image
Login / Sign Up

Pemulihan Ekonomi Pasca Pandemi Butuh Kontribusi Perempuan

Atikah Umiyani

Wabah Corona

Image

Pedagang menyelesaikan pembuatan kulit ketupat di pasar Cibubur, Jakarta Timur (30/7/2020). Menurut pedagang menjelang Hari Raya Iduladha 1441 Hijriah penjualan kulit ketupat menurun hingga 30 persen dari tahun sebelumnya. Hal tersebut terkait adanya pandemi Corona. | AKURAT.CO/Dharma Wijayanto

AKURAT.CO, Peneliti Center for Indonesian Policy Studies, Nadia Fairuza menyatakan, kontribusi Perempuan diperlukan dalam upaya memulihkan perekonomian nasional setelah masa Pandemi berlalu.

"Perempuan menjadi pihak yang terdampak secara tidak proporsional karena mereka tersebar di banyak kelompok rentan dan kelompok terdampak Pandemi, baik sebagai seorang tenaga kerja maupun sebagai seorang perempuan yang penghasilannya bergantung pada kepala keluarga," kata Nadia Fairuza dalam siaran pers di Jakarta, Jumat (31/7/2020).

Menurut dia, kontribusi Perempuan dalam upaya memulihkan perekonomian bisa dicapai dengan memberikan akses kepada perempuan untuk bekerja di semua bidang tanpa adanya pembatasan.

Ia mengungkapkan, perempuan sebenarnya terwakili dalam jumlah besar di UMKM dan sektor informal.

"Lebih dari 50 persen UMKM di Indonesia dimiliki oleh perempuan. Namun di masa Pandemi seperti sekarang ini, keterwakilan dalam jumlah besar seperti ini juga menjadikan mereka lebih rentan terkena dampak Pandemi," katanya

Data Bank Dunia menunjukkan rendahnya partisipasi angkatan kerja perempuan Indonesia, yaitu sebesar 53,5 persen. Jumlah ini masih jauh kalau dibandingkan dengan partisipasi angkatan kerja laki-laki yang mencapai 81,82 persen.

Selain itu, partisipasi angkatan kerja perempuan Indonesia juga lebih rendah dari rata-rata partisipasi angkatan kerja perempuan di Asia Timur dan Pasifik yang sebesar 67,7 persen.

Nadia menambahkan, angka partisipasi ini paling rendah untuk perempuan yang sudah menikah dan perempuan yang memiliki anak usia dini. Salah satu alasan di balik rendahnya angka partisipasi adalah banyak perempuan meninggalkan pekerjaan mereka untuk mengurus keluarga, terutama setelah mereka melahirkan.

"Dibutuhkan adanya sinergi antar institusi, baik pemerintah maupun swasta, dalam membantu meningkatkan partisipasi angkatan kerja perempuan. Sinergi ini dapat diwujudkan dalam sebuah kesepakatan atau peraturan yang memungkinkan semua institusi menyediakan fasilitas ramah gender yang mendukung para karyawan perempuan dalam menjalankan pekerjaannya," katanya.

Ia berpendapat bahwa rendahnya partisipasi perempuan dalam angkatan kerja juga diperburuk dengan adanya Pandemi yang membuat sejumlah tenaga kerja perempuan kehilangan pekerjaan.

Salah satu solusi untuk meningkatkan partisipasi perempuan di angkatan kerja, lanjutnya, adalah dengan memfasilitasi mereka untuk mengakses layanan penitipan anak. Ini dinilai akan membantu perempuan untuk kembali ke pasar kerja dan berkontribusi pada ekonomi.[]

baca juga:

Editor: Denny Iswanto

Sumber: ANTARA

berita terkait

Image

Ekonomi

Wabah Corona

Unilever Indonesia Gairahkan 150 Ribu UMKM Rentan Terdampak COVID-19

Image

Ekonomi

Mantap! Obligasi Berkelanjutan IV BTN Kelebihan Permintaan 1,8 Kali

Image

Ekonomi

Ekonomi RI Diramal Membaik hingga Hanya Minus 0,49 Persen di Akhir 2020

Image

News

Wabah Corona

102 Hari Bebas Transmisi Lokal COVID-19, Selandia Baru Kembali Dijangkiti Corona

Image

Ekonomi

Wabah Corona

Holding BUMN Penerbangan dan Pariwisata Mampu Pulihkan Perjalanan Wisata Terdampak COVID-19

Image

Olahraga

Liga 2 Indonesia 2020

LIB dan Klub Belum Final Soal Pemilihan Tuan Rumah

Image

Ekonomi

Wabah Corona

Vaksin COVID-19 Bakal Didaftarkan ke BPOM Usai Uji Klinis Fase III

Image

News

Wabah Corona

Klaim Ciptakan Vaksin Corona 'Pertama di Dunia', Vladimir Putin Jadikan Anak Sebagai Kelinci Percobaan

Image

Olahraga

Liga Champions 2019-2020

Ini Lima Aturan "Gelembung" Corona Pemain di Liga Champions

komentar

Image

0 komentar

terkini

Image
Ekonomi
Wabah Corona

Perusahaan Pembiayaan Ini Pilih Beri Promo Bunga Rendah Hingga 0% di Tengah COVID-19

Program promosi dengan bunga rendah hingga 0% ini berlaku selama Agustus 2020.

Image
Ekonomi
Wabah Corona

Unilever Indonesia Gairahkan 150 Ribu UMKM Rentan Terdampak COVID-19

Semangat gotong royong dan kolaborasi antara pihak pemerintah dengan sektor swasta untuk membangkitkan UMKM.

Image
Ekonomi

Mantap! Obligasi Berkelanjutan IV BTN Kelebihan Permintaan 1,8 Kali

Kelebihan permintaan tersebut menjadi sinyal positif bagi Bank BTN di tengah pandemi Covid-19.

Image
Ekonomi

Pertumbuhan Industri Mamin Harus Tetap Positif, Begini Langkah Jitu Pemerintah

Kemenperin menilai industri makan dan minuman (mamin) merupakan salah satu yang harus terus dijaga positif pertumbuhannya di tengah pandemi.

Image
Ekonomi

Ekonomi RI Diramal Membaik hingga Hanya Minus 0,49 Persen di Akhir 2020

Airlangga Hartarto memprediksi perekonomian Indonesia selama tahun 2020 tumbuh minus 0,49 persen sebagai dampak pandemi COVID-19.

Image
Ekonomi

BI: Survei Penjualan Eceran Juni 2020 Membaik Meski Masih Terkontraksi

Survei Penjualan Eceran membaik pada Juni 2020, meskipun masih dalam fase kontraksi.

Image
Ekonomi

Digitalisasi UMKM, BTN Bidik Sentuh 1.000 Debitur

UMKM tetap menjadi sektor yang penting dalam memulihkan perekonomian bangsa.

Image
Ekonomi
Wabah Corona

UMKM Belum Tersentuh Akses Modal Perbankan, Bakal Dapat Ini dari Pemerintah

3 program utama telah disiapkan pemerintah untuk membantu segmen UMKM bertahan di situasi pandemi.

Image
Ekonomi

Kriteria Pelanggan Ini Bakal Gratis Abonemen Listrik Selama 6 Bulan

Kebijakan ini akan berlaku selama enam bulan.

Image
Ekonomi
Wabah Corona

Holding BUMN Penerbangan dan Pariwisata Mampu Pulihkan Perjalanan Wisata Terdampak COVID-19

Setiap promosi-promosi pariwisata membutuhkan bantuan-bantuan dari maskapai penerbangan.

terpopuler

  1. Kapok Berurusan dengan Hukum, Anji Ogah Percaya dengan Pemberitaan Media Lagi

  2. 5 Fakta Unik Ultah ke-33 Arema, ASN Wajib Beratribut Arema

  3. Jokowi Ajak Beli Produk Lokal, Rizal Ramli: ini Contoh Imbauan Ngasal!

  4. Ini Dia Kesibukan Baru Mantan Sekjen PSSI, Ratu Tisha

  5. Isu Afgan Penyuka Sesama Jenis Mencuat Lagi, Kok Bisa?

  6. BPJS Ketenagakerjaan Masih Kumpulkan Rekening Calon Penerima Subsidi Upah

  7. Tegang saat Akan Tes Swab, Ibu Ini Remas Bagian Intim Petugas Kesehatan

  8. Mantan Rekan Setim Bocorkan Karakter Andrea Pirlo

  9. Penyesalan Pemeran Konten Pornografi hingga Ingin Masuk Pesantren

  10. Lakukan Ini Tujuh Hari Beruntun, di Hari Terakhir Hubungan Seks Dijamin Berkesan

fokus

Tokopedia Dorong Digitalisasi UMKM dan Inklusi Keuangan
UMKM Pahlawan Ekonomi
Strategi UMKM Berjaya di New Normal

kolom

Image
DR. ABDUL MUID N., MA

Menimbang Qiraa’ah Mubadalah untuk Kesetaraan Gender

Image
Achsanul Qosasi

Gerakan ABCD untuk Pemulihan Ekonomi

Image
UJANG KOMARUDIN

Demokrasi dalam Genggaman Oligarki

Image
Dr. Abd. Muid N., MA

Islam Yang Mewarna-Warni

Wawancara

Image
Video

VIDEO Menristek Bambang Brodjonegoro Buka Bukaan | Siapkan 250 Juta Vaksin Covid-19 Dalam Setahun

Image
News

Menristek Bambang Brodjonegoro Buka Bukaan Siapkan 250 Juta Vaksin, Bisa Digunakan Pertengahan 2021

Image
Ekonomi

Eksklusif Memulihkan Perekonomian Desa dengan Digitalisasi dan Menggerakkan Anak Muda

Sosok

Image
Iptek

Lebih Dekat dengan Addison Rae Easterling, Dancer TikTok Paling Tajir Sejagad

Image
News

Usaha tak Khianati Hasil, Kisah Fredy Napitupulu, Pengusaha Muda Sukses Pemilik Stanbrain

Image
Ekonomi

6 Fakta Menarik Sumber Kekayaan Jerinx SID, Bisnis Clothing hingga Brand Ambassador Berbagai Produk