Akurat.co - Cepat Tepat Benar
Login / Sign Up

Eksklusif Bos Garuda Garuda PHK Karyawan Besar-besaran Karena Bisnis Limbung?

Atikah Umiyani

Garuda PHK Karyawan Besar-besaran Karena Bisnis Limbung?

Direktur Utama Garuda Indonesia, Irfan Setiaputra saat wawancara eksklusif oleh Akurat.co di area perkantoran Gedung Garuda City Center, Bandara Internasional Soekarno Hatta, Tangerang, Banten, Selasa (11/8/2020). | AKURAT.CO/Endra Prakoso

AKURAT.CO Pandemi Covid-19 sukses membuat sektor transportasi, khususnya industri penerbangan, terpuruk. Sektor transportasi terdampak pandemi Covid-19 karena pembatasan pergerakan manusia. Masyarakat enggan bepergian karena takut tertular penyakit tersebut.

Akibatnya, sejumlah maskapai penerbangan domestik diketahui ada yang mengalami kesulitan finansial. Hal tersebut juga dialami PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk. Bahkan santer terdengar bahwa Garuda sudah melakukan efisiensi karyawan akibat kesulitan finansial ini.

Tim Akurat.co pun berkesempatan untuk mewawancarai secara langsung dan eksklusif Direktur Utama Garuda Indonesia, Irfan Setiaputra, dan menanyakan perihal adanya fakta efisiensi karyawan ini. Sebenarnya bagaimana kondisi SDM di Garuda? simak saja kutipan wawancara ini:

baca juga:

Dampak Covid-19 ke kondisi keuangan Garuda seperti apa?

Yang ingin saya sampaikan adalah pendapatan jumlah penumpang kita turunnya sampai di level lebih dari 90 persen, dan itu terjadi di bulan Mei. Kenapa? Karena umrah mulai terhenti, bulan april, tapi di bulan Mei ada satu peak season dan itu adalah masa kita panen, yaitu mudik, dan tiba-tiba mudik juga dilarang kan. Jadi pulang kampung dibolehkan tapi mudik dilarang.

Dirut Garuda Irfan Setiaputra. AKURAT.CO/Endra Prakoso

Intinya adalah terjadi aktivitas itu dan kemudian muncullah aturan-aturan baru untuk orang, terbang. Banyak pihak, ini sesuatu yang baru, semua orang musti tapi semua itu terjadi di bulan yang bersamaan yaitu bulan Mei.

Jadi kalau anda tanya implikasi yang paling sederhananya, ya pendapatan income kita turun lebih dari 90 persen, jumlah penumpang juga turun lebih dari 90 persen. Akibatnya apa? Ya penumpang-penumpang yang tadinya sudah booking, cancel semua. Ini ada persoalan-persoalan yang muncul dan akhirnya pesawat-pesawat kita hampir 70 persen parkir di luar sini semua.

Pada saya pertama di sini, sepi nih parkiran pesawat, tapi sekarang boleh dibilang pesawat parkir karena ya tidak ada penumpang, tidak ada rute yang perlu kita terbangkan karena belum ada penumpangnya. Jadi bulan Mei itulah terjadi situasi yang paling memukul buat perusahaan kita dari sisi pendapatan maupun jumlah penumpang.

Mengingat pendapatan menurun drastis akibat pandemi Covid-19, dan banyak pekerja yang dirumahkan, bagaimana dengan nasib SDM di Garuda, apa hak-hak mereka terjaga?

Kalau anda jalankan perusahaan, bukan partai politik atau yayasan. Perusahaan itu sederhana sebenarnya, jika melihatnya. Ada pendapatan ada pengeluaran, di situ lihat keuntungan. Pertanyaan yang sangat menarik adalah ketika pendapatan turun 90 persen, dan perusahaan industri ini marginnya single digit atau kita ngomong 10 persen lah.

Kalau kita ngomong 10 persen pendapatan dan costnya 90 persen, kalau pendapatannya turun segini, jadi tinggal 10 persen costnya asumsi awal masih 90 persen kan? Tentu ada cost-cost variabel yang ikut turun, karena tidak ada pendapatan. Jadi tentu saja ongkos-ongkos yang terkait secara variabel langsung ke pendapatan kan turun. Tapi bisa tidak cost turun sejauh ini? Karena apa? Karena ada fix cost dibalik semuanya.

Garuda ini punya dua fix cost yang cukup besar, eh tiga lah. Yang pertama sewa pesawat, maintenances dan SDM. Dibandingkan dua yang pertama ini, SDM tidak banyak costnya. Tapi ketika pendapatan turun 90 persen menjadi 10 persen, ini kita kan musti lihat semua faktor. Semuanya bisa melakukan penurunan.

Begitu melakukan penurunan kita musti menurukan secara drastis, karena kalau anda punya revenue rendah cost anda masih tinggi, kalau anda punya tabungan kan lama-lama habis, kemudian membayar cost ini gimana? Anda musti melakukan aksi-aksi yang cukup. Artinya anda musti lakukan penurunan pengeluaran yang cukup drastis karena pendapatan turun dan tabungan tidak banyak.

Jadi kalau ditanya tindakan-tindakan apa, dan anda ngomong spesifik soal SDM, ya kita harus ajak bicara semua pihak. Dan tindakan-tindakan yang kita lakukan selama ini masih dalam koridor-koridor yang patut, tidak terlalu menekan, dan kalaupun harus melakukan tindakan-tindakan tertentu, tentu saja hak-hak karyawan terpenuhi.

Ya kalau saya boleh cerita kita lakukan pemotongan dan penurunan gaji. Dan paling tinggi dipotong saya, bukan dibalik ya, bukan staf karyawan. Dipotong gajinya paling banyak saya, jadi kalau anda tahu selama saya menjabat di Garuda mungkin baru beberapa bulan saja saya menikmati gaji penuh.

Tapi ya tidak usah mengeluh, karena itu bagian dari upaya kita sama-sama. Jadi seluruh karyawan Garuda alami pemotongan.

Dipotong gajinya sampai berapa persen di tiap-tiap jenjang jabatan?

Sebesar 50 persen dipotongnya, tapi makin ke bawah makin kecil ya, sebesar 10 persen. Ya tergantunglah, tergantung level dan pendapatan bulanannya.

Yang kedua, adalah beberapa teman-teman yang statusnya masih PKWT (Perjanjian Kerja Waktu Tertentu), kita minta, karena tidak ada pekerjaan yang musti mereka lakukan, ya kita minta mereka di rumah saja dulu deh. Tapi kita janjikan bahwa masa kontrak anda kita hitung, jadi tidak kita kurangi haknya sama sekali.

Yang ketiga adalah, teman-teman yang juga karena produksi menurun, para Pilot, kita selesaikan mereka dengan percepatan kontrak, karena mereka statusnya kan kontrak, kalau Pilot yang pegawai tetap belum. Statusnya pegawai kontrak, ya kita percepat kontraknya, kita bayarkan hak-haknya sampai akhir masa kontrak. Jadi kalau 6 bulan lagi kontrak masih hidup, ya itu kita selesaikan. Kita bayar 6 bulan bayar kewajiban, hak mereka.

Kemudian kita tawarkan pensiun dini secara sukarela, kita tawarkan buat mereka yang umurnya sudah 45 tahun ke atas, ya kita tawarkan. Karena itu juga dibolehkan undang-undang, dan orang juga boleh ambil pensiun dini kan?

Dirut Garuda Irfan Setiaputra. AKURAT.CO/Endra Prakoso

Tapi yang jelas adalah kenapa saya katakan ini, karena SDM kita ini memang didesain untuk 3-5 tahun kedepan dengan sebuah asumsi bahwa pertumbuhan industri ini setelah apa yang terjadi di 20 tahun terakhir ini, bukan yang tiba-tiba tumbuh tapi dropnya sampai 90 persen, kan kita harus sama-sama duduk dan memikirkan solusinya.

Ada pesan untuk SDM Milenial di Garuda di tengah kondisi pandemi seperti ini?

Ya industri ini terpukul, tapi bukan berarti bahwa dunia ini berakhir. Jadi saya pengin share pengalaman dua atau tiga bulan terakhir ini. Menurut saya the world is exicted, karena kita punya kesempatan untuk melewati ini yang mungkin banyak orang tidak pernah punya kesempatan ini.

Kenapa saya katakan gitu? Karena seperti contohnya saya sebagai seorang CEO, saya punya begitu banyak teman-teman CEO juga yang komentarin posisi saya dengan berkata, ‘gila lu ya’, tapi beberapa juga tidak punya kesempatan seperti ini, makanya saya selalu bersyukur dikasih kesempatan begitu.

Mereka selalu pimpin perusahan yang sudah established dan tidak pernah ada masalah, tidak pernah ada crisis, lifes goes normal, kalau mau dibilang ya rutinitas dan basi. Sampai mereka selesai, kaya raya, dapat bonus besar-besaran, tapi actually apa? Ya banyak yang iri juga, walaupun saya mau tukeran.

Tapi ini justru buat kita memiliki banyak kesempatan untuk menunjukan diri, kapabilitas kita bahwa kita mampu, kita beda sama common people. Kita itu orang ‘pertama’, so, kita di Garuda pengin buka kesempatan kepada banyak teman-teman di Garuda untuk kontribusi.

Yang ketiga memang sangat menantang bagaimana kita keluar dari sini, kalau anda tanya, kira-kira apa sih yang bisa selamatkan Garuda? Saya hanya temukan satu kata yang paling menurut saya paling penting.

Dirut Garuda Irfan Setiaputra. AKURAT.CO/Endra Prakoso

Yang bisa selamatkan Garuda itu penumpamg, orang yang terbang naik Garuda, bayar, dan tidak minta diskon, dan yang minta diskon juga lah tapi jangan terlalu sering. Karena keterpurukan industri ini dan Garuda sebagai kebanggaan kita bersama, ya saya selalu sarankan tiap ketemu semua orang katakan ‘ayo dong terbang dengan Garuda’.

Tugas saya dan teman-teman di Garuda memastikan bahwa penumpang akan aman dan nyaman di dalam pesawat. Kita minta banyak sama teman-teman lain, terutama WNI, yuk terbang dengan Garuda.  Jangan coba-coba terbang dengan yang lain, karena kalau yang lain saya tidak bisa jamin apa-apa. []

Editor: Denny Iswanto

berita terkait

Image

News

Penyebaran Covid-19 di Perkantoran Turun selama PSBB Fase 2

Image

News

Muhadjir Ingatkan Nakes, Rumah Sakit Potensi Penularan Covid-19 Sangat Tinggi

Image

Iptek

Kominfo Apresiasi Solusi IoT di Tengah Pandemi

Image

Ekonomi

Selain Tenaga Medis, Pekerja 18-59 Tahun Dapat Prioritas Vaksin COVID

Image

Ekonomi

4 Bisnis Pertanian Simpel dan Modern Ini Bisa Hasilkan Cuan Selama di Rumah Aja

Image

News

MPR RI

MPR: Kesuksesan Pilkada dan Penanganan Pandemi Harus Jadi Prioritas Utama

Image

News

Tidak Semua Pegawai Hotel yang Urus Pasien Corona di Jakarta Kenakan APD

Image

Ekonomi

Legislator Ungkap Transformasi BUMN Telah Sesuai Jalur

Image

News

MPR RI

Ketua MPR RI Beberkan Empat Kiat Hadapi Pandemi Covid-19

komentar

Image

0 komentar

terkini

Image
Ekonomi

MenkopUKM Sesumbar Siapkan Model Bisnis Koperasi Pangan Mirip Korporasi

Teten Masduki mengklaim telah memiliki model bisnis bagi Koperasi Pangan untuk masuk dalam skala bisnis layaknya korporasi

Image
Ekonomi

Beli Logam Mulia Bisa Kok Pakai Uang Receh, Cobain Nih Triknya!

Ingin membeli logam mulia tetapi dengan uang receh?

Image
Ekonomi
DPR RI

Anggota Komisi VI DPR Ingin Antam Perbaiki Performa Usaha

Anggota Komisi VI DPR RI Nevi Zuairina meminta Antam memperkuat performa perusahaannya

Image
Ekonomi

Selain Tenaga Medis, Pekerja 18-59 Tahun Dapat Prioritas Vaksin COVID

Selain tenaga medis dan masyarakat fasilitas medis, pekerja berusia 18-59 tahun menjadi prioritas selanjutnya mendapatkan vaksin COVID-19

Image
Ekonomi

Penukaran Uang Rp75 Ribu Sekarang Bisa di Semua Bank Umum

BI memperluas akses penukaran UPK 75 RI melalui penyempurnaan skema penukaran yang berlaku mulai 1 Oktober 2020.

Image
Ekonomi
DPR RI

Tekan Defisit APBN, Legislator Golkar Minta Pemerintah Maksimalkan Basis Perpajakan

Puteri Anetta menginginkan pemerintah dapat memaksimalkan basis perpajakan dalam rangka mengurangi tekanan defisit terhadap anggaran.

Image
Ekonomi

4 Bisnis Pertanian Simpel dan Modern Ini Bisa Hasilkan Cuan Selama di Rumah Aja

Yuk simak jenis pertanian simpel, modern dan dapat dilakukan di rumah sendiri berikut ini.

Image
Ekonomi

Lowongan Kerja Oktober 2020: RSUI Buka 8 Posisi dari Perawat hingga Staf IT

Rumah Sakit Universitas Indonesia (RSUI) membuka 8 lowongan kerja untuk menempati posisi sebagai perawat dan staf.

Image
Ekonomi

Masalah Likuiditas Koperasi Jadi Pemicu Rush Money

Teten Masduki mengakui terganggunya likuiditas Koperasi berdampak besar pada ketidakpercayaan anggota hingga menimbulkan Rush Money

Image
Ekonomi

Askrindo Salurkan Penjaminan Kredit UMKM PEN Sentuh Rp3,7 Triliun

Hingga 28 September 2020, Askrindo sudah salurkan penjaminan kredit modal kerja untuk UMKM Rp3,7 triliun dalam program PEN.

terpopuler

  1. Najwa Dikabarkan Tolak Dirjen Kemenkes, Denny: Kalau Benar, Memalukan!

  2. Baru Seminggu 'Lawan' Raja Salman, Anggota Partai Oposisi Arab Saudi Sudah Mundur

  3. Duh! Wanita Berbibir Terbesar Dunia Melawan Dokter

  4. Vandalisme Musala di Tangerang, Ferdinand: Yang Suka Gunakan Kata Kafir hanya Kaum Intoleran

  5. Saat Joe Biden dan Istri Pelukan Usai Debat, Donald Trump Justru Lakukan ini

  6. Vandalisme di Musala Tangerang, Fadli Zon: Bisa-bisa yang Melakukan Orang Gila Terlatih

  7. 5 Potret Anies Baswedan saat Muda, Disebut Mirip Artis Luar Negeri!

  8. Banjir Ancam Jakarta, Anies Baswedan Bilang Sekarang Durasi Hujan Pendek, tapi Airnya Banyak

  9. Najwa Shihab Wawancara Bangku Kosong, Ferdinand: ini Menyerang Terawan

  10. Gatot Nurmantyo Cuma Bisa Tersenyum Saat Melihat Demonstran Penolak KAMI Langgar Prokes

tokopedia

fokus

Webinar Akurat: Peran Strategis IJK
Akurat Solusi : Roadmap IHT
Webinar Akurat: Resesi Ekonomi

kolom

Image
Achsanul Qosasi

Komunisme dan Kearifan

Image
Dr. Abd. Muid N., MA.

Pandemi dan Pohon Khuldi

Image
UJANG KOMARUDIN

Pilkada yang Tak Ditunda

Image
Arif Hidayat

3 Cara untuk Anda Bisa Menjadi Karyawan Terbaik

Wawancara

Image
Iptek

Saat Dominasi Kontraktor Besar Masih Kejam

Image
Video

Akurat Talk

VIDEO Fahri Hamzah: Saya Dari Kecil Jualan Kopi | Akurat Talk (2/2)

Image
Video

Akurat Talk

VIDEO Ngomongin Hobi Sampai Harga Outfit Fahri Hamzah | Akurat Talk (1/2)

Sosok

Image
News

5 Fakta Penting Sarwo Edhie Wibowo, Kakek AHY yang Ikut Tumpas G30S PKI

Image
News

5 Momen Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo Tangkap Hasil Laut, Seru Banget!

Image
News

5 Fakta Menarik DN Aidit, Jadi Loper Koran hingga Dikenal Dekat dengan Presiden Soekarno