image
Login / Sign Up

Perlu Pembiayaan Alternatif Untuk Kokohkan Sistem Infrastruktur Tanah Air

Andi Syafriadi

Image

Pekerja menyelesaikan proyek pembangunan jalan tol Becakayu di kawasan Prumpung, Jakarta, Jumat (20/3/2020). Kementerian PUPR tetap mempersilakan seluruh pengerjaan proyek berjalan tanpa ada penghentian sementara meski wabah virus Corona (Covid-19) melanda sebagian daerah di Indonesia. | AKURAT.CO/Dharma Wijayanto

AKURAT.CO Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) menegaskan perlunya solusi terhadap pembiayaan alternatif untuk menutupi Funding Gap dalam rangka memperkuat stok sistem infrastruktur Indonesia.

Direktur Jenderal Pembiayaan Infrastruktur Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, Kementerian PUPR, Eko D. Heripoerwanto menjelaskan stok sistem infrastruktur Indonesia terhadap produk domestik bruto (PDB) masih jauh di bawah standar global.

Ia mencatat rata-rata stok infrastruktur Indonesia sebesar 43% pada awal tahun 2019, atau masih jauh dari rata-rata negara-negara lainnya sekitar 70%. Sementara berdasarkan laporan global competitiveness index 2019 dari World Economic Forum, ia menyebut posisi daya saing infrastruktur Indonesia terhadap negara-negara di Asia berada pada ranking 72 dari 140 negara dalam penilaian indeks daya saing infrastruktur. 

“Dalam wilayah Asean dan China posisi indeks daya saing Indonesia berada pada posisi kelima setelah Singapura Malaysia China dan Thailand. Untuk mengejar ketertinggalan Indonesia mutlak membutuhkan percepatan pembangunan infrastruktur yang masif dan terdistribusi merata,” tutur Eko saat memberi sambutan pada acara diskusi secara daring, di Jakarta, Sabtu (11/7/2020).

baca juga:

Namun menurut Eko, proporsi alokasi pembiayaan melalui Anggaran Penerimaan Belanja Negara (APBN) hanya mampu untuk memenuhi sekitar 30% dari pendanaan yang dibutuhkan dalam rangka mewujudkan rencana pembangunan jangka menengah nasional 2020-2024, atau dikenal sebagai Visium PUPR 2024. Maka ia menyebut bahwa dibutuhkan solusi pembiayaan alternatif untuk menutupi 70% Funding Gap sebesar Rp1.435 triliun.

Salah satu strategi pemerintah dalam mengembangkan strategi pembiayaan alternatif, yakni melalui skema Kerjasama Pemerintah dengan Badan Usaha (KPBU) ataupun skema lain yang dapat menarik investor.

“Pembiayaan dapat menggunakan mekanisme pay as you go atau dengan memanfaatkan utang dan pasar modal. Sementara delivery proyek dapat dilakukan oleh pemerintah maupun melalui keterlibatan swasta dalam hal ini melalui KPBU ataupun skema lainnya,” imbuhnya.

Dalam menjalankan skema KPBU, terdapat beberapa prinsip yang perlu diperhatikan. Pertama, kesiapan atau readiness dari proyek antara lain ketersediaan lahan maupun kesehatan penyiapan proyek alokasi atau project development facilities (PDF). Dimana hanya sekitar 3% dari nilai proyek yang dapat mempengaruhi keberlanjutan proyek.

Kedua, kepastian terkait pengembalian investasi. Apabila resiko demand menjadi concern maka resiko tersebut diambil oleh pemerintah melalui skema availability payment dengan tetap mengubah tarif yang dikumpulkan terpisah.

Dan terakhir, penyederhanaan prosedur atau proses pelaksanaan KPBU antara lain dengan penggabungan beberapa tahap menjadi satu tahap dalam perencanaan dan penyiapan penyederhanaan proses pengadaan badan usaha pelaksanaan. 

“Pada era new normal, Kementerian PUPR berkomitmen untuk tetap pembangunan infrastruktur agar perekonomian terus berjalan dengan menggunakan cara-cara yang tidak normatif,” pungkasnya.[]

Editor: Prabawati Sriningrum

berita terkait

Image

Ekonomi

Proyek KPBU Dinilai Mampu Tingkatkan Kapasitas Infrastruktur Transportasi

Image

Ekonomi

Pemerintah Tandatangani Proyek Preservasi Jalan Lintas Timur Sumatera Senilai Rp916 Miliar

Image

Ekonomi

International Funding BNI Capai Rp 62 Triliun

Image

Ekonomi

Gapki Catat Ekspor Minyak Sawit Beserta Olahannya Turun 8,3 Persen

Image

News

GAPPRI Berharap Pemerintah Tidak Membuat Kebijakan yang Menghambat Recovery Industri di Tengah Pandemi Covid-19

Image

Ekonomi

Penjualan Rokok Lesu, Penerimaan Cukai Tetap Cemerlang

Image

Ekonomi

Kadin: Infrastruktur Kunci Utama Gerakan Ekonomi Pada Masa Normal Baru

Image

Ekonomi

Penyederhanaan Struktur Tarif Cukai Berpotensi Terjadinya PHK dan Turunkan Volume Produksi Rokok

Image

Ekonomi

Gapki Minta Pemerintah Perkuat Perjanjian Ekspor Sawit dengan India

komentar

Image

0 komentar

terkini

Image
Ekonomi

OJK Restui Kookmin Jadi Pemegang Saham Pengendali Bank Bukopin

OJK telah mengeluarkan persetujuan masuknya KB Kookmin Bank sebagai Pemegang Saham Pengendali (PSP) di Bank Bukopin.

Image
Ekonomi

Pengin Enjoy, Tiru Nih Filosofi Seni Bisnis dari Sun Tzu!

Dalam berbisnis, dibutuhkan niat dan usaha yang keras agar tujuan bisnis dapat tercapai sesuai dengan harapan yang dikehendaki.

Image
Ekonomi

Meyakinkan! Ini 3 Jawaban Jitu Pertanyaan ‘Apa Pencapaian Terbesar’ saat Wawancara

Pastikan jawabanmu meyakinkan

Image
Ekonomi

Rombak Direksi Pupuk, Erick Tunjuk Darmin Nasution Jadi Komut

Komisaris Utama menggantikan Bungaran Saragih yang juga telah habis masa jabatannya.

Image
Ekonomi
Wabah Corona

Mengenal Resesi Ekonomi yang Menghantui Seluruh Dunia dan Sudah Menelan Korban

Resesi atau kemerosotan adalah kondisi ketika produk domestik bruto (GDP) menurun.

Image
Ekonomi

Stabilitas Sektor Jasa Keuangan Terjaga, OJK Optimalkan Pemulihan Ekonomi Nasional

OJK menilai stabilitas sektor jasa keuangan tetap dalam kondisi terjaga namun dengan kewaspadaan yang terus ditingkatkan.

Image
Ekonomi

OJK Catat Kredit Perbankan Semester I-2020 Hanya Tumbuh 1,49 Persen

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mengungkapkan kredit perbankan pada semester I-2020 hanya tumbuh 1,49 persen.

Image
Ekonomi
Wabah Corona

Curhat Menkop Teten Akui 2020 Jadi Tahun Terberat

Meski sudah meraih opini WTP tahun 2020 merupakan tahun yang berat.

Image
Ekonomi

BNI Beri Loyalty Payroll di UNS, Banyak Hadiah Menarik Lho!

Kriteria Nasabah yang menjadi pemenang undian Loyalty Payroll ditentukan berdasarkan poin transaksi.

Image
Ekonomi

Hiii! Geli Sih, Tapi 5 Bisnis Ternak Serangga Ini Menguntungkan Lho

Ternyata ternak serangga pun bisa dijadikan bisnis yang mendatangkan omzet yang lumayan.

terpopuler

  1. Tengkuzul Menggebu-gebu Tanya Kapan Indonesia Umumkan Krisis, Staf Menkeu: Sabar Sikit Ustadz!

  2. Cerita Traveler Indonesia Pura-pura Jadi Pacar Demi Selamatkan Gadis Jepang dari Penguntit

  3. Kasih Kejutan Cake Sepatu Emas, Istri Immobile Tulis Pesan yang Bikin Haru

  4. Jadwal Lengkap Liga Champions dan Liga Europa, 5–9 Agustus 2020

  5. Popularitas Prabowo Subianto di Bursa Pilpres 2024 Hampir 100 Persen, Ahok Nomor 4

  6. Memphis Depay Percaya Lyon Punya Peluang Singkirkan Juventus

  7. Akhirnya, WHO Sukses Rampungkan Penyelidikan Awal Asal-Usul Corona di China

  8. Realisasi Anggaran Penanganan Covid-19 Rendah, Tim Pengawas DPR Singgung Kerumitan Birokrasi

  9. Diseret ke Pidana, Kejagung Beberkan Bukti Jaksa Pinangki Terlibat Skandal Kasus Djoko Tjandra

  10. Viral! Warganet Tertipu Hingga Rp4 Miliar Gara-gara Investasi Abal-abal

fokus

Tokopedia Dorong Digitalisasi UMKM dan Inklusi Keuangan
UMKM Pahlawan Ekonomi
Strategi UMKM Berjaya di New Normal

kolom

Image
DR TANTAN HERMANSAH

“Nyate” dan Perubahan Mikro Sosial

Image
Lasmardi Iswondo

Menjaga Kemabruran Haji

Image
Lasmardi Iswondo

Meraih Keutamaan Hari Tasyrik

Image
Achsanul Qosasi

Mengukuhkan Persaudaraan Sosial

Wawancara

Image
Ekonomi

Eksklusif Memulihkan Perekonomian Desa dengan Digitalisasi dan Menggerakkan Anak Muda

Image
Video

VIDEO Akurat Talk Bersama Abdul Hakim Bafagih (2/2)

Image
Video

Akurat Talk

VIDEO Akurat Talk Bersama Abdul Hakim Bafagih (1/2)

Sosok

Image
News

Kisah Horor Kaesang di Istana, Awalnya Bikin Penasaran Endingnya Bikin Kesal Warganet

Image
Ekonomi

Ada yang Hartanya Tembus Rp19 T! Ini 7 Penulis Terkaya di Dunia

Image
Hiburan

5 Fakta Menarik Mendiang Ajip Rosidi, dari Sastrawan hingga Nikahi Artis Nani Wijaya