Akurat.co - Cepat Tepat Benar
Login / Sign Up

Kewajiban Sertifikasi ISPO Buat Petani Sawit Ketar-ketir

Andi Syafriadi

Kewajiban Sertifikasi ISPO Buat Petani Sawit Ketar-ketir

Minyak Kelapa Sawit merupakan salah satu komoditi yang menyebabkan pertumbuhan positif pada produksi Industri Manufaktur Besar dan Sedang di Papua | AKURAT.CO/Sudjarwo

AKURAT.CO Asosiasi Petani Kelapa Sawit Indonesia (Apkasindo) mengusulkan kepada pemerintah untuk membuat peta jalan dan persiapan secara rinci sebelum petani diwajibkan memiliki sertifikat Indonesian Sustainable Palm Oil (ISPO) dalam lima tahun mendatang.

Ketua Apkasindo Gulat Manurung di Jakarta, Senin, mengatakan persoalan legalitas dan status kepemilikan lahan hingga saat ini masih menjadi tantangan berat bagi petani. 

“Masalah utama petani adalah legalitas lahan dan hal ini merupakan persyaratan utama mendapatkan sertifikasi ISPO karena benturan kerasnya ada di situ," katanya melalui keterangan tertulis.

baca juga:

Persoalan legalitas lahan tersebut mencakup seperti lahan sawit pekebun swadaya terindikasi berada di kawasan hutan, belum memiliki legalitas SHM (baru SKT), dan belum ada STD-B.

Tantangan lain mewajibkan ISPO Pekebun yaitu tidak terdokumentasinya aspek agronomis kebun petani seperti sertifikat bibit, pencatatan aspek pupuk, belum terbentuknya koperasi dan belum ada Internal Control System (ICS)

Persoalan ini, lanjutnya, yang membuat keterlibatan petani dalam sertifikat ISPO sejak 2015 sangat rendah, saat masih Permentan ISPO 2015 belum wajib bagi petani.

Merujuk data Komisi ISPO, setelah adanya aturan ISPO lima tahun yang lalu, baru 12.270 hektare perkebunan sawit petani bersertifikat ISPO atau 0,21 persen dari luas total kebun sawit petani 5,807 juta hektare.

"Namun, di Perpres ISPO 2020 menyebutkan sertifikasi ISPO diwajibkan pula untuk petani. Itu sebabnya, petani sangat khawatir apabila mandatori (wajib) ISPO menjadi persoalan baru dan sangat serius," ujarnya dalam Dialog Ngeriung Bicara Sawit seri-IV bertemakan "Mandatori ISPO: Petani Mau Dibawa Kemana?".

Menurut Gulat, dalam 54 bulan ke depan tanpa sertifikasi ISPO maka TBS petani berpeluang ditolak PKS bersertifikat ISPO dan ini akan memperburuk situasi di saat pemerintah berhasil di sektor kemandirian energi biodisel.

Direktur Responsible Palm Oil Initiative Rosediana Suharto menyatakan, konsep ISPO untuk petani swadaya tidak boleh dimasukkan dalam satu kategori dengan petani plasma karena keduanya berbeda.

Yang paling dirugikan dalam hal ini, tambahnya, adalah pekebun swadaya yang menghadapi tantangan legalitas lahan belum lagi persyaratan lainnya.

Sementara itu Senior Advisor KEHATI Diah Suradiredja sepakat dengan penyusunan peta jalan bagi kesiapan petani sebelum diwajibkan ISPO.

"Kalau membaca Instruksi Presiden Rencana Aksi Nasional Kelapa Sawit Berkelanjutan sebenarnya telah memberi peta jalan yang cukup lengkap untuk menuju sawit berkelanjutan," katanya.

Dalam inpres tersebut, menurutnya, sangat jelas instruksi presiden kepada Menteri ATR/BPN melakukan percepatan penerbitan hak atas tanah pada lahan lahan perkebunan sawit rakyat.

Rismansyah Danasaputra selaku perwakilan lembaga sertifikasi mengusulkan saat pra kondisi mandatori petani dibina langsung oleh pemerintah daerah setempat, bermitra dengan PKS dan atau perusahaan perkebunan, dan dibina oleh pihak ketiga.

"Terkait sumber pendanaan dapat bersumber dari pemerintah (BPDPKS), mitra petani, dan pihak ketiga yang sah. Harapannya, ISPO ini dapat membantu petani dalam mengatasi ketimpangan harga TBS," katanya.[]

Editor: Prabawati Sriningrum

Sumber: Antara

berita terkait

Image

News

Dengan Asuransi, Petani di Pohuwato Tidak Akan Rugi Meski Lahan Banjir

Image

Iptek

Fungsi Embung Bisa Bantu Petani Atasi Kekeringan

Image

Ekonomi

Label Palm Oil Free Jadi Ancaman Boikot Produk Kelapa Sawit Indonesia

Image

Ekonomi

Kehadiran WTO Gagal Sejahterakan Petani

Image

Ekonomi

Dear Pak Presiden dan Bu Menkeu, Dengarkan Jeritan Para Petani Tembakau Lewat Surat Ini

Image

Ekonomi

Pemerintah Koreksi Nilai Tukar Petani dan Nelayan di RAPBN 2021

Image

Ekonomi

Tarif Punggutan Ekspor CPO Naik, SPKS: Ini Sama Halnya dengan Membunuh Petani Kelapa Sawit!

Image

News

INFOGRAFIS Penceramah Bersertifikat

Image

Gaya Hidup

Pentingnya Sekolah Lapang untuk Petani Milenial

komentar

Image

0 komentar

terkini

Image
Ekonomi

Bidik Asuransi Kredit Fintech, Askrindo Gandeng Jembatan Emas

Askrindo melakukan perjanjian kerjasama dengan perusahaan fintech Jembatan Emas

Image
Ekonomi

Setuju Kritikan WHO, Guru Besar IPB: 'Kue Ekonomi' Bervirus, Siapa yang Mau Menikmati?

Hermanto Siregar setuju dengan kritikan WHO yang mengatakan negara harus memprioritaskan kesehatan masyarakat ketimbang perekonomian.

Image
Ekonomi

Komisi VII DPR RI: Pemerintah Harus Segera Revisi UU Migas

Anggota Komisi VII DPR RI Mulyanto meminta Pemerintah segera mengkonsolidasikan diri untuk merevisi Undang-Undang (UU) Nomor 22 tahun 2001 t

Image
Ekonomi

Celana Dalam Bekas Laku Rp50 Juta, Kepoin Harta Kekayaan Fantastis DJ Dinar Candy!

Selain seksi melekat pada sosok Dinar Candy, harta kekayaan fantastis perempuan yang berprofesi sebagai model dan DJ ini disoroti Netizen

Image
Ekonomi

RI-AS Perkuat Kerja Sama Pembiayaan Infrastruktur dan Pembangunan Pasar Keuangan

Kemenkeu RI dan Departemen Treasury AS Memperkuat Kerja Sama Pembiayaan Infrastruktur dan Pembangunan Pasar Keuangan.

Image
Ekonomi
DPR RI

Legislator Ini Minta Pemerintah Segera Hentikan Impor Pangan

Anggota Komisi IV DPR RI Johan Rosihan menginginkan pemerintah untuk bisa memperketat impor pangan.

Image
Ekonomi

Raup hingga Rp14 Juta per Minggu, Pria Ini Dulang Emas di Jalanan Kota Bermodalkan Pinset

Yang ditemukannya pun sangat beragam, mulai dari berlian, rubi, emas, hingga platinum

Image
Ekonomi

5 Panggung Konser Musik Termahal Sepanjang Masa, Ada yang Tembus Rp461 Miliar!

Tur band U2 selama 2009-2012 di 110 titik menghabiskan biaya hingga USD 31 juta atau sekitar Rp461,06 miliar per panggung.

Image
Ekonomi

Emil Salim: Taktik Perang Gerilya Ditingkatkan Jadi Perang Offensif Total Berantas Virus!

Emil Salim menyampaikan berbagai pandangan baru kepada pemerintah bagaimana caranya berperang melawan pandemi COVID-19

Image
Ekonomi

Pendapatan Tahunan Lebih dari Rp300 Miliar, Anak 9 Tahun Ini Jadi YouTuber Berpendapatan Tertinggi di Dunia!

Awalnya, Ryan Kaji memulai kanal YouTube dengan nama Ryan Toys Review,

terpopuler

  1. WHO Prediksi Kehidupan Kembali Normal seperti Sebelum COVID-19 di Tahun 2022

  2. Beli Celana Dalam Dinar Candy Rp50 Juta, Bobby Stuntrider Langsung Pamer

  3. Khotbah Tentang Yahudi, Imam Masjidil Haram Mekkah Tuai Kontroversi

  4. Beda Kota Beda Penyebutannya, Ini Lho Nama Lain Odading dari Berbagai Daerah

  5. Babe Haikal: Kita Semua Harus Terima Kasih kepada Pak Ahok

  6. Pernah Putus karena Beda Agama, Deretan Cowok yang Sempat Dekat dengan Febby Rastanty

  7. Minta Anggaran Rp115,4 Miliar Buat Beli Tanaman Saat Corona, Pemprov DKI: Ini Urgent!

  8. Jadi Lokasi Mutilasi Rinaldi, Aparteman Pasar Baru Mansion Sewakan Kamar Lewat Aplikasi RedDoorz

  9. Ilmuwan China Klaim COVID-19 Buatan Manusia, Fadli Zon: Menarik untuk Dikaji Mendalam

  10. Perkantoran di DKI Ramai-ramai Langgar PSBB Anies Baswedan

fokus

Akurat Solusi : Roadmap IHT
Webinar Akurat: Resesi Ekonomi
Tokopedia Dorong Digitalisasi UMKM dan Inklusi Keuangan

kolom

Image
UJANG KOMARUDIN

Berdaya Karena Corona

Image
DR. ABDUL MUID N., MA

Membangun Kembali Kejayaan Islam

Image
Ilham Bintang

Catatan Ringan tentang Dubes RI untuk Singapura

Image
Achsanul Qosasih

Ragam Soal Dalam Staf Ahli Direksi BUMN

Wawancara

Image
Video

Akurat Talk

VIDEO Fahri Hamzah: Saya Dari Kecil Jualan Kopi | Akurat Talk (2/2)

Image
Video

Akurat Talk

VIDEO Ngomongin Hobi Sampai Harga Outfit Fahri Hamzah | Akurat Talk (1/2)

Image
Video

VIDEO Garuda Pastikan Penerbangan Aman Dengan Protokol Kesehatan

Sosok

Image
Ekonomi

Celana Dalam Bekas Laku Rp50 Juta, Kepoin Harta Kekayaan Fantastis DJ Dinar Candy!

Image
Ekonomi

5 Pebisnis Wanita Paling Berpengaruh di Asia, Dua dari Indonesia!

Image
News

Warganet Beberkan Foto Masa Muda Presiden Jokowi dan Iriana, Manglingi