Akurat.co - Cepat Tepat Benar
Login / Sign Up

Soal Polemik Beasiswa LPDP Veronika Koman, Rustam: Seorang Oportunis!

Andi Syafriadi

Soal Polemik Beasiswa LPDP Veronika Koman, Rustam: Seorang Oportunis!

Ketua Dewan Pengawas Lembaga Penelitian Pendidikan Penerapan Ekonomi dan Sosial Rustam Ibrahim | TWITTER/@rustamibrahim

AKURAT.CO Menyoroti kasus penarikan beasiswa LPDP milik Veronika Koman, Ketua Lembaga Peneliti Pendidikan dan Penerangan Ekonomi dan Sosial (LP3ES), Rustam Ibrahim melalui akun twitternya pun turut menanggapi. Ia menuliskan seandainya Veronika Koman punya tekad membela HAM dan ketidakadilan terhadap rakyat Papua seharusnya Veronika tidak mengajukan beasiswa dahulu kepada pemerintah Indonesia. 

"Saya mencoba melihat fenomena @VeronicaKoman (VK) dari perspektif yang lain. Seandainya dari awal VK punya tekad membela "HAM dan ketidakadilan" terhadap rakyat Papua, seharusnya VK tidak mengajukan beasiswa kepada pemerintah Indonesia. Tapi berjuang dulu di tanah air," tulisnya seperti dikutip Akurat.co, Jumat (14/8/2020).

Kesannya, lanjut dia, Veronika Koman seperti seorang oportunis, setelah mendapat beasiswa, kemudian ambil kesempatan tinggal di Luar Negeri, maka jadilah pejuang HAM.

baca juga:

"Sebab yang saya tahu Australia memang tempat tinggal yang nyaman bagi 'pejuang' Papua, termasuk dulu pejuang Timor Timur masa Orde Baru," cuitnya.

"Sebab dahulu dimasa Orde Baru banyak mahasiswa dan juga rekan2 LSM/NGO berjuang membela HAM & melawan rezim Soeharto. Ada yang dipenjara atau mau ditangkap. Kemudian barulah mereka pergi/lari ke luar negeri dan melanjutkan studi. Mereka dapat beasiswa dari pemerintah/NGO asing," tulisnya kembali.

Di antara tokoh-tokoh tersebut misalnya almarhum Dr. Sjahrir, Dr. George Yunus Aditjondro, Budiman Sudjatmiko dan banyak lagi. Setelah selesai studi mereka kembali ke tanah air dan berjuang lagi, tegas Rustam.

Tak menunggu lama setelah utas yang dibuat oleh ketua LP3ES tersebut, para netizen pun mulai ikut menaruh perhatinnya kepada kasus Veronika Koman. 

Salah satunya akun @kakasanca menyebutkan "Kalau pendapat saya, yg diperjuangkan VK ini bukan HAM tapi mendukung separatis utk merdeka dari NKRI, gak mungkin dilakukan didalam negeri, masak iya background tracenya gak kelihatan waktu melamar beasiswa dulu? supaya jangan terjadi VK2 yg lain,"

Kemudian akun @bsetiawan 55 menuliskan "Pemerintah pusat sebaiknya melakukan counter terhadap juru kipas gerakan separatisme Papua. Khusus untuk juru kipas yang bermukim di Australia, kita harus memperingatkan orang Papua bhw Australia bukan juara masalah HAM. Lihat apa yang mereka lakukan untuk suku Aborigin,"

Sebagai Informasi, beberapa waktu lalu lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) menjadi buah bibir, seiring sikap lembaga pemberi dana beasiswa pendidikan ini yang menagih aktivis HAM Veronika Koman untuk mengembalikan dana beasiswa usai masa studi di luar negerinya selesai.

Jumlah dana yang diminta pun tak tanggung-tanggung menyentuh Rp773.876.918. Pasalnya LPDP menilai jika Veronika Koman tidak mematuhi ketentuan 'harus kembali ke Indonesia usai masa studi'. Sehingga, pihaknya pun menagih Veronika Koman untuk mengembalikan dana beasiswa tersebut. []

Editor: Denny Iswanto

berita terkait

Image

Ekonomi

5 Mata Uang ini Paling Banyak Digunakan di Dunia, Ada yang Berasal dari Asia!

Image

Ekonomi

5 Fakta Menarik Mata Uang Australia, Berbahan Plastik hingga Pernah Ada Typo

Image

News

Ketua KPU Supiori Papua Resmi Dicopot dari Jabatannya

Image

News

Pilkada 2020

Jokowi Dituding Buat Putusan Sendiri Soal Pilkada, Rustam: Persepsinya Salah!

Image

Olahraga

Kementerian Pemuda dan Olahraga

Menpora Salurkan Rp1,5 Triliun untuk Anggaran Peningkatan Prestasi 2021

Image

Olahraga

5 Gaya Seksi Gronya Somerville saat Workout, Pamer Perut Ratanya

Image

News

Pasca Penembakan, Belum Ada Penebalan Personel di Papua

Image

News

Rustam: PSBB Seketat Apapun Tidak Akan Mampu Kendalikan Penyebaran Corona

Image

Olahraga

Persipura Jayapura

Lewati Fase Kebugaran, Persipura Masuk ke Latihan Taktik

komentar

Image

1 komentar

Image
suki yaki

guys ada kabar baru nich, mau dapatin duit dengan mudah tanpa keluar keringat? dan bisa jadi jutawan dalam waktu yang tidak lama, buruan yach ke qqharian jangan ketinggalan untuk menjadi jutawan....

terkini

Image
Ekonomi

Sandi Uno Harap Fintech Syariah Bantu Pelaku Usaha UMKM di Tengah Pandemi

Sandi mendorong Fintech Syariah agar membantu para pelaku usaha UMKM sehingga mereka terhindar dari pinjaman online yang abal-abal

Image
Ekonomi

RNI Beberkan Kabar Terbaru Holding BUMN Pangan

RNI harap Holding BUMN Klaster Pangan dapat terbentuk akhir tahun ini

Image
Ekonomi
DPR RI

Legislator Desak Kemenparekraf Kembangkan Potensi Desa Wisata

Komisi X DPR RI Abdul Fikri Faqih menyatakan potensi desa wisata masih luput dari perhatian Kemenparekraf untuk dikembangkan

Image
Ekonomi

Marak Impor Baja Ilegal, PLN Diminta Periksa Proyek Infrastruktur Kelistrikan

Pengamat minta PLN periksa kembali proyek infrastruktur kelistrikan menyusul maraknya kasus baja impor ilegal

Image
Ekonomi

Menko Airlangga: Kawasan Ekonomi Khusus Peluang Gaet Investor

Airlangga Hartarto menyatakan ada 15 KEK yang menjadi peluang Indonesia untuk menarik investor asing berinvestasi ke Tanah Air

Image
Ekonomi

Dua BUMN Ini Buka Lowongan Kerja, Cek Persyaratannya!

Dua BUMN yakni PNM dan Taspen tengah membuka lowongan kerja untuk lulusan D3. Berikut persyaratannya

Image
Ekonomi
DPR RI

Anggota DPR Ini Tegaskan Penanganan COVID-19 Lebih Utama Daripada Ekonomi

Komisi XI DPR RI Anis Byarwati mengatakan penanganan COVID-19 harus menjadi perhatian utama, karena kegiatan ekonomi tak bergerak

Image
Ekonomi
Tokopedia

Ramesh Gururaja Fokus Majukan Ekosistem Teknologi Indonesia Lewat Tokopedia

SVP of Product Tokopedia, Ramesh Gururaja, selalu percaya pemanfaatan teknologi dapat menjawab segala tantangan dan membantu kehidupan

Image
Ekonomi

TPPI Kembangkan Proyek Revamping Kilang Senilai US$180 Juta

TPPI langsung tancap gas mengembangkan Proyek Revamping Platforming dan Aromatik senilai US$180 juta.

Image
Ekonomi

2 BUMN Kerjasama Bangun Dermaga di Pelabuhan Tarakan

Pelindo IV dan Nindya Karya kerja sama bangun dermaga 200 x 25 meter persegi beserta CC di Pelabuhan Tarakan

terpopuler

  1. JK: Indonesia Bakal Hadapi Puncak Hujan Sekaligus Puncak Pandemi Pada Masa Pencoblosan Pilkada

  2. 5 Potret Harmonis Tantowi Yahya dan Istri, Tetap Kompak di Usia Pernikahan Ke-31 Tahun

  3. Amalan dan Doa Ketika Memasak, Agar Makanan Menjadi Lezat

  4. Ogah Cabut Laporan untuk Angel Lelga, Vicky Prasetyo: Ini Kehormatan Keluarga

  5. Azyumardi Azra Ogah Nyoblos di Pilkada, Politisi PDIP: Tak Semua Tokoh Patut Dicontoh

  6. Kondisi Pasar Cempaka Putih Memprihatinkan, Ketua Koperasi: Anies Baswedan Mana Ngerti

  7. Cerita Pasien Covid-19 Soal Fasilitas di Wisma Atlet: Kamarnya Nyaman, Ber AC  

  8. Mini di Layar Kaca, Ukuran Teletubbies Sebenarnya Bikin Warganet Kaget

  9. 7 Potret Memesona Susanti Arifin Ibunda Irish Bella, Nenek Muda Fashionable

  10. Gara-gara Cuma Pakai Face Shield, Foto Dokter di Iklan Hand Sanitizer ini Jadi Perdebatan Warganet

fokus

Akurat Solusi : Roadmap IHT
Webinar Akurat: Resesi Ekonomi
Tokopedia Dorong Digitalisasi UMKM dan Inklusi Keuangan

kolom

Image
Arif Hidayat

3 Cara untuk Anda Bisa Menjadi Karyawan Terbaik

Image
Muhtar S. Syihabuddin

Jalan Berliku Politik Gus Ami

Image
Achsanul Qosasi

Kerjasama Tim, Inkonsistensi Kebijakan dan Covid-19

Image
Khalifah Al Kays Yusuf dan Tim Riset ALSA

Dampak Kebijakan PSBB Terhadap Hak Pekerja

Wawancara

Image
Iptek

Saat Dominasi Kontraktor Besar Masih Kejam

Image
Video

Akurat Talk

VIDEO Fahri Hamzah: Saya Dari Kecil Jualan Kopi | Akurat Talk (2/2)

Image
Video

Akurat Talk

VIDEO Ngomongin Hobi Sampai Harga Outfit Fahri Hamzah | Akurat Talk (1/2)

Sosok

Image
News

5 Fakta Penting Inggit Garnasih, Mantan Istri Presiden Soekarno yang Setia Temani Masa Perjuangan

Image
News

5 Gaya Kasual Najwa Shihab saat Jadi Host, Kece Abis!

Image
News

5 Potret Harmonis Tantowi Yahya dan Istri, Tetap Kompak di Usia Pernikahan Ke-31 Tahun