breaking news: Jadi Kawasan Zona Merah Lagi, Polda Lampung Imbau Masyarakat Untuk Tidak Liburan

Akurat.co - Cepat Tepat Benar
Login / Sign Up

Legislator Sebut RUU BUMN Jadi Momentum Emas Kepentingan Bangsa

Atikah Umiyani

DPR RI

Legislator Sebut RUU BUMN Jadi Momentum Emas Kepentingan Bangsa

Anggota Komisi VI DPR RI Marwan Jafar | Instagram/marwan_jafar

AKURAT.CO, Anggota Komisi VI DPR RI Marwan Jafar menilai revisi Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2003 tentang BUMN merupakan momentum emas perbaikan perusahaan BUMN demi kepentingan bangsa dan negara.

"Revisi UU BUMN harus jadi momentum emas menata ulang BUMN dengan perhatikan kepentingan negara. Proteksi aset negara harus betul-betul serius dilakukan, proteksi terhadap aset negara harus kita perkuat dari sisi regulasi atau UU itu," kata Marwan dilansir dari Antara, Minggu (19/9/2020).

Hal itu dikatakannya terkait dengan langkah Komisi VI DPR dan Badan Legislasi (Baleg) DPR yang telah mulai pembahasan revisi UU No. 19/2003 tentang BUMN dalam rapat secara fisik dan virtual di Gedung DPR, Jakata, Kamis (17/9/2020).

Marwan mengatakan bahwa proteksi terhadap BUMN oleh Negara harus diperkuat dalam RUU tersebut sehingga penjualan aset BUMN kepada asing tidak lagi terjadi.

"Proteksi terhadap BUMN oleh Negara harus diperkuat kembali sehingga tidak mudah menjual perusahaan BUMN kepada pihak asing, itu harus diperkuat sedemikian rupa oleh Pemerintah dan atas persetujuan DPR," ujarnya.

Marwan menilai tata ulang dan peraturan BUMN terkait membuat anak cucu perusahaan itu harus benar-benar diperketat karena harus diatur melalui regulasi yang ketat dan melalui persetujuan pemerintah dan DPR.

Menurut dia, banyak anak-cucu perusahaan BUMN tidak sesuai dengan induknya sehingga perusahaan BUMN itu harus dirapikan betul.

"Pembentukannya (anak-cucu perusahaan BUMN) harus diatur dengan UU, PP, dan harus ada persetujuan juga oleh DPR," katanya.

Mantan Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi itu juga menyarankan komisaris perusahaan BUMN ke depan harus benar-benar melalui seleksi yang ketat.

Menurut dia harus mencari komisaris perusahaan BUMN yang kredibel, punya visi dan kompetensi di BUMN yang akan diduduki sehingga bisa membawa kemajuan perusahaan BUMN.

"Bila perlu pemilihan komisaris BUMN dilakukan uji kelayakan dan kepatutan secara ketat sehingga benar-benar terpilih orang-orang yang memiliki kualitas. Jadi, tidak hanya profesional, tetapi benar-benar punya dedikasi, komitmen, dan punya pengalaman yang bisa membawa BUMN lebih maju ke depan," ujarnya.

Selain itu, menurut dia, penerapan perusahaan BUMN menjadi tbk. (terbuka) harus dilakukan secara ketat dan harus ada persetujuan antara pemerintah dan DPR dengan kriteria yang jelas.

Terkait dengan holdingisasi, menurut Marwan, juga harus diatur dalam aturan yang ketat dan harus ada persetujuan pemerintah dan DPR.

Marwan menilai RUU BUMN memang harus menjadi prioritas Prolegnas, apalagi masa pandemi dan pascapandemi COVID-19, arah dan tujuan BUMN harus benar-benar berubah dan menjadi ujung tombak dalam meningkatkan perekonomian negara.

Dalam perusahaan BUMN, menurut dia, harus ada divisi intelijen bisnis yang memang secara khusus mengomperasikan kemauan pasar sehingga BUMN tidak tertinggal untuk menuju perusahaan yang kompetitif dan memberikan keuntungan bagi negara.[]

baca juga:

Editor: Denny Iswanto

berita terkait

Image

Ekonomi

DPR RI

Ibas Sesumbar Bakal Terus Desak Pemerintah Agar Konsisten Perhatikan UMKM

Image

Ekonomi

DPR RI

Misbakhun Nilai Pemerintah Sangat Serius dalam Penanganan COVID-19

Image

News

Setahun Jokowi-Ma'ruf, Fadli Zon: Banyak Sekali Kemunduran yang Kita Alami

Image

Ekonomi

DPR RI

Misbakhun: Sudah Seharusnya Perbankan Bertransformasi Lewat Digitalisasi Pelayanan

Image

Ekonomi

Perpanjangan Sertifikat Halal Tak Miliki Kontrol Jelas

Image

News

Tolak UU Ciptaker, Mahasiswa: DPR Butuh Siskaeee

Image

News

UU Cipta Kerja, Upaya Reformasi Indonesia Jadi Lebih Kompetitif dan Sejahtera

Image

Ekonomi

DPR RI

Legislator Minta Pemerintah Perketat Pengawasan Distribusi Elpiji 3 Kg

Image

Ekonomi

DPR RI

Anggota Komisi XI Ini Minta Penyaluran BLT dari Dana Desa Lebih Tepat Sasaran

komentar

Image

0 komentar

terkini

Image
Ekonomi

KKP Sebut Profesi Nelayan Menjanjikan, Ini Sederet Keistimewaannya!

KKP sebut profesi sebagai nelayan merupakan hal yang sangat menjanjikan terlebih dengan berbagai kemudahan sektor kelautan dan perikanan

Image
Ekonomi

Food Estate Tak Kuasa Mengatasi Krisis dan Membangun Kedaulatan Pangan di Indonesia?

Rencana pemerintah membangun food estate tidak berdasarkan kenyataan pangan dan pertanian saat ini di Indonesia

Image
Ekonomi

Ada Peningkatan Pekerja Anak Secara Global, Industri Produksi Kakao Dikecam Dunia

Sebuah studi baru dari Universitas Chicago mengungkapkan terjadi peningkatan pekerja anak dalam produksi kakao atau coklat secara global

Image
Ekonomi

Pelaku Usaha Wajib Begini, Jika Ingin Indonesia Keluar dari Pandemi Covid-19

IMA mengeluarkan Deklarasi dalam upaya Indonesia keluar dari pandemi dan krisis ekonomi yang terjadi sejak sejak akhir bulan Maret 2020

Image
Ekonomi

Pelaku Pariwisata Dilatih Gunakan Aplikasi Microweb Site, Begini Fungsinya!

Kemenparekraf berupaya melatih pelaku pariwisata menggunakan aplikasi Microweb Site sebagai upaya mendongkrak kompentensi SDM

Image
Ekonomi

Pertamina Pastikan Masa Transisi Restrukturisasi Berjalan Lancar

Pertamina memastikan proses restrukturisasi perusahaan dilakukan sesuai kelaziman dalam dunia bisnis

Image
Ekonomi
DPR RI

Ibas Sesumbar Bakal Terus Desak Pemerintah Agar Konsisten Perhatikan UMKM

Anggota Komisi VI DPR RI Edhie Baskoro Yudhoyono atau Ibas menegaskan akan terus mengingatkan Pemerintah konsisten perhatian kepada UMKM

Image
Ekonomi

Indonesia Incar 10 Persen Perairan Jadi Kawasan Konservasi Pada 2030

Pemerintah menargetkan 10 persen daerah perairan nasional menjadi kawasan konservasi pada 2030

Image
Ekonomi

EXIM AS dan Indonesia Tandatangani Nota Kesepahaman Pendanaan US$750 Juta, Untuk Apa?

EXIM dan Indonesia sepakat untuk menjajaki dan mengenali berbagai peluang potensi pendanaan EXIM dengan jumlah total mencapai US$750 juta

Image
Ekonomi

Mengintip Langkah Kemenperin Bidik Penurunan Impor, Efektif?

Kementerian Perindustrian menginisiasi program substitusi impor sebesar 35 persen pada tahun 2022

terpopuler

  1. Terlibat Kasus Sabu 16 Kg, Ini Peran Kompol Imam Zaidi Zaid

  2. Gus Nur Jadi Tersangka Hina NU, Habiburokhman: Aneh Kalau Bapak Berseteru dengan Anak

  3. Polisi Terbitkan DPO Arifin Widjaja

  4. Galaxy M51 Laris Manis, Samsung Buka Penjualan Lagi Mulai Tanggal Segini

  5. KSPI Bakal Demo Besar-besaran, Ferdinand Hutahaean: Negara Tidak Akan Tunduk

  6. Mantap Jiwa, 5 Zodiak Ini Beruntungnya Enggak Main-main Lho!

  7. Dua Pemuda di Kendari Bakal Menua di Penjara Gara-gara Jual Barang Terlarang

  8. Jakarta Banjir Lagi! 72 RT Terendam Sejak Tadi Malam

  9. 5 Zodiak Ini Diramal Gampang Kaya di Usia Muda, Zodiakmu Termasuk?

  10. Perwira Polisi Terlibat Narkoba, Mabes Polri: Harus Dihukum Mati

tokopedia

fokus

Lawan Covid-19
Webinar Akurat: Peran Strategis IJK
Akurat Solusi : Roadmap IHT

kolom

Image
Achsanul Qosasi

Membatalkan Kompetisi Liga 1

Image
Azhar Ilyas

Albert RRQ, ‘Baby Alien’ yang Bersinar di MPL ID Season 6

Image
UJANG KOMARUDIN

Mengawal Omnibus Law

Image
ABDUL MUKTI RO'UF

Tiga Nalar Pendidikan Islam

Wawancara

Image
Iptek

Saat Dominasi Kontraktor Besar Masih Kejam

Image
Video

Akurat Talk

VIDEO Fahri Hamzah: Saya Dari Kecil Jualan Kopi | Akurat Talk (2/2)

Image
Video

Akurat Talk

VIDEO Ngomongin Hobi Sampai Harga Outfit Fahri Hamzah | Akurat Talk (1/2)

Sosok

Image
Iptek

Lee Kun-Hee, Sosok Luar Biasa di Balik Kejayaan Samsung Meninggal Dunia

Image
News

5 Fakta Menarik Wali Kota Tasikmalaya, Bos Angkot hingga Jadi Tersangka KPK

Image
News

5 Gaya Politisi Budisatrio Djiwandono saat Olahraga, Bersepeda hingga Berkuda