image
Login / Sign Up

Menteri BKS Layak Diganti Jika Jokowi Reshuffle Kabinet

Denny Iswanto

Image

Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi saat mengikuti rapat kerja dengan Komisi V di kompleks Parlemen MPR/DPR-DPD, Senayan, Jakarta, Rabu (13/11/2019). Rapat kerja ini membahas anggaran, rencana strategis, dan program kerja untuk sektor transportasi lima tahun ke depan. | AKURAT.CO/Sopian

AKURAT.CO Isu Reshuffle Kabinet merebak setelah video dari Sekretariat Presiden tayang di You Tube pada Minggu (28/6/2020) lalu. Dalam video tersebut Presiden Joko Widodo (Jokowi) tampak geram dengan kinerja anak buah buahnya beberapa waktu terakhir dalam menangani pandemi COVID-19.

Bahkan dalam kemarahan presiden tersebut, tampak adanya ancaman akan melakukan Reshuffle Kabinet kepada menteri yang hanya melakukan pekerjaan yang biasa-biasa saja di tengah pandemi.

“Langkah extraordinary ini betul-betul harus kita lakukan. Dan saya membuka yang namanya entah langkah politik, entah langkah kepemerintahan. Akan saya buka. Langkah apa pun yang extraordinary akan saya lakukan untuk 267 juta rakyat kita,” ujar Presiden dengan geram sewaktu sidang Kabinet paripurna di Istana Negara, Jakarta, Kamis (18/6/2020) lalu.

baca juga:

“Bisa saja membubarkan lembaga. Bisa saja Reshuffle. Sudah kepikiran ke mana-mana saya. Entah buat Perppu yang lebih penting lagi kalau memang diperlukan. Karena memang suasana ini harus ada, suasana ini, (jika) Bapak Ibu tidak merasakan itu, sudah,” tegasnya.

Akhirnya pendapat publik langsung menyorot kinerja menteri mana saja yang termasuk dalam sindiran Presiden Jokowi tersebut. Beberapa langkah dan kinerja menteri sejak dilantik pada 23 Oktober 2019 silam pun menjadi pantauan media massa.

Pengamat maritim Siswanto Rusdi, saat menanggapi isu Reshuffle itu langsung menyorot kepada kinerja Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi. Menurutnya dari sisi maritim sesuai bidang dia, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, atau BKS biasa disapa, gagal membangun visi Presiden Jokowi pada 2014 untuk mewujudkan Indonesia sebagai Poros Maritim Dunia.

“Saya menilai jika ada Reshuffle Kabinet, maka menteri pertama yang harus di-Reshuffle adalah Budi Karya Sumadi karena gagal menjalankan dengan serius gagasan Poros Maritim Dunia,” ujar Siswanto, Senin malam (29/6/2020).

Siswanto yang merupakan Direktur Eksekutif National Maritime Institute (Namarin) itu mengungkapkan saat ini kondisi sektor perhubungan laut kita masih karut marut. Banyak hal yang belum dibenahi di sektor ini selama kepemimpinan BKS.

“Banyak gaji pelaut yang masih di bawah standar, sertifikasi pelaut palsu masih beredar, terus di pelabuhannya, skema KPBU (Kerja Sama Pemerintah dengan Badan Usaha) juga banyak yang belum berjalan, proyek Tol Laut juga terus jadi sorotan presiden, ini bagaimana mau jalankan Poros Maritim Dunia?” tegas Siswanto.

Selain itu, dalam sisi kemanusiaan, Siswanto menilai kondisi BKS yang bisa dibilang belum fit pasca terjangkit COVID-19, sangat memungkinkan mantan Dirut PT Angkasa Pura II ini untuk beristirahat. Ia tidak tega ketika melihat BKS mendapat tugas berat dari presiden untuk merampungkan visi maritimnya, sementara daya tubuhnya mengalami penurunan.

“Daya tahan tubuh beliau (Budi Karya Sumadi) menurun sehingga kinerja menurut saya kurang bisa maksimal. Jadi performa beliau dalam menjalankan tugas-tugas berat dari presiden juga kurang optimal,” pungkasnya. []

Editor: Sunardi Panjaitan

berita terkait

Image

News

Pilkada 2020

Pilkada 2020 Disebut Bakal Jadi Sejarah Baru Pemilu Indonesia

Image

Iptek

Wabah Corona

Dibayangi Pandemi, Debut Ford Bronco dan GMC Hummer EV Masih Abu-abu

Image

Gaya Hidup

Wabah Corona

9 Provinsi Punya Kasus Sembuh dari Corona di Atas 80 Persen

Image

News

Wabah Corona

BPKH Sebut Pendaftar Haji Turun 50 Persen karena Corona

Image

Ekonomi

Mompreneur Penopang Ekonomi Keluarga Saat Pandemi

Image

Hiburan

Jadwal Belajar dari Rumah TVRI Selasa 7 Juli 2020, Ada Cara Menyulap Hasil Bumi Jadi Produk Bernilai Tinggi

Image

News

Wabah Corona

Kasus COVID-19 DIY Tambah 8, Mayoritas Pernah Kontak Pasien Positif Terdahulu

Image

Ekonomi

DPR RI

Tak Hanya Ekspor, DPR Ingin KKP Kedepankan Budidaya Benih Lobster

Image

Ekonomi

Wabah Corona

Kemenparekraf Ajak Para Pelaku Pariwisata di 20 Desa Wisata Ikuti Gerakan BISA

komentar

Image

0 komentar

terkini

Image
Ekonomi

Mompreneur Penopang Ekonomi Keluarga Saat Pandemi

UMKM membuktikan diri sebagai bisnis yang tahan banting, bahkan menjadi penyelamat ekonomi keluarga.

Image
Ekonomi

Ada Modus Baru Penjahat di Ruang ATM, Cegah dengan 7 Langkah Ini

Untuk menjaga agar Anda tidak menjadi korban kejahatan teknologi di ATM, Anda dapat melakukan langkah praktis berikut ini.

Image
Ekonomi

Kemenperin Dorong Peningkatan TKDN Produk Farmasi

Kemenperin terus mendorong terwujudnya kemandirian dan peningkatan daya saing industri farmasi dalam negeri.

Image
Ekonomi

Di Forum G20, Kemenparekraf Sebut Pentingnya Peningkatan Kompetensi SDM

Pemerintah Republik Indonesia mengusung isu pentingnya peningkatan kompetensi atau upskilling dan reskilling SDM pariwisata.

Image
Ekonomi

Himbara Pastikan Dana Tunai Program Bansos Tersalurkan dengan Baik

Himbara menyampaikan dana tunai untuk program dana bansos ke masyarakat tersalurkan dengan baik.

Image
Ekonomi

Edhy Prabowo Bantah Beri Perlakuan Istimewa Terkait Izin Ekspor Benih Lobster

Edhy Prabowo menepis tudingan bahwa dirinya memberikan perlakuan istimewa kepada pihak tertentu terkait pemberian izin ekspor benih lobster.

Image
Ekonomi
DPR RI

Tak Hanya Ekspor, DPR Ingin KKP Kedepankan Budidaya Benih Lobster

di perairan Indonesia ada sekitar 26 miliar benih lobster.

Image
Ekonomi
Wabah Corona

Kemenparekraf Ajak Para Pelaku Pariwisata di 20 Desa Wisata Ikuti Gerakan BISA

Kemenparekraf ajak 20 desa wisata untuk mengikuti gerakan BISA sebagai bentuk dukungan bagi para pelaku pariwisata dan ekonomi kreatif.

Image
Ekonomi

Pemerintah Mau Pajaki Sepeda dan Berlakukan Emisi Kendaraan Bermotor, Tengku Zul: Maju Kena, Mundur Kena, Diam Juga Kena

Tengku Zulkarnain menyinggung rencana pemerintah yang bakal berencana memberlakukan cukai emisi kendaraan bermotor.

Image
Ekonomi
Wabah Corona

Sri Mulyani: Penandatanganan SKB Burden Sharing dengan BI Akan Segera Dilakukan

Sri Mulyani Indrawati menegaskan akan segera melakukan penandatanganan SKB terkait bagi beban atau burden sharing.

terpopuler

  1. Soal Kalung Antivirus, Ferdinand: Astaga! Pak Menteri, Tolong Jangan Bikin Alasan untuk Meresuffle Dirimu

  2. Ramai-ramai Laporkan Sinetron Dari Jendela SMP ke KPI

  3. Setahun Pacaran, Syifa Hadju Ungkap Alasan Jatuh Cinta dengan Rizky Nazar

  4. Wartawan CNN TV Dilarang Masuk ke Lapangan Ahmad Yani Oleh Laskar FPI

  5. Ferdinand Janjikan Pulsa 25 Ribu ke Musni Umar Jika Bisa Buktikan Reklamasi Ancol untuk Kepentingan Warga

  6. Viral, Anak Kos Rombak Kamarnya Jadi Makin Nyaman dan Canggih

  7. Kasus Sarang Burung Walet, Gus Sholeh: Bersalah Atau Tidak Baiknya Novel Buktikan di Pengadilan

  8. Masuk Bursa Calon Menteri, Pengamat: Sosok seperti Ahok Dibutuhkan Jokowi

  9. Musni Umar Dukung Gerindra Kawal Laporan Terhadap Denny Siregar ke Polisi

  10. Gubernur Bank Sentral Pakistan Sebut Lockdown COVID-19 Hanya Untungkan Orang-orang Kaya

fokus

Lebaran di Tengah Pandemi
Pulih dengan Terapi Musik
Wabah Corona

kolom

Image
Achsanul Qosasi

Renasionalisasi BUMN

Image
Muhtar S. Syihabuddin

Kami Cinta Polisi Sekaligus NKRI

Image
UJANG KOMARUDIN

Marah-marah dan Ancaman Reshuffle

Image
Riyanda Barmawi

Lobster Edhy Dalam Bayang-Bayang Susi

Wawancara

Image
News

DPR RI

Interview Ketua Komisi X Soal Kisruh PPDB: Kemendikbud dan Dinas Pendidikan Provinsi Kurang Sosialisasi

Image
Olahraga

Shin Tae-Yong

Ini Petikan Lengkap Wawancara Shin Tae-Yong yang Dipersoalkan PSSI

Image
News

Interview Mardani Ali Sera: Tidak Urgen, Stop dan Batalkan RUU HIP!

Sosok

Image
Gaya Hidup

Mengenal Herni Ekamawati, Pecinta Kopi yang Jadi Ratu EO

Image
News

Terseret Kasus Bank Bali hingga Jadi Buronan, 5 Fakta Penting Djoko Tjandra

Image
News

Terjun ke Dunia Bisnis, 7 Potret Terkini Putra BTP Nicholas Sean Purnama