Akurat.co - Cepat Tepat Benar
Login / Sign Up

Ramai Hoax Soal Kondisi Perbankan, BTN Jamin Likuiditasnya Aman

Denny Iswanto

Ramai Hoax Soal Kondisi Perbankan, BTN Jamin Likuiditasnya Aman

Nasabah melakukan transaksi di mesin Anjungan Tunai Mandiri (ATM) Bank BTN di Jakarta, Rabu (18/7/2018). Sepanjang Januari-Juni 2018 transaksi digital meningkat 7% dari total pendapatan non-bunga Bank BTN yang mencapai Rp939,346 miliar. | AKURAT.CO/Dharma Wijayanto

AKURAT.CO Pekan ini beredar hoax yang menyatakan kondisi beberapa bank di Indonesia mengalami kesulitan likuiditas. Bahkan ada yang melakukan provokasi agar nasabah mengambil seluruh dananya di beberapa bank.

Banyaknya berita bohong dan provokatif membuat Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan perbankan gerah. Pasalnya, jika nasabah terprovokasi oleh berita hoax tersebut, maka akan membuat bank sehat menjadi sakit karena adanya penarikan dana besar-besaran (rush). Tak tinggal diam OJK pun melaporkan hoax tersebut kepada aparat kepolisian dan Badan Intelejen Negara (BIN).

Tak menunggu lama, polisi dikabarkan berhasil menangkap orang yang diduga melakukan provokasi di media sosial Twitter. Sesuai Pasal 28 ayat 1 Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE), para penyebar hoaks diancam hukuman penjara paling lama 6 (enam) tahun dan atau denda paling banyak Rp 1 miliar.

baca juga:

Agar tidak terkena hukuman, OJK mewanti-wanti masyarakat untuk tidak menyebarkan atau membuat status yang bernada provokatif disaat situasi ekonomi sedang terpuruk saat ini. Masyarakat dihimbau untuk senantiasa memastikan informasi tentang keuangan yang diterima adalah informasi yang benar dan valid dengan menghubungi OJK.

Meski sudah tertangkap, namun Direktur Finance, Planning, & Treasury BTN Nixon LP Napitupulu meminta aparat kepolisian menyelidiki aktor intelektual penyebar hoax rush dana perbankan tersebut. Pasalnya hoax yang mereka sebarkan bisa mengganggu perekonomian negara.

"Para penyebar hoax ini sudah seperti teroris karena mengganggu stabilitas ekonomi negara. Kalau sampai nasabah melakukan penarikan dana besar-besaran di perbankan, maka akan membuat bank sehat jadi sakit. Jadi aktor intelektualnya harus ditangkap," jelas Nixon dalam keterangan resminya, Kamis (2/7/2020).

Bukan apa-apa, jika bank sehat menjadi sakit maka pemerintah yang saat ini sudah repot dalam menangani pemulihan ekonomi akibat dampak pandemi Covid-19, harus turun tangan lagi dalam menangani masalah perbankan.

Terkait isu, BTN kalah kliring, Nixon membantah hoax tersebut. Menurut dia, BTN tidak pernah kalah kliring karena penempatan dana perseroan di Bank Indonesia (BI) sangat melimpah lebih dari dua kali lipat dari ketentuan.

"Alat likuiditas BTN sangat besar jadi tidak ada isu kalau kita kalah kliring," tegasnya.

Nixon mengungkapkan, alat Likuiditas BTN yang terdiri dari kepemilikan Surat Berharga Negara (SBN) dan Giro Wajib Minimum (GWM) sangat besar. Untuk di SBN ada penempatan sekitar Rp25 triliun, sedangkan untuk alat likuiditas dana pihak ketiga (DPK) BTN lebih tinggi dari ketentuan yang berlaku.

"Bahkan ada dana masuk dalam bentuk USD dan rupiah mencapai sekitar Rp15 triliun baru-baru ini," paparnya. []

Editor: Denny Iswanto

berita terkait

Image

Ekonomi

OJK Perpanjang Lagi Restrukturisasi Kredit Sampai Tahun Depan

Image

Ekonomi

Kementerian PUPR Resmikan Kantor Cabang Bank BTN di Kampus PUPR

Image

Ekonomi

Bank BTN Catatkan Kinerja Apik, Laba Bersih Melesat 39,72 Persen

Image

Ekonomi

DPR RI

Misbakhun Akui Transformasi Digital Mampu Muluskan Indonesia Jadi Negara Maju

Image

Ekonomi

DPR RI

Misbakhun: Sudah Seharusnya Perbankan Bertransformasi Lewat Digitalisasi Pelayanan

Image

Ekonomi

Bertahan di Masa Pandemi Covid-19, Industri Asuransi Diminta Lakukan Ini

Image

Ekonomi

BTN Gandeng Puriloka Jayakusuma, Sasar Pasar Milenial dengan CLBK

Image

Ekonomi

BI dan OJK Sepakati Penguatan Proses Pemberian Likuiditas ke Perbankan

Image

News

Rustam Ibrahim Adu Pendapat dengan Netizen Soal Blokir Medsos Penyebar Hoax

komentar

Image

0 komentar

terkini

Image
Ekonomi

Waskita Beton Precast Bidik Kontrak Baru Rp5 Triliun, Tengok Rincian Proyeknya!

Waskita Beton Precast bidik nilai kontrak baru sebesar Rp5 triliun pada 2020, setelah berhasil memperoleh nilai kontrak senilai Rp1,49 T

Image
Ekonomi
DPR RI

Ibas Desak Pemerintah Lakukan Ini Untuk Sektor Pertanian!

Wakil Ketua Banggar DPR Edhie Baskoro Yudhoyono mengingatkan sektor pertanian menjadi sektor vital dan krusial bagi kehidupan berbangsa

Image
Ekonomi

Jokowi Sebut UU Cipta Kerja sebagai Jalan Reformasi Struktural UMKM

Jokowi mengatakan salah satu jalan reformasi struktural guna memperbaiki kemudahan berusaha bagi sektor UMKM adalah melalui UU Cipta Kerja.

Image
Ekonomi

Sri Mulyani: Sistem Pengelolaan Keuangan dan Perbendaharaan RI Semakin Membaik

Menkeu menilai sistem pengelolaan keuangan dan perbendaharaan Indonesia berada dalam kondisi sangat baik dan dapat diandalkan.

Image
Ekonomi

Berkoperasi dalam Pandemi

Koperasi sebagai sebuah komunitas ekonomi

Image
Ekonomi

Elon Musk Orang Terkaya ke-4 di Dunia Hingga Bangun Pabrik di Indonesia

Pendiri perusahaan mobil listrik Tesla, Elon Musk kini menjadi orang terkaya nomor 4 di dunia

Image
Ekonomi

Baleg DPR: UU Cipta Kerja Buat Indonesia Tak Kalah Dengan Negara Lain

Anggota Baleg DPR RI menyatakan UU Cipta Kerja jadi solusi dalam menghadapi sulitnya perekonomian global akibat pandemi Covid-19

Image
Ekonomi

5 Langkah Jitu Mengelola Gaji Agar Tak Hanya Numpang Lewat

Saatnya gajian, saatnya bagi kamu untuk cermat mengelola gaji bulanan kamu agar tidak sekadar lewat saja.

Image
Ekonomi

Rencana Kementerian PUPR Tekan Biaya Logistik dan Turunkan Travel Time

Kementerian PUPR mentargetkan travel time dapat mencapai lebih cepat, yakni 1,5 jam/100 km.

Image
Ekonomi

Jelang Cuti Bersama, Ini Siasat Kelola Uang untuk Pelesiran Hemat

Kamu yang ingin menghabiskan waktu libur panjang tapi enggak mau menguras kantong, berikut ini ada tips agar tetap dapat berhemat.

terpopuler

  1. Berprofesi Sebagai Ustaz, Ayah Dinar Candy Nyerah Nasehati Gaya Pakaian Sang Anak

  2. Demokrat Minta Kasus Gus Nur Dimaafkan, Abu Janda: Partai Kok Gak Ada Integritas

  3. Wagub Ariza Mau Tertibkan Rumah Mewah, PDIP: Orang Kaya Nggak Tinggal di Pinggir Kali

  4. Luhut Ungkap Segudang Alasan Pemerintahan Jokowi Lebih Mesra ke China!

  5. Ibas Sesumbar Bakal Terus Desak Pemerintah Agar Konsisten Perhatikan UMKM

  6. Akui Kaget, Shezy Idris Tolak Lamaran Vicky Prasetyo

  7. Takut dengan Cina, Bulgaria-AS Tandatangani Deklarasi Keamanan 5G

  8. Anies Baswedan Perpanjang PSBB Transisi, Gilbert:  Selama 7 Bulan Begitu-begitu Saja

  9. Muannas: Pemilik Kanal Youtube, Refly Harun Harus Diproses Hukum

  10. Guntur Romli: Gaya Ceramah Sugi Nur, Gak Punya Materi Baik

tokopedia

fokus

Lawan Covid-19
Webinar Akurat: Peran Strategis IJK
Akurat Solusi : Roadmap IHT

kolom

Image
Achsanul Qosasi

Berkoperasi dalam Pandemi

Image
Egy Massadiah

Menyapa Pohon, Menjaga Alam

Image
Achsanul Qosasi

Membatalkan Kompetisi Liga 1

Image
Azhar Ilyas

Albert RRQ, ‘Baby Alien’ yang Bersinar di MPL ID Season 6

Wawancara

Image
Iptek

Saat Dominasi Kontraktor Besar Masih Kejam

Image
Video

Akurat Talk

VIDEO Fahri Hamzah: Saya Dari Kecil Jualan Kopi | Akurat Talk (2/2)

Image
Video

Akurat Talk

VIDEO Ngomongin Hobi Sampai Harga Outfit Fahri Hamzah | Akurat Talk (1/2)

Sosok

Image
Ekonomi

Elon Musk Orang Terkaya ke-4 di Dunia Hingga Bangun Pabrik di Indonesia

Image
Iptek

Lee Kun-Hee, Sosok Luar Biasa di Balik Kejayaan Samsung Meninggal Dunia

Image
News

5 Fakta Menarik Wali Kota Tasikmalaya, Bos Angkot hingga Jadi Tersangka KPK