Akurat.co - Cepat Tepat Benar
Login / Sign Up

BPJS Ketenagakerjaan Masih Kumpulkan Rekening Calon Penerima Subsidi Upah

Atikah Umiyani

BPJS Ketenagakerjaan Masih Kumpulkan Rekening Calon Penerima Subsidi Upah

Pelayanan di Kantor BPJS Ketenagakerjaan Jayapura | AKURAT.CO/Sudjarwo

AKURAT.CO, Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan masih mengumpulkan rekening calon penerima subsidi upah kepada perusahaan tempat mereka bekerja.

"Kami sedang melakukan penyisiran data 'by name, by address' siapa saja peserta aktif per 30 Juni dan kami mendapat data sebanyak 15,7 juta tapi data itu belum ada nomor rekeningnya karena itu sejak Sabtu (8/8) kemarin kami minta ke perusahaan agar melengkapi nomor-nomor rekening pekerjaannya yang gajinya di bawah Rp5 juta sesuai yang dilaporkan ke BPJS Ketenagakerjaan," kata Direktur Utama BPJS Ketenagakerjaan Agus Susanto dilansir dari Antara, Selasa (11/8/2020).

Pemerintah akan memberikan subsidi gaji bagi pekerja formal dengan gaji di bawah Rp5 juta per bulan yaitu sebesar Rp600 ribu per bulan akan disalurkan pada kuartal III 2020, yang berarti selambat-lambatnya September 2020.

Berdasarkan data yang sudah dikumpulkan oleh BPJS Ketenagakerjaan, jumlah penerima manfaat bertambah menjadi 15.725.232 orang dari yang semula ditargetkan 13.870.496 orang sehingga anggaran bantuan pemerintah untuk subsidi upah juga mengalami kenaikan menjadi Rp37,7 triliun dari Rp33,1 triliun

"Kami menyisir peserta aktif penerima upah dari sektor pekerja formal dengan upah di bawah Rp5 juta berdasarkan laporan pemberi kerja dan tercatat di BPJS Ketenagakerjaan, ini tidak termasuk yang mereka bekerja di induk perusahaan BUMN, lembaga negara dan instansi pemerintah," tambah Agus.

Data 15.725.232 orang calon penerima subsidi upah itu menurut Agus adalah data hingga 30 Juni 2020.

"Tapi nanti karena subsidi upah akan ditransfer langsung ke para pekerja sehingga kami harus mengumpulkan nomor rekening masing-masing pekerja. Kita pun minta ke pemberi kerja agar tolong dicek pekerja dengan upah di bawah Rp5 juta dan dilengkapi nomor rekeningnya," ungkap Agus.

Menurut Agus BPJS Ketenagakerjaan juga sudah memiliki sistem "real time" dalam pengumpulan nomor rekening tersebut.

"Sudah terkumpul 700 ribu rekening di kita, dalam 1 hari ini kami yakin mendekati angka 1 juta rekening. Kami minta kerja sama seluruh HRD tolong kumpulkan nomor-nomor rekening tersebut dan pastikan penerimanya adalah pekerja yang di bawah Rp5 juta," tambah Agus.

Agus juga menilai bahwa pemberian subsidi upah ini adalah momentum bagi para pengusaha yang belum tertib atau belum mendaftarkan pekerjanya di BPJS Ketenagakerjaan agar melakukan pendaftaran sehingga pekerja menerima hak-hak mereka untuk mendapat perlindungan.

"Kami imbau agar perusahaan melengkapi dan melaporkan nomor-nomor rekening para pekerjanya dan dihimbau untuk melakukan pengecekan validasi apa betul pekerja itu gajinya di bawah Rp5 juta. Kami sadari ada perusahaan yang belum melaporkan semua pesertanya ke BPJS Ketenagakerjaan dan tidak melaporkan upah sebenarnya, saat ini lakukan pembenahan agar patuh dan taat hukum," jelas Agus.

Mekanisme subsidi upah tersebut menurut Ida diberikan kepada pekerja atau buruh sebesar Rp600 ribu/bulan sehingga totalnya para pekerja mendapat Rp2,4 juta dalam 4 bulan yang diberikan setiap 2 bulan sekali artinya sekali pencairan subsidi adalah sebesar Rp1,2 juta.[]

baca juga:

Editor: Prabawati Sriningrum

Sumber: Antara

berita terkait

Image

Ekonomi

Mau Dapat Relaksasi Iuran BPJS Ketenagakerjaan? Cek Syarat Ini!

Image

Ekonomi

BPJASMSOSTEK Klaim 11,8 Juta Pekerja Terima Subsidi Gaji

Image

Ekonomi

Menaker Sebut Subsidi Gaji Tahap III Mulai Dicairkan

Image

Ekonomi

BLT Rp600.000 Tahap 3 Cair, Mari Cek Cara Penerimaannya!

Image

Ekonomi

BPJamsostek Terima 14,5 Juta Data Penerima Subsidi Gaji, Bagaimana Rinciannya?

Image

Ekonomi

Selain Bantuan Subsidi Upah untuk Pekerja, Apa Guna Data BPJamsostek?

Image

Ekonomi

Erick Thohir Beri Sinyal Program Subsidi Upah Bisa Diteruskan

Image

Ekonomi

3 Juta Pekerja Siap Dikucuri Subsidi Gaji Tahap Kedua

Image

Ekonomi

Percepat Penyaluran, Menaker Bakal Kirimkan Subsidi Upah Via Bank Swasta

komentar

Image

0 komentar

terkini

Image
Ekonomi

Ditanya MK Soal Nyapres, RR: Seriburius Gak Mau!

Beberapa waktu lalu, Hakim Konstitusi Suhartoyo meminta penegasan apakah Rizal Ramli akan mencalonkan diri atau tidak dalam pemilu 2024 ter

Image
Ekonomi
Tokopedia

Bantu Penanganan Pandemi, Pengguna Tokopedia Sumbang Rp33 Miliar

Tokopedia, melalui ekosistem Tokopedia Salam, bersama sejumlah mitra strategis terus fokus membantu pemerintah menangani pandemi COVID-19

Image
Ekonomi

BAP DPD RI Lakukan Telaah Hasil Pemeriksaan BPK RI di Provinsi Jawa Barat

RDP ini bertujuan untuk memperoleh informasi sejauh mana rekomendasi BPK telah ditindaklanjuti oleh masing-masing entitas

Image
Ekonomi

PP Salurkan Kebutuhan Logistik Tim Medis RS Polri dan RSUD Pasar Minggu

PP salurkan kebutuhan logistik Tim Media ke RS Polri dan RSUD Pasar Minggu sebagai langkah cepat tanggap wabah oleh BUMN.

Image
Ekonomi

Ramos Horta Ngamuk, Mandiri dan BRI Jadi 'Biang Kerok' Timor Leste Miskin

Mantan Presiden Timor Leste Ramos Horta mengeluhkan kondisi yang menimpa negaranya, ia pun membawa-bawa Mandiri dan BRI jadi penyebabnya

Image
Ekonomi

Musni Umar: Indonesia Pasti Resesi Ekonomi, Apa Dampak Negatifnya?

Musni Umar mengatakan sudah dipastikan Indonesia akan mengalami resesi ekonomi.

Image
Ekonomi

Ajaib! 4 Shio Ini Pintar Tangkap Ide Bisnis di Segala Situasi dan Kondisi

Beberapa Shio yang memiliki kemampuan lebih menangkap peluang bisnis di berbagai situasi dan kondisi, meski sedang liburan atau bersantai.

Image
Ekonomi

Mulai 24 September, KAI Operasikan Kembali KA Kertapati-Lubuk Linggau

KAI kembali operasikan KA Serelo rute Kertapati-Lubuk Linggau, Sumatera Selatan mulai Kamis, 24 September 2020

Image
Ekonomi

Perum Bulog Klaim Beras Bansos Lewati Kontrol Kualitas

Perum Bulog tegaskan beras bansos telah melalui manajemen kontrol kualitas

Image
Ekonomi

100 Juta Masyarakat di Vaksin COVID-19, Ferdinand: Ini Harapan Baru!

Ferdinand Hutahaean mengapresiasi kebijakan vaksinasi 100 juta warga Indonesia oleh pemerintah yang disampaikan oleh Menko Luhut Panjaitan

terpopuler

  1. Kwik Kian Gie Kutip Pernyataan UAS Soal Penanganan Covid-19

  2. Pembangunan Trotoar Biang Kerok Banjir Jakarta, Anies Baswedan Kena Omel DPRD 

  3. Hukum Menahan Kentut saat Salat

  4. 5 Fakta Lika Liku Hidup Benyamin Sueb, dari Pengamen hingga Raih Piala Citra

  5. Habis Pamer Program Andalan, Wagub Riza Malah Minta Warga Bersiap Hadapi Banjir

  6. Demi Anak Istri, Driver Ojol Ini Tak Pernah Tolak Orderan Pasien COVID-19 di Wisma Atlet

  7. 5 Bintang Sepak Bola dengan Gaji Termahal di Liga Inggris, Ada yang Makan Gaji Buta

  8. KPK Lanjutkan Penyidikan Perkara Pinangki, Jampidsus Enggan Spekulasi

  9. 360 Karyawan Kesehatan di DIY Terkonfirmasi COVID-19

  10. Positif Covid-19, Sule Belum Hubungi Keluarga Nunung

fokus

Akurat Solusi : Roadmap IHT
Webinar Akurat: Resesi Ekonomi
Tokopedia Dorong Digitalisasi UMKM dan Inklusi Keuangan

kolom

Image
Achsanul Qosasi

Kerjasama Tim, Inkonsistensi Kebijakan dan Covid-19

Image
Khalifah Al Kays Yusuf dan Tim Riset ALSA

Dampak Kebijakan PSBB Terhadap Hak Pekerja

Image
Dr. Arli Aditya Parikesit

Pandemi COVID-19 dan Bencana Ekologis Planet Bumi

Image
Dr. Abd. Muid N., MA

Dilema Mayoritas-Minoritas dalam Islam

Wawancara

Image
Iptek

Saat Dominasi Kontraktor Besar Masih Kejam

Image
Video

Akurat Talk

VIDEO Fahri Hamzah: Saya Dari Kecil Jualan Kopi | Akurat Talk (2/2)

Image
Video

Akurat Talk

VIDEO Ngomongin Hobi Sampai Harga Outfit Fahri Hamzah | Akurat Talk (1/2)

Sosok

Image
News

5 Pesona Mutiara Annisa Baswedan dengan Rambut Pendek, Lebih Fresh!

Image
News

5 Potret Pramono Anung saat Bersepeda, Capai Puluhan Kilometer!

Image
News

5 Potret Annisa Yudhoyono saat Berhijab, Pesonanya Terpancar!