image
Login / Sign Up

Pengamat Desak Realisasi Simplifikasi Cukai Tembakau Sesuai RPJMN

Siti Nurfaizah

Image

Pekerja menyelasaikan pembuatan rokok Sigaret Kretek Tangan (SKT) di Kudus, Jawa Tengah, Selasa (24/10). Pemerintah menetapkan untuk menaikkan tarif cukai rokok mulai 1 Januari 2018 mendatang sebesar 10.04 persen mendatang dengan pertimbangan untuk mencegah peredaran rokok ilegal serta mengendalikan konsumsi rokok. | ANTARA FOTO/Yusuf Nugroho/pras/17.

AKURAT.CO Peneliti dari Universitas Indonesia Abdillah Hasan mengharapkan pemerintah bisa kembali merealisasikan kebijakan penyederhanaan atau Simplifikasi struktur Cukai hasil tembakau. Hal itu sebagaimana tercantum dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2020–2024 sebagai salah satu program strategis.

Menurut Abdillah, melalui Simplifikasi Cukai, target pengendalian tembakau demi kesehatan masyarakat yang tercantum dalam RPJMN dapat lebih mudah tercapai.

"Dengan pencantuman Simplifikasi Cukai dalam RPJMN, kami berharap pemerintah mewujudkannya agar rentang harga rokok makin sempit, sehingga konsumen tidak bisa beralih ke rokok murah," ujarnya dalam keterangan di Jakarta, Sabtu (4/7/2020).

Dengan skenario tersebut, lanjutnya, harapan pemerintah untuk menurunkan tingkat konsumsi rokok di Indonesia pun bisa terwujud.

Lembaga Demografi Fakultas Ekonomi Bisnis Universitas Indonesia (LDUI) mengaku telah mengusulkan kepada pemerintah untuk melakukan Simplifikasi struktur Cukai rokok sejak 2017 lalu.

Manajer Informasi Kependudukan LDUI Nur Hadi Wiyono menjelaskan struktur Cukai yang sistemnya berjenjang dan memiliki banyak lapisan (layer) dinilai membuka celah pelanggaran kebijakan Cukai.

"Kita sudah usulkan pada pemerintah sejak 2017 untuk melakukan usaha Simplifikasi Cukai, agar dilakukan penyederhanaan secara bertahap," ujarnya.

Simplifikasi struktur Cukai secara bertahap sebelumnya memang telah tercantum pada Peraturan Menteri Keuangan (PMK) 146/2017 tentang Tarif Cukai Hasil Tembakau, yang mencanangkan Simplifikasi struktur Cukai rokok dari 12 layer pada 2017 menjadi lima layer pada 2021.

Dalam PMK tersebut, dijelaskan bahwa penyederhanaan dilakukan dalam rangka optimalisasi penerimaan Cukai hasil tembakau, meningkatkan kepatuhan pengusaha pabrik, serta penyederhanaan sistem administrasi di bidang Cukai.

Namun, baru setahun berjalan, kebijakan Simplifikasi itu justru dibatalkan melalui terbitnya PMK 156/2018 yang tidak lagi memasukkan penyederhanaan layer dalam ketetapan tarif Cukai.

Direktur Jenderal Bea Cukai Kemenkeu Heru Pambudi dalam keterangannya saat itu menjelaskan bahwa pembatalan rencana Simplifikasi Cukai rokok dilakukan dengan pertimbangan agar perusahaan rokok tetap terus hidup dan bertahan.

Pembatalan Simplifikasi yang terjadi pada rencana yang tertera di PMK 146/2017 dan kuatnya keberpihakan pemerintah terhadap industri rokok itu dikhawatirkan kembali terjadi pada rencana Simplifikasi Cukai yang dicanangkan pada RPJMN 2020-2024.

Dalam rencana RPJMN tersebut, struktur Cukai yang saat ini berjumlah 10 layer akan disederhanakan bertahap hingga menjadi 3-5 layer pada 2024.

Tak lama berselang setelah rencana Simplifikasi struktur Cukai pada RPJMN dipaparkan, suara penolakan terhadap rencana Simplifikasi Cukai kembali riuh didengungkan industri rokok.

Gabungan Perserikatan Pabrik rokok Indonesia (Gappri) mengaku keberatan apabila Simplifikasi diberlakukan. Gappri berharap pemerintah tidak akan menerbitkan kebijakan-kebijakan yang justru menghambat pemulihan industri seperti kenaikan Cukai, Simplifikasi struktur Cukai, dan revisi PP 109/2012.

Abdillah menilai saat ini yang sebenarnya diperlukan untuk memastikan pemberlakuan rencana Simplifikasi dan tujuan pengendalian tembakau dalam RPJMN dapat tercapai ialah komitmen pemerintah yang kuat terhadap kesehatan masyarakat, sehingga dapat menepis dugaan adanya intervensi dari industri rokok.

Senada dengan Abdillah, dukungan terhadap Simplifikasi Cukai juga disampaikan Bank Dunia.

Baru-baru ini, Bank Dunia dalam Kajian Belanja Negara Indonesia berjudul "Spending for Better Result" merekomendasikan agar pemerintah kembali menjalankan penyederhanaan struktur Cukai hasil tembakau yang sempat terhenti.

Menurut Bank Dunia, reformasi di bidang Cukai hasil tembakau akan mampu memberikan kontribusi terhadap ruang fiskal hingga 0,7 persen dari PDB.

Angka itu lebih besar dibandingkan jika pemerintah melakukan penghapusan subsidi energi dan penghapusan pembebasan pajak pertambahan nilai yang masing-masing hanya berkontribusi 0,4 persen dan 0,2 persen dari PDB.[]

baca juga:

Editor: Denny Iswanto

berita terkait

Image

Ekonomi

UMKM Pahlawan Ekonomi

Warung Ngegares, Jajanan Murah Omzet Seharga Motor

Image

Ekonomi

Telkom Indonesia Kantongi Laba Rp10,99 Triliun di Tengah Pandemi

Image

News

Kasus Korupsi Importasi Tekstil, Kejagung Sebut Akan Ada Tersangka Baru

Image

News

Yakinkan Masyarakat, Penelitian Lokal Soal Produk Rokok Alternatif Harus Digencarkan

Image

News

Korupsi Importasi Tekstil Kejagung: Banyak Industri Dalam Negeri Gulung Tikar

Image

News

Direktur Lalu Lintas Perdagangan Batam Diperiksa Kejagung Terkait Korupsi Importasi Tekstil

Image

News

Perokok Ganda Tembakau Sekaligus Elektrik Cenderung Punya Beban Kesehatan Berlipat

Image

News

Korupsi Importasi Tekstil Pemeriksaan Kembali Dirjen Bea Cukai Heru Pambudi, Begini Jawaban Kejagung

Image

News

Kasus Importasi Tekstil 4 Pejabat Bea Cukai dan Seorang Pengusaha Ditetapkan Sebagai Tersangka

komentar

Image

0 komentar

terkini

Image
Ekonomi
Wabah Corona

Perusahaan Pembiayaan Ini Pilih Beri Promo Bunga Rendah Hingga 0% di Tengah COVID-19

Program promosi dengan bunga rendah hingga 0% ini berlaku selama Agustus 2020.

Image
Ekonomi
Wabah Corona

Unilever Indonesia Gairahkan 150 Ribu UMKM Rentan Terdampak COVID-19

Semangat gotong royong dan kolaborasi antara pihak pemerintah dengan sektor swasta untuk membangkitkan UMKM.

Image
Ekonomi

Mantap! Obligasi Berkelanjutan IV BTN Kelebihan Permintaan 1,8 Kali

Kelebihan permintaan tersebut menjadi sinyal positif bagi Bank BTN di tengah pandemi Covid-19.

Image
Ekonomi

Pertumbuhan Industri Mamin Harus Tetap Positif, Begini Langkah Jitu Pemerintah

Kemenperin menilai industri makan dan minuman (mamin) merupakan salah satu yang harus terus dijaga positif pertumbuhannya di tengah pandemi.

Image
Ekonomi

Ekonomi RI Diramal Membaik hingga Hanya Minus 0,49 Persen di Akhir 2020

Airlangga Hartarto memprediksi perekonomian Indonesia selama tahun 2020 tumbuh minus 0,49 persen sebagai dampak pandemi COVID-19.

Image
Ekonomi

BI: Survei Penjualan Eceran Juni 2020 Membaik Meski Masih Terkontraksi

Survei Penjualan Eceran membaik pada Juni 2020, meskipun masih dalam fase kontraksi.

Image
Ekonomi

Digitalisasi UMKM, BTN Bidik Sentuh 1.000 Debitur

UMKM tetap menjadi sektor yang penting dalam memulihkan perekonomian bangsa.

Image
Ekonomi
Wabah Corona

UMKM Belum Tersentuh Akses Modal Perbankan, Bakal Dapat Ini dari Pemerintah

3 program utama telah disiapkan pemerintah untuk membantu segmen UMKM bertahan di situasi pandemi.

Image
Ekonomi

Kriteria Pelanggan Ini Bakal Gratis Abonemen Listrik Selama 6 Bulan

Kebijakan ini akan berlaku selama enam bulan.

Image
Ekonomi
Wabah Corona

Holding BUMN Penerbangan dan Pariwisata Mampu Pulihkan Perjalanan Wisata Terdampak COVID-19

Setiap promosi-promosi pariwisata membutuhkan bantuan-bantuan dari maskapai penerbangan.

terpopuler

  1. Kapok Berurusan dengan Hukum, Anji Ogah Percaya dengan Pemberitaan Media Lagi

  2. 5 Fakta Unik Ultah ke-33 Arema, ASN Wajib Beratribut Arema

  3. Jokowi Ajak Beli Produk Lokal, Rizal Ramli: ini Contoh Imbauan Ngasal!

  4. Ini Dia Kesibukan Baru Mantan Sekjen PSSI, Ratu Tisha

  5. Isu Afgan Penyuka Sesama Jenis Mencuat Lagi, Kok Bisa?

  6. BPJS Ketenagakerjaan Masih Kumpulkan Rekening Calon Penerima Subsidi Upah

  7. Tegang saat Akan Tes Swab, Ibu Ini Remas Bagian Intim Petugas Kesehatan

  8. Naik Podium, Morbidelli Bawa-bawa Nama Rossi

  9. Mantan Rekan Setim Bocorkan Karakter Andrea Pirlo

  10. Penyesalan Pemeran Konten Pornografi hingga Ingin Masuk Pesantren

fokus

Tokopedia Dorong Digitalisasi UMKM dan Inklusi Keuangan
UMKM Pahlawan Ekonomi
Strategi UMKM Berjaya di New Normal

kolom

Image
DR. ABDUL MUID N., MA

Menimbang Qiraa’ah Mubadalah untuk Kesetaraan Gender

Image
Achsanul Qosasi

Gerakan ABCD untuk Pemulihan Ekonomi

Image
UJANG KOMARUDIN

Demokrasi dalam Genggaman Oligarki

Image
Dr. Abd. Muid N., MA

Islam Yang Mewarna-Warni

Wawancara

Image
Video

VIDEO Menristek Bambang Brodjonegoro Buka Bukaan | Siapkan 250 Juta Vaksin Covid-19 Dalam Setahun

Image
News

Menristek Bambang Brodjonegoro Buka Bukaan Siapkan 250 Juta Vaksin, Bisa Digunakan Pertengahan 2021

Image
Ekonomi

Eksklusif Memulihkan Perekonomian Desa dengan Digitalisasi dan Menggerakkan Anak Muda

Sosok

Image
Iptek

Lebih Dekat dengan Addison Rae Easterling, Dancer TikTok Paling Tajir Sejagad

Image
News

Usaha tak Khianati Hasil, Kisah Fredy Napitupulu, Pengusaha Muda Sukses Pemilik Stanbrain

Image
Ekonomi

6 Fakta Menarik Sumber Kekayaan Jerinx SID, Bisnis Clothing hingga Brand Ambassador Berbagai Produk