Akurat.co - Cepat Tepat Benar
Login / Sign Up

Stabilitas Sektor Jasa Keuangan Terjaga, OJK Optimalkan Pemulihan Ekonomi Nasional

Dhera Arizona Pratiwi

Stabilitas Sektor Jasa Keuangan Terjaga, OJK Optimalkan Pemulihan Ekonomi Nasional

Petugas Otoritas Jasa Keuangan (OJK) beraktivitas di ruang layanan Konsumen, Kantor OJK, Jakarta, Senin (23/10). Menjelang peralihan Sistem Informasi Debitur (SID) atau yang dikenal sebagai BI Checking dari Bank Indonesia ke OJK pada tahun 2018, Bank Indonesia bersama OJK terus melakukan pengembangan Sistem Layanan Informasi Keuangan (SLIK) yang akan menggantikan SID, agar dapat secara optimal mendukung kebutuhan industri yang semakin kompleks serta mendukung tugas OJK, BI maupun tugas lembaga terkait lainnya dengan optimal. | ANTARA FOTO/Akbar Nugroho Gumay/aww/17

AKURAT.CO Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menilai stabilitas sektor jasa keuangan tetap dalam kondisi terjaga namun dengan kewaspadaan yang terus ditingkatkan. OJK akan terus mengoptimalkan berbagai kebijakan yang telah dikeluarkan untuk mendorong pemulihan ekonomi nasional melalui penguatan peran sektor jasa keuangan.

Deputi Komisioner Humas dan Logistik OJK Anto Prabowo mengatakan, koordinasi kebijakan akan terus diperkuat bersama KSSK, Kementerian/Lembaga, industri jasa keuangan serta dunia usaha untuk mendorong sektor riil terus bergerak menjalankan roda perekonomian dengan tetap menjaga stabilitas sektor keuangan.

"Berbagai kebijakan stimulus telah dikeluarkan OJK di masa pandemi COVID-19 ini sejalan dengan upaya pemerintah untuk mendorong pemulihan ekonomi nasional. OJK sudah mengeluarkan 11 kebijakan stimulus di industri perbankan, pasar modal dan industri keuangan nonbank," ucapnya melalui keterangan resmi, Jakarta, Rabu (5/8/2020).

baca juga:

Kebijakan stimulus tersebut selain untuk menjaga stabilitas sektor jasa keuangan juga berfungsi untuk menempatkan industri jasa keuangan menjadi katalis dalam menggerakkan roda perekonomian dengan memberikan daya dukung bagi sektor riil.

Anto menerangkan, kebijakan stimulus yang telah dikeluarkan OJK antara lain restrukturisasi kredit perbankan dan pembiayaan dari perusahaan pembiayaan, penundaan penerapan Basel III dan pelonggaran pemenuhan indikator likuiditas serta indikator permodalan untuk memberikan ruang bagi industri jasa keuangan.

Sejak diluncurkan 16 Maret 2020, program restrukturisasi kredit perbankan hingga 20 Juli telah mencapai nilai Rp784,36 triliun dari 6,73 juta debitur. Jumlah tersebut berasal dari restrukturisasi kredit untuk sektor UMKM yang mencapai Rp330,27 triliun berasal dari 5,38 juta debitur. Sedangkan untuk non UMKM, realisasi restrukturisasi kredit mencapai 1,34 juta debitur dengan nilai sebesar Rp454,09 triliun.

Untuk perusahaan pembiayaan, per 28 Juli 2020, OJK mencatat sebanyak 183 perusahaan pembiayaan sudah menjalankan restrukturisasi pinjaman tersebut. Realisasinya, dari 4,74 juta jumlah kontrak permohonan restrukturisasi yang diterima perusahaan pembiayaan, sudah disetujui sebanyak 4,10 juta dengan total nilai mencapai Rp151,1 triliun.

"Berbagai kebijakan stimulus OJK tersebut telah diterapkan dan dirasakan manfaatnya oleh masyarakat dan para pemangku kepentingan, tercermin dari kondisi sektor jasa keuangan yang masih dalam kondisi baik dan terkendali dengan indikator prudensial seperti permodalan maupun likuiditas yang memadai serta profil risiko yang terjaga," jelas Anto.

Pada posisi Juni, rasio kecukupan modal (Capital Adequacy Ratio/CAR) Bank Umum Konvensional (BUK) masih cukup tinggi yakni sebesar 22,59 persen. Kecukupan likuiditas juga terjaga dengan baik tercermin dari rasio Alat Likuid terhadap Non Core Deposit (AL/NCD) per 15 Juli 2020 menguat ke level 122,57 persen dan rasio Alat Likuid terhadap Dana Pihak Ketiga (AL/DPK) berada di level 26,02 persen, jauh berada di atas threshold 50 persen dan 10 persen.

Anto menuturkan, di tengah pelemahan aktivitas ekonomi akibat pembatasan sosial yang menekan kinerja intermediasi perbankan, posisi Juni kredit tumbuh sebesar 1,49 persen yoy dengan NPL gross sebesar 3,11 persen. Dana Pihak Ketiga (DPK) tumbuh sebesar 7,95 persen yoy didorong oleh pertumbuhan DPK BUKU 4 yang mencapai 11,90 persen (yoy). Rasio NPF tumbuh sebesar 5,1 persen, sementara risiko nilai tukar perbankan dapat dijaga pada level rendah terlihat dari rasio Posisi Devisa Neto (PDN) sebesar 1,92 persen, jauh di bawah ambang batas ketentuan sebesar 20 persen.

Industri asuransi tercatat menghimpun pertambahan premi sebesar Rp21 triliun (Asuransi Jiwa: Rp13,07 triliun dan Asuransi Umum & reasuransi: Rp7,93 triliun). Hingga 28 Juli 2020 penghimpunan dana melalui pasar modal telah mencapai Rp54,1 triliun dengan 28 emiten baru. Di dalam pipeline terdapat 85 emiten yang akan melakukan penawaran umum dengan total penawaran diperkirakan mencapai Rp54,13 triliun.

OJK mencatat, perbaikan data perekonomian serta sentiment positif dari pengembangan vaksin COVID-19 berdampak positif terhadap kinerja pasar keuangan domestik yang menguat pada bulan Juli 2020. Sampai dengan 30 Juli 2020, pasar saham dan pasar SBN menguat dengan IHSG naik sebesar 4,98 persen mtd dan yield rata-rata SBN turun sebesar 33,2 bps mtd. Penguatan pasar saham tersebut lebih didorong oleh investor domestik, khususnya investor ritel di tengah terjadinya net sell nonresiden yang cukup besar di pasar saham. Investor nonresiden tercatat melakukan net buy sebesar Rp4,94 triliun mtd (pasar saham: net sell Rp3,85 triliun; pasar SBN: net buy Rp8,79 triliun).

Selain itu, kata Anto, OJK juga mendukung program pemerintah dalam mengeluarkan skema penjaminan kredit UMKM dan korporasi, serta program penempatan dana pemerintah ke industri perbankan untuk mendukung penyaluran kredit kepada UMKM dan Korporasi Padat Karya yang akan dapat mempercepat bergeraknya aktivitas dunia usaha.

"Laporan sementara penggunaan dana pemerintah yang ditempatkan di Bank Himbara sampai dengan 27 Juli dengan alokasi Rp30 triliun telah terealisasi sebesar Rp49,7 triiiun (165,5 persen terhadap alokasi dana atau 41,1 persen dari target distribusi Rp121 triliun)," jelasnya.

Untuk mendukung upaya ini, OJK akan mengeluarkan kebijakan pendukungnya agar kebijakan stimulus pemerintah ini dapat berjalan dengan cepat dan efektif, seperti relaksasi bobot risiko ATMR untuk kredit dengan kriteria tertentu sebagaimana diterapkan oleh beberapa negara lain.

Selanjutnya, dengan melihat adanya kebutuhan dari industri dan pencapaian pemulihan dari dunia usaha yang masih memerlukan dukungan, OJK terbuka untuk melakukan perpanjangan restrukturisasi langsung lancar dan penetapan kualitas kredit/pinjaman satu pilar.

"OJK berkomitmen kuat untuk mendukung program percepatan pemulihan ekonomi nasional dan siap mengeluarkan kebijakan stimulus lanjutan secara terukur dan tepat waktu untuk menjaga momentum pemulihan ekonomi nasional," pungkasnya. []

Editor: Denny Iswanto

berita terkait

Image

Ekonomi

INFOGRAFIS BI 7-Day Reverse Repo Rate Tetap 4,00%

Image

Ekonomi

Sektor Jasa Keuangan Tetap Stabil di Tengah Upaya Pemulihan Ekonomi Nasional

Image

Ekonomi

Mandiri Kucurkan Kredit PEN Ke Supplier Adhi Karya

Image

Ekonomi

OJK Dorong Pasar Keuangan Mulai Berinovasi dan Tinggalkan Cara Tradisional

Image

Ekonomi

Tingkatkan Perekonomian Pedesaan, OJK Sinergikan BUMDES Dengan LakuPandai Dan Bank Wakaf Mikro

Image

Ekonomi

Webinar Akurat: Peran Strategis IJK

Ekonom CORE Puji Langkah Cepat OJK Restrukturisasi Kredit di Tengah Pandemi

Image

Ekonomi

Realisasi Anggaran Program PEN Baru Rp254,4 Triliun per 16 September 2020

Image

Ekonomi

Webinar Akurat: Peran Strategis IJK

Ekonom Sarankan Perbankan Salurkan Kredit ke Sektor Pertanian

Image

Ekonomi

Webinar Akurat: Peran Strategis IJK

OJK Siapkan 4 Langkah Kebijakan Jaga Keberlangsungan Mitigasi Dampak COVID-19

komentar

Image

0 komentar

terkini

Image
Ekonomi

TPPI Kembangkan Proyek Revamping Kilang Senilai US$180 Juta

TPPI langsung tancap gas mengembangkan Proyek Revamping Platforming dan Aromatik senilai US$180 juta.

Image
Ekonomi

2 BUMN Kerjasama Bangun Dermaga di Pelabuhan Tarakan

Pelindo IV dan Nindya Karya kerja sama bangun dermaga 200 x 25 meter persegi beserta CC di Pelabuhan Tarakan

Image
Ekonomi

BNI dan Jenius Kolaborasi Permudah Transaksi Nontunai

BNI dan Jenius bekerjasama lengkapi layanan guna memudahkan transaksi nasabah dan pengguna

Image
Ekonomi
DPR RI

Anggota DPR Ini Akui Industri Keuangan Jadi Obat Dalam Perekonomian

Anggota Komisi XI DPR RI Anis Byarwati mengatakan peran industri keuangan, termasuk asuransi memiliki peran besar dalam perekonomian

Image
Ekonomi

BUMN Salurkan Program Kemitraan UMKM Capai Rp563 Miliar

Kementerian BUMN salurkan program kemitraan bagi UMKM sebesar Rp563 miliar selama semester I 2020

Image
Ekonomi

Hati-hati Modus Phishing, Begini Tips Menghindarinya!

Teknologi digital diiringi dengan meningkatnya risiko penyalahgunaan data tersebut, salah satu modus tindak kejahatan marak terjadi phishing

Image
Ekonomi

Menko Airlangga: 15 KEK Jadi Daya Tarik Investor Asing Berinvestasi ke RI

Airlangga Hartarto: 15 KEK yang menjadi peluang Indonesia untuk menarik investor asing berinvestasi ke Indonesia.

Image
Ekonomi

Mendag: Ekosistem Logistik Nasional Percepat Ekspor Impor

Menteri Perdagangan Agus Suparmanto mengatakan Ekosistem Logistik Nasional dinilai akan dapat mempercepat kegiatan ekspor dan impor

Image
Ekonomi

RI Miliki Banyak Potensi Investasi Dibandingkan Vietnam

Kemenko Perekonomian: Indonesia lebih banyak memiliki potensi sebagai tempat berinvestasi dibandingkan dengan Vietnam.

Image
Ekonomi

Menko Airlangga: RI Telah Gunakan Paradigma Ekonomi Baru untuk Pulihkan Ekonomi

Pemerintah telah memformulasikan langkah akselerasi pemulihan ekonomi melalui adaptasi paradigma ekonomi baru.

terpopuler

  1. JK: Indonesia Bakal Hadapi Puncak Hujan Sekaligus Puncak Pandemi Pada Masa Pencoblosan Pilkada

  2. 5 Potret Harmonis Tantowi Yahya dan Istri, Tetap Kompak di Usia Pernikahan Ke-31 Tahun

  3. Amalan dan Doa Ketika Memasak, Agar Makanan Menjadi Lezat

  4. Takut TikTok dan WeChat Diblokir, Warga AS Ramai-ramai Gunakan VPN

  5. Ogah Cabut Laporan untuk Angel Lelga, Vicky Prasetyo: Ini Kehormatan Keluarga

  6. Kisah Sahabat Nabi Terkaya yang Selalu Menangis Karena Hartanya

  7. Azyumardi Azra Ogah Nyoblos di Pilkada, Politisi PDIP: Tak Semua Tokoh Patut Dicontoh

  8. Kondisi Pasar Cempaka Putih Memprihatinkan, Ketua Koperasi: Anies Baswedan Mana Ngerti

  9. Cerita Pasien Covid-19 Soal Fasilitas di Wisma Atlet: Kamarnya Nyaman, Ber AC  

  10. PB MDHW Dukung Langkah Pemerintah Lanjutkan Pilkada 2020

fokus

Akurat Solusi : Roadmap IHT
Webinar Akurat: Resesi Ekonomi
Tokopedia Dorong Digitalisasi UMKM dan Inklusi Keuangan

kolom

Image
Arif Hidayat

3 Cara untuk Anda Bisa Menjadi Karyawan Terbaik

Image
Muhtar S. Syihabuddin

Jalan Berliku Politik Gus Ami

Image
Achsanul Qosasi

Kerjasama Tim, Inkonsistensi Kebijakan dan Covid-19

Image
Khalifah Al Kays Yusuf dan Tim Riset ALSA

Dampak Kebijakan PSBB Terhadap Hak Pekerja

Wawancara

Image
Iptek

Saat Dominasi Kontraktor Besar Masih Kejam

Image
Video

Akurat Talk

VIDEO Fahri Hamzah: Saya Dari Kecil Jualan Kopi | Akurat Talk (2/2)

Image
Video

Akurat Talk

VIDEO Ngomongin Hobi Sampai Harga Outfit Fahri Hamzah | Akurat Talk (1/2)

Sosok

Image
News

5 Gaya Kasual Najwa Shihab saat Jadi Host, Kece Abis!

Image
News

5 Potret Harmonis Tantowi Yahya dan Istri, Tetap Kompak di Usia Pernikahan Ke-31 Tahun

Image
News

5 Potret Mentan Syahrul Yasin Limpo Jalankan Tugas, Ikut Bajak Sawah hingga Tanam Bawang