasi Ekonomi Makro dan Keuangan Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian Iskandar Simorangkir dalam Webinar Akurat Idea bertemakan 'Peran Strategis Industri Jasa Keuangan dalam Pemulihan Ekonomi Nasional', Jakarta, Selasa (22/9/2020).

Ia menerangkan, meskipun Pergub-nya belum jadi, namun karena sudah diumumkan lebih awal, pada akhirnya memberikan implikasi terhadap kekhawatiran terhadap pelaku pasar modal. Alhasil, IHSG pun seketika anjlok pada saat pengumuman PSBB tersebut.

baca juga:

"Memang kalau kita lihat bahwasanya memang semua sektor per tanggal 10 September mengalami penurunan yang cukup tajam, akibat efek pengumuman tadi," ucapnya.

Oleh karna itu, tambahnya, memang harus berhati-hati di dalam mengumumkan kebijakan-kebijakan yang tentunya bisa membuat sentimen negatif. Sebab, pasar itu bukan hanya tergantung fundamental akan tetapi juga sangat tergantung terhadap sentimen.

Sebagai informasi, pasca pengumuman penerapan kembali pemberlakukan pembatasan sosial berskala besar di DKI Jakarta, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada pembukaan awal waktu lalu langsung turun 154,7 poin atau 2,99 persen ke posisi 4.988,33. Indeks saham LQ45 juga melemah 5 persen ke posisi 863,12.

Sejak dibuka, IHSG terus mengalamai penurunan bahkan mencapai -5 persen ke posisi 4.891. Alhasil Bursa Efek Indonesia (BEI) memutuskan untuk memberlakukan trading halt, atau memberhentikan perdagangan secara mendadak selama 30 menit.

Melihat adanya penurunan IHSG tersebut, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto pun menilai penyebabnya tidak lain pengumuman pengetatan kembali PSBB Jakarta oleh Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan.

"Beberapa hal yang kita lihat sudah menampakkan hasil positif, berdasarkan indeks sampai dengan kemarin, karena hari ini indeks masih ada ketidakpastian karena announcement (pengumuman) Gubernur DKI (Anies Baswedan) tadi malam, sehingga indeks (saham) tadi pagi sudah di bawah 5.000," ungkap Airlangga dalam Rakornas Kadin, Kamis (10/9/2020). []

Editor: Dhera Arizona Pratiwi

berita terkait

Image

News

Lawan Covid-19

91.235 Pasien Covid-19 di Jakarta Dinyatakan Sembuh

Image

Olahraga

F1 GP Romagna 2020

Dampak COVID-19, Sirkuit Imola Gelar Balapan Tanpa Penonton

Image

News

Lawan Covid-19

Rekor Baru, Pasien COVID-19 DIY Tambah 82 Orang dalam Sehari

Image

News

Pandu Riono Soal Vaksin Merah Putih: Masih Jauh, Belum Tentu Jadi, Masih Bibit

Image

Ekonomi

BI Desak Negara OKI Gesit Mengintegrasikan Ekonomi dan Keuangan Islam

Image

News

Jalur Puncak Bogor Bakal Ditutup Jika Volume Kendaraan Terus Meningkat

Image

Video

Lawan Covid-19

VIDEO Rapid Test di Stasiun Gambir dan Senen Meningkat Saat Libur Panjang

Image

News

Dua WNA Afganistan Positif COVID-19, Pencari Suaka di Tangsel Jalani Swab Test

Image

Video

Lawan Covid-19

VIDEO Sri Mulyani: Upah Minimum 2021 Tak Naik

komentar

Image

0 komentar

terkini

Image
Ekonomi

KKP Sesumbar Telah Lakukan Pelatihan Terhadap 47.000 Orang di Berbagai Daerah

KKP menyatakan telah memberikan pelatihan terkait sektor kelautan dan perikanan kepada hingga sebanyak 47.000 orang di berbagai daerah

Image
Ekonomi

Fluktuasi Harga Tambang Internasional Pengaruhi HPE Periode November 2020

Fluktuasi harga internasional memengaruhi penetapan HPE produk pertambangan yang dikenakan bea keluar (BK) periode November 2020

Image
Ekonomi

BTN Gelar Spectacular World Savings Day Tingkatkan Literasi Keuangan

Program tersebut, special dalam rangkaian program Batara Specta tersebut digelar khusus untuk memeriahkan World Savings Day.

Image
Ekonomi

WIKA Catat Laba Rp141 Miliar Hingga Kuartal III, Deretan Proyek Ini Bakal Digarap!

Wijaya Karya menjaga kinerja operasional dan finansial pada level positive teritory

Image
Ekonomi

BI Desak Negara OKI Gesit Mengintegrasikan Ekonomi dan Keuangan Islam

Bank Indonesia menyebut negara anggota OKI harus gesit dalam mengintegrasikan ekonomi serta keuangan Islam dengan pendekatan digitalisasi

Image
Ekonomi

Tengku Zul: Jika 1,9 Milyar Umat Memboikot Produk Prancis, Maka Berhasil Menjungkirkan Macron!

Tengku Zul mengatakan jika 1,9 miliar umat muslim sedunia memboikot produk Prancis, maka bisa saja Presiden Macron lengser dari kekuasaannya

Image
Ekonomi

PLN Tawarkan Suplai Listrik WK Rokan, Pertamina Bakal Bahas Kerja Sama

Pertamina terus melakukan berbagai persiapan untuk kelancaran operasi Wilayah Kerja (WK) Rokan

Image
Ekonomi

Jokowi Dekati AS Tingkatkan Kerja Sama Ekonomi Lewat Perpanjangan GSP

Jokowi menginginkan peningkatan kerja sama ekonomi antara Indonesia dan AS dengan memperoleh perpanjangan fasilitas tarif preferensial umum

Image
Ekonomi

Pengurangan Kemiskinan Jokowi Paling Lemot, Rizal Ramli: Kelihatan Siapa Hanya Modal Retorika Pro-rakyat!

Laju pengurangan kemiskinan dibawah kepemimpinan Presiden Joko Widodo adalah yang paling lambat

Image
Ekonomi

Stok Beras Melimpah, Mentan Sampaikan Terimakasih ke Petani

Kontribusi petani sangat nyata karena Indonesia mengalami overstock beras hingga mencapai 7 juta ton.

terpopuler

  1. 10 Kumpulan Ucapan Maulid Nabi Muhammad SAW 2020

  2. Ini Pemicu Kolonel Marinir Jadi Korban Penjambretan

  3. Lesty Kejora - Rizky Billar Dikabarkan Nikah Akhir Tahun, Begini Komentar Keluarga

  4. 35 Ribu Orang Tewas Sehari karena Corona, Emmanuel Macron Umumkan Lockdown Kedua untuk Prancis

  5. Ashanty Kaget Sarah Menzel Tanya Azriel Hermansyah Cara Orang Berpacaran 

  6. Katanya 5 Zodiak Ini Paling Cocok Kalau Bisnis Ternak!

  7. Ramalan Zodiak tentang Keuangan Hari Kamis, 29 Oktober 2020: Cancer Belum Stabil!

  8. 7 Potret Memesona Aishameglio Duta Chiara, Putri Duta SO7 yang Beranjak Remaja

  9. Shin Tae-Yong dan PSSI Panggil Sembilan Pemain Keturunan

  10. 5 Aktor K-Drama Terkaya di Dunia, Tembus Rp1,6 Triliun!

tokopedia

fokus

Lawan Covid-19
Webinar Akurat: Peran Strategis IJK
Akurat Solusi : Roadmap IHT

kolom

Image
UJANG KOMARUDIN

Degradasi Legitimasi Jokowi

Image
Achsanul Qosasi

Berkoperasi dalam Pandemi

Image
Egy Massadiah

Menyapa Pohon, Menjaga Alam

Image
Achsanul Qosasi

Membatalkan Kompetisi Liga 1

Wawancara

Image
Iptek

Saat Dominasi Kontraktor Besar Masih Kejam

Image
Video

Akurat Talk

VIDEO Fahri Hamzah: Saya Dari Kecil Jualan Kopi | Akurat Talk (2/2)

Image
Video

Akurat Talk

VIDEO Ngomongin Hobi Sampai Harga Outfit Fahri Hamzah | Akurat Talk (1/2)

Sosok

Image
Ekonomi

Biar Berkah, Pelajari Kiat Jadi Pedagang Cemerlang Sesuai Tuntunan Nabi Muhammad SAW

Image
News

5 Potret Terbaru Ganjar Pranowo, Makin Gagah dengan Kumis dan Brewok

Image
Ekonomi

Elon Musk Orang Terkaya ke-4 di Dunia Hingga Bangun Pabrik di Indonesia