image
Login / Sign Up

Sektor Properti Diyakini Bakal Bantu Pemulihan Ekonomi Nasional

Dhera Arizona Pratiwi

Image

Ilustrasi Properti Murah | 99.CO

AKURAT.CO Kolaborasi berbagai entitas keuangan dan perumahan diyakini dapat mengakselerasi Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) yang saat ini menjadi fokus pemerintah untuk menggerakkan ekonomi dalam negeri. Hal ini mengingat potensi dan daya ungkit dari dua sektor tersebut sangat besar terhadap perekonomian nasional.

Wakil Menteri Keuangan Republik Indonesia Suahasil Nazara mengatakan program PEN merupakan bagian dari kebijakan luar biasa yang ditempuh pemerintah untuk memitigasi dampak pandemi COVID-19. Terutama, lanjutnya, dampak terhadap ekonomi yang mengalami penurunan tajam akibat virus tersebut.

PEN, tambah Suahasil, juga digelontorkan untuk industri perumahan mengingat dampak lanjutan yang besar dari akselerasi di sektor tersebut.

baca juga:

“Untuk itu, Sektor Perumahan perlu terus melakukan terobosan dan instrumen baru karena sektor ini punya multiplier effect ke 170 industri lainnya. Kami harapkan dengan upaya tersebut dapat meningkatkan permintaan dari sektor lain sehingga mendorong pemulihan ekonomi,” jelas Suahasil dalam Webinar bertajuk Sinergi untuk Percepatan Pemulihan Sektor Perumahan di Jakarta, Rabu (29/7/2020).

Direktur Jenderal Pembiayaan Infrastruktur Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Eko D Heripoerwanto menjelaskan pihaknya telah menggelontorkan berbagai skema Kredit Pemilikan Rumah (KPR) Bersubsidi. Di antaranya yakni Subsidi Selisih Bunga (SSB), Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP), dan Bantuan Pembiayaan Perumahan Berbasis Tabungan (BP2BT). Skema tersebut diberikan untuk mendongkrak industri perumahan subsidi di Tanah Air.

“Kami meyakini langkah strategis tersebut akan mempercepat pemulihan Sektor Perumahan yang juga akan berpengaruh pada ekonomi nasional,” kata Eko.

Hingga kini, pemerintah memang telah memberikan berbagai stimulus untuk mendongkrak Sektor Perumahan. Stimulus tersebut diberikan untuk menggarap angka backlog perumahan di Indonesia sekaligus mengakselerasi program PEN.

Direktur Utama PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk Pahala Nugraha Mansury menjelaskan sebagai salah satu entitas perbankan dalam ekosistem perumahan ini, adanya keberpihakan pemerintah mulai dari aturan hingga penempatan dana negara menjadi angin yang segar.

Kredit yang dialirkan Bank BTN, tutur Pahala, juga memiliki dampak ekonomi jangka panjang. Sebab, kredit tersebut akan menjadi tempat tinggal yang dapat meningkatkan kualitas hidup masyarakat. Tidak hanya itu, kredit yang disalurkan ke Sektor Perumahan pun akan memberikan multiplier effect terhadap sekitar 177 subsektor industri lainnya.

Menurut Pahala, Bank BTN sendiri tercatat telah menerima dana negara sebesar Rp5 triliun pada medio Juni 2020. Pahala memprediksi seluruh dana negara yang telah ditempatkan pemerintah tersebut akan terserap habis pada akhir Juli 2020. “Kami meyakini perseroan bisa menyalurkan total kredit sebesar Rp15 triliun dari dana negara tersebut sebelum akhir September 2020,” kata Pahala.

Pahala melanjutkan hingga kini Sektor Perumahan di Tanah Air baru memberikan kontribusi terhadap PDB Nasional sebesar 2,77 persen. Posisi tersebut jauh di bawah kontribusi Properti di negara kawasan Asean lainnya yang berkisar 8 persen-23 persen.

“Sehingga kami berkomitmen akan terus mendukung pengembangan Sektor Perumahan. Apalagi di masa pandemi ini, rumah menjadi tempat berlindung paling aman bagi masyarakat Indonesia,” kata Pahala.

Dalam kesempatan yang sama, PT Sarana Multigriya Finansial (Persero) menyampaikan akan mendukung penyediaan likuiditas bagi pembiayaan kepemilikan rumah. “Sepanjang Semester I tahun 2020 SMF telah berhasil menyalurkan pinjaman kepada penyalur KPR sebesar Rp4,2 triliun,” jelas Direktur Utama SMF Ananta Wiyogo.

Lebih lanjut Ananta juga menuturkan bahwa SMF sebagai BUMN di bawah Kementerian Keuangan yang mengemban tugas sebagai SMV yang membangun dan mengembangkan Pasar Pembiayaan Sekunder Perumahan tengah memeprkuat perannya. Sebagai SMV, SMF aktif dalam merealisasikan Program Penurunan Beban Fiskal.

Program Penurunan Beban Fiskal direalisasikan melalui pemberian dukungan kepada Pemerintah dalam program KPR FLPP. SMF berperan dalam mengurangi beban fiskal Pemerintah dengan membiayai porsi 25 persen pendanaan KPR FLPP, sehingga Pemerintah hanya menyediakan 75 persen dari total pendanaan FLPP dari semula yang sebesar 90 persen.

Senada dengan SMF, Direktur Utama PT Semen Indonesia (Persero) Tbk Hendi Prio Santoso pun mengatakan pihaknya juga telah memberikan solusi One-Day-One-Home untuk mengefisiensikan proses pengerjaan dinding. Semen Indonesia pun menghadirkan platform digital bertajuk Sobat Bangun untuk memotivasi milenial memiliki rumah sendiri.

“Kami berupaya membantu para stakeholders untuk menjawab tantangan kebutuhan pembangunan rumah,” ujar Hendi.

Meski solusi sudah banyak dilakukan untuk mendorong sektor Properti bergerak, masih ada hambatan yang mengganggu pertumbuhan Sektor Perumahan dan industri turunannya di Indonesia. Ketidakpastian perekonomian global akibat perang dagang hingga dampak dari penyebaran COVID-19 membuat pertumbuhan sektor ini tidak maksimal.

Para pelaku di segmen industri perumahan juga mengungkapkan COVID-19 menghantam sektor Properti. Pendapatan bisnis sektor Properti di era New Normal bahkan hanya mencapai 50 persen dari masa normal.

Hal ini disampaikan Ketua Umum DPP Real Estate Indonesia (REI) Totok Lusida. Menurutnya, hanya sektor rumah subsidi saja yang masih bergerak dan mendapat stimulus pemerintah. Sebaliknya, sektor non-subsidi, menurut Totok, perlu mendapatkan relaksasi mengingat kewajiban para pengembang tetap dijalankan.

“Kami berharap pemerintah dapat menerapkan kebijakan yang extraordinary khususnya bagi sektor Properti. Beberapa relaksasi yang diperlukan untuk sektor perbankan, tenaga kerja, pajak, retribusi, perizinan, dan energi,” jelas Totok.

Sejalan, Ketua DPP Asosiasi Pengembang Perumahan dan Pemukiman Seluruh Indonesia (Apersi) Junaidi Abdillah menuturkan industri perumahan menciptakan lapangan kerja padat karya. “Sehingga kami perlu kepastian berusaha di industri Properti terutama di era New Normal ini,” sambungnya.

Selain kepastian berusaha, penurunan daya beli masyarakat sebagai dampak dari penyebaran COVID-19 pun menghantui sektor industri perumahan. “Sebagai pelaku usaha, kami perlu mitigasi bersama sehingga beban finansial yang timbul akibat pandemi ini dapat ditanggung bersama oleh pihak terkait di ekosistem perumahan,” ujar Ketua Umum Himpunan Pengembang Pemukiman dan Perumahan Rakyat (Himpera) Harry Endang K.

Endang melanjutkan meski berbagai tantangan tersebut menekan pertumbuhan industri perumahan, namun optimisme Sektor Perumahan dapat mendongkrak PEN tetap menyala. “Sebab masih banyak peluang dari sektor ini yang mampu memberikan dampak berlipat bagi ekonomi Indonesia,” pungkasnya. []

Editor: Denny Iswanto

berita terkait

Image

News

FOTO Polisi Filipina Gelar Patroli Wajib Masker di Pasar

Image

Ekonomi

5 Tips Atasi Rasa Takut Untuk Memulai Bisnis!

Image

News

Wabah Corona

Ahli Kesehatan Sebut Salat Jemaah di Hagia Sophia Picu Kasus Baru COVID-19

Image

Ekonomi

Berlindung dari Utang Selama Pandemi, Terapkan 5 Jurus Ini!

Image

News

FOTO Museum Lilin di Meksiko Dibuka Kembali

Image

News

Nadiem Makarim: Meski Sekolah Sudah Tatap Muka Tapi Hanya 50 Persen Diikuti Siswa

Image

News

Wabah Corona

FOTO Vaksin COVID-19 dari Rusia

Image

Ekonomi

Presiden: Strategi Penanganan COVID-19 Cakup Wilayah Kecil Agar Ekonomi Tidak Terganggu Banyak

Image

News

Rugikan Negara Rp2,7 Triliun, Polisi Didesak Tangkap Pelaku Utama Pemalsuan Label SNI

komentar

Image

0 komentar

terkini

Image
Ekonomi

5 Tips Atasi Rasa Takut Untuk Memulai Bisnis!

Jangan biarkan rasa takut menghalangi langkah Anda dalam membangun bisnis.

Image
Ekonomi

Berlindung dari Utang Selama Pandemi, Terapkan 5 Jurus Ini!

Utang sendiri bukanlah sesuatu yang buruk asal kemampuan Anda membayar utang tercatat lancar.

Image
Ekonomi

Anak Usaha Pelindo III Buka Lowongan Kerja Agustus 2020 di 5 Posisi, Tertarik?

PT Pelindo Daya Sejahtera yang merupakan anak usaha PT Pelindo III membuka lowongan kerja.

Image
Ekonomi

Katanya 7 Daftar Pekerjaan Ini Aman Saat Resesi!

Indonesia katanya tak luput juga dari ancaman resesi.

Image
Ekonomi

Progres Tol Semarang-Demak Seksi II Capai 10,56 Persen

Perkembangan pembangunan fisik proyek Tol Semarang-Demak Seksi II kini sudah mencapai 10,56 persen.

Image
Ekonomi
Wabah Corona

3 Fase Untuk Rangsang Pemulihan Ekonomi Bagi UMKM

Pentingnya gotong royong dan kolaborasi untuk memulihkan bisnis para pelaku UMKM dari pandemi COVID-19.

Image
Ekonomi

Presiden: Strategi Penanganan COVID-19 Cakup Wilayah Kecil Agar Ekonomi Tidak Terganggu Banyak

Presiden Joko Widodo mengatakan perlunya strategi penanganan dalam cakupan wilayah yang kecil.

Image
Ekonomi

Kuy Santuy Sembari Belajar Keuangan, Pantengin 5 Rekomendasi Serial Netflix Ini!

Imbauan untuk beraktivitas di dalam rumah mulai dari bekerja sampai belajar membuat orang tidak banyak memiliki cara untuk menghibur diri.

Image
Ekonomi
Wabah Corona

Perusahaan Pembiayaan Ini Pilih Beri Promo Bunga Rendah Hingga 0% di Tengah COVID-19

Program promosi dengan bunga rendah hingga 0% ini berlaku selama Agustus 2020.

Image
Ekonomi
Wabah Corona

Unilever Indonesia Gairahkan 150 Ribu UMKM Rentan Terdampak COVID-19

Semangat gotong royong dan kolaborasi antara pihak pemerintah dengan sektor swasta untuk membangkitkan UMKM.

terpopuler

  1. RSUP Fatmawati Diminta Tes Usap Tenaga Medisnya

  2. Seorang Dokter dan 19 Perawat di RSUP Fatmawati Diduga Positif Covid-19

  3. Isu Afgan Penyuka Sesama Jenis Mencuat Lagi, Kok Bisa?

  4. Tegang saat Akan Tes Swab, Ibu Ini Remas Bagian Intim Petugas Kesehatan

  5. 5 Fakta Unik Ultah ke-33 Arema, ASN Wajib Beratribut Arema

  6. BPJS Ketenagakerjaan Masih Kumpulkan Rekening Calon Penerima Subsidi Upah

  7. Temuan Bayi di Jati Pulo, Dina Berhasil Bohongi Warga Satu RW

  8. Ngarep Bantuan Rp600 Ribu dari Pemerintah, Begini Caranya!

  9. Mahasiswanya Berniat 'Membayar' karena Dapat Nilai E, Jawaban Dosen ini Menohok

  10. PM Lebanon Resmi Mundur, Akui Ledakan Disebabkan 'Hasil Korupsi'

fokus

Tokopedia Dorong Digitalisasi UMKM dan Inklusi Keuangan
UMKM Pahlawan Ekonomi
Strategi UMKM Berjaya di New Normal

kolom

Image
Dr. Made Saihu

Dakwah sebagai Jalan Hidup

Image
DR. ABDUL MUID N., MA

Menimbang Qiraa’ah Mubadalah untuk Kesetaraan Gender

Image
Achsanul Qosasi

Gerakan ABCD untuk Pemulihan Ekonomi

Image
UJANG KOMARUDIN

Demokrasi dalam Genggaman Oligarki

Wawancara

Image
Video

VIDEO Menristek Bambang Brodjonegoro Buka Bukaan | Siapkan 250 Juta Vaksin Covid-19 Dalam Setahun

Image
News

Menristek Bambang Brodjonegoro Buka Bukaan Siapkan 250 Juta Vaksin, Bisa Digunakan Pertengahan 2021

Image
Ekonomi

Eksklusif Memulihkan Perekonomian Desa dengan Digitalisasi dan Menggerakkan Anak Muda

Sosok

Image
Iptek

Lebih Dekat dengan Addison Rae Easterling, Dancer TikTok Paling Tajir Sejagad

Image
News

Usaha tak Khianati Hasil, Kisah Fredy Napitupulu, Pengusaha Muda Sukses Pemilik Stanbrain

Image
Ekonomi

6 Fakta Menarik Sumber Kekayaan Jerinx SID, Bisnis Clothing hingga Brand Ambassador Berbagai Produk