image
Login / Sign Up

Tingkatkan Ketahanan Pangan, Kementerian Pertanian Siapkan Program Irigasi Berkelanjutan

Dhera Arizona Pratiwi

Image

Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo mengenakan kalung bertuliskan anti virus corona saat mengikuti rapat kerja dengan Komisi IV DPR di Kompleks Parlemen MPR/DPR-DPD, Senayan, Jakarta, Selasa (7/7/2020). Rapat itu membahas program strategis kementerian dalam rangka percepatan pemulihan ekonomi dampak COVID-19. Kementerian Pertanian (Kementan) RI menyatakan telah mengalokasikan anggaran Rp2,65 triliun untuk mengani penyebaran dan dampak COVID-19 (virus corona). Anggaran tersebut dipecah menjadi tiga peruntukan, yakni untuk dukungan pencegahan COVID-19 sebesar Rp40,42 miliar, program pengamanan ketersediaan pangan sebesar Rp1,46 triliun, dan untuk jaring pengaman sosial (social safety net) sebesar Rp1,15 triliun. | AKURAT.CO/Sopian

AKURAT.CO Kementerian Pertanian (Kementan) melalui Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian (BPPSDMP) memberikan perhatian serius kepada kegiatan Integrated Participatory Development and Management of Irrigation Project (IPDMIP) Periode Semester I Tahun 2020.

Perkembangan kegiatan IPDMIP dilaporkan para konsultan dalam rapat monitoring, evaluasi, dan pelaporan perkembangan kegiatan konsultan proyek IPDMIP, Sabtu (11/07/2020), melalui aplikasi Zoom Meeting.

Menurut Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo, salah satu tujuan kegiatan IPDMIP adalah untuk meningkatkan Ketahanan Pangan.

baca juga:

“Peningkatan Ketahanan Pangan sangat penting dalam kondisi ini. Dan melalui kegiatan IPDMIP, kita ingin Ketahanan Pangan semakin meningkat. Sehingga Indonesia bisa mandiri pangan. Selain itu pendapatan masyarakat pedesaan di Indonesia bisa turut meningkat,” katanya melalui keterangan tertulis.

Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian (BPPSDMP) Kementerian Pertanian Dedi Nursyamsi menambahkan, IPDMIP juga berupaya untuk meningkatkan nilai pertanian beririgasi secara berkelanjutan.

“Salah satu aspek terpenting dalam pertanian adalah ketersediaan air. Lewat IPDMIP, produktivitas dan nilai pertanian akan ditingkatkan dengan cara irigasi berkelanjutan. Agar tidak ada kendala teknis di lapangan, kita berharap Konsultan On Granting bisa segera ke lapangan,” tutur Dedi Nuryamsi.

Dalam rapat, Kepala Pusat Penyuluhan Pertanian BPPSDMP Kementan Leli Nuryati berharap data seluruh konsultan yang terlibat bisa dilengkapi.

“Rapat monev sudah harus merekap nama-nama konsultan per regional dan disitu sudah mencantumkan foto. Konsultan regional juga harus melaporkan kondisi sekarang dan yang dilakukan selama satu minggu kemarin. Kita ingin tahu apakah konsultan sudah berkoordinasi dengan masing-masing PIU, NPIU. Nantinya tim Monev akan memberikan usul yang mungkin salah satu usul bisa dilakukan dalam pengendalian kegiatan IPDMIP,” terangnya.

Leli Nuryati menambahkan, notulen dari kegiatan rapat ini harus segara ditindak lanjuti. Dan harus dibuat nota dinas kepada Kepala BPPSDMP mengenai mobilisasi tenaga ahli dan akan disampaikan juga ke inspektorat jenderal.

“Oleh karena itu, saya berharap leader dari konsultan regional proaktif membuat laporan-laporan yang akan disampaikan secara rutin minimal setiap hari Jumat. Secara inisifatif sebelum rapat monev, leader konsultan regional membuat laporan atau summary report mengenai kegiatan yang dilakukan konsultan regional dan konsultan on granting. Sehingga bisa terlihat nanti signifikan dampaknya terhadap realisasi,” terang Leli.

Menurutnya, hal ini harus dilakukan agar anggaran yang digunakan bisa tepat sasaran. Ia menilai konsultan harus juga bertanggungjawab terhadap amanah yang diemban. Mengenai kegiatan konsultan, Leli menyampaikan tahapannya.

Pertama, ia berharap konsultan berkoordinasi dengan NPIU di Kalsel. Kemudian harus menyampaikan aktivitas apa yang telah dilakukan dan langkah konkritnya. Sehingga realisasinya bisa ditingkatkan.

“Misalnya tenaga ahli sistem pertanian di provinsi memiliki anggaran sekian. Kemudian dari semua aktivitas, mana yang akan dilakukan di 2020. Apa yang dilakukan? Misalnya ada pelatihan PPL, sehingga dapat diketahui jumlah PPL yang diperlukan, dilatih, dan bekerja dan bagaimana caranya mencapai itu. Jadi harus ada target dan tahapannya apa,” terangnya.

Menurutnya, hal itu yang harus dipikirkan dan dilaksanakan konsultan. Sebab konsultan harus memberikan masukan kepada NPIU, mengenai apa yang akan dicapai dengan anggaran yang ada. Konsultan juga harus menjelaskan output dan targetnya.

Sementara Kepala Bidang Program dan Evaluasi Pusat Penyuluhan Pertanian Riza Fakhrizal yang juga Deputi Program IPDMIP, menjelaskan output dari kegiatan ini.

“Untuk rapat kali ini, kita ada dua agenda utama. Pertama mereview perkembangan kegiatan teman-teman selama 1 minggu, baik konsultan regional maupun konsultan on granting. misalnya mengenai mobilisasi, homebase, atau koordinasi dengan stakeholder terkait. Juga mengenai pekerjaan-pekerjaan yang kemarin dilakukan selama seminggu. Nanti teman-teman dari tim monev akan memandu untuk mencoba merangkum kegiatan yang dilakukan,” katanya.

Sedangkan agenda kedua adalah tugas khusus untuk melakukan identifikasi dan inventarisasi di BPP calon kostratani lokasi proyek IPDMIP. Dari hasil identifikasi dan inventarisasi, akan ditentukan calon penerima sarana IT dari IPDMIP pusat untuk Kostratani di 480 lokasi yang ada di 14 provinsi, dan 72 kabupaten. []

Editor: Prabawati Sriningrum

berita terkait

Image

Ekonomi

Di Malang, Mentan Resmikan Taman Sains Pertanian Jeruk

Image

News

BPP Kostratani di Jombang Siap Setor Data Secara Rutin ke AWR Kementan

Image

Ekonomi

Mentan SYL dan Bupati Blitar, Tanam Jagung Bersama Petani

Image

Gaya Hidup

Begini Cara Kementan Ajak Milenial Terjun ke Pertanian

Image

Ekonomi

BNI Dorong Realisasi KUR Pertanian Intuk Ketahanan Pangan

Image

Ekonomi

Begini Gaya Pemerintah Cegah Carut Marut Ekonomi

Image

Ekonomi

Menko Perekonomian Apresiasi Kontribusi Besar Sektor Pertanian

Image

Ekonomi

Mentan Janji Genjot Produksi Buah dan Sayur di Kuartal III-2020

Image

Gaya Hidup

Mengenal Padi Jenis Mekonga yang Dikembangkan Petani Banggai

komentar

Image

0 komentar

terkini

Image
Ekonomi

PP Rampungkan Pembangunan New Yogyakarta International Airport, Cek Yuk Fasilitasnya!

PP berhasil rampungkan pembangunan proyek YIA dengan menerapkan aplikasi BIM selama masa konstruksi.

Image
Ekonomi

Roadmap IHT Harus Jelas, Jangan Hanya Targetkan Penerimaan Cukainya Saja

Besarnya potensi kontribusi cukai hasil tembakau menyebabkan kebijakan cukai semakin eksesif.

Image
Ekonomi
UMKM Pahlawan Ekonomi

4 Hal ini Dilakukan Adissahouse untuk Bertahan di Masa Pandemi

Mempermudah masyarakat untuk menjadi reseller menjadi salah satu tips Addisahouse bertahan di tengah tempaan wabah Corona

Image
Ekonomi

Jamkrindo Siap Sokong Kolaborasi Kemenkop dan Kementerian BUMN untuk Bangkitkan UMKM

Jamkrindo Hadir dalam Acara Penandatanganan Kerjasama Antara Kemenkop UKM dan Kementerian BUMN.

Image
Ekonomi

Siap-siap! Ada Beberapa Agenda Penting OJK ke Depan

Pada sektor jasa keuangan, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat pertumbuhan kredit selama triwulan II tetap tumbuh.

Image
Ekonomi

Pupuk Indonesia Siapkan 775 Ribu Ton Pupuk Nonsubsidi

Pupuk Indonesia (Persero) menyiapkan 775.704 ton pupuk nonsubsidi yang tersedia mulai dari lini I sampai lini IV.

Image
Ekonomi

Kemenkop Pacu Pertumbuhan Ekonomi di Daerah dengan Pelatihan Koperasi dan UMKM

Kemenkop dan UKM berupaya memacu percepatan pertumbuhan ekonomi di sejumlah daerah melalui kegiatan pelatihan bagi pegiat koperasi dan UMKM.

Image
Ekonomi

Jamkrindo Hadirkan Semangat Kebangsaan di Geopark Ciletuh

Melalui berbagai kegiatan ini, perusahaan penjaminan kredit tersebut ingin menghadirkan semangat kebangsaan bagi semua kalangan.

Image
Ekonomi

IPO Subholding Pertamina Bukan Upaya Privatisasi BUMN

Ekonom : rencana IPO subholding Pertamina bukan bentuk privatisasi BUMN sebab yang masuk bursa adalah anak usaha bukan saham BUMN Pertamina

Image
Ekonomi

Dukung Ekosistem Perumahan, BTN Cetak 24.000 Lebih Developer Muda

Puluhan ribu lulusan tersebut merupakan bagian dari program pelatihan di bidang properti yang diinisiasi Bank BTN.

terpopuler

  1. Kasus Keributan dalam Pesawat, Musni Umar: Jangan Bawa-bawa Amien Rais

  2. Polling Tengku Zulkarnain, Habib Rizieq - UAS vs Puan - Gibran, Siapa Menang?

  3. Dituding Gelapkan Dana Nasabah Rp58 Miliar, Pemilik dan Direksi PT Kreshna Dilaporkan ke Polisi

  4. 4 Rekomendasi Posisi Seks di Pagi Hari, Bikin Puas dan Nagih!

  5. Jangan Jadi Orang yang Tidak Disukai Nabi, Ini Karakternya!

  6. Kasus Covid-19 di Kota Bogor Meroket, Bima Arya Imbau Warga Tidak Gelar Lomba 17 Agustusan

  7. Ngaku Pakai Outfit Murah, Fahri Hamzah: Saya Ini Orang Kampung

  8. 5 Meme Kocak Barca usai Tumbang 2-8 dari Bayern, Jangan Kenceng-kenceng Ketawanya

  9. Waduh! Sri Mulyani Ramal Pertumbuhan Ekonomi 2020 Malah Minus 1,1 Persen

  10. Ribut dengan Pimpinan KPK, Putra Amien Rais Jual Nama Wakil Ketua Komisi III

fokus

Tokopedia Dorong Digitalisasi UMKM dan Inklusi Keuangan
UMKM Pahlawan Ekonomi
Strategi UMKM Berjaya di New Normal

kolom

Image
Rival Aqma Rianda

75 Tahun Kemerdekaan Indonesia, Bonus Demografi dan Transformasi Zaman

Image
UJANG KOMARUDIN

Merindukan Kemerdekaan Sejati

Image
Afriadi, S.Fil.I, M.IKom

Langkah Politik Negarawan ala Jokowi

Image
Arli Aditya Parikesit

Jadilah Insan Cemerlang dalam Menghadapi COVID-19

Wawancara

Image
Ekonomi

Eksklusif Bos Garuda Garuda PHK Karyawan Besar-besaran Karena Bisnis Limbung?

Image
Ekonomi

Eksklusif Bos Garuda Protokol Kesehatan Mutlak di Garuda Demi Keselamatan Penumpang

Image
Ekonomi

Eksklusif Bos Garuda Bukan Orang Airlines, Ternyata Begini Perasaan Irfan Setiaputra Selama Memimpin Garuda

Sosok

Image
News

5 Potret Gagah Jokowi Kenakan Baju Adat NTT di Sidang Tahunan MPR RI

Image
Iptek

Lebih Dekat dengan Addison Rae Easterling, Dancer TikTok Paling Tajir Sejagad

Image
News

Usaha tak Khianati Hasil, Kisah Fredy Napitupulu, Pengusaha Muda Sukses Pemilik Stanbrain