image
Login / Sign Up

Terbukti Corona Menular Lewat Udara, Pembukaan Ekonomi Bisa Jadi 'Ledakan Bencana'

Denny Iswanto

Wabah Corona

Image

Wisatawan dan pedagang saat meramaikan kawasan wisata Kota Tua, Taman Sari, Jakarta Barat, Sabtu (4/7/2020). Sejumlah tempat wisata dibuka kembali setelah pemberlakuan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) memasuki masa transisi menuju new normal pandemi COVID-19. Namun sejak dibuka kembali, banyak pedagang dan pengunjung tidak menerapkan protokol kesehatan untuk mencegah penyebaran virus corona seperti memakai masker dan menjaga jarak. | AKURAT.CO/Sopian

AKURAT.CO Para ahli Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), Selasa (7/7/2020) mengakui semakin banyak bukti bahwa virus Corona dapat menyebar melalui udara dan sedang mempersiapkan laporan singkat tentang hal itu.

Dalam briefing rutin Badan PBB di Jenewa, Ketua Komite Teknis WHO Dr. Maria Van Kerkhove, dilansir dari VOA, mengatakan, WHO telah dihubungi oleh lebih dari 200 pakar kesehatan bulan April 2020 dan menyerukan agar PBB serta badan dunia lainnya mengakui bahwa virus Corona dapat menyebar di udara.

Kerkhove menyatakan komite yang dipimpinnya bersama kelompok itu sedang menyusun laporan ilmiah tentang apa yang diketahui tentang Penularan virus melalui udara tersebut.

baca juga:

Koordinator WHO untuk pencegahan dan pengendalian infeksi, Profesor Benedetta Allegranzi, mencatat, walaupun ada petunjuk tentang perebakan virus lewat udara, hal tersebut belum bisa dipastikan.

DirJen WHO Tedros Adhanom Ghebreyesus mengatakan pandemi itu terus meningkat dan belum mencapai puncaknya.

Tedros mencatat diperlukan waktu selama 12 minggu bagi dunia untuk mencapai angka 400.000 infeksi COVID, tapi akhir pekan ini saja, tercatat lebih dari 400.000 infeksi terjadi di seluruh dunia.

Lalu bagaimana dengan Indonesia yang telah membuka perekonomiannya dan menuju New Normal?

Tak bisa dimungkiri, Indonesia kesulitan mengatasi krisis ganda ekonomi sekaligus kesehatan publik akibat pandemi Virus Corona. Tak ayal, Presiden Joko Widodo mengumumkan kebijakan 'New Normal' demi menggenjot perekonomian Tanah Air yang terus merosot.

Namun, langkah ini justru disebut sebagai upaya kesengajaan yang menyesatkan dan mengaburkan tingginya risiko epidemi oleh sebuah media internasional, Asia Times. Disebutkan bahwa para ahli telah memperingatkan pendekatan prematur untuk memulihkan ekonomi ini berisiko mengekspos rakyat Indonesia ke wabah lebih lanjut dan gangguan ekonomi jangka panjang yang lebih dalam.

Bulan lalu, pakar tanggap darurat terkemuka, Dr. Corona Rintawan, meninggalkan Satuan Tugas Nasional COVID-19 Indonesia. Saat membagi pandangannya dengan Asia Times, dokter tersebut mengatakan pandemi COVID-19 telah membuat pemerintah Indonesia terpuruk.

Ia juga menggarisbawahi bagaimana arahan 'New Normal' Jokowi bisa mengundang lebih banyak infeksi dan kebingungan, alih-alih membuat kurva membaik dan aman.

Menurut Corona, jika pembukaan kembali ekonomi, bersama dengan kegiatan sosial dan keagamaan lainnya, tidak dibarengi dengan langkah-langkah yang memperkuat sistem perawatan kesehatan, hal ini dapat mengarah ke 'ledakan infeksi'.

Tanpa peraturan dan sanksi yang jelas, ia menegaskan New Normal akan menjadi masalah besar. Perekonomian kembali dibuka, sementara saran ahli ilmiah agar pemerintah tidak meremehkan skala infeksi, kematian, dan kemungkinan gelombang infeksi baru diabaikan. []

Editor: Denny Iswanto

berita terkait

Image

Olahraga

Persib Minta Penjelasan Soal Mekanisme Jika Ada Pemain Positif Covid-19

Image

News

Satu Pasien Positif Covid-19 Meninggal Dunia di Kabupaten Magetan, Jawa Timur

Image

News

Lagi, Kasus Positif Covid-19 di DKI Jakarta Melonjak Lagi 721 Kasus Per Hari

Image

Gaya Hidup

Ketua Lembaga Eijkman: Idealnya Vaksin Covid-19 Disuntik Sekali Seumur Hidup

Image

Ekonomi

Sejumlah Orang di Jambi Suarakan #ErickOut, Ada Apa?

Image

News

Satgas Covid-19 Bantah Pernyataan Risma Soal Zona Hijau

Image

Hiburan

Pertimbangkan Pandemi, Video Music Awards MTV akan Digelar di Luar Ruangan

Image

News

Pasien COVID-19 Meninggal di DIY Capai 23 Orang

Image

News

Pemerintah Upayakan Pencairan Insentif Nakes Langsung ke Rekening Masing-masing

komentar

Image

0 komentar

terkini

Image
Ekonomi

Wow! Berkat Pandemi, Kekayaan Mark Zuckerberg Kini Capai Rp1.464 Triliun

Kekayaan pribadi pendiri Facebook, Mark Zuckerberg telah melampaui US$100 miliar.

Image
Ekonomi

Wuih! Ternyata Begini Cara Dapatkan Uang dari Google AdSense

Untuk itu, berikut ini cara mendapatkan uang dari Google AdSense.

Image
Ekonomi

Sektor Pertanian Bisa Jadi Penyelamat Ekonomi RI Kuartal III-2020 dari Resesi

Anggota Komisi IV DPR RI Johan Rosihan menyatakan bahwa sektor pertanian perlu didorong lebih besar lagi

Image
Ekonomi

Sejumlah Orang di Jambi Suarakan #ErickOut, Ada Apa?

Sejumlah masyarakat di Jambi menyuarakan Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir agar mundur dari jabatannya.

Image
Ekonomi

KKP Minta Nelayan Miliki Mata Pencaharian Alternatif

Adanya mata pencaharian alternatif, para nelayan dan keluarganya tetap dapat berkegiatan dan memiliki pemasukan.

Image
Ekonomi

DPR: Sektor Pertanian Jadi Lokomotif Penyelamat Indonesia dari Resesi

Pemerintah banyak memberikan stimulus kepada korporasi atau perusahaan besar, tetapi ternyata tidak berdampak pada peningkatan produksi.

Image
Ekonomi

Percepat Pemulihan Ekonomi, Pemerintah Perluas Target Penerima KUR

Pemerintah memberikan relaksasi kebijakan KUR.

Image
Ekonomi

Garap PLTU Jawa 9&10, Barito Pacific Dikucur Pinjaman dari Bangkok Bank

PLTU Jawa 9 & 10 berkapasitas 2x1.000 MW nantinya akan menggunakan teknologi ultra super-critical.

Image
Ekonomi

BPJT: Konstruksi Tol Krian-Manyar Rampung Akhir 2020

PUPR menargetkan konstruksi jalan tol Krian - Legundi - Bunder - Manyar Seksi 1 - 3 di Jawa Timur selesai akhir tahun ini.

Image
Ekonomi
Wabah Corona

Ngarep Bantuan Rp600 Ribu dari Pemerintah, Cek Dulu Caranya!

Insentif tersebut dikabarkan akan diberikan bagi pekerja yang memiliki upah di bawah Rp5 juta loh.

terpopuler

  1. Arogan, Mentang-Mentang Anak Pejabat, Cewek Ini Menolak Bayar Denda Karena Tidak Pakai Masker

  2. Polisi Cari Identitas Pembakar Foto Habib Rizieq dan Ustaz Abdul Somad

  3. Seakan-akan Meroket, Ekonomi RI Zaman SBY Ternyata Tidak Istimewa Juga

  4. Dari Kasus The Connell Twins, Ketahui Penyakit Akibat Incest

  5. Larang PKL Jualan, Wali Kota Padang Mahyeldi Diomelin Ibu-ibu

  6. Luhut Siapkan Cashback hingga Rp750 Ribu Bagi Konsumen Belanja Produk UMKM Lokal

  7. Kenali Incest, Typo The Connell Twins yang Jadi Viral

  8. Korea Selatan Temukan Virus Corona di OTG dan Pasien Bergejala Sama Banyaknya

  9. Polisi Beberkan Peran Anita Kolopaking sebagai Penghubung Djoko Tjandra dengan Brigjen Prasetijo

  10. Kisah Korban Perkosaan Berani Bersuara Usai Setahun Pendam Trauma Ini Viral

fokus

Tokopedia Dorong Digitalisasi UMKM dan Inklusi Keuangan
UMKM Pahlawan Ekonomi
Strategi UMKM Berjaya di New Normal

kolom

Image
Achsanul Qosasi

Gerakan ABCD untuk Pemulihan Ekonomi

Image
UJANG KOMARUDIN

Demokrasi dalam Genggaman Oligarki

Image
Dr. Abd. Muid N., MA

Islam Yang Mewarna-Warni

Image
Dr. Arli Aditya Parikesit  

Diskursus antara WHO dan Sains 'Vis a Vis Post-truth' Era Pandemi COVID-19

Wawancara

Image
Ekonomi

Eksklusif Memulihkan Perekonomian Desa dengan Digitalisasi dan Menggerakkan Anak Muda

Image
Video

VIDEO Akurat Talk Bersama Abdul Hakim Bafagih (2/2)

Image
Video

Akurat Talk

VIDEO Akurat Talk Bersama Abdul Hakim Bafagih (1/2)

Sosok

Image
Ekonomi

6 Fakta Menarik Sumber Kekayaan Jerinx SID, Bisnis Clothing hingga Brand Ambassador Berbagai Produk

Image
Ekonomi

Foto Lawas Cita-cita Masa SD Desainer Asal Medan ini Viral, Bikin Bangga!

Image
Hiburan

5 Potret Memesona Dian Syahfitri, Guru SMK di Deli Serdang yang Jadi Idola Para Murid