Akurat.co - Cepat Tepat Benar
Login / Sign Up

IPO Subholding Pertamina Bukan Upaya Privatisasi BUMN

Atikah Umiyani

IPO Subholding Pertamina Bukan Upaya Privatisasi BUMN

Kendaraan bahan bakar avtur pertamina sedang melakukan pengisian pesawat kecil di bandara Sentani, Jayapura, Provinsi Papua, Selasa (2/4/2019). Indonesia tengah bersiap-siap melakukan uji coba mengolah minyak kelapa sawit (CPO) menjadi green avtur. Bekerja sama dengan Institut Teknologi Bandung (ITB), PT Pertamina (Persero) tengah mengembangkan katalis yang memungkinkan untuk memecah minyak. | AKURAT.CO/Sopian

AKURAT.CO, Ekonom The Indonesia Economic Intelligence (IEI) Sunarsip menyebutkan rencana initial public offering (IPO) subholding PT Pertamina (Persero) bukanlah bentuk privatisasi BUMN, sebab perusahaan yang masuk lantai bursa adalah anak usaha dan bukan saham BUMN Pertamina.

"Tidak bisa disebut sebagai privatisasi BUMN dan tidak ada yang perlu dikhawatirkan," ujar Sunarsip di Jakarta, Sabtu (15/8/2020).

Menurut dia, secara konseptual yang disebut privatisasi adalah berkurangnya saham pemerintah di induk perusahaan, sedangkan dalam rencana IPO anak usaha atau subolding Pertamina ini, saham pemerintah di BUMN tersebut sama sekali tidak berkurang.

Rencana IPO subholding Pertamina, lanjutnya, sama seperti yang dilakukan beberapa BUMN di bidang konstruksi, ketika melepas saham anak perusahaan mereka di bursa saham. Dalam hal ini, saham pemerintah di BUMN tersebut juga sama sekali tidak berkurang.

Oleh karena itu, dia menegaskan tidak ada yang perlu dikhawatirkan, karena laporan keuangan anak perusahaan yang masuk lantai bursa tersebut, nantinya tetap akan dikonsolidasikan 100 persen ke dalam laporan keuangan Pertamina.

Termasuk, di dalamnya, adalah laporan kinerja, besarnya aset, utang, ekuitas, pendapatan, belanja, dan laba subholding tersebut.

"Dengan demikian, Pertamina masih memegang kendali terhadap subholding yang direncanakan masuk bursa saham tadi. Apalagi, berdasarkan informasi, saham anak perusahaan yang akan dilepas ke bursa sangat kecil, sekitar 20-30 persen saja," katanya.

Di sisi lain Sunarsip mengatakan, rencana IPO anak usaha tersebut, merupakan aksi korporasi biasa terkait upaya fund raising Pertamina.

Rencana IPO subholding mengemuka, karena Pertamina harus banyak melakukan investasi, sedangkan di sisi lain ekuitas BUMN tersebut terbatas.

Jadi, lanjut dia, nantinya uang hasil IPO akan dipakai untuk kegiatan investasi, mengembangkan investasi bisnis, dan untuk memperbesar pundi-pundi pendapatan atau revenue Pertamina sebagai holding.

"Ujung-ujungnya, kalau revenue besar, maka dividen juga besar. Dan ini akan memperbesar posisi dividen yang diberikan Pertamina kepada Pemerintah. Dengan catatan, uang hasil kegiatan IPO memang menghasilkan investasi yang profitable," jelas Sunarsip.

Menurut Sunarsip, rencana IPO subholding juga muncul karena Pertamina membutuhkan kenaikan aset, revenue, dan laba. Jika tidak melakukan aksi korporasi seperti itu, akan sulit buat BUMN energi tersebut untuk mengejar posisi-posisi perusahaan sejenis di luar negeri.

"Ini memang strategi perusahaan untuk mengejar pertumbuhan anorganik," kata dia.

Aksi tersebut sangat penting, tambahnya, karena dengan ekuitas yang terbatas, Pertamina tidak mungkin meminta pemerintah untuk menyuntikkan modal lagi, untuk itu perusahaan harus kreatif mencari sumber pendanaan di luar penyertaan modal dari pemerintah.[]

baca juga:

Editor: Denny Iswanto

berita terkait

Image

Ekonomi

Erick Thohir Klaim Bantuan Kuota Data Internet Upaya Jaga SDM Bangsa

Image

Ekonomi

BUMN Ini Berbagi Rezeki ke Petani Lewat Program Panen Rejeki Dharmabrand

Image

Ekonomi

RNI Beberkan Kabar Terbaru Holding BUMN Pangan

Image

Ekonomi

Dua BUMN Ini Buka Lowongan Kerja, Cek Persyaratannya!

Image

Ekonomi

BUMN Salurkan Program Kemitraan UMKM Capai Rp563 Miliar

Image

Ekonomi

FSP BUMN Bersatu: Justru Resesi Akan Bagus untuk Perekonomian RI

Image

Ekonomi

Rombak Habis Direksi Pos Indonesia, Erick Tunjuk Faisal Rochmad Jadi Bos Baru

Image

Ekonomi

Menteri ESDM Akui Listrik di Tengah COVID-19 Gerogoti Keuangan PLN

Image

News

KPK Telisik Kontrak Waskita dengan Para Subkon Fiktif yang Berujung Rasuah

komentar

Image

0 komentar

terkini

Image
Ekonomi

Rustam Ibrahim: Jokowi Perlu Perhatikan Rakyat Kecil, Lebih Takut Jatuh Miskin Daripada Penyakit!

Rustam Ibrahim meminta Presiden Joko Widodo untuk memperhatikan kondisi rakyat kecil dalam menghadapi COVID-19

Image
Ekonomi

Ditutup Besok, Buruan Daftar Kartu Prakerja Melalui https://www.prakerja.go.id/

Pendaftaran Kartu Prakerja gelombang 10 kembali dibuka selama tiga hari. Adapun pendaftaran digelar dari tanggal 26-28 September besok

Image
Ekonomi

Gaya Bijak Jadi Pimpinan Rekan Kerja, Biar Enggak Dianggap Bossy!

Naik jabatan merupakan salah satu pencapaian karier yang didambakan banyak orang. Rasanya kerja keras selama ini membuahkan hasil.

Image
Ekonomi

Tips Nampol Tetap Produktif, Meski Bekerja Dari Rumah

Hampir seluruh perusahaan memberlakukan WFH atau bekerja dari rumah, sebagai upaya mendukung kebijakan pemerintah dalam penyebaran COVID-19

Image
Ekonomi

Titah Jokowi Agar Seluruh Pihak Bantu Masyarakat yang Kesulitan Ekonomi

Jokowi semua harus berikhtiar mengendalikan penyebaran COVID-19 dan sekaligus membantu agar tidak semakin terpuruk karena kesulitan ekonomi

Image
Ekonomi

Buruh Indonesia Siap Aksi Besar-besaran Tolak Omnibus Law RUU Cipta Kerja

KSPI meminta klaster ketenagakerjaan dikeluarkan dari RUU Cipta Kerja

Image
Ekonomi

Bisnis Desain Grafis Panen Cuan Kala Pandemi COVID-19!

Pandemi COVID-19, membuat para penjual jasa desain grafis tiba-tiba jadi rebutan

Image
Ekonomi

Sindir Tito Karnavian Soal Pilkada, Sudjiwo Tedjo Ujung-ujungnya Malah Begini!

Sudjiwo Tedjo menyindir pernyataan Mendagri Tito Karnavian menyebut Pilkada Serentak 2020 bisa jadi stimulus pertumbuhan ekonomi

Image
Ekonomi

Menko Luhut Perintahkan Produsen Farmasi Nasional Percepat Produksi Obat COVID-19

Menko Marves Luhut Pandjaitan meminta produsen farmasi nasional mempercepat produksi obat COVID-19, salah satunya adalah obat Remdesivir

Image
Ekonomi

Pemerintah Sesumbar Gelontorkan Rp203,9 Triliun Untuk Perlindungan Sosial, Efektif?

Pemerintah telah menggelontorkan dana sebesar Rp203,9 triliun untuk perlindungan sosial

terpopuler

  1. Tayangkan Film G30S/PKI, Mustofa: Hallo SCTV Mohon Siap-siap Jika Nanti Dibully

  2. Arief Poyuono: Nobar Film G30S/PKI Harus Dilarang Keras Saat Pandemi

  3. Paranormal Kicau '20201122 Tragedi', Warganet Kaitkan dengan Potensi Tsunami 20 Meter

  4. Minta Jokowi Siarkan Film G30S/PKI, Ferdinand Sebut Deklarator KAMI 'Caper'

  5. Kerap Diberi Dana, Komisi A DPRD DKI Sarankan Anies Baswedan Libatkan Ormas Tangani Corona

  6. Meghan Markle Berambisi Jadi Presiden AS, Pengamat: Dia Akan Dimakan Hidup-hidup!

  7. Sukses! Vaksin Corona Johnson & Johnson Mampu Produksi Imun Kuat

  8. Putra Din Minimi Lulus Secaba TNI AD: Ini Harapan Baru Bagi Saya

  9. 5 Fakta Keterlibatan Sara Ali Khan dalam Kasus Narkoba Rhea Chakraborty

  10. Pemutaran Film G 30S/PKI Dinilai Penting, Pengamat: Putra-putri Zaman Now Harus Tau Sejarah Itu

tokopedia

fokus

Webinar Akurat: Peran Strategis IJK
Akurat Solusi : Roadmap IHT
Webinar Akurat: Resesi Ekonomi

kolom

Image
Dr. Abd. Muid N., MA.

Pandemi dan Pohon Khuldi

Image
UJANG KOMARUDIN

Pilkada yang Tak Ditunda

Image
Arif Hidayat

3 Cara untuk Anda Bisa Menjadi Karyawan Terbaik

Image
Muhtar S. Syihabuddin

Jalan Berliku Politik Gus Ami

Wawancara

Image
Iptek

Saat Dominasi Kontraktor Besar Masih Kejam

Image
Video

Akurat Talk

VIDEO Fahri Hamzah: Saya Dari Kecil Jualan Kopi | Akurat Talk (2/2)

Image
Video

Akurat Talk

VIDEO Ngomongin Hobi Sampai Harga Outfit Fahri Hamzah | Akurat Talk (1/2)

Sosok

Image
News

5 Potret Shanaya Arsyila Pramana, Cucu Pramono Anung yang Menggemaskan

Image
News

5 Gaya Istri Bupati Trenggalek Novita Hardini Pakai Kebaya, Memesona!

Image
News

Ulang Tahun Pernikahan ke-35, KSP Moeldoko Beri Kejutan Manis Kepada Istri