image
Login / Sign Up

Jangan Heran! Ternyata Ini yang Melatarbelakangi Orang Tajir Pilih Hidup Sederhana

Andi Syafriadi

Image

Ilustrasi miliarder | IMCNEWS.ID

AKURAT.CO Kamu mungkin enggak akan percaya sama hal ini. Tapi beberapa Orang sukses dan kaya, justru ada yang punya gaya hidup irit seirit-iritnya.

Mereka enggak makan di restoran mahal. Setiap kali ada barang yang ingin dibeli selalu ditawar. Atribut yang ia pakai juga kadang enggak selalu branded. Dan semua itu fakta.

Seenggaknya, hal ini mematahkan anggapan awal kita terhadap Orang-Orang sukses. Dulu kita menganggap bahwa setiap Orang yang bekerja keras dan sukses jadi konglomerat, pasti gaya hidupnya turut berubah. Entah pakaiannya, kendaraannya, rumahnya, gadget-nya, pacar-pacarnya, semua jadi lebih bergengsi.

baca juga:

Pandangan ini lantas dipertegas dengan berbagai kisah yang kita tonton di sinetron. Digambarkan bahwa semua Orang kaya itu pasti sombong, gengsian, belagu, pamer belanja, dan lain-lain. Padahal enggak semua seperti itu. Malahan banyak Orang yang sebenarnya enggak kaya-kaya amat tapi memaksakan diri tampil superkaya.

Kita semua tahu bahwa tidak semua Orang kaya seperti itu. Tidak semua Orang kaya berperilaku konsumtif atau hedonistis.

Dengan alasan bermacam-macam, tetap ada pengusaha besar yang lebih suka menjalani hidup sederhana, walau kekayaan mereka sudah taraf lintas negara. Malahan banyak kok di antara mereka yang iritnya ampun-ampunan.

Ambil contoh Ingvar Kamprad, sang pendiri IKEA. Seperti kita tahu, ia bangun IKEA sejak usianya baru 17 tahun. Sekarang investasinya sudah di mana-mana, termasuk Indonesia.

Dilansir dari laman therichest, Ingvar memang sangat tertarik dalam bisnis. Pas masih kecil, ia sudah sering cari cuan. Misalnya saat ia beli tiket pertandingan di Stockholm dengan harga murah, ia lalu kembali ke kotanya dan menjual dengan harga yang lebih tinggi.

"Begitulah cara ia meraih laba pertamanya," demikian ditulis therichest.

Sifat pebisnis dan irit Ingvar ini masih nempel banget sampai usianya sudah kepala 9. Meski punya kekayaan triliunan Rupiah, ia sering makan di restoran murah. Ia juga sering menawar harga barang di pasar tradisional, dan terbang dengan pesawat kelas ekonomi.

Warren Buffett, salah satu Orang terkaya lainnya juga masih tinggal di rumah yang ia beli pada 1958. Pilihan sarapannya adalah McDonald's, bukan restoran yang harus booking dari sebulan yang lalu.

Mantan walikota New York City sekaligus Orang terkaya kesembilan di dunia, Michael Bloomberg pun ternyata punya catatan penghematan luar biasa. Dia dilaporkan mengenakan dua pasang sepatu hitam yang sama untuk bekerja lebih dari 10 tahun. Menurutnya, jika masih bisa diperbaiki, mengapa harus membuang uang untuk mendapatkan barang yang baru?

Begitu pula dengan Mark Zuckerberg. Ia selalu ingin tampil sederhana dan hidup biasa-biasa saja. Baginya, foya-foya tak pernah ada dalam rencananya.

Dari mereka setidaknya kita bisa belajar bahwa ketika penghasilan kita bertambah, pengeluaran tidak harus bertambah. Malah jika kita bisa menjaga pengeluaran saat penghasilan naik, niscaya akan mendatangkan kesuksesan di kemudian hari.

Duitnya kan bisa untuk tabungan pensiun, biaya pendidikan anak, dana darurat, investasi, dan lain-lain. Dan kita enggak tahu, apa yang bakal terjadi di masa depan nanti.

Lalu apa alasan Orang-Orang kaya ini tetap hidup sederhana? Dilansir dari laman bankrate, Dosen University of Georgia dan penulis buku laris The Millionaire Next Door, Thomas Stanley, pernah mengungkapkan setidaknya ada tiga alasan di balik kebiasaan hidup sederhana para miliarder ini.

Pertama, mereka dibesarkan di lingkungan yang sederhana. Kebiasaan hemat dan anti menghambur-hamburkan uang para miliarder ini sudah terbiasa sejak kecil. Biasanya, mereka dididik untuk bisa bijak membelanjakan uang.

Kedua, mereka mengerti arti kekayaan. Punya banyak harta tidak berarti menjadikan kita seorang Orang kaya. Stanley menjelaskan, miliarder ini tahu betul kekayaan jumlah besar yang didapat tidak akan bertahan lama apabila dihambur-hamburkan percuma.

Ketiga, dipengaruhi lingkungan pekerjaan. Menurut Stanley, Orang kaya yang cenderung hidup sederhana biasanya berasal dari kalangan pendidik, insinyur, pemilik bisnis kecil, hingga pengusaha agribisnis. Kebiasaan untuk berhemat ini datang dari budaya kerja mereka.

Nah, yuk mulai irit. Mulailah ubah mindset kita terhadap uang. Atur dan buat rencana keuangan demi tercapainya tujuan. Sisihkan investasi sejak awal, bukan sebaliknya. []

Editor: Prabawati Sriningrum

berita terkait

Image

rahmah

Apa Saja Sih yang Tidak Boleh Kita Lakukan Pada Orang Tua?

Image

News

Zona Hijau dan Kuning Bisa Sekolah Tatap Muka Asal Izin Orang Tua, Ferdinand: Saya Menolak!

Image

Ekonomi

Liburan Akhir Pekan Gak Perlu Mahal, Simak Nih Tipsnya!

Image

Ekonomi

Serupa Tapi Tak Sama, Kuy Kepoin Beda Alfamart dan Indomaret!

Image

Hiburan

Rawat 6 Bayi dari Keluarga Tak Mampu, 5 Fakta Menarik Monica Soraya Sang Ketua Umum Bidadari Indonesia

Image

Gaya Hidup

Tokopedia

Dua Kreator Lokal Tokopedia Dorong Kreativitas Anak

Image

Ekonomi

Ternyata Ini Alasan Kenapa Orang Tionghoa Jago Dalam Berbisnis!

Image

Ekonomi

Minta Waktu untuk Ganti Rugi ke Klien, Bos Jouska: Saya Memohon Maaf!

Image

Ekonomi

Pandemi COVID-19 Bikin Kekayaan Juragan Teknologi Dunia Kian Meroket

komentar

Image

0 komentar

terkini

Image
Ekonomi

5 Tips Atasi Rasa Takut Untuk Memulai Bisnis!

Jangan biarkan rasa takut menghalangi langkah Anda dalam membangun bisnis.

Image
Ekonomi

Berlindung dari Utang Selama Pandemi, Terapkan 5 Jurus Ini!

Utang sendiri bukanlah sesuatu yang buruk asal kemampuan Anda membayar utang tercatat lancar.

Image
Ekonomi

Anak Usaha Pelindo III Buka Lowongan Kerja Agustus 2020 di 5 Posisi, Tertarik?

PT Pelindo Daya Sejahtera yang merupakan anak usaha PT Pelindo III membuka lowongan kerja.

Image
Ekonomi

Katanya 7 Daftar Pekerjaan Ini Aman Saat Resesi!

Indonesia katanya tak luput juga dari ancaman resesi.

Image
Ekonomi

Progres Tol Semarang-Demak Seksi II Capai 10,56 Persen

Perkembangan pembangunan fisik proyek Tol Semarang-Demak Seksi II kini sudah mencapai 10,56 persen.

Image
Ekonomi
Wabah Corona

3 Fase Untuk Rangsang Pemulihan Ekonomi Bagi UMKM

Pentingnya gotong royong dan kolaborasi untuk memulihkan bisnis para pelaku UMKM dari pandemi COVID-19.

Image
Ekonomi

Presiden: Strategi Penanganan COVID-19 Cakup Wilayah Kecil Agar Ekonomi Tidak Terganggu Banyak

Presiden Joko Widodo mengatakan perlunya strategi penanganan dalam cakupan wilayah yang kecil.

Image
Ekonomi

Kuy Santuy Sembari Belajar Keuangan, Pantengin 5 Rekomendasi Serial Netflix Ini!

Imbauan untuk beraktivitas di dalam rumah mulai dari bekerja sampai belajar membuat orang tidak banyak memiliki cara untuk menghibur diri.

Image
Ekonomi
Wabah Corona

Perusahaan Pembiayaan Ini Pilih Beri Promo Bunga Rendah Hingga 0% di Tengah COVID-19

Program promosi dengan bunga rendah hingga 0% ini berlaku selama Agustus 2020.

Image
Ekonomi
Wabah Corona

Unilever Indonesia Gairahkan 150 Ribu UMKM Rentan Terdampak COVID-19

Semangat gotong royong dan kolaborasi antara pihak pemerintah dengan sektor swasta untuk membangkitkan UMKM.

terpopuler

  1. RSUP Fatmawati Diminta Tes Usap Tenaga Medisnya

  2. Seorang Dokter dan 19 Perawat di RSUP Fatmawati Diduga Positif Covid-19

  3. Isu Afgan Penyuka Sesama Jenis Mencuat Lagi, Kok Bisa?

  4. Tegang saat Akan Tes Swab, Ibu Ini Remas Bagian Intim Petugas Kesehatan

  5. 5 Fakta Unik Ultah ke-33 Arema, ASN Wajib Beratribut Arema

  6. BPJS Ketenagakerjaan Masih Kumpulkan Rekening Calon Penerima Subsidi Upah

  7. Temuan Bayi di Jati Pulo, Dina Berhasil Bohongi Warga Satu RW

  8. Ngarep Bantuan Rp600 Ribu dari Pemerintah, Begini Caranya!

  9. Mahasiswanya Berniat 'Membayar' karena Dapat Nilai E, Jawaban Dosen ini Menohok

  10. PM Lebanon Resmi Mundur, Akui Ledakan Disebabkan 'Hasil Korupsi'

fokus

Tokopedia Dorong Digitalisasi UMKM dan Inklusi Keuangan
UMKM Pahlawan Ekonomi
Strategi UMKM Berjaya di New Normal

kolom

Image
Dr. Made Saihu

Dakwah sebagai Jalan Hidup

Image
DR. ABDUL MUID N., MA

Menimbang Qiraa’ah Mubadalah untuk Kesetaraan Gender

Image
Achsanul Qosasi

Gerakan ABCD untuk Pemulihan Ekonomi

Image
UJANG KOMARUDIN

Demokrasi dalam Genggaman Oligarki

Wawancara

Image
Video

VIDEO Menristek Bambang Brodjonegoro Buka Bukaan | Siapkan 250 Juta Vaksin Covid-19 Dalam Setahun

Image
News

Menristek Bambang Brodjonegoro Buka Bukaan Siapkan 250 Juta Vaksin, Bisa Digunakan Pertengahan 2021

Image
Ekonomi

Eksklusif Memulihkan Perekonomian Desa dengan Digitalisasi dan Menggerakkan Anak Muda

Sosok

Image
Iptek

Lebih Dekat dengan Addison Rae Easterling, Dancer TikTok Paling Tajir Sejagad

Image
News

Usaha tak Khianati Hasil, Kisah Fredy Napitupulu, Pengusaha Muda Sukses Pemilik Stanbrain

Image
Ekonomi

6 Fakta Menarik Sumber Kekayaan Jerinx SID, Bisnis Clothing hingga Brand Ambassador Berbagai Produk