Akurat.co - Cepat Tepat Benar
Login / Sign Up

Mampukah Sektor Properti Gerakkan Ekonomi Nasional di Tengah COVID-19?

Wayan Adhi Mahardika

Mampukah Sektor Properti Gerakkan Ekonomi Nasional di Tengah COVID-19?

Suasana pembangunan perumahan di kawasan Depok, Jawa Barat, Selasa (7/4/2020). Berdasarkan survey pasar sekunder yang dilakukan oleh Indonesia Property Watch (IPW) pada triwulan pertama-2020, pergerakan harga perumahan di pasar sekunder cenderung melambat akibat penyebaran virus Corona (COVID-19). Hal ini diperkirakan akan terus berdampak pada pergerakan harga di triwulan berikutnya. | AKURAT.CO/Dharma Wijayanto

AKURAT.CO Ketua Umum DPP Real Estat Indonesia (REI) Paulus Totok Lusida menilai sektor properti mampu menjadi penggerak perekonomian nasional, termasuk di tengah pandemi COVID-19 saat ini.

Karena itu, pemerintah perlu memberi perhatian lebih serius kepada sektor yang menyerap lebih dari 30 juta tenaga kerja tersebut.

“Peran strategis sektor real estat di antaranya meningkatkan pertumbuhan 174 industri terkait. Lalu, jumlah pekerja langsung dan tidak langsung yang diserap sektor real estat mencapai sekitar 30,34 juta orang,” ujarnya diskusi virtual bertajuk '75 Tahun Indonesia Merdeka, Properti Penggerak Perekonomian Nasional', Jakarta, Kamis (17/9/2020).

baca juga:

Namun, jelas dia, ditengah pandemi COVID-19 saat ini sejumlah sub sektor properti terpukul. Misal, rumah komersial turun berkisar 50–80 persen dan perkantoran turun 74,6 persen.

“Hanya segmen rumah subsidi yang masih bertahan saat masa pandemi COVID-19. Konsumen masih antusias (terutama di daerah),” kata Totok.

Karena itu, tegas dia, REI mengusulkan sejumlah masukan kepada pemerintah guna membangkitkan sektor properti. Usulan itu di antaranya adalah penurunan tarif PPh Final Sewa Tanah & Bangunan sebesar 10 persen menjadi 5 persen selama masa pandemi atau untuk jangka waktu antara 12–18 bulan.

Lalu, penurunan tarif PPh Final Jual Beli Tanah & Bangunan sebesar 2,5 persen menjadi 1 persen selama masa pandemi atau untuk jangka waktu antara 12-18 bulan. Kemudian, penurunan tarif PPN sebesar 10 persen menjadi 5 persen selama masa pandemi atau untuk jangka waktu antara 12-18 bulan.

Serta perlu diberi kelonggaran waktu pembayaran PPh Final Sewa dan Jual Beli Tanah dan Bangunan, serta PPN selama masa pandemi atau sampai dengan 9-12 bulan dari batas maksimal pembayaran pajak.

“Selain itu, pembelian properti, baik perorangan maupun badan usaha yang sumber dananya belum tercatat dalam SPT dikenakan pajak sebesar 5 persen. Dan selanjutnya dapat dimasukkan ke dalam SPT untuk pelaporan pajak tahun berikutnya,” kata Totok.

Editor: Dhera Arizona Pratiwi

berita terkait

Image

Ekonomi

Webinar Akurat: Peran Strategis IJK

Komunikasi Kebijakan Tidak Baik dan Tepat Bisa Berdampak pada Pertumbuhan Ekonomi

Image

News

Pilkada 2020, Mantan Menag: Semoga Tak Ada yang Korbankan Jiwa Demi Kuasa dan Tahta

Image

Ekonomi

Ada Biaya Protokol COVID-19, Anggaran Pilkada 2020 Jadi Rp20,46 Triliun

Image

News

Studi Korsel: 30 Persen Pasien COVID-19 Alami Penyakit Mental

Image

Gaya Hidup

Peduli Kesehatan Pedagang Kali Lima, GM FKPPI Bagikan Ratusan Masker

Image

Ekonomi

Khawatir Ancam Penyebaran Covid-19, Asosiasi Logistik Desak Pilkada 2020 Ditunda

Image

News

Denda Pelanggar PSBB Jilid 2 Jakarta Tembus Rp300 Juta Lebih

Image

News

DPR RI

Muhaimin: Seluruh Pihak Harus Bersinergi Tuntaskan Gelombang PHK di Tengah Pandemi

Image

Hiburan

Jerinx SID Ungkap Bersedia Hapus Akun Medsos Demi Dapat Penangguhan Penahanan

komentar

Image

0 komentar

terkini

Image
Ekonomi
Webinar Akurat: Peran Strategis IJK

Komunikasi Kebijakan Tidak Baik dan Tepat Bisa Berdampak pada Pertumbuhan Ekonomi

Kemenko Perekonomian meminta agar seluruh pejabat publik senantiasa berhati-hati dalam mengomunikasikan suatu kebijakan terkait pandemi.

Image
Ekonomi
Webinar Akurat: Peran Strategis IJK

Restrukturisasi Kredit Perbankan Tembus Rp863,62 Triliun per 24 Agustus 2020

OJK: Realisasi restrukturisasi kredit perbankan sudah mencapai Rp863,62 triliun per 24 Agustus 2020.

Image
Ekonomi

Peleburan OJK ke BI Bisa Guncang Pasar Keuangan RI

Wacana peleburan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) ke Bank Indonesia (BI) dinilai dapat mengguncang pasar keuangan.

Image
Ekonomi

Ada Biaya Protokol COVID-19, Anggaran Pilkada 2020 Jadi Rp20,46 Triliun

Kementerian Keuangan memberikan anggaran tambahan untuk penyelenggaraan Pilkada 2020 mendatang menjadi sebesar Rp20,64 triliun.

Image
Ekonomi

Pertahankan Stabilitas Ekonomi, Komite II DPD RI Minta Pemerintah Jaga Dunia Usaha

Menurut Yorrys, diperlukan kebijakan Pemerintah dari sisi supply dan demand untuk menunjang kembali konsumsi rumah tangga

Image
Ekonomi

Khawatir Ancam Penyebaran Covid-19, Asosiasi Logistik Desak Pilkada 2020 Ditunda

Asosiasi Logistik desak Pilkada 2020 ditunda karena khawatir ancam penularan Covid-19.

Image
Ekonomi

PBNLI: Ekspor Lobster Digagalkan Bea Cukai, Negara Berpotensi Kehilangan Devisa Rp36 Miliar

Kami apresiasi tugas Bea Cukai, namun kalau sampai mati, itu merugikan aset kita. Penyitaan barang bukti mati dengan hidup berbeda

Image
Ekonomi
DPR RI

Komisi XI DPR Mau Bentuk Badan Pengawasan OJK

Komisi XI DPR RI berencana membentuk badan pengawasan atau supervisi untuk Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Image
Ekonomi

Defisit APBN 2020 Tembus Rp500,5 Triliun, Kenaikan Terbesar dari Tahun Lalu

Defisit APBN 2020 hingga 31 Agustus 2020 mencapai Rp500,5 triliun.

Image
Ekonomi

Indef: Produk Keuangan Makin Banyak, OJK Jangan Dilebur Ke BI

pemisahan kewenangan antara pengaturan sektor moneter dan sektor jasa keuangan masih diperlukan.

terpopuler

  1. 5 Nama Anak Artis Unik Banget, Anakku Lelaki Hoed hingga Air Rumi Akbar 1453

  2. Viral Video Kelompok Maluku Bentrok dengan BPPKB, Kapolsek : Itu Hoaks

  3. Gambar Kim Jong-un Dijadikan Kertas Bekas, Korea Utara Perintahkan 'Inspeksi' Nasional

  4. 5 Serba-serbi Madiun, Pusat Salah Satu Perguruan Pencak Silat Tertua di Indonesia hingga Miliki Pabrik Kereta Api

  5. Buat Salah saat Kampanye, Joe Biden Jadi 'Gunjingan' Media

  6. Jelang Pilkada, Hasto: Jangan Cekoki Pikiran Rakyat Bahwa Pilkada Adalah Perang

  7. Rinaldi Harley Wismanu Korban Mutilasi Dimakamkan di Sleman, Keluarga Minta Pelaku Dihukum Maksimal

  8. Happy Hariadi ke Halilintar Anovial Asmid: Rangkul Anak Itu Kalau Kamu Paham Agama

  9. Setelah AS, Kini UE Ancam Blokir TikTok Jika Enggan Jual Sebagian Kepemilikan Saham

  10. PDS: Upaya Memailitkan Kami akan Merugikan Customer

fokus

Akurat Solusi : Roadmap IHT
Webinar Akurat: Resesi Ekonomi
Tokopedia Dorong Digitalisasi UMKM dan Inklusi Keuangan

kolom

Image
Achsanul Qosasi

Kerjasama Tim, Inkonsistensi Kebijakan dan Covid-19

Image
Khalifah Al Kays Yusuf dan Tim Riset ALSA

Dampak Kebijakan PSBB Terhadap Hak Pekerja

Image
Dr. Arli Aditya Parikesit

Pandemi COVID-19 dan Bencana Ekologis Planet Bumi

Image
Dr. Abd. Muid N., MA

Dilema Mayoritas-Minoritas dalam Islam

Wawancara

Image
Iptek

Saat Dominasi Kontraktor Besar Masih Kejam

Image
Video

Akurat Talk

VIDEO Fahri Hamzah: Saya Dari Kecil Jualan Kopi | Akurat Talk (2/2)

Image
Video

Akurat Talk

VIDEO Ngomongin Hobi Sampai Harga Outfit Fahri Hamzah | Akurat Talk (1/2)

Sosok

Image
News

5 Pesona Mutiara Annisa Baswedan dengan Rambut Pendek, Lebih Fresh!

Image
News

5 Potret Pramono Anung saat Bersepeda, Capai Puluhan Kilometer!

Image
News

5 Potret Annisa Yudhoyono saat Berhijab, Pesonanya Terpancar!