image
Login / Sign Up

Kisah Pelaku Usaha Mikro yang Kembali Bangkit Berkat Program PEN

Andi Syafriadi

Image

Para pekerja saat mengolah kacang kedelai yang akan dijadikan tempe mentah di pabrik rumahan kawasan Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, Senin (10/9/2018). Menguatnya dolar Amerika Serikat (AS) terhadap rupiah membuat harga kedelai mengalami kenaikan. Menurut para pembuat tempe harga kedelai yang mereka beli sebelumnya Rp770 ribu perkwintal menjadi 850 ribu perkwintal, namun harga jual tempe yang mereka produksi tidak mereka naikan, masih sama dengan harga Rp5.000 perbatang. Hal ini dilakukan untuk menjaga konsumen agar mereka tidak pindah membeli tempe ke pabrik lain. | AKURAT.CO/Sopian

AKURAT.CO Ujang Mulyana, seorang pelaku usaha mikro, kini bisa bernafas lega. Pasalnya, usaha kecil-kecilan miliknya sudah mulai bergerak lagi setelah mendapat sentuhan program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) melalui Bank BRI.

Ujang yang memiliki usaha warung sembako, pecel ayam, dan kantin sekolah mengaku, sejak wabah virus COVID-19 usahanya menukik tajam. Termasuk kantin sekolah, karena sekolahnya tutup sudah lima bulan.

"Saya sampai tidak bisa membayar karyawan sebanyak dua orang," tukas Ujang pada acara update PEN KUMKM di kantor Kementerian Koperasi dan UKM, Jakarta, kemarin.

baca juga:

Bahkan, lanjut Ujang, modal usahanya terpakai untuk menutup kebutuhan sehari-sehari keluarganya.

Di tengah kebingungan itu, Ujang pun mendatangi Bank BRI dengan tujuan mendapat solusi atas kelangsungan usahanya yang nyaris bangkrut. "Alhamdulillah, di Bank BRI saya diterima baik dan diarahkan untuk mendapat produk bantuan tambahan modal melalui Kumpedes Bangkit," kata Ujang.

Dengan tambahan modal sebesar Rp25 juta, usaha Ujang pun perlahan mulai bergerak lagi. "Yang belum jalan lagi adalah kantin sekolah, karena sekolah masih ditutup," tukas Ujang.

Hal serupa dialami Slamet, perajin tempe warga Kebayoran Lama, Jakarta Selatan. "Usaha tempe saya drop drastis karena para pelanggan saya banyak yang pulang kampung karena COVID-19. Mayoritas pelanggan saya pedagang warung makan," ucap Slamet yang sudah memproduksi tempe selama 10 tahun.

Saat usaha meningkat, Slamet pernah mendapat KUR Mikro dari Bank BRI sebesar Rp25 juta. "Namun, sejak Maret 2020 usaha saya mulai lesu," ujar Slamet.

Ketika iklim usaha pada Juli 2020 mulai bergerak, Slamet pun mendapat tambahan modal dari Bank BRI sebesar Rp35 juta, bagian dari program stimulus dari pemerintah. "Saya sangat terbantu, karena tambahan modal tersebut saya pakai untuk membeli bahan baku kedelai," kata Slamet.

Slamet pun berharap kondisi seperti ini bisa segera pulih, agar usahanya bisa kembali berjalan normal. "Saya biasa memproduksi tempe sebanyak satu kwintal per hari. Mudah-mudahan, usaha saya bisa kembali normal," jelasnya.

Sementara itu, Kepala Divisi Bisnis Mikro Bank BRI Made Antara Jaya menjelaskan bahwa pihaknya sudah melakukan survei lapangan mengenai debitur (khususnya KUR Mikro) yang masih berjalan pada periode April-Mei 2020 namun kekurangan modal.

"Untuk itu, Bank BRI hadir dengan tujuan jangan sampai usaha mereka yang masih memiliki prospek bagus menjadi tenggelam," jelas Made.

Di Bank BRI, lanjut Made, ada produk yang dinamakan Kumpedes Bangkit, dengan maksimal kredit Rp25 juta, atau 20 persen dari plafon kredit yang sudah didapat sebelumnya. "Ibaratnya, mereka sudah memiliki piring, gelas, dan sendok, Bank BRI menambah dagingnya untuk diolah," papar Made.

Made menambahkan, Bank BRI sudah melakukan empat langkah dalam program PEN untuk UMKM. Pertama, program restrukturisasi debitur terdampak COVID-19 yang per Juni 2020 sudah menyalurkan sebesar Rp176,01 triliun atau 26 persen dari total portofolio. Dengan total debitur sebanyak 2,8 juta pelaku usaha.

Rinciannya, untuk usaha mikro sebanyak 1,39 juta orang dengan outstanding Rp64 triliun. Sementara untuk yang KUR (ritel dan kecil) sebanyak 1,371 juta orang dengan outstanding Rp24,3 triliun.

"Artinya, Rp88 triliun lebih dari total Rp176,01 triliun dinikmati UMKM dan debitur KUR", ungkap Made.

Langkah kedua yang sudah dilakukan Bank BRI adalah stimulus subsidi bunga KUR dan non KUR. Ketiga, implementasi dari PMK 70 tentang penempatan uang negara di bank-bank Himbara dengan Bank BRI mendapat sebesar Rp10 triliun.

"Dalam satu bulan, kita sudah menyalurkan sebesar Rp24 triliun, atau 240 persen untuk 565 ribu debitur," kata Made.

Rinciannya, untuk usaha mikro sebesar Rp18 triliun dan untuk usaha kecil Rp4,8 triliun.

Keempat, lanjut Made, menjalankan program kredit Kumpedes Bangkit dan KMK Tangguh, dengan bunga dan persyaratan yang mudah dan ringan. "Kami menambah modal bagi pelaku usaha mikro dan kecil yang terkena dampak COVID-19, namun tidak parah alias masih ada nafas usahanya. Jangan sampai mereka terpuruk," tukas Made.

Dalam kesempatan yang sama, Sekretaris Kementerian Koperasi dan UKM Rully Indrawan mengatakan, Presiden Jokowi sudah menetapkan Perpres Nomor 82 Tahun 2020 tentang Komite Penanganan COVID-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional yang ditandatangani pada 20 Juli 2020.

Komite kebijakan itu, lanjut Rully, memiliki tugas yang di antaranya adalah menyusun rekomendasi kebijakan strategis kepada Presiden RI dalam rangka percepatan penanganan COVID-19 serta pemulihan perekonomian dan transformasi ekonomi nasional.

"Selain mengintegrasikan dan menetapkan langkah-langkah pelaksanaan kebijakan strategis tersebut, juga melakukan monitoring dan evaluasi pelaksanaan kebijakan itu dalam rangka percepatan penanganan COVID-19," papar Rully.

Rully juga mengungkapkan bahwa dalam waktu dekat Presiden Jokowi akan meluncurkan program bantuan modal untuk usaha mikro.

"Bantuan ini khusus untuk pelaku usaha mikro yang belum memiliki akses ke perbankan atau belum bankable," pungkas Rully. []

Editor: Dhera Arizona Pratiwi

berita terkait

Image

Hiburan

Bikin Ngakak, Begini Jadinya Kalau Lomba Makan Krupuk di Tengah Pandemi

Image

News

FOTO Dewan Pers Gelar Swab Test untuk Wartawan

Image

Ekonomi

Mantan Menkeu Sebut Belanja Pemerintah Berupa Bansos Jadi Kunci Pemulihan Ekonomi RI

Image

News

Bawa Kabur Gadis 14 Tahun ke Sukabumi, Wawan Diburu Polisi

Image

News

DPR RI

DPR Dorong Pemerintah Fokus Perhatikan Sektor UMKM

Image

News

Dituduh Menghina Nabi Muhammad, Penyanyi Nigeria Dihukum Gantung

Image

News

FOTO Polisi Filipina Gelar Patroli Wajib Masker di Pasar

Image

Ekonomi

5 Tips Atasi Rasa Takut Untuk Memulai Bisnis!

Image

News

Wabah Corona

Ahli Kesehatan Sebut Salat Jemaah di Hagia Sophia Picu Kasus Baru COVID-19

komentar

Image

0 komentar

terkini

Image
Ekonomi

Mantan Menkeu Sebut Belanja Pemerintah Berupa Bansos Jadi Kunci Pemulihan Ekonomi RI

Ia menerangkan, dalam situasi seperti ini ketika konsumsi rumah tangga dan investasi anjlok, maka belanja pemerintah jadi kunci

Image
Ekonomi

5 Tips Atasi Rasa Takut Untuk Memulai Bisnis!

Jangan biarkan rasa takut menghalangi langkah Anda dalam membangun bisnis.

Image
Ekonomi

Berlindung dari Utang Selama Pandemi, Terapkan 5 Jurus Ini!

Utang sendiri bukanlah sesuatu yang buruk asal kemampuan Anda membayar utang tercatat lancar.

Image
Ekonomi

Anak Usaha Pelindo III Buka Lowongan Kerja Agustus 2020 di 5 Posisi, Tertarik?

PT Pelindo Daya Sejahtera yang merupakan anak usaha PT Pelindo III membuka lowongan kerja.

Image
Ekonomi

Katanya 7 Daftar Pekerjaan Ini Aman Saat Resesi!

Indonesia katanya tak luput juga dari ancaman resesi.

Image
Ekonomi

Progres Tol Semarang-Demak Seksi II Capai 10,56 Persen

Perkembangan pembangunan fisik proyek Tol Semarang-Demak Seksi II kini sudah mencapai 10,56 persen.

Image
Ekonomi
Wabah Corona

3 Fase Untuk Rangsang Pemulihan Ekonomi Bagi UMKM

Pentingnya gotong royong dan kolaborasi untuk memulihkan bisnis para pelaku UMKM dari pandemi COVID-19.

Image
Ekonomi

Presiden: Strategi Penanganan COVID-19 Cakup Wilayah Kecil Agar Ekonomi Tidak Terganggu Banyak

Presiden Joko Widodo mengatakan perlunya strategi penanganan dalam cakupan wilayah yang kecil.

Image
Ekonomi

Kuy Santuy Sembari Belajar Keuangan, Pantengin 5 Rekomendasi Serial Netflix Ini!

Imbauan untuk beraktivitas di dalam rumah mulai dari bekerja sampai belajar membuat orang tidak banyak memiliki cara untuk menghibur diri.

Image
Ekonomi
Wabah Corona

Perusahaan Pembiayaan Ini Pilih Beri Promo Bunga Rendah Hingga 0% di Tengah COVID-19

Program promosi dengan bunga rendah hingga 0% ini berlaku selama Agustus 2020.

terpopuler

  1. RSUP Fatmawati Diminta Tes Usap Tenaga Medisnya

  2. Seorang Dokter dan 19 Perawat di RSUP Fatmawati Diduga Positif Covid-19

  3. Isu Afgan Penyuka Sesama Jenis Mencuat Lagi, Kok Bisa?

  4. Tegang saat Akan Tes Swab, Ibu Ini Remas Bagian Intim Petugas Kesehatan

  5. 5 Fakta Unik Ultah ke-33 Arema, ASN Wajib Beratribut Arema

  6. BPJS Ketenagakerjaan Masih Kumpulkan Rekening Calon Penerima Subsidi Upah

  7. Ngarep Bantuan Rp600 Ribu dari Pemerintah, Begini Caranya!

  8. Temuan Bayi di Jati Pulo, Dina Berhasil Bohongi Warga Satu RW

  9. Mahasiswanya Berniat 'Membayar' karena Dapat Nilai E, Jawaban Dosen ini Menohok

  10. PM Lebanon Resmi Mundur, Akui Ledakan Disebabkan 'Hasil Korupsi'

fokus

Tokopedia Dorong Digitalisasi UMKM dan Inklusi Keuangan
UMKM Pahlawan Ekonomi
Strategi UMKM Berjaya di New Normal

kolom

Image
Dr. Made Saihu

Dakwah sebagai Jalan Hidup

Image
DR. ABDUL MUID N., MA

Menimbang Qiraa’ah Mubadalah untuk Kesetaraan Gender

Image
Achsanul Qosasi

Gerakan ABCD untuk Pemulihan Ekonomi

Image
UJANG KOMARUDIN

Demokrasi dalam Genggaman Oligarki

Wawancara

Image
Video

VIDEO Menristek Bambang Brodjonegoro Buka Bukaan | Siapkan 250 Juta Vaksin Covid-19 Dalam Setahun

Image
News

Menristek Bambang Brodjonegoro Buka Bukaan Siapkan 250 Juta Vaksin, Bisa Digunakan Pertengahan 2021

Image
Ekonomi

Eksklusif Memulihkan Perekonomian Desa dengan Digitalisasi dan Menggerakkan Anak Muda

Sosok

Image
Iptek

Lebih Dekat dengan Addison Rae Easterling, Dancer TikTok Paling Tajir Sejagad

Image
News

Usaha tak Khianati Hasil, Kisah Fredy Napitupulu, Pengusaha Muda Sukses Pemilik Stanbrain

Image
Ekonomi

6 Fakta Menarik Sumber Kekayaan Jerinx SID, Bisnis Clothing hingga Brand Ambassador Berbagai Produk