image
Login / Sign Up

Presiden: Realisasi Pertumbuhan Ekonomi Kuartal III-2020 Jadi Kunci Pemulihan Ekonomi Nasional

Siti Nurfaizah

Image

Presiden Joko Widodo memberikan kata sambutan dalam pembukaan Asian Agriculture and Food Forum (ASAFF) tahun 2020 di Istana Negara, Kompleks Kepresidenan, Jakarta Pusat, Kamis (12/3/2020). ASAFF Tahun 2020 yang diselenggarakan Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) merupakan hasil kolaborasi antarnegara dan antarpebisnis di kawasan Asia untuk membangun kemandirian pertanian dan ketahanan pangan di Asia. | AKURAT.CO/Sopian

AKURAT.CO Presiden Joko Widodo menilai realisasi Pertumbuhan Ekonomi di kuartal III-2020 nanti akan menjadi kunci Pemulihan Ekonomi Nasional untuk keseluruhan tahun.

Presiden berharap di kuartal III-2020 kegiatan Produk Domestik Bruto (PDB) tidak terkontraksi dan tetap bertumbuh sehingga akan mempercepat upaya pemulihan ekonomi domestik dari tekanan yang diakibatkan pandemi COVID-19.

“Saya sekarang ini melihat belanja kementerian itu harian. Naiknya berapa persen. Harian, saya lihat betul sekarang karena memang kuncinya di kuartal ketiga ini. Begitu kuartal ketiga bisa mengungkit ke plus (Pertumbuhan Ekonomi), ya sudah kuartal keempat lebih mudah, tahun depan Insya Allah juga akan lebih mudah," ujar Presiden melalui keterangan tertulis di Jakarta, Rabu (8/7/2020).

baca juga:

Menurut Presiden, belanja pemerintah akan menjadi penggerak utama bagi perekonomian di tengah pandemi COVID-19 saat ini. Maka itu, dia meminta agar regulasi yang berkaitan dengan belanja pemerintah dapat disederhanakan.

"Saya minta semuanya dipercepat, terutama yang anggarannya besar-besar. Ini Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan ada Rp70,7 triliun, Kementerian Sosial Rp104,4 triliun, Kementerian Pertahanan Rp117,9 triliun, Polri Rp92,6 triliun, Kementerian Perhubungan Rp32,7 triliun," kata Presiden

Kepala Negara meminta jajarannya untuk bekerja tidak seperti dalam keadaan normal biasa. Para menteri dan pimpinan lembaga negara diminta bekerja seperti dalam konteks keadaan krisis. Selain itu, Presiden mengingatkan, belanja pemerintah juga harus memprioritaskan produk-produk yang ada di dalam negeri.

"Misalnya di Kementerian Pertahanan, bisa saja di PT DI (Dirgantara Indonesia), beli di PT Pindad, beli di PT PAL. Yang bayar di sini ya yang cash, cash, cash. APBN (Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara), beli produk dalam negeri. Saya kira Menhan (Prabowo Subianto) juga lebih tahu mengenai ini," ujarnya.

"Saya kira belanja-belanja yang dulu belanja ke luar, direm dulu. Beli, belanja, yang produk-produk kita. Agar apa? Ekonomi terpacu, bisa memacu pertumbuhan kita, pertumbuhan (ekonomi) kita," Presiden menambahkan.

Terkait dengan kebutuhan medis, Presiden Joko Widodo mengungkap bahwa saat ini sejumlah kebutuhan medis untuk penanganan pandemi COVID-19 telah mampu diproduksi di dalam negeri. Alat medis itu seperti alat uji COVID-19 dengan metode Polymerase Chain Reaction, alat uji cepat COVID-19 dan juga beberapa obat.

"Jangan ada lagi beli yang dari luar apalagi hanya masker, banyak kita produksinya. APD (alat pelindung diri) 17 juta produksi kita per bulan. Padahal kita pakainya hanya kurang lebih 4 sampai lima juta (unit). Hal-hal seperti ini saya mohon Bapak/Ibu Menteri, Pak Sekjen, Pak Dirjen, tahu semuanya masalah dan problem yang kita hadapi," ucapnya. []

Editor: Dhera Arizona Pratiwi

berita terkait

Image

Iptek

Facebook Hapus Postingan Trump yang Mengklaim Anak-anak "Kebal" Covid-19

Image

Ekonomi

Bos Kadin Sebut Ekonomi RI Minus Gara-gara Dana PEN Lambat Diserap

Image

Ekonomi

Ekonom Minta Masyarakat Tak Perlu Panik Hadapi Resesi

Image

Ekonomi

Pemerintah Kebut Realisasi Bansos Tambahan Terdampak COVID-19

Image

Ekonomi

Jubir Menkeu Pamer Pertumbuhan Ekonomi RI tapi Malah Terlihat Kalah Jauh dari Vietnam

Image

Hiburan

Klarifikasi, Anji Mengaku Sebelumnya Tak Mengenal Hadi Pranoto

Image

Hiburan

Lagi Pandemi Covid-19, Kesha Ratuliu Sering Gonta-Ganti Rencana Pernikahan

Image

News

Terbitkan Inpres No 6/2020, Jokowi Minta TNI, Polri, dan Kepala Daerah Gencarkan Sosialisai Protokol Kesehatan

Image

Ekonomi

Stafsus Menkeu: Pemda Punya Peran Besar Pulihkan Ekonomi

komentar

Image

0 komentar

terkini

Image
Ekonomi

Kementan Lakukan Penyegaran Organisasi, Begini Pesan Mentan SYL

Dalam kesempatan ini, Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo langsung meminta para pegawainya untuk bekerja lebih ekstra.

Image
Ekonomi

KKP Tambah 104 Personil Pengawas Kelautan dan Perikanan

Indonesia merupakan Marine Mega-Biodiversity terbesar di dunia dengan nilai kekayaan laut mencapai Rp1.772 triliun.

Image
Ekonomi

Bos Kadin Sebut Ekonomi RI Minus Gara-gara Dana PEN Lambat Diserap

Kontraksi pertumbuhan Indonesia yang kurang menggembirakan sudah diprediksi sebelumnya oleh kalangan dunia usaha.

Image
Ekonomi

Ekonom Minta Masyarakat Tak Perlu Panik Hadapi Resesi

Direktur Riset Core Indonesia, Piter Abdullah mengatakan masyarakat tidak perlu panik jika Indonesia mengumumkan resesi.

Image
Ekonomi

Pemerintah Kebut Realisasi Bansos Tambahan Terdampak COVID-19

Pemerintah sedang mengebut realisasi bansos tambahan untuk meringankan beban sosial ekonomi masyarakat.

Image
Ekonomi
DPR RI

Misbakhun: Pemerintah Jangan Sampai Hidupkan 'Zombie' Setelah Krisis

Mukhamad Misbakhun memperingatkan pemerintah jangan sampai menghidupkan "zombie" setelah krisis lantaran terlambat memberikan stimulus.

Image
Ekonomi

Jubir Menkeu Pamer Pertumbuhan Ekonomi RI tapi Malah Terlihat Kalah Jauh dari Vietnam

Jubir Menkeu bandingkan pertumbuhan ekonomi berbagai negara antara kuartal I dan kuartal II 2020.

Image
Ekonomi

Jangan Sampai Kelewatan! Pertamina Beri Diskon BBM dan LPG Selama Agustus 2020

Pertamina kembali menggelar berbagai Promo Kemerdekaan selama sebulan penuh dari 1-31 Agustus 2020.

Image
Ekonomi

Pekerja Bergaji di Bawah Rp5 Juta Akan Diguyur Insentif Rp2,4 Juta

Pemerintah akan memberikan insentif bagi pekerja dengan upah Rp5 juta per bulan berupa cash transfer sebesar Rp2,4 juta per orang.

Image
Ekonomi

Stafsus Menkeu: Pemda Punya Peran Besar Pulihkan Ekonomi

Pemda memiliki peran yang besar untuk mengungkit upaya PEN termasuk mendukung kelanjutan pelaku UMKM terdampak COVID-19.

terpopuler

  1. Atta Halilintar Beri Sinyal Batal Nikahi Aurel di GBK

  2. Sisi Sederhana Ulama NU Gus Baha Kembali Terungkap, Ternyata Tak Punya WA

  3. Demokrat: Pertemuan AHY dengan Puan dan Bamsoet Salah Satunya Membahas Isu Politik

  4. Viral! Pelanggan PLN Protes, Tagihan Listriknya Bengkak Hingga Rp19 Juta

  5. Guyonan Fahri Hamzah: Puluhan Kali Saya ke Istana Belum Pernah Duduk di Meja

  6. Mantap Jiwa, 3 Zodiak Bakal Dikejar Rezeki di Agustus!

  7. Penumpang Transjakarta Galang Petisi Tolak Kebijakan Ganjil-Genap Saat Pandemi

  8. Kemenkes Bantah Obat Herbal Dapat Sembuhkan Covid-19, Jonru: Kalau Kalung Corona Bisa?

  9. Asing Resmi Caplok Bukopin, Anggota BPK: Bank Milik Gerakan Koperasi Kini Tinggal Kenangan

  10. 7 Orang Terseret Ombak saat Main di Pantai Goa Cemara Bantul, 2 Meninggal Dunia

fokus

Tokopedia Dorong Digitalisasi UMKM dan Inklusi Keuangan
UMKM Pahlawan Ekonomi
Strategi UMKM Berjaya di New Normal

kolom

Image
Dr. Abd. Muid N., MA

Islam Yang Mewarna-Warni

Image
Dr. Arli Aditya Parikesit  

Diskursus antara WHO dan Sains 'Vis a Vis Post-truth' Era Pandemi COVID-19

Image
DR TANTAN HERMANSAH

“Nyate” dan Perubahan Mikro Sosial

Image
Lasmardi Iswondo

Menjaga Kemabruran Haji

Wawancara

Image
Ekonomi

Eksklusif Memulihkan Perekonomian Desa dengan Digitalisasi dan Menggerakkan Anak Muda

Image
Video

VIDEO Akurat Talk Bersama Abdul Hakim Bafagih (2/2)

Image
Video

Akurat Talk

VIDEO Akurat Talk Bersama Abdul Hakim Bafagih (1/2)

Sosok

Image
Hiburan

5 Potret Memesona Dian Syahfitri, Guru SMK di Deli Serdang yang Jadi Idola Para Murid

Image
Hiburan

Sisi Sederhana Ulama NU Gus Baha Kembali Terungkap, Ternyata Tak Punya WA

Image
News

Kisah Horor Kaesang di Istana, Awalnya Bikin Penasaran Endingnya Bikin Kesal Warganet