image
Login / Sign Up

Jokowi: Kita Punya Peluang Keluar dari Middle Income Trap

Denny Iswanto

Image

Presiden Joko Widodo memberikan keterangan usai melakukan peninjauan pendistribusian sembako tahap ke-3 kepada keluarga penerima manfaat (KPM) di Kantor Sekretariat Rukun Warga 07/I Kelurahan Johar Baru, Kecamatan Johar Baru, Jakarta Pusat, Senin (18/5/2020). Presiden melakukan peninjauan untuk memastikan penyaluran bansos untuk warga Jabodetabek yang terdampak pandemi virus corona (COVID-19) berjalan lancar. | AKURAT.CO/Sopian

AKURAT.CO Presiden Joko Widodo (Jokowi) memaparkan beberapa upaya agar Indonesia bisa kembali naik status menjadi negara berpendapatan Tinggi, dan keluar dari jebakan negara berpendapatan Menengah (Middle Income Trap).

Dalam Konferensi Forum Rektor Indonesia (FRI) secara virtual dari Istana Kepresidenan Bogor, Sabtu (4/7/2020), Presiden Jokowi mengungkapkan banyak negara di dunia yang menghabiskan puluhan tahun, bahkan hampir ratusan tahun terjebak dalam status negara berpendapatan Menengah.

“Itulah yang tidak kita inginkan. Pertanyaannya apakah kita punya peluang untuk keluar dari Middle Income Trap. Saya jawab tegas, kita punya peluang besar, kita punya potensi besar,” ujar Presiden Jokowi.

baca juga:

Pada 1 Juli 2020 lalu Bank Dunia baru saja menaikan status Indonesia menjadi negara berpendapatan Menengah ke atas (upper-middle income country) dari negara berpendapatan Menengah bawah. Hal itu karena Indonesia telah memiliki Pendapatan nasional bruto (Gross National Income/GNI) sebesar 4.050 dolar AS pada 2019, atau naik dari 3.840 dolar AS.

GNI adalah Pendapatan yang diterima negara dari penduduk, pengusaha, termasuk dari barang dan jasa yang diproduksi serta dijual ke luar negeri dan investasi luar negeri.

Meski naik status, Indonesia masih berada di level negara berpendapatan Menengah. Presiden Jokowi mengingatkan Indonesia memiliki peluang besar untuk kembali naik status menjadi negara berpendapatan Tinggi dengan beberapa syarat.

Pertama, Indonesia harus memiliki infrastruktur yang efisien. Kemudian, Indonesia juga perlu memiliki sistem kerja yang kompetitif, cepat, dan berorientasi pada hasil.

“Ini sudah mulai kita bangun. Kita butuh kerja cepat kompetitif, yang berorientasi pada hasil. ini yg terus kita upayakan,” ujar Presiden Jokowi.

Selain itu Indonesia juga perlu Sumber Daya Manusia (SDM) yang unggul, produktif, inovatif, dan kompetitif.

“DI sinilah posisi strategisnya pendidikan Tinggi yaitu mengembangkan ilmu pengetahuan dan teknologi, mencetak generasi muda yang kompetitif, yang selalu berjuang untuk kemanusiaan dan kemajuan RI,” ungkap Presiden Jokowi.

Oleh karena itu, Presiden menekankan upaya untuk meningkatkan kualitas SDM tidak bisa dilakukan dengan cara-cara normatif. Indonesia memerlukan strategi dan terobosan baru untuk melompat lebih jauh.

“Kita harus berubah, cari cara baru, mengembangkan strategi baru, yang smart shortcut, yang out of the box,” ujar Presiden Jokowi.

Presiden mengajak para rektor dan pemangku kepentingan di sektor pendidikan untuk memanfaatkan puncak bonus demografi yang akan dinikmati Indonesia,dengan mencetak generasi muda yang unggul untuk membangun Indonesia Maju.

“Satu abad Republik Indonesia sudah dekat di 2045 nanti, tinggal 25 tahun, mari cetak sejarah mari buktikan kita tidak terjebak Middle Income Trap, mari kita buktikan 2045, Indonesia mampu jadi negara berpenghasilan Tinggi bagi seluruh rakyat Indonesia,” ujar Presiden Jokowi. []

Editor: Denny Iswanto

Sumber: Antara

berita terkait

Image

News

Corona Belum Usai, Virus 'Tick Borne' Dikhawatirkan jadi Wabah Baru di China

Image

News

Presiden Jokowi Ajak Seluruh Kader Gerindra Lawan Dampak Pandemi Covid-19

Image

News

DPR RI

Santunan Pemerintah ke Karyawan Swasta, Komisi IX: Pertanyaannya, Untuk Karyawan Sektor Apa Saja?

Image

News

Ratusan Orang di Bandung Kena Tegur Satpol PP Akibat Tak Pakai Masker

Image

Iptek

PBB Laporkan Adanya Peningkatan Tajam Kejahatan Siber Selama Pandemi

Image

News

Bantu Siswa Belajar Online, Pemuda di Yogya Sediakan Internet Murah Cuma Rp30 Ribu Sebulan

Image

News

BKD DKI Rahasiakan Jumlah PNS di Kantor Anies Baswedan yang Positif Covid-19

Image

Ekonomi

Wabah Corona

Enggan Jadi Relawan Vaksin COVID-19, Erick Thohir: Rakyat Dulu, Menteri Disuntiknya Belakangan!

Image

News

Pemerintah Umumkan Penyesuaian Keputusan Bersama Empat Menteri tentang Panduan Pembelajaran di Masa Pandemi COVID-19

komentar

Image

0 komentar

terkini

Image
Ekonomi

Serupa Tapi Tak Sama, Kuy Kepoin Beda Alfamart dan Indomaret!

Sebab sepertinya keduanya tampak serupa alias sami mawon.

Image
Ekonomi

Anak Kuliahan Bisa Kok Nyambi 5 Pilihan Bisnis Ini, Lumayan Nambah Uang Saku Guys

Ide peluang bisnis sampingan yang menjanjikan tapi enggak bakal mengganggu aktivitas sekolah ataupun kuliah.

Image
Ekonomi

Ini 4 Syarat Pegawai Formal Swasta untuk Bisa Dapatkan Bantuan Rp600 Ribu per Bulan

Masih aktif sebagai karyawan swasta dan terdaftar di BPJS Ketenagakerjaan menjadi syarat untuk mendapatkan bantuan sosial

Image
Ekonomi

11 Bank Penyalur FLPP Dapat Tambahan Kuota

PPDPP menyatakan, 11 bank penyalur atau pelaksana dana FLPP TA 2020 mendapatkan tambahan kuota.

Image
Ekonomi

Korsel Batal Garap Rel Kereta Api Sepanjang 168 Km di Bengkulu

Korea Selatan batal mengerjakan pembangunan rel kereta api sepanjang 168 kilometer.

Image
Ekonomi

Mimpi Soal Uang? Ternyata Ini Lho Artinya!

Dalam mimpi, uang dapat mencerminkan segala sesuatu.

Image
Ekonomi
Wabah Corona

Enggan Jadi Relawan Vaksin COVID-19, Erick Thohir: Rakyat Dulu, Menteri Disuntiknya Belakangan!

Vaksin virus Corona kini tengah diuji coba oleh PT Bio Farma.

Image
Ekonomi

Ekonomi Suram, Sederet Desakan dari Pengusaha Untuk Pemerintah!

Kontraksi pertumbuhan ekonomi akan terjadi diantara minus 4 persen sampai minus 6 persen.

Image
Ekonomi

3 Zodiak Karier Topcer di Bulan Agustus, Ada Zodiakmu?

Meski tak semuanya bisa tepat namun tetap bisa memberi motivasi dan semangat bagi sebagian orang.

Image
Ekonomi

Siap-siap Tata Niaga Produk UMKM Bakal Dibenahi, Jadi Makin Canggih?

Proses digitalisasi UMKM dipercepat karena tren market demand saat ini ada di marketplace online.

terpopuler

  1. Kocak Abis, 5 Salah Ketik Info di Televisi ini Bikin Nggak Bisa Mingkem

  2. Polisi: Tersangka Pencemaran Nama Baik Ahok Sempat Berusaha Hilangkan Jejak

  3. Siapa Bilang Meroket? Ekonomi Indonesia Sudah Alami Tren Penurunan Sejak 2018

  4. Jawaban 'Kocak' Kaesang Ketika Ditanya Soal Investasi Saham, Bikin Warganet Ngakak!

  5. 3 Amalan yang Pahalanya Mengalir Deras Sampai Alam Kubur

  6. Rizal Ramli: Rakyat Sudah Resesi, Kalau Pejabat Mah Kebal Resesi!

  7. Bela Ibas, Hinca Bilang Begini ke PDIP

  8. Bencana Beirut: Politisi Lebanon Tuding Hizbullah Jadi 'Biang Kerok' Ledakan

  9. Viral Besan Menikah, Bagaimana Hukumnya dalam Islam? Ini Penjelasannya

  10. Ekonomi Indonesia Anjlok, Rustam: Paling Parah DKI Jakarta Minus 8,22 Persen

fokus

Tokopedia Dorong Digitalisasi UMKM dan Inklusi Keuangan
UMKM Pahlawan Ekonomi
Strategi UMKM Berjaya di New Normal

kolom

Image
Achsanul Qosasi

Gerakan ABCD untuk Pemulihan Ekonomi

Image
UJANG KOMARUDIN

Demokrasi dalam Genggaman Oligarki

Image
Dr. Abd. Muid N., MA

Islam Yang Mewarna-Warni

Image
Dr. Arli Aditya Parikesit  

Diskursus antara WHO dan Sains 'Vis a Vis Post-truth' Era Pandemi COVID-19

Wawancara

Image
Ekonomi

Eksklusif Memulihkan Perekonomian Desa dengan Digitalisasi dan Menggerakkan Anak Muda

Image
Video

VIDEO Akurat Talk Bersama Abdul Hakim Bafagih (2/2)

Image
Video

Akurat Talk

VIDEO Akurat Talk Bersama Abdul Hakim Bafagih (1/2)

Sosok

Image
Ekonomi

6 Fakta Menarik Sumber Kekayaan Jerinx SID, Bisnis Clothing hingga Brand Ambassador Berbagai Produk

Image
Ekonomi

Foto Lawas Cita-cita Masa SD Desainer Asal Medan ini Viral, Bikin Bangga!

Image
Hiburan

5 Potret Memesona Dian Syahfitri, Guru SMK di Deli Serdang yang Jadi Idola Para Murid