Akurat.co - Cepat Tepat Benar
Login / Sign Up

Diaspora Indonesia Miliki Peluang Ekspor Makanan ke Kanada

Andi Syafriadi

Diaspora Indonesia Miliki Peluang Ekspor Makanan ke Kanada

Rendang Ikan Tuna dan Udang | AKURAT.CO/Chodijah Febriyani

AKURAT.CO Potensi ekspor produk-produk makanan Indonesia ke Kanada masih sangat besar dan diaspora dapat mengisi peluang tersebut.

Hal itu mengemuka dalam dialog Konsul Jenderal RI Toronto, Leonard F. Hutabarat, dengan Diaspora Indonesia dalam rangka lebih meningkatkan ekspor produk makanan Indonesia di Wilayah Kerja KJRI Toronto. Turut hadir dalam kegiatan itu, Joe Oey dari Oey Trading.

Acara bincang-bincang dengan Konsul Jenderal RI ini, bertepatan dengan hari UMKM Internasional yang ditetapkan PBB pada 27 Juli, demikian konsul Ekonomi KJRI Toronto Dina Martina kepada Antara London, Senin.

baca juga:

Leonard F. Hutabarat mengatakan KJRI terus berupaya mengenalkan potensi ekspor produk makanan Indonesia ke pasar yang memiliki jumlah penduduk sangat signifikan untuk produk "consumer goods".

Dikatakannya, Toronto merupakan ibukota Provinsi Ontario di Kanada, bersama Provinsi Manitoba, Saskatchewan dan Nunavut, juga merupakan provinsi utama tujuan ekspor dari 54 persen produk Indonesia pada 2019 dan 53 persen impor Indonesia dari Kanada.

"Dengan lebih dari 37,7 juta populasi Kanada, 81 persen merupakan "urban population" dan terkonsentrasi di atas 40 persen berada di Provinsi Ontario," katanya.

Sementara itu, Joe Oey, dengan Oey Trading, menjalankan usaha sebagai importir produk makanan Indonesia di Toronto, Kanada, selama 32 tahun.

Berdasarkan pengalamannya Joe menekankan perlunya eksportir makanan Indonesia, khususnya UMKM memperhatikan regulasi mengenai "food safety" atau keamanan makanan di Kanada sebelum melakukan ekspor.

Meski dalam 10 tahun terakhir peraturan mengenai keamanan makanan di Kanada semakin ketat, namun masih sangat mungkin untuk dipenuhi oleh produsen makanan di Indonesia, ujarnya.

Misalnya, produsen harus menyebutkan jika produknya mengandung "dairy products" atau tidak dan apakah proses produksinya bercampur atau tidak dengan produksi makanan lain yang mengandung peanut", mengingat banyak masyarakat Kanada yang alergi dengan "peanut".

Selain itu, eksportir juga sudah harus mengantongi lisensi dan "traceability" sesuai regulasi untuk memberi jaminan produk makanan tersebut aman untuk dikonsumsi.

"Packaging produk juga perlu dibuat dalam dua Bahasa, yaitu bahasa Inggris dan Prancis," katanya.

Masyarakat Kanada tergolong "adventurous dalam hal makanan. Mereka tidak segan-segan mencoba makanan dari berbagai latar budaya, sepanjang memperhatikan aspek-aspek yang menjadi perhatian utama mereka, seperti kandungan, fakta nutrisi, sampai aspek lingkungan.

Sementara Konjen mengatakan saat ini ada pergeseran konsumsi masyarakat Kanada dari banyak mengkonsumsi daging merah ke arah konsumen makanan laut atau "seafood" dan produk organik yang lebih sehat.

Di sisi lain, produk makanan di Ontario, khususnya di Toronto juga sangat beragam, salah satunya karena banyaknya pendatang.

Sensus 2016 menyebutkan, tidak kurang dari 35 persen warga Toronto adalah pendatang dari berbagai negara, seperti India, RRC, Italia, dan Filipina. Hal ini membuat produk makanan asing lebih mudah diterima, ujarnya.

Dikatakannya situasi normal baru mempunyai karakteristik tertentu mengharuskan pasokan terus berjalan, khususnya untuk makanan sehingga perlu protokol baru bagi industri.

Marketing digital atau e-commerce merupakan salah satu cara yang paling aman untuk berbisnis di saat pandemi COVID-19. Hal lainnya yang perlu diperhatikan pelaku bisnis adalah perlunya produk contoh dan kapasitas produksi.

Pada 2018, defisit perdagangan Indonesia dengan Wilayah Kerja KJRI Toronto sekitar 102 juta dolar AS, turun menjadi sekitar 16 juta dolar AS pada 2019.

Di saat pandemi COVID-19 dengan dukungan pelaku usaha khususnya diaspora Indonesia seperti Oey Trading diharapkan defisit perdagangan Indonesia dengan Wilayah Kerja semakin berkurang.

UMKM tidak hanya menjadi tulang punggung perekonomian di banyak negara berkembang, namun juga 90 persen perusahaan di dunia didukung oleh UMKM, termasuk 70 persen tenaga kerja berada di sektor UMKM dan kontribusi UMKM sebesar 50 persen PDB dunia.[]

Editor: Prabawati Sriningrum

Sumber: Antara

berita terkait

Image

Olahraga

Liga 1 Indonesia 2020

PSIS Ambil Sikap Hormat Penundaan Liga 1 Indonesia ke Awal Tahun Depan

Image

Ekonomi

Gara-gara Ini Inalum Dinobatkan Jadi BUMN Percontohan Pengutamaan Bahasa Indonesia

Image

Olahraga

Tim Nasional Indonesia U-16

Bima Sakti ikut Pantau Seleksi Garuda Select Jilid 3

Image

Ekonomi

Pelni Lirik KM Dorolanda Layani Pelayaran Pulau Morotai

Image

Gaya Hidup

Kaya Inspirasi Sustainable Fashion di Hari ke-3 ISEF 2020

Image

Ekonomi

BI Dorong Inisiatif Wakaf Lintas Negara Islam

Image

Hiburan

Musisi Indonesia Suarakan Rasa Cinta akan Hutan Indonesia Lewat Konser Musika Foresta

Image

Ekonomi

Rangsang Konsumsi Domestik, Indonesia Harus Perhatikan Hak Perlindungan Konsumen

Image

Ekonomi

Makin Mudah, Kirim Uang ke LN Cukup Pakai HP

komentar

Image

0 komentar

terkini

Image
Ekonomi

Gara-gara Ini Inalum Dinobatkan Jadi BUMN Percontohan Pengutamaan Bahasa Indonesia

Inalum dinobatkan jadi BUMN percontohan pengutamaan Bahasa Indonesia di wilayah kerja operasionalnya

Image
Ekonomi

Menteri Edhy: Menanam Satu Koral Mampu Bangun Ekonomi Pesisir

Edhy Prabowo menyatakan bahwa menanam satu koral atau terumbu karang sama saja dengan menanam 20 pohon bermanfaat meningkatkan ekonomi

Image
Ekonomi
DPR RI

Anggota DPR RI Akui UMKM Butuh Pelatihan Manajerial Untuk Jaga Pemulihan Ekonomi

Wabah pandemi Covid-19 telah berdampak pada keberlangsungan pelaku UMKM

Image
Ekonomi

Rustam Ibrahim Celoteh Alasan Civil Society Kritis Terhadap Pemerintahan Jokowi

Rustam Ibrahim beberkan sejumlah alasan mengapa civil society sangat kritis terhadap pemerintahan Jokowi

Image
Ekonomi

Progres Program Kota Tanpa Kumuh Capai 70 Persen dan Serap 7.000 Tenaga Kerja

Hingga 29 Oktober 2020 progres keuangan KOTAKU mencapai 72,32 persen dan progres fisik sebesar 69,13 persen.

Image
Ekonomi

Menteri Edhy: Tanam 1 Terumbu Karang Sama dengan Tanam 20 Pohon

Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo menyatakan menanam satu koral atau terumbu karang sama saja dengan menanam 20 pohon.

Image
Ekonomi

Pemerintah Sesumbar Pengembangan Koperasi Berjalan Sesuai Roadmap

Kemenkop UKM menegaskan pemberdayaan dan pengembangan koperasi di Indonesia saat ini telah berjalan sesuai dengan roadmap

Image
Ekonomi

Percepat Pembangunan KIT Batang, PP Sinergi Dengan BUMN Lain

PP bersinergi dengan sejumlah BUMN lainnya dalam mempercepat proses pembangunan Kawasan Industri Terpadu Batang Fase 1 seluas 450 hektare.

Image
Ekonomi

Pelni Lirik KM Dorolanda Layani Pelayaran Pulau Morotai

Pelni kaji kemungkinan kapal penumpang KM Dorolanda melayani pelayaran menuju Kabupaten Pulau Morotai, Maluku Utara

Image
Ekonomi

BI Dorong Inisiatif Wakaf Lintas Negara Islam

BI mendorong inisiatif wakaf lintas negara Islam. Sebab, sebanyak 59 persen negara Islam berpendapatan rendah dan menengah ke bawah.

terpopuler

  1. Tengku Zul: Jika 1,9 Milyar Umat Memboikot Produk Prancis, Maka Berhasil Menjungkirkan Macron!

  2. 5 Tempat Makan Langganan Presiden Jokowi di Solo, Dijamin Bikin Ngiler!

  3. Denny Siregar: Umat Kristen Kutuk Kontroversi Macron Pasti Tumbuh Di Lingkungan Islam

  4. Kisah Malaikat Malik Menahan Matahari dengan Sayapnya Demi Sayyidina Ali

  5. 7 Potret Keromantisan Verrel Bramasta dan Ranty Maria, Bikin Baper Warganet

  6. Desak Macron Minta Maaf, Mustofa: Beruntung Negeri Kami Tak Menerapkan Hukum Islam

  7. Ngefans Berat, Baim Wong Pertemukan Paula Verhoeven dengan Mak Beti

  8. Hillary Brigitta Harap Pernyataan Megawati Soal 'Milenial Jangan Dimanja' Jadi Cambuk

  9. Kedutaan Prancis di Arab Saudi Diserang

  10. Ponsel Lipat Motorola Razr 2020 Dibanderol Rp20,6 Juta, Siap Singkirkan Samsung?

tokopedia

fokus

Lawan Covid-19
Webinar Akurat: Peran Strategis IJK
Akurat Solusi : Roadmap IHT

kolom

Image
Dr. Akhmad Shunhaji, M.A.

Respon Quranik terhadap Pola Pembelajaran di Masa Pandemi

Image
UJANG KOMARUDIN

Degradasi Legitimasi Jokowi

Image
Achsanul Qosasi

Berkoperasi dalam Pandemi

Image
Egy Massadiah

Menyapa Pohon, Menjaga Alam

Wawancara

Image
Iptek

Saat Dominasi Kontraktor Besar Masih Kejam

Image
Video

Akurat Talk

VIDEO Fahri Hamzah: Saya Dari Kecil Jualan Kopi | Akurat Talk (2/2)

Image
Video

Akurat Talk

VIDEO Ngomongin Hobi Sampai Harga Outfit Fahri Hamzah | Akurat Talk (1/2)

Sosok

Image
News

Sosok AKP Agung, Ikut Tangani Kasus Penistaan Agama Ahok

Image
Ekonomi

Biar Berkah, Pelajari Kiat Jadi Pedagang Cemerlang Sesuai Tuntunan Nabi Muhammad SAW

Image
News

5 Potret Terbaru Ganjar Pranowo, Makin Gagah dengan Kumis dan Brewok