image
Login / Sign Up

Mau Minjam Uang? Pelajari Nih Waktu yang Tepat Ajukan Pinjaman

Atikah Umiyani

Image

Petugas menghitung uang rupiah di salah satu gerai penukaran uang asing di Jakarta, Rabu (27/11/2019). Kementerian Keuangan mencatat realisasi penerimaan pajak dari Januari hingga Oktober 2019 hanya tumbuh 0,23 persen menjadi Rp1.018,47 triliun atau 64,56 persen dari target APBN 2019 sebesar Rp1.577 triliun. Salah satu penyebab melambatnya penerimaan pajak tersebut, karena nilai tukar rupiah terhadap dolar AS rata-rata sejak awal tahun ada di Rp14.162, dengan asumsi di APBN 2019 sebesar Rp15.000. | AKURAT.CO/Endra Prakoso

AKURAT.CO, Kondisi finansial sedang bermasalah? Meminjam uang menjadi solusi yang tepat untuk mengatasi masalah ini, namun tidak boleh dilakukan secara asal. Sebagai debitur, Anda harus mampu memprediksi waktu yang tepat untuk mengajukan pinjaman kepada kreditur.  

Selain mengurangi potensi gagal bayar, meminjam di waktu yang tepat memungkinkan Anda untuk dapat memaksimalkan pinjaman tersebut. Lantas, kapankah Anda harus meminjam uang kepada kreditur? Dilansir dari Cermati.com, Simak jawabannya berikut ini.

1. Saat Tidak Mampu Memenuhi kebutuhan pokok

baca juga:

Pokok berarti utama, dimana pemenuhannya tidak boleh ditunda-tunda karena dapat berakibat fatal. Jika terpenuhinya kebutuhan pokok terancam karena tidak mempunyai uang, maka sah-sah saja untuk mengajukan pinjaman. Sementara untuk jumlah pinjamannya, sebaiknya disesuaikan dengan biaya rata-rata yang Anda habiskan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.

Untuk mengetahui nominalnya, Anda bisa membuat estimasi pengeluaran. Setelah itu, kalikan dengan jumlah hari yang tersisa sebelum tanggal gajian tiba.

Sebagai contoh, pengeluaran dalam 1 hari adalah Rp100.000, sedangkan gajian baru akan tiba 2 minggu lagi. Itu artinya, Anda hanya boleh meminjam sebesar Rp100.000 x 14 hari yaitu Rp 1,4 juta.

2. Saat bisnis Mengalami Kemunduran

Bagi yang menjalankan bisnis dan kebetulan mengalami kemunduran, maka meminjam uang adalah langkah terbaik untuk mempertahankan kelancaran bisnis. pinjaman yang diterima setidaknya mampu menyelamatkan bisnis dari bayang-bayang kebangkrutan yang selama ini telah menghantui hidup Anda. 

Dibutuhkan pinjaman yang cukup besar untuk mengembalikan kinerja bisnis seperti sedia kala. Anda perlu modal untuk menciptakan produk baru, membeli bahan baku, menambah jumlah karyawan, memperbaiki pelayanan, dan menggencarkan promosi.

Maksimalkan modal yang ada untuk mengembalikan kejayaan bisnis seperti dulu. Ketika bisnis kembali jaya, maka Anda bisa menggunakan sebagian keuntungannya untuk melunasi semua pinjaman

3. Ingin Melakukan ekspansi bisnis

Selain untuk membiayai bisnis yang mengalami kemunduran, pinjaman pun diperlukan saat bisnis mengalami kemajuan. Ya, Anda butuh sejumlah dana untuk membiayai ekspansi bisnis.

Misalnya, ingin memperbesar bangunan di kantor pusat, membuka cabang baru di beberapa kota sekaligus, menambah jumlah karyawan, menjalin kerja sama dengan media partner, dan meningkatkan kualitas produksi. 

pinjaman yang diajukan dapat dijadikan sebagai modal untuk menutupi berbagai pengeluaran yang terjadi selama proses ekspansi, tanpa harus mengganggu keuangan bisnis maupun pribadi.

Tapi, Anda perlu teliti dan cermat untuk menghitung suku bunga karena pinjaman yang diajukan tidaklah sedikit. Jangan ragu untuk membandingkan pinjaman dari beberapa kreditur untuk memilih salah satu yang terbaik sebagai modal bisnis

4. Sedang Jatuh Sakit

Tidak ada satu orang pun yang ingin sakit, tapi bagaimana kalau peristiwa kurang mengenakkan ini terjadi pada Anda atau keluarga? Anggaplah kalau Anda punya dana darurat untuk membiayai biaya perobatan. Namun, apakah dana itu cukup untuk membiayai perobatan sampai sembuh?

Mau atau tidak mau, suka atau tidak suka, meminjam tetap harus dilakukan demi menyelamatkan satu nyawa. Jadikan ini sebagai peringatan untuk lebih menjaga kesehatan untuk meminimalisir risiko sakit.

Di sisi lain, peristiwa ini juga menjadi pelajaran yang menyadarkan Anda tentang pentingnya dana darurat. Sehingga Anda perlu menambah persentase anggaran untuk dana darurat. Jika selama ini hanya 10% dari gaji bersih, sekarang coba tambah menjadi 15% setiap bulan. 

5. Terjerat Lilitan utang di Masa Lalu 

Meskipun periodenya sudah lampau, namun utang di masa lalu tetap akan mempengaruhi kondisi finansial Anda hari ini. Apabila utang tersebut belum lunas, maka lunasi lah sebelum utang-utang tersebut semakin menumpuk dan susah dibayar. 

Anda bisa meminjam uang kepada kreditur yang lain, terutama bila kreditur masih memberi kesempatan untuk meminjam. Usahakan untuk tidak mencicil utang sebelumnya, melainkan bayarkan sampai lunas. Apalagi kalau suku bunga yang ditetapkan oleh kreditur sekarang lebih rendah dibandingkan kreditur sebelumnya. 

6. Membeli Sesuatu untuk investasi 

Nah, jika tujuan meminjam uangnya adalah untuk berinvestasi seperti membeli rumah, maka hal ini masih dapat diterima. Apalagi harga rumah akan terus mengalami peningkatan setiap tahun, jadi Anda sama sekali tidak merasa rugi saat meminjam uang.  

Tapi bila uang digunakan untuk membeli mobil, lebih baik jangan ajukan pinjaman. Seperti yang Anda ketahui, nilai mobil akan terus mengalami penyusutan. Jadi akan terasa rugi bila menginvestasikan uang pada aset yang satu ini. 

Harga rumah memang mahal, sehingga pinjaman yang diajukan pun harus besar. Namun, pinjaman ini akan balik modal saat rumah tersebut dijual. Atau bahkan akan memberi keuntungan bila rumah dijual pada waktu yang tepat. 

Pastikan Riwayat Kredit Anda Bersih, Ya!

Sebelum mengajukan pinjaman, pastikan dulu kalau riwayat kredit Anda bersih. Dalam arti, bebas kredit macet, bebas denda, dan gagal bayar. Dengan begini, pengajuan pinjaman pun akan lebih mudah disetujui oleh kreditur manapun.[]

 

Editor: Prabawati Sriningrum

berita terkait

Image

Ekonomi

UMKM Pahlawan Ekonomi

Warung Ngegares, Jajanan Murah Omzet Seharga Motor

Image

Ekonomi

Seberapa Ampuh Kawasan Industri Batang Geliatkan Ekonomi?

Image

Ekonomi

3 Bisnis Ini Dijamin Tak Akan Goyah Meski Ekonomi RI Masuk Jurang Resesi

Image

Ekonomi

Pengin Nambah Penghasilan, Bisnis Ini Ampuh Panggil Cuan!

Image

News

Hak Jawab PT Jiwasraya Bantah Arahkan MI Lakukan Penyesuaian Investasi pada Produk Reksadana PT Corfina Capital

Image

Ekonomi

Tuman, 8 Alasan Mengapa Gaji Bulanan Selalu Kurang!

Image

Gaya Hidup

Yang di Semarang Bisa Join Pelatihan Bisnis Online Masa Pandemi

Image

Ekonomi

Tes Jiwa Entrepreneur Kamu dengan 5 Cara Ini!

Image

Ekonomi

Resep Canggih Steve Jobs Sehatkan Apple, Pasca Hampir Bangkrut!

komentar

Image

0 komentar

terkini

Image
Ekonomi
UMKM Pahlawan Ekonomi

Warung Ngegares, Jajanan Murah Omzet Seharga Motor

Nikmatnya dunia kuliner tidak hanya bisa dirasakan dari makanan, melainkan juga merasakan dari laba bisnis kulinernya.

Image
Ekonomi

Begini Gaya Pemerintah Cegah Carut Marut Ekonomi

Menggenjot produksi buah dengan mempersiapkan berbagai lahan konsentrasi untuk mengembangkan buah tertentu.

Image
Ekonomi

Fitch Pertahankan Peringkat BBB, Bos BI: Pengakuan Atas Stabilitas Makroekonomi RI

Keputusan Fitch untuk mempertahankan peringkat utang Indonesia pada BBB merupakan pengakuan atas perekonomian stabil ditengah COVID-19.

Image
Ekonomi

Seberapa Ampuh Kawasan Industri Batang Geliatkan Ekonomi?

PP akan mengerjakan pembangunan jalan akses infrastruktur non tol untuk mempermudah akses ke kawasan industri.

Image
Ekonomi

Hore! Impor Buah Turun 14,5 Ribu Ton di Triwulan I-2020

Airlangga Hartarto mengatakan, selama masa pandemi COVID-19, impor buah pada triwulan I-2020 mengalami penurunan sebanyak 14,5 ribu ton.

Image
Ekonomi
Wabah Corona

Buah Segar Jadi Primadona Ekspor Selama COVID-19

Buah-buahan memberikan kontribusi sangat besar terhadap sub-sektor hortikultura.

Image
Ekonomi

325 TKA China Kembali Masuk RI, Tengku Zul: Selamat Datang, Semoga Saja Kalian Betah di NKRI

Wasekjen MUI Ustaz Tengku Zulkarnain kembali menyindir TKA China yang tiba di Indonesia.

Image
Ekonomi

BPJamsostek Baru Kumpulkan 700 Ribu Rekening Calon Penerima Subsidi Upah

BPJS Ketenagakerjaan masih mengumpulkan rekening calon penerima subsidi upah kepada perusahaan tempat mereka bekerja.

Image
Ekonomi

Selain 2 Juta PCR, Mobile Lab Bus Bakal Percepat Deteksi COVID-19

Peningkatan jumlah produksi alat tes PCR dalam negeri ini akan mendukung percepatan pendeteksian COVID-19.

Image
Ekonomi

Menko Perekonomian Apresiasi Kontribusi Besar Sektor Pertanian

Hortikultura menjadi andalan karena potensi ekspornya cukup bagus

terpopuler

  1. Klasemen MotoGP: Menangi GP Ceko, Peringkat Binder Melonjak

  2. Harumkan Nama Afrika Selatan di MotoGP, Binder Banjir Pujian

  3. Tampil Buruk, Performa Hazard Tuai Kecaman

  4. Ronaldo Sampaikan Sebuah Pesan Melegakan untuk Penggemar Juventus

  5. Setelah Karantina Sejak Maret, Pebulutangkis India Kembali Berlatih

  6. Hindari Penumpukan di Yogyakarta, LIB Tambahkan Venue di Magelang

  7. Cetak Sejarah, Pembalap Afrika Selatan Rebut Gelar MotoGP Pertama

  8. Klasemen F1: Verstappen Geser Bottas di Posisi Kedua

  9. Berkat Taktik Pitstop, Verstappen Kampiun di Silverstone

  10. Polsek Palmerah Tangkap Orangtua Pembuang Bayi di Jatipulo

fokus

Tokopedia Dorong Digitalisasi UMKM dan Inklusi Keuangan
UMKM Pahlawan Ekonomi
Strategi UMKM Berjaya di New Normal

kolom

Image
DR. ABDUL MUID N., MA

Menimbang Qiraa’ah Mubadalah untuk Kesetaraan Gender

Image
Achsanul Qosasi

Gerakan ABCD untuk Pemulihan Ekonomi

Image
UJANG KOMARUDIN

Demokrasi dalam Genggaman Oligarki

Image
Dr. Abd. Muid N., MA

Islam Yang Mewarna-Warni

Wawancara

Image
Video

VIDEO Menristek Bambang Brodjonegoro Buka Bukaan | Siapkan 250 Juta Vaksin Covid-19 Dalam Setahun

Image
News

Menristek Bambang Brodjonegoro Buka Bukaan Siapkan 250 Juta Vaksin, Bisa Digunakan Pertengahan 2021

Image
Ekonomi

Eksklusif Memulihkan Perekonomian Desa dengan Digitalisasi dan Menggerakkan Anak Muda

Sosok

Image
Ekonomi

6 Fakta Menarik Sumber Kekayaan Jerinx SID, Bisnis Clothing hingga Brand Ambassador Berbagai Produk

Image
Ekonomi

Foto Lawas Cita-cita Masa SD Desainer Asal Medan ini Viral, Bikin Bangga!

Image
Hiburan

5 Potret Memesona Dian Syahfitri, Guru SMK di Deli Serdang yang Jadi Idola Para Murid