image
Login / Sign Up

Soal Bonus Pekerja dalam RUU Ciptaker Masih Dikaji Lagi

Siti Nurfaizah

Image

Ratusan massa buruh DKI Jakarta dari berbagai aliansi melakukan aksi demonstrasi di depan kantor Balaikota, Jakarta Pusat, Rabu (11/3/2020). Aksi demo buruh tersebut untuk menyampaikan aspirasi terkait penolakan RUU Omnibus Law. Mereka meminta agar Presiden Jokowi dan juga meninta kepada Gubernur DKI Jakarta serta DPRD menolak dan bergerak cepat untuk membatalkan RUU yang dianggap mereka kontroversial. | AKURAT.CO/Sopian

AKURAT.CO Anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI dari Fraksi Golkar M Sarmuji mengatakan klausul soal Bonus pekerja yang tercantum dalam RUU Omnibus Law Cipta Kerja (Ciptaker) akan dikaji lebih dalam.

"Masalah pemberian Bonus pekerja akan dibicarakan lebih dalam. Intinya melindungi hak pekerja, tetapi juga tetap memperhatikan kemampuan perusahaan," ujar Sarmuji dalam keterangan di Jakarta, Sabtu (4/7/2020).

Seperti diketahui sebelumnya DPR kembali melaksanakan Rapat Paripurna pembukaan masa persidangan IV yang digelar secara virtual pada 15 Juni 2020 lalu dan menyoroti sejumlah RUU, salah satunya RUU Cipta Kerja yang masuk dalam agenda strategis DPR RI.

Sarmuji menambahkan dari sisi urgensi, RUU Cipta Kerja harus cepat diselesaikan tanpa menghilangkan aspek kecermatan.

"RUU ini dibutuhkan agar Indonesia punya landasan kokoh untuk melompat, terutama pasca-pandemi yang telah mengakibatkan kemerosotan lapangan kerja dan meningkatkan pengangguran," kata Sarmuji dilansir dari Antara.

Dalam pembahasan Omnibus Law RUU Cipta Kerja, salah satu klausul yang masih menuai pro dan kontra saat ini adalah ketentuan mengenai Bonus pekerja. Pemberian Bonus tersebut diatur dalam Pasal 92 Bab IV tentang Ketenagakerjaan.

Klausul pada draf menyebutkan perusahaan wajib memberikan Bonus atau penghargaan sebesar lima kali upah kepada pekerja yang telah bekerja minimal 12 tahun.

Ketentuan tersebut dinilai sejumlah pihak akan sangat membebani biaya operasional perusahaan yang kini masih sangat terpukul akibat pandemi.

Wakil Ketua Umum Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Maulana Yusran meminta pemerintah dan DPR memperhatikan berbagai aspek saat menyusun klausul-klausul dalam RUU Omnibus Law Ciptaker. Ia berharap pembuat undang-undang juga memperhatikan aspirasi pelaku industri.

Menurut Maulana, ketentuan mengenai kewajiban perusahaan memberikan Bonus hingga lima kali upah bagi mereka yang telah bekerja minimal 12 tahun akan memberikan beban operasional perusahaan yang sangat besar. Padahal situasi bisnis saat ini dan ke depan masih akan sulit.

"Bonus pekerja yang dinilai sebagai pemanis (sweetener) ini arahnya ke mana? Dalam kondisi sekarang bisnis susah bersaing dan tumbuh di Indonesia karena adanya aturan upah minimum dan sebagainya," ujar Maulana.

Kementerian Ketenagakerjaan (Kemenaker) sempat mengungkapkan data per 1 Mei bahwa jumlah pekerja sektor formal yang telah dirumahkan akibat pandemi COVID-19 sebanyak 1.032.960 orang.

Sementara pekerja sektor formal yang di-PHK sebanyak 375.165 orang, sedangkan pekerja sektor informal yang terdampak COVID-19 sebanyak 314.833 orang. Dengan demikian, total pekerja sektor formal dan informal yang terdampak COVID-19 sebanyak 1.722.958 orang.[]

baca juga:

Editor: Denny Iswanto

Sumber: Antara

berita terkait

Image

Ekonomi

Merger BUMN Penerbangan dan Pariwisata Harus Hasilkan Perbaikan Kinerja

Image

Ekonomi

TKA China Terus Masuk RI, Fadli Zon: Tak Ada Kata-kata Lagi, Masihkah Kita Tuan di Negeri Sendiri?

Image

News

Wabah Corona

FOTO Penyemprotan Disinfektan di Gedung DPR/MPR RI

Image

Ekonomi

Jangan Kembalikan Era Orba dengan RUU Cipta Kerja

Image

News

Wabah Corona

Gulkarmat DKI Kerahkan 9 Mobil Pemadam 'Jinakkan' Covid-19 di Gedung DPR/MPR RI

Image

Ekonomi

Liburan Akhir Pekan Gak Perlu Mahal, Simak Nih Tipsnya!

Image

News

PKS Harap RUU Ciptaker Tak Kembalikan Era Sentralistik

Image

News

DPR RI

PKS Berharap RUU Cipta Kerja Tidak Memutar Sejarah ke Era Sentralistik

Image

News

DPR RI

Anggota DPR Hadiri Pelepasliaran 10.000 Tukik di Pantai Saba Gianyar Bali

komentar

Image

0 komentar

terkini

Image
Ekonomi

Gelorakan Semangat Pelaku UMKM Minangkabau, Sandi: Kita Harus Bangkit Walau Terjepit COVID-19!

Sandi Uno : meski kondisi ekonomi terjepit, namun masyarakat harus bangkit dan menang lawan COVID-19.

Image
Ekonomi

Kabar Gembira! Besok Gaji-13 PNS Cair, Cek Besarannya Yuk!

Berdasarkan Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 15 Tahun 2019 penerima gaji ke-13 hanya untuk pejabat eselon III ke bawah.

Image
Ekonomi

Ini Tantangan Pemerintah Bangun Infrastruktur Telekomunikasi di Daerah 3T

Ucok mengingatkan pemerintah terkait tantangan membangun infrastruktur telekomunikasi di daerah 3T.

Image
Ekonomi

Kementerian PUPR Akan Rehabilitasi 146 Rumah di Mempawah

Sebanyak 146 unit rumah di Kabupaten Mempawah bakal direhabilitasi dalam program BSPS.

Image
Ekonomi

PTPN Pastikan Tidak Rampas Hak Rakyat dalam Konflik Sengketa Lahan

PTPN Grup pastikan tidak pernah merampas hak rakyat dalam sengketa lahan atau konflik agraria terkait sengketa lahan yang masih terjadi.

Image
Ekonomi

Merger BUMN Penerbangan dan Pariwisata Harus Hasilkan Perbaikan Kinerja

Rencana penggabungan antara BUMN Penerbangan dan Pariwisata harus benar-benar ke depannya dapat menghasilkan perbaikan kinerja berbagai BUMN

Image
Ekonomi

Telkom Indonesia Kantongi Laba Rp10,99 Triliun di Tengah Pandemi

Telkom cetak pendapatan konsolidasi Rp66,9 triliun dengan laba bersih Rp10,99 triliun ditengah pandemi COVID-19.

Image
Ekonomi

Pemerintah Perlu Perbaiki Masalah Korupsi Hingga Birokrasi untuk Gaet Investasi

Aviliani menyampaikan beberapa hal yang perlu diperhatikan pemerintah dalam menarik investor asing agar berinvestasi di sektor riil.

Image
Ekonomi

KKP Siap Kolaborasi dengan Ormas dan Pemda untuk Dongkrak Ekonomi

KKP siap membuka peluang kolaborasi seluas-luasnya dengan berbagai kementerian/lembaga, pemda, hingga ormas baik lokal maupun asing.

Image
Ekonomi

TKA China Terus Masuk RI, Fadli Zon: Tak Ada Kata-kata Lagi, Masihkah Kita Tuan di Negeri Sendiri?

Dia heran di tengah pandemi Covid-19 dan resesi ekonomi yang menghantam Indonesia, para TKA China terus masuk.

terpopuler

  1. Masyarakat Antusias Ikuti Lomba Foto dan Video yang Digelar DPD Golkar DKI, 3.000 Materi Telah Masuk

  2. Hasil NBA: Lakers Dikalahkan Pacers, Bucks Tumbang dari Mavericks

  3. Singkirkan Napoli, Barcelona Bertemu Muenchen di Perempat Final

  4. Tampil Buruk, Performa Hazard Tuai Kecaman

  5. Juventus Resmi Tunjuk Andrea Pirlo Jadi Pelatih Baru

  6. Muenchen ke Perempat Final setelah Gilas Chelsea

  7. Andrea Pirlo Masuk Kandidat Pengganti Maurizio Sarri di Juventus

  8. Ternyata Kamu Bisa Kendalikan Kebahagiaan Lebih dari yang Dipikirkan Lho

  9. Sebanyak 12 Nama Baru Ikuti TC Timnas U-16 selama Agustus

  10. Pole Position di Brno, Zarco: Saya Belajar Banyak Hal

fokus

Tokopedia Dorong Digitalisasi UMKM dan Inklusi Keuangan
UMKM Pahlawan Ekonomi
Strategi UMKM Berjaya di New Normal

kolom

Image
DR. ABDUL MUID N., MA

Menimbang Qiraa’ah Mubadalah untuk Kesetaraan Gender

Image
Achsanul Qosasi

Gerakan ABCD untuk Pemulihan Ekonomi

Image
UJANG KOMARUDIN

Demokrasi dalam Genggaman Oligarki

Image
Dr. Abd. Muid N., MA

Islam Yang Mewarna-Warni

Wawancara

Image
News

Menristek Bambang Brodjonegoro Buka Bukaan Siapkan 250 Juta Vaksin, Bisa Digunakan Pertengahan 2021

Image
Ekonomi

Eksklusif Memulihkan Perekonomian Desa dengan Digitalisasi dan Menggerakkan Anak Muda

Image
Video

VIDEO Akurat Talk Bersama Abdul Hakim Bafagih (2/2)

Sosok

Image
Ekonomi

6 Fakta Menarik Sumber Kekayaan Jerinx SID, Bisnis Clothing hingga Brand Ambassador Berbagai Produk

Image
Ekonomi

Foto Lawas Cita-cita Masa SD Desainer Asal Medan ini Viral, Bikin Bangga!

Image
Hiburan

5 Potret Memesona Dian Syahfitri, Guru SMK di Deli Serdang yang Jadi Idola Para Murid