image
Login / Sign Up

Gurita Bisnis Djoko Tjandra, dari Grup Mulia Hingga yang 'Rahasia'

Denny Iswanto

Image

Buronan kasus korupsi pengalihan hak tagih (cessie) Bank Bali Djoko Tjandra yang ditangkap di Malaysia digelandang petugas kepolisian setibanya di kantor Bareskrim Mabes Polri, Jakarta, Kamis (30/7/2020). Djoko Tjandra berhasil ditangkap setelah buron selama sebelas tahun mulai dari 2009 hingga 2020 usai divonis dua tahun penjara oleh Mahkamah Agung. | ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja

AKURAT.CO Djoko Sugiarto Tjandra, akhirnya ditangkap di Kuala Lumpur, Malaysia, Kamis malam (30/7/2020). Tjandra atau Tjan Kok Hui ditangkap oleh personel Polri dipimpin Kepala Badan Reserse Kriminal Polri Komjen Pol Listyo Sigit, dibantu Polisi Diraja Malaysia.

Djoko Tjandra ditangkap dan dibawa pulang ke Indonesia untuk diadili terkait kasus pengalihan hak tagih (cessie) antara PT Era Giat Prima (EGP) miliknya dengan Bank Bali pada Januari 1999.

Tjandra tiba pukul 22.40 WIB di Bandara Halim Perdanakusuma Jakarta pada saat bersamaan terdengar gemar takbir menyambut datangnya Hari Raya Iduladha 1441 Hijriah.

baca juga:

Lantas siapakah Djoko Tjandra ini?

Djoko Soegiarto Tjandra atau Djoko Tjandra pria kelahiran Sanggau, Kalimantan Barat, 27 Agustus 1950, beralamat di Jl Simprug Golf I No. 89 Kelurahan Grogol Selatan, Jakarta Selatan. Pria yang memiliki nama alias Joe Chan ini merupakan Pengusaha yang telah bertahun-tahun lamanya menjadi buronan korupsi pemerintah Indonesia.

Pada 2009, ia melarikan diri ke Papua Nugini sehari sebelum dijebloskan ke penjara karena perannya dalam penggelapan dana Perbankan.

Djoko Tjandra lahir dari keluarga pasangan Tjandra Kusuma dan Ho Yauw Hiang. Djoko Tjandra memiliki tujuh saudara kandung. Dan, Ia menikah dengan Anna Boentaran, lalu dikaruniai tiga orang putri, yaitu Joanne Soegiarto Tjandranegara, Jocelyne Soegiarto Tjandra dan Jovita Soegiarto Tjandra.

Awalnya berbisnis dari skala toko grosir

Saat berusia 17 tahun, Djoko Tjanda bepergian ke Irian Jaya (sekarang provinsi Papua). Pada 1968, ia membuka toko grosir bernama Toko Sama-Sama di ibukota provinsi tersebut, Jayapura. Kemudian pada 1972, ia membuka toko bernama Papindo di Papua Nugini.

Usaha pria ini semakin berkembang. Akhirnya, ia membuka bisnis distribusi di Melbourne pada 1974. Pada 1975, Djoko Tjandra mendirikan sebuah perusahaan kontraktor bernama PT Bersama Mulia di Jakarta.

Dapat proyek Pertamina, PLN dan Kemenperindag

Tiga tahun kemudian, sebagai ahli untuk PT Jaya Supplies Indonesia, Djoko Tjandra memperoleh proyek dari Pertamina, PLN dan Kementerian Perindustrian Republik Indonesia.

Tak berapa lama, dari 1979 hingga 1981, ia mengembangkan pembangkit listrik Belawan di Sumatera Utara. Bukan hanya itu, ia memperluas kilang minyak di Balikpapan, mengembangkan Hydrocracking Complex di Dumai, sebuah kilang minyak di Cilacap.

Untuk pupuk, Djoko juga mengembangkan pupuk Kaltim di Bontang, Kalimantan Timur.

Masuk ke bisnis Properti

Pada 1983, usaha Djoko Tjandra memasuki sektor Properti, dengan mengembangkan blok kantor. Proyek-proyek besar dipegangnya. Seperi proyek gedung Lippo Life, Kuningan Plaza dan BCA Plaza. Selain itu ada juga pengembangan Mal Taman Anggrek, yang dulunya merupakan pusat perbelanjaan terbesar di Asia Tenggara.

Djoko Tjandra juga merupakan tokoh utama dalam Grup Mulia. Kiprahnya di sana dimulai dengan PT Mulialand, yang didirikan pada awal 1970-an oleh Tjandra Kusuma (Tjan Boen Hwa) dan tiga anaknya: Eka Tjandranegara (Tjan Kok Hui), Gunawan Tjandra (Tjan Kok Kwang) dan Djoko Tjandra.

Properti mewah yang dikembangkan Mulialand meliputi Hotel Mulia Senayan, Wisma Mulia, Menara Mulia, Wisma GKBI, Menara Mulia Plaza 89, Plaza Kuningan, dan apartemen Taman Anggrek.

Pada 5 November 1986, mereka mendirikan PT Mulia Industrindo, sebuah perusahaan yang bergerak di bidang manufaktur kaca dan keramik.

Tercatat sebanyak 41 perusahaan bernaung di bawah Grup Mulia, dengan perkiraan total aset pada tahun 1998 sebesar Rp 11,5 trilyun, dan sales turn-overpada tahun 1998 diperkirakan Rp 395 milyar.

Punya mega bisnis bersifat 'rahasia' di luar negeri

The International Consortium of Investigative Journalists (ICIJ) mengungkap tabir rahasia jejaring bisnis Djoko Tjandra lewat investigasi firma hukum Mossack Fonseca yang dikenal The Panama Papers.

Nama Djoko Tjandra dengan penulisan ‘Joko Soegiarto Tjandra’ tercatat setidaknya di dua perusahaan cangkang yang lazim untuk merahasiakan aktivitas bisnis.

Djoko Tjandra terdaftar sebagai pemilik perusahaan cangkang Shinc Holdings Limited di yurisdiksi British Virgin Islands, sejak 11 Mei 2001 hingga 2012. Kepemilikannya diteruskan dua anaknya, Jocelyne Soegiarto Tjandra dan Joanne Seogiarta Tjandranegara. Hingga kini perusahaan cangkang masih aktif.

Di perusahaan yang alamatnya sama dengan Mossack Fonseca di Panama ini, Djoko dan kedua putrinya dari hasil pernikahan dengan Anna Boentaran, mencatatkan alamat rumah di Jalan Simprung Golf Kaveling 89 RT 3/RW 8, Grogol Selatan, Jakarta Selatan. Alamat itu digunakan Djoko untuk membuat KTP Elektronik yang belakang menunjukkan kehadirannya di Indonesia.

Joanne Seogiarta Tjandranegara juga tercatat sebagai komisaris PT Mulia Industrindo, bagian dari Mulia Group, yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia.

The Panama Papers juga mencatat perusahaan yang pernah dipakai berbinis Djoko Tjandra untuk C P Holdings Limited sejak 3 November 1986. Djoko nonaktif dari entitas bisnis ini sejak 17 Oktober 2014 dan dicoret sejak 30 April 2020.

Ada empat nama terkoneksi di perusahaan ini, yang merupakan saudara kandung dan kolega bisnis Djoko Tjandra: Eka Tjandranegara, Gunawan Tjandra, Peter Jusmin Chandra, dan Prajogo Pangestu.

Prajogo Pangestu, 76 tahun, merupakan konglomerat Indonesia lewat grup Barito Pacific. Menurut Forbes, Prajogo pernah menjadi orang terkaya ketiga di Indonesia dengan kekayaan USD 6,7 miliar.

Menurut Tempo dalam edisi investigasi Jejak Korupsi Global dari Panama pada 5 April 2016, dua perusahaan Shinc Holdings Limited dan C P Holdings, masing-masing bermodal USD 50 ribu dengan harga USD 1 per saham.

Djoko punya 14 ribu saham dan Prajgo punya 22.500 saham di C P Holdings, lalu Djoko menjual 4.000 saham ke Prajogo pada 2006. Ada sekitar 27 berkas atas nama Joko Tjandra di The Panama Papers. Paling tua dibuat pada 1986. []

Editor: Denny Iswanto

berita terkait

Image

News

Terus Cari Barang Bukti, Kejagung Geledah Kediaman Jaksa Pinangki di Dua Lokasi Berbeda

Image

News

Tersangka, Jaksa Pinangki Ditahan Kejagung 20 Hari

Image

News

Kabar Penangkapan Jaksa Pinangki, Begini Penjelasan Kejagung

Image

News

Jaksa Pinangki Ditetapkan Tersangka Dugaan Gratifikasi

Image

News

Lagi, Jaksa Nakal Diduga Bersekongkol dalam Kasus Djoko Tjandra Dilaporkan ke Komjak

Image

News

Petugas Bandara Halim Diperiksa Bareskrim terkait Kasus Brigjen Prasetijo Utomo

Image

Ekonomi

Komisi XI: Fungsi Perbankan Belum Maksimal terhadap Petani

Image

News

Status Djoko Tjandra Belum Jadi Tersangka, Polri Bantah Ada Pesanan

Image

News

Tahan Anita Kolopaking, Mabes Polri Bantah Ada Tekanan Publik

komentar

Image

0 komentar

terkini

Image
Ekonomi

Mantan Menkeu Sebut Belanja Pemerintah Berupa Bansos Jadi Kunci Pemulihan Ekonomi RI

Ia menerangkan, dalam situasi seperti ini ketika konsumsi rumah tangga dan investasi anjlok, maka belanja pemerintah jadi kunci

Image
Ekonomi

5 Tips Atasi Rasa Takut Untuk Memulai Bisnis!

Jangan biarkan rasa takut menghalangi langkah Anda dalam membangun bisnis.

Image
Ekonomi

Berlindung dari Utang Selama Pandemi, Terapkan 5 Jurus Ini!

Utang sendiri bukanlah sesuatu yang buruk asal kemampuan Anda membayar utang tercatat lancar.

Image
Ekonomi

Anak Usaha Pelindo III Buka Lowongan Kerja Agustus 2020 di 5 Posisi, Tertarik?

PT Pelindo Daya Sejahtera yang merupakan anak usaha PT Pelindo III membuka lowongan kerja.

Image
Ekonomi

Katanya 7 Daftar Pekerjaan Ini Aman Saat Resesi!

Indonesia katanya tak luput juga dari ancaman resesi.

Image
Ekonomi

Progres Tol Semarang-Demak Seksi II Capai 10,56 Persen

Perkembangan pembangunan fisik proyek Tol Semarang-Demak Seksi II kini sudah mencapai 10,56 persen.

Image
Ekonomi
Wabah Corona

3 Fase Untuk Rangsang Pemulihan Ekonomi Bagi UMKM

Pentingnya gotong royong dan kolaborasi untuk memulihkan bisnis para pelaku UMKM dari pandemi COVID-19.

Image
Ekonomi

Presiden: Strategi Penanganan COVID-19 Cakup Wilayah Kecil Agar Ekonomi Tidak Terganggu Banyak

Presiden Joko Widodo mengatakan perlunya strategi penanganan dalam cakupan wilayah yang kecil.

Image
Ekonomi

Kuy Santuy Sembari Belajar Keuangan, Pantengin 5 Rekomendasi Serial Netflix Ini!

Imbauan untuk beraktivitas di dalam rumah mulai dari bekerja sampai belajar membuat orang tidak banyak memiliki cara untuk menghibur diri.

Image
Ekonomi
Wabah Corona

Perusahaan Pembiayaan Ini Pilih Beri Promo Bunga Rendah Hingga 0% di Tengah COVID-19

Program promosi dengan bunga rendah hingga 0% ini berlaku selama Agustus 2020.

terpopuler

  1. RSUP Fatmawati Diminta Tes Usap Tenaga Medisnya

  2. Seorang Dokter dan 19 Perawat di RSUP Fatmawati Diduga Positif Covid-19

  3. Isu Afgan Penyuka Sesama Jenis Mencuat Lagi, Kok Bisa?

  4. Tegang saat Akan Tes Swab, Ibu Ini Remas Bagian Intim Petugas Kesehatan

  5. 5 Fakta Unik Ultah ke-33 Arema, ASN Wajib Beratribut Arema

  6. BPJS Ketenagakerjaan Masih Kumpulkan Rekening Calon Penerima Subsidi Upah

  7. Ngarep Bantuan Rp600 Ribu dari Pemerintah, Begini Caranya!

  8. Temuan Bayi di Jati Pulo, Dina Berhasil Bohongi Warga Satu RW

  9. Mahasiswanya Berniat 'Membayar' karena Dapat Nilai E, Jawaban Dosen ini Menohok

  10. PM Lebanon Resmi Mundur, Akui Ledakan Disebabkan 'Hasil Korupsi'

fokus

Tokopedia Dorong Digitalisasi UMKM dan Inklusi Keuangan
UMKM Pahlawan Ekonomi
Strategi UMKM Berjaya di New Normal

kolom

Image
Dr. Made Saihu

Dakwah sebagai Jalan Hidup

Image
DR. ABDUL MUID N., MA

Menimbang Qiraa’ah Mubadalah untuk Kesetaraan Gender

Image
Achsanul Qosasi

Gerakan ABCD untuk Pemulihan Ekonomi

Image
UJANG KOMARUDIN

Demokrasi dalam Genggaman Oligarki

Wawancara

Image
Video

VIDEO Menristek Bambang Brodjonegoro Buka Bukaan | Siapkan 250 Juta Vaksin Covid-19 Dalam Setahun

Image
News

Menristek Bambang Brodjonegoro Buka Bukaan Siapkan 250 Juta Vaksin, Bisa Digunakan Pertengahan 2021

Image
Ekonomi

Eksklusif Memulihkan Perekonomian Desa dengan Digitalisasi dan Menggerakkan Anak Muda

Sosok

Image
Iptek

Lebih Dekat dengan Addison Rae Easterling, Dancer TikTok Paling Tajir Sejagad

Image
News

Usaha tak Khianati Hasil, Kisah Fredy Napitupulu, Pengusaha Muda Sukses Pemilik Stanbrain

Image
Ekonomi

6 Fakta Menarik Sumber Kekayaan Jerinx SID, Bisnis Clothing hingga Brand Ambassador Berbagai Produk