Akurat.co - Cepat Tepat Benar
Login / Sign Up

Ekonomi Jeblok, Fadli Zon: Dari Awal Pemerintah Sudah Salah Resep, Ganti Kokinya!

Andi Syafriadi

Ekonomi Jeblok, Fadli Zon: Dari Awal Pemerintah Sudah Salah Resep, Ganti Kokinya!

Ketua Badan Kerjasama Antar Parlemen (BKSAP) DPR Fadli Zon, Wakil Ketua DPD Nono Sampono, dan Anggota Komisi I Fraksi PKB Abdul Kadir Karding menjadi pembicara dalam Diskusi Dialektika Demokrasi di Media Center, Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Kamis (9/7/2020). Diskusi mengangkat tema 'Pandemi dan Situasi Politik Internasional'. | AKURAT.CO/Sopian

AKURAT.CO Beberapa waktu lalu Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat pertumbuhan ekonomi Indonesia pada kuartal II-2020 sebesar -5,32 persen. 

Melihat hal tersebut, Wakil Ketua Umum Partai Gerindra, Fadli Zon menyebutkan bahwasanya pemerintah terbukti lamban dan mengambil keputusan yang salah dalam mengantisipasi terjadinya krisis. 

"Pemerintah terbukti lamban dan salah resep dalam mengantisipasi terjadinya krisis, baik terkait pandemi maupun eksesnya bagi perekonomian nasional. BPS (Badan Pusat Statistik) sdh mengumumkan bhw PDB (Produk Domestik Bruto) kita pd kuartal II (Q2) minus sebesar 5,32 persen," tulisnya di akun twitter miliiknya seperti dipantau Akurat.co, Jumat (7/8/2020).

baca juga:

Dirinya menambahkan, angka ini justru jauh lebih buruk daripada ekspektasi Pemerintah yang sebelumnya memperkirakan hanya akan minus 4,3 hingga 4,8 persen saja, dengan angka batas bawah minus 5,1 persen.

"Nyatanya, perekonomian kita merosot lebih buruk dari itu. Ini adalah peringatan agar kita waspada terhadap narasi optimis yg selalu didengungkan pemerintah," tegasnya. 

Memang, lanjutnya, di tengah pandemi Covid-19 resesi merupakan sesuatu yang tak terhindarkan. Semua negara akan mengalaminya namun menurut Fadli Zon hanya soal waktu saja. 

"Namun, di tengah keniscayaan itu, pemerintah kita seharusnya bisa mengantisipasi agar kerusakan yang paling buruk tidak terjadi. Dan inilah sepertinya yang gagal diperlihatkan dalam beberapa bulan terakhir," tulisnya kembali. 

Meskipun di atas kertas yang disebut resesi adalah ketika pertumbuhan ekonomi dilaporkan minus dua kuartal berturut-turut atau lebih, namun secara de facto Fadli Zon menilai saat ini Indonesia sudah berada di tengah resesi.

"Intinya, hanya soal waktu saja BPS nanti akan mengumumkan bahwa kuartal III-2020 juga ekonomi kita akan kembali minus. Sebab, sepanjang satu semester kemarin, pemerintah sudah gagal menetapkan prioritas pekerjaan," ucapnya kembali. 

Lagipula, sejak awal Fadli Zon menilai pemerintah memang gagal menetapkan prioritas. Saat kasus Covid-19 pertama kali dikonfirmasi masuk ke Indonesia, awal Maret lalu, dengan alasan ekonomi pemerintah menolak melakukan karantina wilayah. Padahal, perekonomian mustahil tumbuh jika negara gagal mengatasi pandemi.

"Ujungnya per hari ini pemerintah bisa dikatakan tak berhasil menangani keduanya. Kita saat ini menghadapi tekanan besar dari dua jurusan sekaligus, yaitu pandemi dan resesi ekonomi," serunya.

Sementara itu, tambahnya, dari sisi ekonomi, pemerintah juga telah gagal memperkecil kontraksi ekonomi. Padahal, anggaran Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) kita mencapai Rp695,2 triliun.

"Lambatnya penyerapan anggaran dan penyaluran bantuan untuk masyarakat ini merupakan biang keladi knp tingkat kontraksi ekonomi kita lebih buruk dari yg diprediksikan. Padahal, bantuan untuk masyarakat, terutama dlm bentuk tunai, bs memberikan dorongan signifikan bagi perekonomian, dalam enam bulan terakhir, kesempatan untuk mendorong perekonomian melalui berbagai stimulus tadi telah disia-siakan," ucapnya. 

Maka dengan itu menurut Fadli Zon, kebijakan tarik-ulur semacam ini telah memperburuk kontraksi ekonomi kuartal kemarin.

"Jangan lupa, anggaran semacam ini punya efek pengganda ekonomi yang signifikan. Dimana anggaran ini seharusnya sudah dicairkan sesudah Idul Fitri kemarin, di bulan Juni atau paling lambat Juli. Namun, hingga lewat Idul Adha, anggaran ini masih juga belum dicairkan. Kalau saja anggaran ini dicairkan sesuai jadual, kita mungkin bisa sedikit menahan besaran kontraksi," urainya.

"Artinya, pada kuartal kemarin pemerintah sudah gagal menjalankan fungsinya menahan agar kontraksi ekonomi ini tak terlalu besar. Pemerintah justru menjadi kontributor bagi pertumbuhan ekonomi negatif, karena lamban dalam penyerapan anggaran dan penyaluran bantuan," lanjutnya lagi.

Pemerintah, seharusnya tak lagi bermimpi akan mencapai hasil berbeda melalui resep yang sama. Sekarang saatnya ganti resep dan ganti koki khususnya di bidang ekonomi dan kesehatan.

"Jika koki di dapur kabinet tak bisa membuat resep lain, tentu hasilnya tak akan sesuai harapan. Jangan sampai kemarahan Presiden berkali-kali jadi sia-sia, dan rakyat yang menjadi korban," tulisnya kembali. []

Editor: Denny Iswanto

berita terkait

Image

Olahraga

Prancis Terbuka 2020

Dominic Thiem Optimistis Tembus Final Ketiga Beruntun di Paris

Image

News

Catat! Masa Berlaku Paspor Jadi 10 Tahun

Image

News

Teras Narang: Jangan Sampai Kebebasan Pemilih Terhalang Covid-19

Image

Ekonomi

Menko Airlangga: 15 KEK Jadi Daya Tarik Investor Asing Berinvestasi ke RI

Image

News

Wabah Corona

Hasil Tracing ASN DIY Terkonfirmasi COVID-19, 6 Orang Positif

Image

Ekonomi

Menko Airlangga: RI Telah Gunakan Paradigma Ekonomi Baru untuk Pulihkan Ekonomi

Image

News

PP Muhammadiyah Ingatkan Masalah Besar Terkait Pilkada 2020

Image

Ekonomi

Menilik Kondisi dan Kinerja Asuransi di Tengah Pandemi

Image

Ekonomi

Jokowi Minta PBB Berbenah, Andi Arief: Kalau Kita Sedang Susah, Jelaskan Saja

komentar

Image

0 komentar

terkini

Image
Ekonomi

2 BUMN Kerjasama Bangun Dermaga di Pelabuhan Tarakan

Pelindo IV dan Nindya Karya kerja sama bangun dermaga 200 x 25 meter persegi beserta CC di Pelabuhan Tarakan

Image
Ekonomi

BNI dan Jenius Kolaborasi Permudah Transaksi Nontunai

BNI dan Jenius bekerjasama lengkapi layanan guna memudahkan transaksi nasabah dan pengguna

Image
Ekonomi
DPR RI

Anggota DPR Ini Akui Industri Keuangan Jadi Obat Dalam Perekonomian

Anggota Komisi XI DPR RI Anis Byarwati mengatakan peran industri keuangan, termasuk asuransi memiliki peran besar dalam perekonomian

Image
Ekonomi

BUMN Salurkan Program Kemitraan UMKM Capai Rp563 Miliar

Kementerian BUMN salurkan program kemitraan bagi UMKM sebesar Rp563 miliar selama semester I 2020

Image
Ekonomi

Hati-hati Modus Phishing, Begini Tips Menghindarinya!

Teknologi digital diiringi dengan meningkatnya risiko penyalahgunaan data tersebut, salah satu modus tindak kejahatan marak terjadi phishing

Image
Ekonomi

Menko Airlangga: 15 KEK Jadi Daya Tarik Investor Asing Berinvestasi ke RI

Airlangga Hartarto: 15 KEK yang menjadi peluang Indonesia untuk menarik investor asing berinvestasi ke Indonesia.

Image
Ekonomi

Mendag: Ekosistem Logistik Nasional Percepat Ekspor Impor

Menteri Perdagangan Agus Suparmanto mengatakan Ekosistem Logistik Nasional dinilai akan dapat mempercepat kegiatan ekspor dan impor

Image
Ekonomi

RI Miliki Banyak Potensi Investasi Dibandingkan Vietnam

Kemenko Perekonomian: Indonesia lebih banyak memiliki potensi sebagai tempat berinvestasi dibandingkan dengan Vietnam.

Image
Ekonomi

Menko Airlangga: RI Telah Gunakan Paradigma Ekonomi Baru untuk Pulihkan Ekonomi

Pemerintah telah memformulasikan langkah akselerasi pemulihan ekonomi melalui adaptasi paradigma ekonomi baru.

Image
Ekonomi

Cara Jitu Bisnis Online, Bagi Kamu Para Pemula!

Bisnis online adalah sistem atau cara pemasaran melalui internet, berbisnis secara online

terpopuler

  1. Indonesia Resesi, Ferdinand Hutahaean: Negara Super Kaya Lebih Dahulu Zona Resesi!

  2. JK: Indonesia Bakal Hadapi Puncak Hujan Sekaligus Puncak Pandemi Pada Masa Pencoblosan Pilkada

  3. 5 Potret Harmonis Tantowi Yahya dan Istri, Tetap Kompak di Usia Pernikahan Ke-31 Tahun

  4. Amalan dan Doa Ketika Memasak, Agar Makanan Menjadi Lezat

  5. Takut TikTok dan WeChat Diblokir, Warga AS Ramai-ramai Gunakan VPN

  6. Kisah Sahabat Nabi Terkaya yang Selalu Menangis Karena Hartanya

  7. Ogah Cabut Laporan untuk Angel Lelga, Vicky Prasetyo: Ini Kehormatan Keluarga

  8. Kondisi Pasar Cempaka Putih Memprihatinkan, Ketua Koperasi: Anies Baswedan Mana Ngerti

  9. Cerita Pasien Covid-19 Soal Fasilitas di Wisma Atlet: Kamarnya Nyaman, Ber AC  

  10. Azyumardi Azra Ogah Nyoblos di Pilkada, Politisi PDIP: Tak Semua Tokoh Patut Dicontoh

fokus

Akurat Solusi : Roadmap IHT
Webinar Akurat: Resesi Ekonomi
Tokopedia Dorong Digitalisasi UMKM dan Inklusi Keuangan

kolom

Image
Arif Hidayat

3 Cara untuk Anda Bisa Menjadi Karyawan Terbaik

Image
Muhtar S. Syihabuddin

Jalan Berliku Politik Gus Ami

Image
Achsanul Qosasi

Kerjasama Tim, Inkonsistensi Kebijakan dan Covid-19

Image
Khalifah Al Kays Yusuf dan Tim Riset ALSA

Dampak Kebijakan PSBB Terhadap Hak Pekerja

Wawancara

Image
Iptek

Saat Dominasi Kontraktor Besar Masih Kejam

Image
Video

Akurat Talk

VIDEO Fahri Hamzah: Saya Dari Kecil Jualan Kopi | Akurat Talk (2/2)

Image
Video

Akurat Talk

VIDEO Ngomongin Hobi Sampai Harga Outfit Fahri Hamzah | Akurat Talk (1/2)

Sosok

Image
News

5 Gaya Kasual Najwa Shihab saat Jadi Host, Kece Abis!

Image
News

5 Potret Harmonis Tantowi Yahya dan Istri, Tetap Kompak di Usia Pernikahan Ke-31 Tahun

Image
News

5 Potret Mentan Syahrul Yasin Limpo Jalankan Tugas, Ikut Bajak Sawah hingga Tanam Bawang