Akurat.co - Cepat Tepat Benar
Login / Sign Up

Eksklusif Bos Garuda Protokol Kesehatan Mutlak di Garuda Demi Keselamatan Penumpang

Atikah Umiyani

Protokol Kesehatan Mutlak di Garuda Demi Keselamatan Penumpang

Direktur Utama Garuda Indonesia, Irfan Setiaputra saat wawancara eksklusif oleh Akurat.co di area perkantoran Gedung Garuda City Center, Bandara Internasional Soekarno Hatta, Tangerang, Banten, Selasa (11/8/2020). | AKURAT.CO/Endra Prakoso

AKURAT.CO Kementerian Perhubungan mengingatkan bahwa menjalankan protokol kesehatan saat pandemi Covid-19 menjadi keharusan bagi seluruh pemangku kepentingan transportasi darat, laut, dan udara. Ini agar sektor tersebut tidak terpuruk kembali yang pada akhirnya bisa memukul perekonomian nasional.

Sektor transportasi udara misalnya menghadapi keterpurukan pada triwulan pertama dan kedua di 2020, meskipun secara perlahan mulai bergerak memasuki triwulan ketiga 2020. Maka menjalankan protokol kesehatan menjadi suatu keharusan agar Industri ini tidak tumbang.

Tim Akurat.co pun berkesempatan untuk berbincang-bincang dengan Direktur Utama PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk, Irfan Setiaputra untuk menanyakan perihal protokol kesehatan tersebut. Pasalnya Garuda merupakan salah satu pihak di dunia penerbangan yang bertanggungjawab untuk memastikan kemananan dan kenyamanan penumpang terhadap Covid-19.

baca juga:

Lantas apa saja Protokol Kesehatan yang telah diterapkan oleh Garuda untuk memastikan bahwa penerbangannya aman dan nyaman sehingga bisnisnya kembali menggeliat? Simak dulu percakapan kami dengan Dirut Garuda, Irfan Setiaputra berikut ini:

Kalau boleh tahu, sebenarnya persepsi pelanggan atau penumpang loyal Garuda saat ini seperti apa?

Ya kita melakukan riset internal kita dan menemukan bahwa sekitar 70 persen penumpang rutin kita tuh memberi tahu bahwa mereka akan wait and see. Jadi mereka mau lihat dululah situasinya. Ini buat kita kan jadi masalah kalau orang tidak terbang-terbang kan. Apalagi wait and see nya lebih dari 6 bulan.

Dirut Garuda Irfan Setiaputra. AKURAT.CO/Endra Prakoso

Tapi di dalam perjalananya kita juga tahu akhirnya banyak masyarakat merasa khawatir terbang. Kenapa? Karena informasi yang mereka terima itu salah, atau tidak lengkap. Jadi hari ini kita terus menerus, dari beberapa minggu yang lalu sih, kita terus menerus informasikan dan kampanyekan bahwa terbang dengan Garuda itu aman, dan kita juga jaga kenyamanan terbang gitu.

Apa saja yang diterapkan Garuda untuk menjamin penerbangan aman dan nyaman sesuai protokol kesehatan, di kala banyak informasi maskapai lainnya banyak melanggar protokol?

Jadi ada beberapa protokol kesehatan yang kita konsisten jalankan dan saling mengingatkan. Yang pertama tentu saja protokol sebelum masuk pesawat ya, hari ini berubah jadi rapid test. Anda diminta pake masker terus meminimalisir interaksi, tapi di domain yang kita kuasain, yang kita jadi kewenangan penuh.

Jadi kewajiban kita dalam pesawat. Nah di dalam pesawat itu ya kita minta semua penumpang gunakan masker, tidak dilepas. kita sangat menganjurkan untuk selalu cuci tangan, membersihkan diri. Dan yang terakhir ini yang penting bahwa kita memastikan bahwa di dalam pesawat itu terjadi distancing, itu isunya.

Jadi ya saya tidak mau komentarin yang lain, pokoknya kita ngomong Garuda dalam kondisi sampai waktu kita tentukan akan jaga distancing ini, distancing ini boleh di apa istilahnya, orang boleh duduk berdekatan kalau anda bisa buktikan anda satu keluarga, dan itu yang kita bisa izinkan.

Jadi kalau anda berpergian bertiga suami istri dengan anak masih kecil ya tentu saja kita minta duduk bertiga, kan tidak bisa anaknya ditinggal sendirian, atau berjauhan dari ibu dan bapaknya. Tapi secara clear kita pastikan distancing itu kita jaga. Jadi saya minta semua tim lapangan, kita juga minta penumpang melapor kalau ada merasa tidak terjadi distancing nih, gitu kan.

Dirut Garuda Irfan Setiaputra. AKURAT.CO/Endra Prakoso

Jadi akibat dari distancing itu, pesawat kita cuma 64 persen yang bisa kita isi, walaupun pemerintah izinkan sampai 70 persen tingkat keterisiannya. Karena kita ada business class ya.

Memang masyarakat kan masih ragu, apalagi di dalam pesawat dengan perjalanan lama kan khawatir penyebaran virusnya meluas?

Kalau mereka tahu dan mereka ragu, mending mereka naik Garuda saja. Karena kita selalu memastikan ptotokol kesehatan itu. Karena buat kita ini penting juga, kita tidak mau ambil risiko, kita serahkan sama ahli.

Dan kita juga serahkan sama pengambil keputusan politik yang mengatakan bahwa cuci tangan, pakai masker, dan jaga jarak, itu adalah sebuah upaya bersama untuk kurangi penyebaran.

Teknis protokol kesehatan yang selama ini dilakukan Garuda gimana, untuk memberikan rasa aman ke penumpang?

Ya, jadi kalau kita ngomong secara teknis itu ada dua hal yang kita musti tangani. Yang pertama adalah secara terus menerus lakukan pembersihan atau disinfektan, secara reguler. Kenapa itu kita lakukan? Karena banyak bagian di pesawat itu yang bisa disentuh.

Seperti kursi, ya memang kursi itu milik kita, tapikan dalam perjalanan kita suka pegang, kalau kita tidak pegangan kan suka limbung biasanya. Itu yg pertama, jadi secara kontinyu kita lakukan pembersihan.

Yang kedua memang di dalam pesawat itu ada mekanisme sirkulasi udara, jadi udara yangg masuk ke dalam pesawat itu udara bersih, tapi di dalamnya itu tersikulasi, tiap 2-3 menit secara vertikal. Nah itu ada sistem filter yang disebut dengan Hepa.

Nah Hepa ini mereka cleannya 99,99 persen, itu udara yangg keluar bersih. Karena dia bisa memfilter virus, bakteri, dan segala macam. Nah inikan ngomomg secara teoritis, secara akademis, yang bisa kita tunjukkan juga, tapi kalau saya kalau semua saya ngomong gini kan semua orang tidak bisa membayangkan juga, udara sirkulasinya seperti apa. Kalau di ruangan ini kan sirkulasinya liar nih, tapi kalau di pesawat sirkulasi udaranya vertikal.

Contoh yang paling menarik di pesawat, kalau anda menunggu orang mau ke toilet terus ada orang, anda tunggu, begitu keluar kan suka zengg gitu kan baunya, tapi tidak lama akan hilang. Disitulah Hepa bekerja, karena bau itu kan kumpulan bakteri yang dia filter dan keluar udara bersih.

Dirut Garuda Irfan Setiaputra. AKURAT.CO/Endra Prakoso

Lain kalau kita di rumah, kalau kita lagi dibuka wcnya kan suka zengg juga baunya, tapi zenggnya lama dan tidak hilang-hilang. Kalau di pesawat sudah ada Hepa filter dan situasinya vertikal.

Sebenarnya kita semua rindu terbang dengan Garuda, apa pesan yang mau anda sampaikan kepada masyarakat yang rindu ini?

Ya karena memang sudah cukup lama ya, dan berpergian dengan pesawat terbang sudah jadi bagian dari kehidupan kita. Apalagi ketika lima bulan ini banyak yang tidak berpergian ya kan, sebagian dari hidupnya terasa hilang. Tapi ya kita musti sama-sama adjust terhadap situasi ini, Garuda si cukup sabar tapi memang buat kita kalau kemudian banyak teman-teman mau bantu ya, terbanglah dengan Garuda.

Dan kedua adalah karena gini, yang selama ini kita lihat kan selalu kehidupan di Jakarta, pagi siang sore, kita di komunitas, kita di kantor dll. Anda pernah lihat tidak di daerah lain yang selama ini sebelum covid-19 sering dikunjungi orang?

Contohnya Jogja, Solo, Bali, Lombok, tempat-tempat yang ramai sekali orang keluar masuk, tiba-tiba berhenti. Karena bisa terasa bahwa kemudian impact dari tidak terbang dan tidak ada penumpang ke kota-kota itu akhirnya membawa impact ke kota tersebut.

Ini seperti apa ya contohnya, kita ngomong Bali. Saya bukan pendukung pemilik hotel tapi banyak sekali pekerja hotel di Bali harian dan beberapa bulan ini hotelnya tutup ya. Tentu saja, kan mereka jadi tidak ada kerjaan. 

Jadi ketika anda terbang ke Bali, Jogja, dll kunjungi saudara atau apa lah, pikirkan beyond just terbang saja. Anda tidak hanya memperpanjang silaturahmi, tapi juga spending makan, sewa mobil, naik taksi, naik becak, tinggal di hotel atau motel, itu bisa gerakkan ekonomi dan bisa bantu teman-teman kita di daerah lain.

So ajakan saya adalah terbang di Indonesia saja. Karena kalau anda pergi keluar negeri pertanyaan paling mendasarnya adalah mereka kemana selama ini? Apakah mereka bantu kita? Kan sebaiknya kita bantu saudara-saudara kita dulu. []

Editor: Denny Iswanto

berita terkait

Image

Ekonomi

Selain Tenaga Medis, Pekerja 18-59 Tahun Dapat Prioritas Vaksin COVID

Image

Ekonomi

4 Bisnis Pertanian Simpel dan Modern Ini Bisa Hasilkan Cuan Selama di Rumah Aja

Image

News

MPR RI

MPR: Kesuksesan Pilkada dan Penanganan Pandemi Harus Jadi Prioritas Utama

Image

News

Di Acara Mata Najwa, Gibran Tidak Mewajibkan Masyarakat Solo untuk Memilih Dirinya

Image

News

Tidak Semua Pegawai Hotel yang Urus Pasien Corona di Jakarta Kenakan APD

Image

Ekonomi

Legislator Ungkap Transformasi BUMN Telah Sesuai Jalur

Image

News

MPR RI

Ketua MPR RI Beberkan Empat Kiat Hadapi Pandemi Covid-19

Image

Ekonomi

3 Konstruksi Tol Pondok Aren-Serpong Bisa Serap Lebih 1.000 Orang Pekerja

Image

Iptek

Serangan Siber Meningkat di Tengah COVID-19, Berikut Tips Mencegahnya

komentar

Image

1 komentar

Image
Hanna An

Pingin miliki barang kesukaan tp isi dompet gak pernah tercukupi.. jangan bersedih guys....karena kamu punya partner yang bisa wujudkan impianmu segera aja ke bola165... bukan hanya wujudkan impianmu tp juga bisa bikin kamu menjadi jutawan

terkini

Image
Ekonomi

Selain Tenaga Medis, Pekerja 18-59 Tahun Dapat Prioritas Vaksin COVID

Selain tenaga medis dan masyarakat fasilitas medis, pekerja berusia 18-59 tahun menjadi prioritas selanjutnya mendapatkan vaksin COVID-19

Image
Ekonomi

Penukaran Uang Rp75 Ribu Sekarang Bisa di Semua Bank Umum

BI memperluas akses penukaran UPK 75 RI melalui penyempurnaan skema penukaran yang berlaku mulai 1 Oktober 2020.

Image
Ekonomi
DPR RI

Tekan Defisit APBN, Legislator Golkar Minta Pemerintah Maksimalkan Basis Perpajakan

Puteri Anetta menginginkan pemerintah dapat memaksimalkan basis perpajakan dalam rangka mengurangi tekanan defisit terhadap anggaran.

Image
Ekonomi

4 Bisnis Pertanian Simpel dan Modern Ini Bisa Hasilkan Cuan Selama di Rumah Aja

Yuk simak jenis pertanian simpel, modern dan dapat dilakukan di rumah sendiri berikut ini.

Image
Ekonomi

Lowongan Kerja Oktober 2020: RSUI Buka 8 Posisi dari Perawat hingga Staf IT

Rumah Sakit Universitas Indonesia (RSUI) membuka 8 lowongan kerja untuk menempati posisi sebagai perawat dan staf.

Image
Ekonomi

Masalah Likuiditas Koperasi Jadi Pemicu Rush Money

Teten Masduki mengakui terganggunya likuiditas Koperasi berdampak besar pada ketidakpercayaan anggota hingga menimbulkan Rush Money

Image
Ekonomi

Askrindo Salurkan Penjaminan Kredit UMKM PEN Sentuh Rp3,7 Triliun

Hingga 28 September 2020, Askrindo sudah salurkan penjaminan kredit modal kerja untuk UMKM Rp3,7 triliun dalam program PEN.

Image
Ekonomi
Pilkada Serentak

Logisly, Aplikasi Jasa Pengantaran Barang yang Berkembang di Tengah Pandemi

Logisly, startup yang baru berdiri pada April 2019, jadi salah satu teknologi tepat untuk bisnis logistik

Image
Ekonomi

Belanja Pakai Kartu Bank Mandiri Cuma Bayar 22 Persen

Mandiri tawarkan diskon belanja mulai 22 persen dari harga normal guna menyambut HUT ke-22 dengan menggunakan kartu debit dan kredit

Image
Ekonomi

Kemenkeu Beberkan Alasan Pemerintah Suntik Modal Rp20 T ke Jamkrindo dan Askrindo

Kemenkeu beberkan PMN Rp20 triliun kepada Jamkrindo dan Askrindo melalui BPUI guna menjaga "gearing ratio" agar terkendali hingga tahun 2024

terpopuler

  1. Najwa Dikabarkan Tolak Dirjen Kemenkes, Denny: Kalau Benar, Memalukan!

  2. Baru Seminggu 'Lawan' Raja Salman, Anggota Partai Oposisi Arab Saudi Sudah Mundur

  3. Vandalisme Musala di Tangerang, Ferdinand: Yang Suka Gunakan Kata Kafir hanya Kaum Intoleran

  4. Duh! Wanita Berbibir Terbesar Dunia Melawan Dokter

  5. Vandalisme di Musala Tangerang, Fadli Zon: Bisa-bisa yang Melakukan Orang Gila Terlatih

  6. Saat Joe Biden dan Istri Pelukan Usai Debat, Donald Trump Justru Lakukan ini

  7. 5 Potret Anies Baswedan saat Muda, Disebut Mirip Artis Luar Negeri!

  8. Banjir Ancam Jakarta, Anies Baswedan Bilang Sekarang Durasi Hujan Pendek, tapi Airnya Banyak

  9. Najwa Shihab Wawancara Bangku Kosong, Ferdinand: ini Menyerang Terawan

  10. Gatot Nurmantyo Cuma Bisa Tersenyum Saat Melihat Demonstran Penolak KAMI Langgar Prokes

tokopedia

fokus

Webinar Akurat: Peran Strategis IJK
Akurat Solusi : Roadmap IHT
Webinar Akurat: Resesi Ekonomi

kolom

Image
Achsanul Qosasi

Komunisme dan Kearifan

Image
Dr. Abd. Muid N., MA.

Pandemi dan Pohon Khuldi

Image
UJANG KOMARUDIN

Pilkada yang Tak Ditunda

Image
Arif Hidayat

3 Cara untuk Anda Bisa Menjadi Karyawan Terbaik

Wawancara

Image
Iptek

Saat Dominasi Kontraktor Besar Masih Kejam

Image
Video

Akurat Talk

VIDEO Fahri Hamzah: Saya Dari Kecil Jualan Kopi | Akurat Talk (2/2)

Image
Video

Akurat Talk

VIDEO Ngomongin Hobi Sampai Harga Outfit Fahri Hamzah | Akurat Talk (1/2)

Sosok

Image
News

5 Fakta Penting Sarwo Edhie Wibowo, Kakek AHY yang Ikut Tumpas G30S PKI

Image
News

5 Momen Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo Tangkap Hasil Laut, Seru Banget!

Image
News

5 Fakta Menarik DN Aidit, Jadi Loper Koran hingga Dikenal Dekat dengan Presiden Soekarno