Akurat.co - Cepat Tepat Benar
Login / Sign Up

Hati-hati Ya, 5 Ciri Keuanganmu Lagi Kacau!

Andi Syafriadi

Hati-hati Ya, 5 Ciri Keuanganmu Lagi Kacau!

Petugas jasa penukaran uang asing PT Ayu Masagung menghitung pecahan uang Rp100.000 di Pasar Senen, Jakarta, Kamis (1/3). Nilai tukar rupiah terhadap Dolar AS melemah dan menyentuh Rp13.800 per Dolar AS | AKURAT.CO/Dharma Wijayanto

AKURAT.CO Salah satu hal yang membuat orang mengalami masalah keuangan adalah terlalu mementingkan gaya hidup. Terutama bagi mereka yang memiliki penghasilan tinggi, otomatis kelas gaya hidupnya akan ikut meningkat.

Sebagai contoh, bila gaji masih sekitar Rp3juta, tentu makan di warteg atau rumah makan pinggiran akan menjadi pilihan utama karena harganya yang lebih murah.

Namun ketika gaji sudah lebih besar menjadi Rp7juta, biasanya akan timbul sedikit rasa penasaran atau ego untuk mengganti kelas tempat makan menjadi di kafe atau restoran mahal.

baca juga:

Begitu seterusnya, hingga pengeluaran terus meningkat tanpa pernah disadari oleh Anda sendiri. Guna menghindari masalah keuangan, biasakanlah untuk mengelolanya dengan rapi sejak pertama mampu memiliki penghasilan sendiri.

Memang itu tidak mudah, butuh disiplin dan kesadaran dari si pelaku untuk memiliki tanggung jawab finansial seperti ini. Karena Anda tidak bisa menunggu sampai benar-benar mengalami kebangkrutan.

Nah, untuk mengetahui apakah kondisi keuangan Anda bermasalah atau tidak, ada beberapa hal yang menunjukkan indikator tersebut. Apa saja? Ini dia ulasannya.

1. Lebih Besar Pasak Daripada Tiang

Ya, itu adalah sebuah peribahasa yang berarti lebih besar pengeluaran daripada pendapatan. Dari realitanya, sekarang banyak orang yang punya keuangan pas-pasan, tetapi ingin menjalani gaya hidup yang lebih tinggi. Contohnya, gaji tidak sampai Rp5juta tapi punya pengeluaran untuk kredit mobil. Kemudian, rela berhutang demi membeli gadget terkini yang sangat mahal.

Kalau pada akhirnya Anda masih bisa menabung, mungkin itu tidak menjadi masalah. Namun, kalau malah menimbulkan masalah keuangan, atau bahkan berutang akibat hal tersebut, rasanya sangat disayangkan.

Karena uang itu mungkin bisa digunakan untuk keperluan lain yang lebih penting. Kalau Anda bersikeras untuk tetap menjalani hidup kelas atas dengan pendapatan pas-pasan, cobalah untuk mencari penghasilan tambahan.

2. Uang Habis, Jadi Tidak Bisa Bayar Tagihan Tepat Waktu

Salah satu tanda lain bila keuangan sedang bermasalah adalah tidak bisa membayar tagihan tepat waktu secara terus-menerus. Bagaimana tidak, uang hasil pendapatan Anda justru dihabiskan untuk memenuhi tuntutan gaya hidup yang sebenarnya tidak diperlukan.

Karena itu, bila Anda mendapat gaji, usahakan untuk mendahulukan pengeluaran yang sifatnya penting, seperti tagihan bulanan. Sebab kalau terus dibiarkan, yang ada tagihan itu akan semakin menumpuk dan sulit dilunasi.

3. Uang Terus Habis, Jadi Tidak Punya Tabungan. 

Banyaknya pengeluaran terkadang malah membuat Anda tidak memiliki sisa uang satu rupiah pun untuk ditabung. Maklum saja, dengan kebutuhan yang sangat banyak dan ketersediaan dana yang terbatas, hasilnya adalah uang tersebut habis begitu saja tanpa tersisa, bahkan kurang.

Karena itu, diperlukan rencana keuangan yang matang dan kemampuan untuk menahan nafsu belanja yang tinggi dari pelakunya. Sisihkan uang Anda paling tidak 10% dari pendapatan bulanan untuk ditabung. 

Bahkan kalau pendapatan Anda tergolong tinggi, usahakan untuk menabung hingga di atas 20% dari gaji bulanan. Uang yang ditabung itu nantinya akan sangat berguna untuk digunakan sebagai dana darurat atau membeli kebutuhan lain yang sifatnya juga mendesak.

4. Utang Jadi Solusi

Salah satu tanda paling jelas kalau keuangan Anda sedang bermasalah adalah menjadikan utang sebagai solusi pendanaan. Padahal alasan meminjam itu bukan untuk memenuhi kebutuhan yang sifatnya mendesak, melainkan untuk memenuhi kebutuhan lain yang sifatnya bisa dinanti-nantikan dan membuat pemborosan.

Kalau utang itu bisa langsung dilunasi, mungkin itu lain masalah. Namun bagaimana kalau tidak? Itu jelas adalah sebuah masalah. Bayangkan kalau hutang tersebut terus menumpuk setiap bulannya tanpa bisa dilunasi. Tentu pelunasannya akan makin susah. 

Mungkin sebagian dari kita akan memilih meminjam uang dari keluarga atau teman agar bisa dikompromikan. Namun kalau berutang dengan bank atau rentenir, siap-siaplah untuk menderita akibat terus dikejar-kejar debt collector.

5. Tidak Peduli dengan Uang, Kalau Ada Langsung Habiskan

Ciri terakhir adalah selalu menganggap uang sebagai sesuatu yang sangat sayang untuk tidak digunakan. Kalau sudah begitu, bukan uangnya saja yang tidak diperdulikan, tapi diri sendiri juga.

Bayangkan kalau suatu waktu Anda sedang sakit dan tidak punya biaya untuk berobat ke dokter. Apa mau terus-terusan di rumah menahan sakit sambil berharap penyakit itu akan pergi? Tentu tidak.

Solusinya adalah, jangan pernah menganggap uang sebagai sebuah rezeki yang bisa datang kapan saja. Seperti dari pemberian orang atau hadiah.

Namun hargailah dia dengan digunakan sesuai kebutuhan kita. Meskipun nantinya dia akan datang juga, namun bila dipakai dengan rencana yang matang, kegunaan uang akan menjadi lebih baik.[]

Editor: Prabawati Sriningrum

berita terkait

Image

Ekonomi

Subsidi Gaji Belum Kunjung Cair? Cek/Lapor Namamu Lewat Cara Ini

Image

Ekonomi

DPR RI

Baleg DPR Klaim Poin Klaster Ketenagakerjaan RUU Cipta Kerja Telah Disetujui

Image

Ekonomi

Akibat Corona, 44 Persen Pekerja Lepas Pinjam Uang Demi Bertahan Hidup

Image

Olahraga

BWF Tour Asia 2020

Tur Bulutangkis Asia Mundur Hingga Tahun Depan

Image

Ekonomi

Inilah Jenis-jenis Investasi yang Tepat di Tengah Pandemi!

Image

Ekonomi

Sederet Alasan Mengapa Kamu Enggak Harus Bikin Kartu Kredit!

Image

Ekonomi

Akhirnya, Subsidi Gaji Tahap IV Cair ke 2,8 Juta Pekerja

Image

Gaya Hidup

Ramalan Zodiak Kamis 24 September 2020: Taurus, Hentikan Pengeluaran yang Tidak Perlu!

Image

Ekonomi

Mengenal Apa Itu Resesi dan Dampaknya bagi Indonesia

komentar

Image

0 komentar

terkini

Image
Ekonomi

Pekerjaan Rehabilitasi dan Peningkatan Jaringan Irigasi Kawasan Food Estate Kalteng Dimulai

PUPR tengah menyiapkan pengembangan kawasan Food Estate di Provinsi Kalimantan Tengah.

Image
Ekonomi

Tanpa Ketersediaan Vaksin COVID-19, Bakal Muncul Ancaman Pengusaha Menyerah Tutup Usaha

Tanpa adanya vaksin COVID-19 kemungkinan besar akan banyak pengusaha yang kemudian menyerah dan menutup usahanya. H

Image
Ekonomi

Perusahaan Global Jajaki Pengadaan Vaksin COVID-19 di Indonesia

Menko Airlangga: Beberapa negara sudah berkoordinasi dan mengirimkan confidentiality agreement kepada Kemenkes untuk pengadaan vaksin.

Image
Ekonomi

Startup Bitcoin Ini Gandeng Perusahaan BUMN Terapkan Prototipe Kliring

Pilot project pembayaran via kliring agar transaksi aset kripto di Indonesia lebih aman.

Image
Ekonomi

HoA Transisi Blok Rokan Disepakati, Kegiatan Ngebor Chevron Berakhir 2021

HoA Transisi Wilayah Kerja/Blok Rokan, sebuah milestone dalam pengembangan minyak dan gas bumi nasional ke depan.

Image
Ekonomi

Tengku Zul: Konglomerat Asing Mulai Keruk Duit Rakyat dengan Turun ke Jalan

Tengku Zulkarnain menyetil soal konglomerasi asing di Indonesia yang mulai menyasar pangsa pasar milik pedagang kaki lima.

Image
Ekonomi

BTN Manjakan Nasabah Melalui Batara Spekta

Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk. resmi meluncurkan program Batara Spekta pada Minggu (27/9/2020) malam

Image
Ekonomi

BI Sudah Serap SBN Rp234,65 Triliun di Pasar Perdana

BI sudah menyerap surat berharga negara SBN di pasar perdana senilai Rp234,65 triliun.

Image
Ekonomi

Catat! Ini Perbedaan Keuntungan Jadi Peserta Tapera dan BPJS

BP Tapera: Tapera dan BPJS Kesehatan akan berbeda dari pengelolaan keuangan untuk para pesertanya.

Image
Ekonomi

Komite IV DPD RI Gelar Raker Bersama Kepala BI Sulawesi Selatan

Fokus pembahasan dalam Raker adalah Program Pemulihan Ekonomi Nasional

terpopuler

  1. Doa Bagi Orang Tua, Agar Anak-anaknya Sukses Dunia Akhirat

  2. Ulang Tahun ke-73, 5 Potret Lawas Luhut Pandjaitan Tampak Gagah Sejak Muda

  3. Ardi Bakrie Selama Ini Biayai Hidup Keluarga Nia Ramadhani

  4. Ivan Gunawan Ngaku Sudah Lama Tak Komunikasi dengan Ayu Ting Ting

  5. Pengakuan Teddy Gusnaidi Pernah 'Hajar' Gatot Nurmantyo

  6. Viral Anak Dibuang Orang Tua Disertai Surat dari Sang Ibu, Begini Faktanya

  7. Perpanjang PSBB Ketat, Elektabilitas Anies Makin Anjlok

  8. 5 Fakta Penting Silvany Austin Pasaribu, Diplomat Muda yang 'Lawan' Vanuatu di Sidang Umum PBB

  9. Sindir Telak Anies Baswedan, Ketua DPRD: Jangan Tunggu Banjir Dulu Baru Kerja!

  10. Perantau dari Batam Salah Masuk RS di Jakarta, Biaya Pasien Covid-19 Dipatok Selangit

tokopedia

fokus

Webinar Akurat: Peran Strategis IJK
Akurat Solusi : Roadmap IHT
Webinar Akurat: Resesi Ekonomi

kolom

Image
Achsanul Qosasi

Komunisme dan Kearifan

Image
Dr. Abd. Muid N., MA.

Pandemi dan Pohon Khuldi

Image
UJANG KOMARUDIN

Pilkada yang Tak Ditunda

Image
Arif Hidayat

3 Cara untuk Anda Bisa Menjadi Karyawan Terbaik

Wawancara

Image
Iptek

Saat Dominasi Kontraktor Besar Masih Kejam

Image
Video

Akurat Talk

VIDEO Fahri Hamzah: Saya Dari Kecil Jualan Kopi | Akurat Talk (2/2)

Image
Video

Akurat Talk

VIDEO Ngomongin Hobi Sampai Harga Outfit Fahri Hamzah | Akurat Talk (1/2)

Sosok

Image
News

5 Gaya Presiden Jokowi Gowes Pagi, Tampil Keren dengan Sepeda Produk Lokal

Image
News

Cerita Cawagub Kaltara Undunsyah Raih Pendidikan, Tak Mampu Naik Pesawat Perahu pun Jadi

Image
News

Ulang Tahun ke-73, 5 Potret Lawas Luhut Pandjaitan Tampak Gagah Sejak Muda