image
Login / Sign Up

Alasan Seseorang Enggan Resign, Meski Benci Pekerjaannya. Kamu Termasuk?

Andi Syafriadi

Image

Masalah Stres Saat Bekerja | ISTIMEWA

AKURAT.CO Tidak semua pekerjaan yang dijalani seseorang saat ini adalah pekerjaan yang dianggap nyaman oleh mereka. Terkadang ada sebagian karyawan yang merasa lelah, jenuh, atau bahkan membenci pekerjaannya saat ini. Ketika rasa tersebut mulai muncul, resign atau mengundurkan diri merupakan hal yang terlintas dipikiran.

Meski terbilang sederhana, namun resign bukanlah hal yang mudah dilakukan bahkan oleh mereka yang membenci pekerjaannya. Ada banyak alasan mengapa seseorang ragu untuk mengundurkan diri dari perusahaan meskipun pekerjaan yang dimiliki tidak memberikan kenyamanan.

Mungkin kamu juga merasakan hal yang sama dimana pekerjaan saat ini terasa tidak menyenangkan. Namun ragu untuk memilih resign. Berikut ini merupakan beberapa alasan mengapa kamu tidak mau resign padahal membenci pekerjaan saat ini.

baca juga:

1. Tidak Tahu alasan Membenci pekerjaan Saat Ini

Kebanyakan orang membenci pekerjaannya karena ada beberapa alasan yang mendasari, misalnya seperti gaji yang tidak sesuai dengan usaha, lingkungan kerja kurang kondusif, atasan tidak kooperatif, dan lain sebagainya. Namun meskipun begitu, tidak menutup kemungkinan jika kamu membenci pekerjaanmu tanpa alasan.

Sebenarnya bukan tanpa alasan, tapi kamu masih mencari tahu apa yang menyebabkan rasa tidak nyaman dalam pekerjaanmu saat ini. Karena hal tersebut, kamu menjadi tidak yakin jika resign merupakan keputusan yang benar. 

Pasalnya, ketika kamu tidak mengetahui apa yang menyebabkan rasa benci terhadap pekerjaanmu saat ini maka kamu tidak bisa mendapatkan solusi terbaik bahkan setelah keluar dari perusahaan. Bisa saja di perusahaan yang baru akan terulang hal sama yang menyebabkan kamu tidak nyaman lagi dengan pekerjaan baru tersebut.

Selain itu, kamu yang benci pekerjaan tanpa mengetahui alasannya terkadang berharap untuk mendapatkan solusi dari masalah tersebut sehingga masih bisa diatasi. Tapi karena alasannya belum diketahui, maka tidak ada hal yang bisa dilakukan kecuali menunda-nunda pengunduran diri.

2. Merasa Bahwa Dirimu Belum Kompeten

alasan kedua kamu tidak kunjung resign meski sudah membenci pekerjaanmu saat ini adalah karena merasa dirimu tidak kompeten. Mencari pekerjaan bukanlah hal yang mudah, apalagi jika kamu menginginkan pekerjaan dengan posisi yang lebih tinggi. Butuh keahlian dan juga kemampuan agar kamu bisa mendapatkan posisi tersebut.

Namun permasalahannya yaitu kamu merasa bahwa dirimu masih berada di tempat yang sama. Belum ada prestasi maupun pencapaian besar dari pekerjaan saat ini sebagai bekal untuk mendapatkan pekerjaan baru. Karena hal tersebut, maka kamu merasa masih membutuhkan pekerjaan saat ini untuk digunakan sebagai sarana belajar dan mengembangkan diri.

Kondisi tersebut memang cukup dilematis karena jika resign belum tentu kamu akan mendapatkan pekerjaan yang lebih baik. Jadi hal yang dilakukan adalah tetap bertahan pada pekerjaan saat ini meskipun membuatmu tidak nyaman saat menjalaninya.

3. Tidak Mendapatkan Dukungan untuk resign

resign atau mengundurkan diri memang terlihat mudah namun sangat sulit untuk dijalani. Sebelum memutuskan untuk resign kebanyakan dari kamu pasti akan mempertimbangkan beberapa hal terlebih dahulu. Terkadang keputusan resign juga sulit untuk diambil sendiri, sehingga membutuhkan saran dari orang lain seperti keluarga atau teman dekat.

Keluarga dan teman dekat memang tempat ternyaman untuk berbagi keluh kesah. Mereka akan memberikan saran terbaik dengan pertimbangan rasional sesuai dengan kebutuhanmu. Saat rasa jenuh dan benci akan pekerjaan mulai muncul, kamu pasti mencari seseorang untuk mencurahkan rasa benci tersebut.

Dari mereka kamu mungkin mengharapkan dukungan untuk resign ketika menyampaikan niat tersebut. Namun ternyata tidak semua orang terdekatmu akan mendukungmu untuk resign. Terkadang mereka memberikan pendapat rasional bahwa mencari pekerjaan seperti pekerjaanmu saat ini merupakan hal yang sulit.

Karena hal tersebut mereka akan menyarankanmu untuk lebih bersyukur dibandingkan dengan menyerah dan resign. Hal ini ternyata sangat berpengaruh kepada keputusan seseorang untuk resign. Pasalnya, kamu akan mencoba berpikir ulang mengenai apa yang mereka katakan dan berusaha untuk bertahan meskipun tersiksa.

4. Belum Memiliki Rencana Cadangan

Belum memiliki rencana apa yang akan dilakukan selanjutnya menjadi alasan paling banyak mengapa seseorang tidak resign meski membenci pekerjaannya saat ini. Dalam hal ini kamu mungkin belum mendapatkan pekerjaan baru yang bisa langsung dimasuki atau belum berani mengambil risiko terhadap hal baru.

Rencana cadangan yang belum ada tersebut tentu saja akan berpengaruh kepada keputusanmu untuk resign. Pasalnya, kamu pasti tidak ingin menganggur dalam waktu yang lama setelah resign karena rencana yang belum matang.

Dibandingkan dengan mengambil risiko tersebut, kamu akan mencoba bertahan pada pekerjaan saat ini. Siapa tahu ketika kamu bertahan, hal yang membuatmu benci dan tidak nyaman berangsur menghilang sehingga pekerjaanmu bisa sesuai dengan keinginan. Selain itu, mencoba bertahan lagi juga memungkinkanmu untuk mencari rencana cadangan dengan matang sehingga lebih siap untuk resign.[]

Editor: Prabawati Sriningrum

berita terkait

Image

Ekonomi

Super Koridor Ekonomi, Mampu Panggil Investasi Sentuh UMKM

Image

News

FOTO Kemendikbud Terapkan Kurikulum Belajar di Rumah dan Sekolah

Image

Ekonomi

5 Tips Atasi Rasa Takut Untuk Memulai Bisnis!

Image

Ekonomi

Katanya 7 Daftar Pekerjaan Ini Aman Saat Resesi!

Image

Ekonomi

3 Zodiak Karier Topcer di Bulan Agustus, Ada Zodiakmu?

Image

Ekonomi

Dear HRD, Jangan Samakan Pekerjaan Marketing dan Sales

Image

Ekonomi

Mantap Jiwa, 3 Zodiak Bakal Dikejar Rezeki di Agustus!

Image

Ekonomi

Hai Milenial! Kenali Resesi Ekonomi dan Ketahui 4 Cara Menghadapinya Yuk!

Image

Ekonomi

Uniknya Perjalanan Hidup Ponari, dari Dukun Cilik Kini Jadi Sales Keliling

komentar

Image

0 komentar

terkini

Image
Ekonomi

Kemensos Alokasikan 92 Persen Pagu Anggaran untuk Bansos

Kemensos mengalokasikan hampir 92 persen pagu anggaran tahun 2021 sebesar Rp92,82 triliun untuk belanja bansos.

Image
Ekonomi

BNI Kenalkan Produk UMKM Lewat Kantor Cabang Luar Negeri

BNI mengenalkan produk pelaku UMKM Tanah Air kepada pasar internasional.

Image
Ekonomi
UMKM Pahlawan Ekonomi

Gandeng Publik Figur Menjadi Salah Satu Strategi Buzz Creative Datangkan Pembeli

Selain Zaskia, ada beberapa artis yang bekerjasama dengan Buzz Creative, antara lain Dinda Hauw, Oki Setiana Dewi, dan lain-lain

Image
Ekonomi

Mantap! Sepuluh Kementerian Ini Punya Anggaran Terbesar Tahun 2021

Sri Mulyani Indrawati mengungkapkan 10 kementerian/lembaga (K/L) yang memiliki anggaran belanja tertinggi pada tahun depan.

Image
Ekonomi
UMKM Pahlawan Ekonomi

Nur Hasanah, Meninggalkan Pekerjaan Formal untuk Menggeluti Bisnis UMKM

Cita-cita menjadi wanita karir jadi berubah haluan. Ibu rumah tangga dengan penghasilan tetap menurutnya lebih menjanjikan

Image
Ekonomi

Di Malang, Mentan Resmikan Taman Sains Pertanian Jeruk

Menurut Mentan, sektor pertanian menjadi yang paling minim dalam penyebaran virus covid-19.

Image
Ekonomi

Pembiayaan Berbasis Digital Bisa Buat UMKM Lepas dari Ketergantungan Bank

Fithra Faisal menilai pembiayaan berbasis digital bisa menjadi alternatif bagi pelaku UMKM.

Image
Ekonomi

Defisit Anggaran Diperlebar 5,5 Persen Guna Tekan Kemiskinan dan Pengangguran

Menteri PPN : defisit 5,5 persen dalam RAPBN 2021 untuk menekan laju kemiskinan dan pengangguran sebagai dampak pandemi COVID-19.

Image
Ekonomi
DPR RI

Target Pertumbuhan Ekonomi Pemerintah Ambisius, Jangan Sampai Utang Menumpuk

Legislator : target PE 2021 sebesar 4,5 sampai 5,5 persen merupakan hal yang bagus dan ambisius.

Image
Ekonomi

Target Penerimaan Perpajakan Dipatok Rp1.481,9 Triliun, CITA: Masih Masuk Akal!

CITA : target penerimaan perpajakan dalam RAPBN 2021 sebesar Rp1.481,9 triliun masih masuk akan untuk dicapai oleh pemerintah.

terpopuler

  1. Tengku Zul Bandingkan Pendapatan Negara dengan Aset Sinar Mas Group, Netizen: Gajah Sama Semut Bos!

  2. Selain Tak Terima Ditegur Main HP di Pesawat, Putra Bungsu Amien Rais Berani Tantang Wakil Ketua KPK

  3. Jadi Idola Masa Kecil, Bek Muda Bayern Ini Tak Percaya Bakal Berhadapan dengan Lionel Messi

  4. Dicibir Dongkrak Popularitas Lewat Rizky Billar, Lesti Membantah: Sudah Ditakdirkan Allah

  5. 5 Meme Lucu Kekalahan Atletico Madrid, Liverpudlian ikut Ngakak Lebar

  6. Langkah Politik Negarawan ala Jokowi

  7. Ingin Habisi Semua Anggota Keluarga, Pria India Nekat Campuri Es Krim Buatan Ibu dengan Racun Tikus

  8. Gerindra: Pidato Presiden Gambarkan Rakyat Indonesia Bisa Bangkit dari Pandemi

  9. Viral Seorang Mahasiswa Bayar UKT di Bank Pakai Uang Receh, Senilai Rp3,5 Juta!

  10. Pelatih RB Leipzig Ungkap Pertikaiannya dengan Diego Simeone 

Akurat Solusi-1

fokus

Tokopedia Dorong Digitalisasi UMKM dan Inklusi Keuangan
UMKM Pahlawan Ekonomi
Strategi UMKM Berjaya di New Normal

kolom

Image
UJANG KOMARUDIN

Merindukan Kemerdekaan Sejati

Image
Afriadi, S.Fil.I, M.IKom

Langkah Politik Negarawan ala Jokowi

Image
Arli Aditya Parikesit

Jadilah Insan Cemerlang dalam Menghadapi COVID-19

Image
Egy Massadiah

Doni Menengok Putaran Roda Zaman

Wawancara

Image
Ekonomi

Eksklusif Bos Garuda Garuda PHK Karyawan Besar-besaran Karena Bisnis Limbung?

Image
Ekonomi

Eksklusif Bos Garuda Protokol Kesehatan Mutlak di Garuda Demi Keselamatan Penumpang

Image
Ekonomi

Eksklusif Bos Garuda Bukan Orang Airlines, Ternyata Begini Perasaan Irfan Setiaputra Selama Memimpin Garuda

Sosok

Image
News

5 Potret Gagah Jokowi Kenakan Baju Adat NTT di Sidang Tahunan MPR RI

Image
Iptek

Lebih Dekat dengan Addison Rae Easterling, Dancer TikTok Paling Tajir Sejagad

Image
News

Usaha tak Khianati Hasil, Kisah Fredy Napitupulu, Pengusaha Muda Sukses Pemilik Stanbrain