image
Login / Sign Up

Bos BKPM Apresiasi Progres Pembangunan Hyundai Lampaui Target

Atikah Umiyani

Image

Ketua Umum Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Bahlil Lahadalia menjadi pembicara dalam diskusi dialektika "Tunda Relaksasi Pelepasan Daftar Negatif Investasi (DNI), Jokowi Pro UMKM?" di Komplek Parlemen, Jakarta, Kamis (29/11/2018). Dalam diskusi tersebut dibahas masuknya Usaha skala Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) dari penundaan relaksasi pelepasan Daftar Negatif Investasi (DNI). | AKURAT.CO/Sopian

AKURAT.CO, Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) mengapresiasi progres pembangunan pabrik PT Hyundai Motor Manufacturing Indonesia (HMMI) yang kini mencapai 22 persen melampaui target yang ditetapkan sebesar 20 persen, meskipun dalam kondisi pandemi COVID-19.

Kepala BKPM Bahlil Lahadalia menyampaikan apresiasi atas komitmen para investor, terutama dari Korea Selatan dalam merealisasikan investasinya. Sejalan dengan itu, BKPM memastikan juga komitmennya dalam melakukan pengawalan investasi, di antaranya memfasilitasi perizinan, bahan baku, dan menangani persoalan lahan.

"Saya selalu berusaha menyelesaikan permasalahan investasi dengan tangan saya secara langsung. Ini merupakan bentuk komitmen pemerintah Indonesia menjaga hubungan baik dengan investor dari Korea Selatan. Kami sudah mulai dampingi dari tanda tangan nota kesepahaman sampai dengan tinjau lokasi langsung. Presiden Jokowi juga sampaikan terima kasih dan apresiasi kepada Hyundai yang tetap merealisasikan investasi di tengah COVID-19 ini," ujar Bahlil dalam keterangan di Jakarta, Senin (29/6/2020).

Presiden Hyundai Asia Pacific Lee Young Tack menyampaikan saat ini perkembangan pembangunan pabrik HMMI sudah mencapai 22 persen. Capaian ini melebihi target karena rencana konstruksi semestinya baru 20 persen pada tahap sekarang.

"Kami berterima kasih atas bantuan pemerintah Indonesia, khususnya BKPM dalam memfasilitasi investasi kami di Indonesia. BKPM sangat mendorong kami untuk tetap beroperasi selama masa COVID-19 dan juga telah meminta kepada pemerintah daerah mendukung investasi Hyundai agar tetap berjalan. pembangunan pabrik kami bisa melebihi target saat ini karena adanya bantuan yang diberikan oleh BKPM," papar Lee.

Selanjutnya, Hyundai akan mengimpor mesin-mesin produksi serta mendatangkan tenaga ahli dari Korea Selatan untuk pembangunan pabriknya.

Untuk membantu Hyundai, BKPM terus melakukan koordinasi intensif dengan Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Seoul dan kementerian/lembaga terkait di Indonesia.

"Kami dibantu oleh BKPM untuk kemudahan proses rekomendasi visa dan izin impor mesin-mesin. Kami akan menjadwal ulang rencana 'groundbreaking' yang semula akan diadakan pada bulan April 2020, namun ditunda karena adanya pandemi COVID-19," imbuh Lee.

PT Hyundai Motor Manufacturing Indonesia (HMMI) merupakan anak perusahaan Hyundai Motor Company yang akan memproduksi kendaraan roda empat di Kota Delta Mas, Cikarang Tengah, Jawa Barat, dengan nilai total rencana investasi mencapai 1,55 miliar dolar AS hingga tahun 2030.

PT HMMI berencana memulai produksi komersialnya pada akhir tahun 2021, dengan kapasitas produksi 150.000 unit/tahun atau dapat mencapai kapasitas produksi maksimal sebanyak 250.000 unit/tahun.

Selain memasok pasar lokal Indonesia, PT HMMI juga akan mengekspor produk Hyundai ke kawasan ASEAN lainnya, termasuk Vietnam, Thailand, Malaysia, dan Filipina.[]

baca juga:

Editor: Prabawati Sriningrum

berita terkait

Image

News

Pilkada 2020

Pilkada 2020 Disebut Bakal Jadi Sejarah Baru Pemilu Indonesia

Image

Iptek

Wabah Corona

Dibayangi Pandemi, Debut Ford Bronco dan GMC Hummer EV Masih Abu-abu

Image

Gaya Hidup

Wabah Corona

9 Provinsi Punya Kasus Sembuh dari Corona di Atas 80 Persen

Image

News

Wabah Corona

BPKH Sebut Pendaftar Haji Turun 50 Persen karena Corona

Image

Ekonomi

Mompreneur Penopang Ekonomi Keluarga Saat Pandemi

Image

Hiburan

Jadwal Belajar dari Rumah TVRI Selasa 7 Juli 2020, Ada Cara Menyulap Hasil Bumi Jadi Produk Bernilai Tinggi

Image

News

Wabah Corona

Kasus COVID-19 DIY Tambah 8, Mayoritas Pernah Kontak Pasien Positif Terdahulu

Image

Ekonomi

DPR RI

Tak Hanya Ekspor, DPR Ingin KKP Kedepankan Budidaya Benih Lobster

Image

Ekonomi

Wabah Corona

Kemenparekraf Ajak Para Pelaku Pariwisata di 20 Desa Wisata Ikuti Gerakan BISA

komentar

Image

0 komentar

terkini

Image
Ekonomi

Mompreneur Penopang Ekonomi Keluarga Saat Pandemi

UMKM membuktikan diri sebagai bisnis yang tahan banting, bahkan menjadi penyelamat ekonomi keluarga.

Image
Ekonomi

Ada Modus Baru Penjahat di Ruang ATM, Cegah dengan 7 Langkah Ini

Untuk menjaga agar Anda tidak menjadi korban kejahatan teknologi di ATM, Anda dapat melakukan langkah praktis berikut ini.

Image
Ekonomi

Kemenperin Dorong Peningkatan TKDN Produk Farmasi

Kemenperin terus mendorong terwujudnya kemandirian dan peningkatan daya saing industri farmasi dalam negeri.

Image
Ekonomi

Di Forum G20, Kemenparekraf Sebut Pentingnya Peningkatan Kompetensi SDM

Pemerintah Republik Indonesia mengusung isu pentingnya peningkatan kompetensi atau upskilling dan reskilling SDM pariwisata.

Image
Ekonomi

Himbara Pastikan Dana Tunai Program Bansos Tersalurkan dengan Baik

Himbara menyampaikan dana tunai untuk program dana bansos ke masyarakat tersalurkan dengan baik.

Image
Ekonomi

Edhy Prabowo Bantah Beri Perlakuan Istimewa Terkait Izin Ekspor Benih Lobster

Edhy Prabowo menepis tudingan bahwa dirinya memberikan perlakuan istimewa kepada pihak tertentu terkait pemberian izin ekspor benih lobster.

Image
Ekonomi
DPR RI

Tak Hanya Ekspor, DPR Ingin KKP Kedepankan Budidaya Benih Lobster

di perairan Indonesia ada sekitar 26 miliar benih lobster.

Image
Ekonomi
Wabah Corona

Kemenparekraf Ajak Para Pelaku Pariwisata di 20 Desa Wisata Ikuti Gerakan BISA

Kemenparekraf ajak 20 desa wisata untuk mengikuti gerakan BISA sebagai bentuk dukungan bagi para pelaku pariwisata dan ekonomi kreatif.

Image
Ekonomi

Pemerintah Mau Pajaki Sepeda dan Berlakukan Emisi Kendaraan Bermotor, Tengku Zul: Maju Kena, Mundur Kena, Diam Juga Kena

Tengku Zulkarnain menyinggung rencana pemerintah yang bakal berencana memberlakukan cukai emisi kendaraan bermotor.

Image
Ekonomi
Wabah Corona

Sri Mulyani: Penandatanganan SKB Burden Sharing dengan BI Akan Segera Dilakukan

Sri Mulyani Indrawati menegaskan akan segera melakukan penandatanganan SKB terkait bagi beban atau burden sharing.

terpopuler

  1. Soal Kalung Antivirus, Ferdinand: Astaga! Pak Menteri, Tolong Jangan Bikin Alasan untuk Meresuffle Dirimu

  2. Ferdinand Janjikan Pulsa 25 Ribu ke Musni Umar Jika Bisa Buktikan Reklamasi Ancol untuk Kepentingan Warga

  3. Viral, Anak Kos Rombak Kamarnya Jadi Makin Nyaman dan Canggih

  4. Kasus Sarang Burung Walet, Gus Sholeh: Bersalah Atau Tidak Baiknya Novel Buktikan di Pengadilan

  5. Musni Umar Dukung Gerindra Kawal Laporan Terhadap Denny Siregar ke Polisi

  6. Gubernur Bank Sentral Pakistan Sebut Lockdown COVID-19 Hanya Untungkan Orang-orang Kaya

  7. Kekuatan Sani-Nurdin Solid Dukung Isdianto di Pilkada Kepri

  8. Polisi Periksa CCTV di Sekitar Lokasi Ledakan di Menteng

  9. Bom Rakitan Meledak di Menteng, Polisi Olah TKP

  10. 5 Fakta Penindasan Atas Kwon Mina yang Dilakukan Ji-min AOA

fokus

Lebaran di Tengah Pandemi
Pulih dengan Terapi Musik
Wabah Corona

kolom

Image
Achsanul Qosasi

Renasionalisasi BUMN

Image
Muhtar S. Syihabuddin

Kami Cinta Polisi Sekaligus NKRI

Image
UJANG KOMARUDIN

Marah-marah dan Ancaman Reshuffle

Image
Riyanda Barmawi

Lobster Edhy Dalam Bayang-Bayang Susi

Wawancara

Image
News

DPR RI

Interview Ketua Komisi X Soal Kisruh PPDB: Kemendikbud dan Dinas Pendidikan Provinsi Kurang Sosialisasi

Image
Olahraga

Shin Tae-Yong

Ini Petikan Lengkap Wawancara Shin Tae-Yong yang Dipersoalkan PSSI

Image
News

Interview Mardani Ali Sera: Tidak Urgen, Stop dan Batalkan RUU HIP!

Sosok

Image
Gaya Hidup

Mengenal Herni Ekamawati, Pecinta Kopi yang Jadi Ratu EO

Image
News

Terseret Kasus Bank Bali hingga Jadi Buronan, 5 Fakta Penting Djoko Tjandra

Image
News

Terjun ke Dunia Bisnis, 7 Potret Terkini Putra BTP Nicholas Sean Purnama