image
Login / Sign Up

Demi Kejar Ketertinggalan Pembangunan Infrastruktur, Pemerintah Rogoh Kocek Rp6.445 Triliun

Wayan Adhi Mahardika

Image

Pekerja menyelesaikan proyek pembangunan jalan tol Becakayu di kawasan Prumpung, Jakarta, Jumat (20/3/2020). Kementerian PUPR tetap mempersilakan seluruh pengerjaan proyek berjalan tanpa ada penghentian sementara meski wabah virus Corona (Covid-19) melanda sebagian daerah di Indonesia. | AKURAT.CO/Dharma Wijayanto

AKURAT.CO Kementerian Keuangan (Kemenkeu) menyatakan, dana yang dibutuhkan untuk Pembangunan Infrastruktur Indonesia selama periode 2020-2024 sebesar Rp6.445 triliun.

Direktur Pengelolaan Dukungan Pemerintah dan Pembiayaan Infrastruktur DJPPR Kemenkeu, Brahmantyo Isdijoso mengatakan, anggaran sebesar itu dibutuhkan untuk mengejar ketertinggalan Indonesia dalam Pembangunan Infrastruktur dari negara-negara Asia Tenggara lainnya.

"Dalam RPJMN 2020-2024 kebutuhan investasi sebesar Rp6.445 triliun, yang dimana kita mengharapkan APBN hanya menopang 37 persen sisanya diharapkan dari rekan-rekan BUMN, kemudian di private (swasta)," kata Brahmantyo dalam seminar daring prodeep, Sabtu (11/7/2020).

baca juga:

Dari total investasi yang dibutuhkan sebesar Rp6.445 triliun ini sekitar Rp2.385 triliun atau 37 persen berasal dari APBN, lalu dari sektor swasta sekitar Rp2.707 triliun atau 42 persen, sedangkan sisanya, 21 persen berasal dari kerja sama sebesar Rp1.353 triliun.

"Pemerintah memperkirakan adanya kebutuhan partisipasi BUMN dan swasta dalam pengembangan infrastruktur selama lima tahun kedepan," ucapnya.

Saat ini, Brahmantyo mengatakan terdapat beberapa skema penyediaan infrastruktur yang melibatkan swasta, antara lain skema KPBU dan skema Hak Pengusahaan Terbatas (HPT).

Dengan adanya pandemi COVID-19, pemenuhan target investasi yang bersumber dari APBN ke depan akan menjadi lebih berat, untuk pembayaran dari sektor lain diharapkan lebih besar.

Dalam kesempatan yang sama, Direktur Jenderal Pembiayaan Infrastruktur Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, Kementerian PUPR Eko D Heripoerwanto mengatakan, proporsi alokasi pembiayaan melalui Anggaran Penerimaan Belanja Negara (APBN) hanya mampu untuk memenuhi sekitar 30 persen dari pendanaan yang dibutuhkan dalam rangka mewjudkan rencana pembangunan jangka menengah nasional 2020-2024, atau dikenal sebagai Visium PUPR 2024.

Maka ia menyebut bahwa dibutuhkan solusi pembiayaan alternatif untuk menutupi 70 persen funding gap sebesar Rp1.435 triliun. Salah satu strategi pemerintah, lanjut Eko, dalam mengembangkan strategi pembiayaan alternatif yakni melalui skema Kerjasama Pemerintah dengan Badan Usaha (KPBU) ataupun skema lain yang dapat menarik investor.

“Pembiayaan dapat menggunakan mekanisme pay as you go atau dengan memanfaatkan utang dan pasar modal. Sementara delivery proyek dapat dilakukan oleh pemerintah maupun melalui keterlibatan swasta dalam hal ini melalui KPBU ataupun skema lainnya,” imbuhnya. []

Editor: Dhera Arizona Pratiwi

berita terkait

Image

Ekonomi

Jubir Menkeu Pamer Pertumbuhan Ekonomi RI tapi Malah Terlihat Kalah Jauh dari Vietnam

Image

Ekonomi

Pekerja Bergaji di Bawah Rp5 Juta Akan Diguyur Insentif Rp2,4 Juta

Image

Ekonomi

Stafsus Menkeu: Pemda Punya Peran Besar Pulihkan Ekonomi

Image

Ekonomi

Skema Baru Pengenaan PPN Pertanian, BKF: Mereka Jadi Mudah Menunaikan Kewajiban

Image

Ekonomi

Bantuan Pegawai Gaji di Bawah Rp5 Juta, Begini Janji Erick Thohir

Image

Ekonomi

Sentil Menkeu yang Janjikan Bantuan ke Pekerja Bergaji di Bawah Rp5 Juta, Achsanul: Bagaimana Caranya?

Image

Ekonomi

Proyek KPBU Dinilai Mampu Tingkatkan Kapasitas Infrastruktur Transportasi

Image

Ekonomi

Kemenkeu Usul Layanan Pemerintah Wajib Berbasis NIK atau NPWP

Image

Ekonomi

Ini Rencana Jangka Menengah dan Panjang Ditjen Bea Cukai

komentar

Image

0 komentar

terkini

Image
Ekonomi

Kementan Lakukan Penyegaran Organisasi, Begini Pesan Mentan SYL

Dalam kesempatan ini, Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo langsung meminta para pegawainya untuk bekerja lebih ekstra.

Image
Ekonomi

KKP Tambah 104 Personil Pengawas Kelautan dan Perikanan

Indonesia merupakan Marine Mega-Biodiversity terbesar di dunia dengan nilai kekayaan laut mencapai Rp1.772 triliun.

Image
Ekonomi

Bos Kadin Sebut Ekonomi RI Minus Gara-gara Dana PEN Lambat Diserap

Kontraksi pertumbuhan Indonesia yang kurang menggembirakan sudah diprediksi sebelumnya oleh kalangan dunia usaha.

Image
Ekonomi

Ekonom Minta Masyarakat Tak Perlu Panik Hadapi Resesi

Direktur Riset Core Indonesia, Piter Abdullah mengatakan masyarakat tidak perlu panik jika Indonesia mengumumkan resesi.

Image
Ekonomi

Pemerintah Kebut Realisasi Bansos Tambahan Terdampak COVID-19

Pemerintah sedang mengebut realisasi bansos tambahan untuk meringankan beban sosial ekonomi masyarakat.

Image
Ekonomi
DPR RI

Misbakhun: Pemerintah Jangan Sampai Hidupkan 'Zombie' Setelah Krisis

Mukhamad Misbakhun memperingatkan pemerintah jangan sampai menghidupkan "zombie" setelah krisis lantaran terlambat memberikan stimulus.

Image
Ekonomi

Jubir Menkeu Pamer Pertumbuhan Ekonomi RI tapi Malah Terlihat Kalah Jauh dari Vietnam

Jubir Menkeu bandingkan pertumbuhan ekonomi berbagai negara antara kuartal I dan kuartal II 2020.

Image
Ekonomi

Jangan Sampai Kelewatan! Pertamina Beri Diskon BBM dan LPG Selama Agustus 2020

Pertamina kembali menggelar berbagai Promo Kemerdekaan selama sebulan penuh dari 1-31 Agustus 2020.

Image
Ekonomi

Pekerja Bergaji di Bawah Rp5 Juta Akan Diguyur Insentif Rp2,4 Juta

Pemerintah akan memberikan insentif bagi pekerja dengan upah Rp5 juta per bulan berupa cash transfer sebesar Rp2,4 juta per orang.

Image
Ekonomi

Stafsus Menkeu: Pemda Punya Peran Besar Pulihkan Ekonomi

Pemda memiliki peran yang besar untuk mengungkit upaya PEN termasuk mendukung kelanjutan pelaku UMKM terdampak COVID-19.

terpopuler

  1. Atta Halilintar Beri Sinyal Batal Nikahi Aurel di GBK

  2. Demokrat: Pertemuan AHY dengan Puan dan Bamsoet Salah Satunya Membahas Isu Politik

  3. Sisi Sederhana Ulama NU Gus Baha Kembali Terungkap, Ternyata Tak Punya WA

  4. Viral! Pelanggan PLN Protes, Tagihan Listriknya Bengkak Hingga Rp19 Juta

  5. 4 Bulan Lagi Nikah, Atta Halilintar Belum Bisa Jelaskan Detailnya

  6. Penumpang Transjakarta Galang Petisi Tolak Kebijakan Ganjil-Genap Saat Pandemi

  7. Tips Membuat Bawang Goreng yang Gurih dan Super Kriuk, Gampang Banget!

  8. Andi Arief Nilai Langkah Muannas Alaidid Polisikan Anji Lebay

  9. Kronologis Sepeda Motor Pengangkut Gas 3 Kg Terbakar di Jaktim

  10. Guyonan Fahri Hamzah: Puluhan Kali Saya ke Istana Belum Pernah Duduk di Meja

fokus

Tokopedia Dorong Digitalisasi UMKM dan Inklusi Keuangan
UMKM Pahlawan Ekonomi
Strategi UMKM Berjaya di New Normal

kolom

Image
Dr. Abd. Muid N., MA

Islam Yang Mewarna-Warni

Image
Dr. Arli Aditya Parikesit  

Diskursus antara WHO dan Sains 'Vis a Vis Post-truth' Era Pandemi COVID-19

Image
DR TANTAN HERMANSAH

“Nyate” dan Perubahan Mikro Sosial

Image
Lasmardi Iswondo

Menjaga Kemabruran Haji

Wawancara

Image
Ekonomi

Eksklusif Memulihkan Perekonomian Desa dengan Digitalisasi dan Menggerakkan Anak Muda

Image
Video

VIDEO Akurat Talk Bersama Abdul Hakim Bafagih (2/2)

Image
Video

Akurat Talk

VIDEO Akurat Talk Bersama Abdul Hakim Bafagih (1/2)

Sosok

Image
Hiburan

5 Potret Memesona Dian Syahfitri, Guru SMK di Deli Serdang yang Jadi Idola Para Murid

Image
Hiburan

Sisi Sederhana Ulama NU Gus Baha Kembali Terungkap, Ternyata Tak Punya WA

Image
News

Kisah Horor Kaesang di Istana, Awalnya Bikin Penasaran Endingnya Bikin Kesal Warganet