image
Login / Sign Up

12 Prinsip Gaet Sukses Ala Etnis Tionghoa yang Patut Ditiru!

Andi Syafriadi

Image

Warga Tionghoa melakukan sembayang di malam tahun baru Imlek di Wihara Dharma Jaya Toesebio, Jalan Kemenangan III, Glodok, Jakarta Barat, Jumat (24/1/2020) | AKURAT.CO/Sopian

AKURAT.CO Keberadaan etnis Cina di Indonesia memang berpengaruh besar terhadap jalannya perekonomian nasional. Itu menimbulkan tanda tanya, apa sifat orang Cina yang membuat mereka bisa sukses?

Sifat orang Cina memang terkenal patut untuk ditiru. Pasalnya, suku Tionghoa identik dengan kesuksesan mereka dalam berbisnis maupun bekerja

Salah satu buktinya, taipan-taipan di Indonesia didominasi oleh suku Tionghoa. Bahkan, orang terkaya di Indonesia disabet oleh keluarga Hartono yang berdarah Tionghoa.

baca juga:

Kita juga perlu mengakui, bahwa suku Tionghoa ulet banget buat bekerja maupun berbisnis. Bahkan dari zaman sekolah dulu pun, kamu pasti temukan salah satu siswa berprestasi berasal dari suku Tionghoa.

Memang sih suku enggak menentukan kesuksesan seseorang, melainkan emang dari dirinya sendiri. Apapun sukunya.

Namun, enggak ada salahnya buat kita belajar beberapa prinsip orang Tionghoa. Beberapa diantaranya dijabarkan melalui kutipan-kutipan yang dianut kebanyakan etnis Tionghoa berikut ini menurut lansiran Lifepal. 

1. “Jika ingin lebih berhasil dari orang lain, kita tidak punya pilihan. Kecuali bekerja dengan lebih keras dan rajin.”

Pepatah Ann Wan Seng ini mengajarkan bahwa enggak ada cara lain buat jadi sukses. Kamu perlu keras keras dan rajin, bahkan daripada orang lain.

2. “Makan bubur sebelum sukses dan makan nasi setelah sukses.”

Pepatah ini mirip dengan pepatah “berakit-rakit ke hulu, berenang-renang ke tepian. Bersakit-sakit dahulu, bersenang-senang kemudian”.

Jadi, saat belum sukses, ada baiknya kita mengerem segala keinginan walaupun itu enggak enak. Toh nanti setelah sukses, kamu bisa nikmati apa yang kamu inginkan. Tentu dengan kompensasi, kamu enggak perlu lagi susah-susah buat mendapatkannya.

3. “Dia yang tidak bersikap ekonomis (pada akhirnya) pasti akan menderita.”

Senada dengan pepatah sebelumnya, berdasarkan pepatah Confucius ini, hidup hemat begitu ditekankan oleh kebanyakan suku Tionghoa.

Kebanyakan suku Tionghoa lebih memilih buat belanja dengan uang cash dibandingkan kartu kredit atau cicilan. Bila uang belum cukup, mereka lebih memilih buat menunda.

Selain itu, mereka pun bahkan punya prinsip buat menyisihkan 70 persen dari penghasilan buat ditabung atau investasi. Barulah sisanya digunakan buat kebutuhan hidup. Berat ya? Tapi, enggak ada salahnya dicoba.

4. “Pedagang tidak boleh terlalu kaku. Namun sebaliknya, perlu memperbolehkan proses tawar-menawar.”

Ini nih yang bikin kebanyakan suku Tionghoa sukses dalam berbisnis, khususnya dagang. Mereka memperlakukan pelanggan sebagai “raja”. Pepatah yang dituturkan Ann Wan Seng di atas sering kali diamini.

Coba lihat deh gaya dagang orang Tionghoa, mereka biasanya enggak cuek sama pelanggan tetapi berinteraksi. Makanya, enggak heran kawasan Glodok yang terkenal dengan perdagangan barang-barang elektroniknya masih hidup hingga sekarang.

5. “Orang yang tidak bisa tersenyum dilarang membuka toko.”

Sebagaimana udah disinggung di poin sebelumnya, orang Tionghoa emang jago banget berdagang. Salah satunya karena prinsip yang dianut mereka ini.

Kamu pun bisa menerapkannya bila terjun berdagang. Kamu perlu bersikap ramah pada pelanggan agar toko kamu laris-manis. Ingat, faktor kesuksesan sebuah usaha bukan cuma karena harganya yang murah tetapi malah lebih ke servis yang diberikan.

Coba deh lihat beberapa restoran mewah. Sebenarnya menu yang mereka hadirkan bisa aja sama dengan yang ada di kaki lima. Akan tetapi, pelanggan mencari layanan yang berbeda dengan pelayanan yang ramah pula.   

6. “Menyimpang seinci, rugi seribu batu.”

Buat kebanyakan suku Tionghoa, mereka sangat mengutamakan catatan pemasukan dan pengeluaran. Jadi, enggak ada ceritanya pengeluaran “siluman” karena teledor.

7. “Jangan mencemaskan harapan yang belum tiba, jangan sia-sia menyesali apa yang sudah lalu.”

Bukan berarti kebanyakan suku Tionghoa gak ada gagalnya, mereka pun sama seperti kita bisa alami kegagalan dan harap-harap cemas.

Akan tetapi, prinsip ini mengajarkan buat gak menyesali apa yang udah berlalu secara berlarut-larut. Kemudian, jangan pula terlalu cemas sama beberapa harapan yang belum kesampaian.

Daripada overthinking, lebih baik bekerja dan bekerja semampu kita sesuai pepatah berikut ini.

8. “Keberhasilan terbesar kita bukanlah karena kita tidak pernah gagal, tetapi bagaimana kita bangkit setiap kali kita mengalami kegagalan.”

Yap! Confucius bilang daripada terus-menerus meratapi kegagalan, bakal lebih bijaksana kalau kita berusaha buat bangkit dari kegagalan tersebut.

9. “Berpikirlah untuk tiga keturunan.”

Yang enggak kalah bijaksana adalah kutipan satu ini, pepatah di atas mengajarkan buat gak mikirin diri sendiri aja. Lebih jauh dari itu, saat kamu mengejar kesuksesan, kamu perlu memikirkan keturunan kamu pula.

Dengan gitu, kamu enggak bakal puas dengan pencapaian yang udah kamu gapai. Akan tetapi, kamu bakal berpikir apakah pencapaian tersebut cukup buat keturunan kamu selanjutnya.

Gak heran, banyak orang Tionghoa yang sukses turun-temurun karena mereka selalu punya warisan buat generasi mereka selanjutnya.

10. “Orang sukses tidak santai Sedangkan orang santai tidak sukses”

Setuju kan kalau orang Tioghoa dikenal karena kegigihannya, mengerahkan seratus persen tenaga buat gapai kesuksesan. Sayangnya, banyak orang yang enggak seperti itu, terkesan setengah-tengah dan enggak maksimal, apalagi ritme kerjanya yang terbilang santai.

Pepatah bijak Tionghoa di atas sangat menggambarkan orang Tionghoa yang mau berusaha mati-matian biar sukses dan selalu bekerja dengan keras.

Yuk, kamu juga pasti bisa kok! Ingat, di masa mendatang kamu sendiri yang bakal merasakan nikmatnya kesuksesan yang sudah dikejar. Eits, jangan lupa, luangkan waktu bersama orang-orang terkasih biar kesuksesanmu makin bermakna.

11. “Saat muda tidak rajin, setelah tua baru menyesal”

Pasti setuju dong kalau penyesalan memang datangnya belakangan. Pepatah klasik Tionghoa ini bisa jadi pemicu kaum muda biar rajin berusaha dan enggak nyesal nantinya, apalagi waktu terus berjalan dan pada akhirnya habis. Enggak harus nunggu hari tua, ayo mulai rajut kesuksesan di usia muda!

12. “Melihat sekali lebih baik daripada mendengar ratusan kali, mempraktikkan sekali lebih baik daripada melihat ratusan kali”

Pelajaran yang bisa dipetik dari kata bijak klasik Tionghoa di atas adalah menjadikan pengalaman sebagai guru terbaik. Setinggi apapun pendidikan dan sebanyak apapun buku yang dibaca seseorang, enggak akan ada gunanya kalo gak diterapin di dunia nyata.[[

Editor: Prabawati Sriningrum

berita terkait

Image

Gaya Hidup

Tak Hanya Lezat, Rendang Juga Sehat Lho

Image

Olahraga

Liga 1 Indonesia 2020

Hindari Penumpukan di Yogyakarta, LIB Tambahkan Venue di Magelang

Image

Ekonomi

Telkom Indonesia Kantongi Laba Rp10,99 Triliun di Tengah Pandemi

Image

Hiburan

5 Fakta Menarik Jennifer Coppen, Pernah Jadi Korban Bully saat SD

Image

Hiburan

Adly Fairuz Dipercaya Jadi Brand Ambassador Produk Suplemen Kesehatan

Image

Ekonomi

IJB-Net Siap Tingkatkan Kolaborasi Bisnis Indonesia-Jepang

Image

Hiburan

Ayu Ting Ting Jawab Soal Kedekatan dengan Didi Riyadi

Image

Hiburan

Ayu Ting Ting Mau Nikah Jika Calon Suami Kriterianya Begini

Image

Hiburan

Ngaku Lama Belajar Politik, Adly Fairuz Calonkan Diri Wakil Bupati Karawang

komentar

Image

0 komentar

terkini

Image
Ekonomi

Gelorakan Semangat Pelaku UMKM Minangkabau, Sandi: Kita Harus Bangkit Walau Terjepit COVID-19!

Sandi Uno : meski kondisi ekonomi terjepit, namun masyarakat harus bangkit dan menang lawan COVID-19.

Image
Ekonomi

Kabar Gembira! Besok Gaji-13 PNS Cair, Cek Besarannya Yuk!

Berdasarkan Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 15 Tahun 2019 penerima gaji ke-13 hanya untuk pejabat eselon III ke bawah.

Image
Ekonomi

Ini Tantangan Pemerintah Bangun Infrastruktur Telekomunikasi di Daerah 3T

Ucok mengingatkan pemerintah terkait tantangan membangun infrastruktur telekomunikasi di daerah 3T.

Image
Ekonomi

Kementerian PUPR Akan Rehabilitasi 146 Rumah di Mempawah

Sebanyak 146 unit rumah di Kabupaten Mempawah bakal direhabilitasi dalam program BSPS.

Image
Ekonomi

PTPN Pastikan Tidak Rampas Hak Rakyat dalam Konflik Sengketa Lahan

PTPN Grup pastikan tidak pernah merampas hak rakyat dalam sengketa lahan atau konflik agraria terkait sengketa lahan yang masih terjadi.

Image
Ekonomi

Merger BUMN Penerbangan dan Pariwisata Harus Hasilkan Perbaikan Kinerja

Rencana penggabungan antara BUMN Penerbangan dan Pariwisata harus benar-benar ke depannya dapat menghasilkan perbaikan kinerja berbagai BUMN

Image
Ekonomi

Telkom Indonesia Kantongi Laba Rp10,99 Triliun di Tengah Pandemi

Telkom cetak pendapatan konsolidasi Rp66,9 triliun dengan laba bersih Rp10,99 triliun ditengah pandemi COVID-19.

Image
Ekonomi

Pemerintah Perlu Perbaiki Masalah Korupsi Hingga Birokrasi untuk Gaet Investasi

Aviliani menyampaikan beberapa hal yang perlu diperhatikan pemerintah dalam menarik investor asing agar berinvestasi di sektor riil.

Image
Ekonomi

KKP Siap Kolaborasi dengan Ormas dan Pemda untuk Dongkrak Ekonomi

KKP siap membuka peluang kolaborasi seluas-luasnya dengan berbagai kementerian/lembaga, pemda, hingga ormas baik lokal maupun asing.

Image
Ekonomi

TKA China Terus Masuk RI, Fadli Zon: Tak Ada Kata-kata Lagi, Masihkah Kita Tuan di Negeri Sendiri?

Dia heran di tengah pandemi Covid-19 dan resesi ekonomi yang menghantam Indonesia, para TKA China terus masuk.

terpopuler

  1. Masyarakat Antusias Ikuti Lomba Foto dan Video yang Digelar DPD Golkar DKI, 3.000 Materi Telah Masuk

  2. Hasil NBA: Lakers Dikalahkan Pacers, Bucks Tumbang dari Mavericks

  3. Singkirkan Napoli, Barcelona Bertemu Muenchen di Perempat Final

  4. Juventus Resmi Tunjuk Andrea Pirlo Jadi Pelatih Baru

  5. Muenchen ke Perempat Final setelah Gilas Chelsea

  6. Andrea Pirlo Masuk Kandidat Pengganti Maurizio Sarri di Juventus

  7. Ternyata Kamu Bisa Kendalikan Kebahagiaan Lebih dari yang Dipikirkan Lho

  8. Sebanyak 12 Nama Baru Ikuti TC Timnas U-16 selama Agustus

  9. Quartararo Terjatuh, Johann Zarco Rebut Pole Position

  10. Kemenpora Dukung 2 Juta Atlet Esports Bertanding di Turnamen Free Fire Fall Season 2020

fokus

Tokopedia Dorong Digitalisasi UMKM dan Inklusi Keuangan
UMKM Pahlawan Ekonomi
Strategi UMKM Berjaya di New Normal

kolom

Image
DR. ABDUL MUID N., MA

Menimbang Qiraa’ah Mubadalah untuk Kesetaraan Gender

Image
Achsanul Qosasi

Gerakan ABCD untuk Pemulihan Ekonomi

Image
UJANG KOMARUDIN

Demokrasi dalam Genggaman Oligarki

Image
Dr. Abd. Muid N., MA

Islam Yang Mewarna-Warni

Wawancara

Image
News

Menristek Bambang Brodjonegoro Buka Bukaan Siapkan 250 Juta Vaksin, Bisa Digunakan Pertengahan 2021

Image
Ekonomi

Eksklusif Memulihkan Perekonomian Desa dengan Digitalisasi dan Menggerakkan Anak Muda

Image
Video

VIDEO Akurat Talk Bersama Abdul Hakim Bafagih (2/2)

Sosok

Image
Ekonomi

6 Fakta Menarik Sumber Kekayaan Jerinx SID, Bisnis Clothing hingga Brand Ambassador Berbagai Produk

Image
Ekonomi

Foto Lawas Cita-cita Masa SD Desainer Asal Medan ini Viral, Bikin Bangga!

Image
Hiburan

5 Potret Memesona Dian Syahfitri, Guru SMK di Deli Serdang yang Jadi Idola Para Murid