image
Login / Sign Up

Kembalikan Kepercayaan Wisatawan, Jadi Kunci Pemulihan Industri Pariwisata

Siti Nurfaizah

Image

Petugas Palang Merah Indonesia (PMI) menyemprotkan cairan disinfektan di kawasan Museum Nasional (Museum Gajah), Jakarta Pusat, Senin (8/6/2020). Penyemprotan kawasan museum ini dalam rangka memasuki pembatasan sosial berskala besar (PSBB) masa transisi di DKI Jakarta. Serta akan dibukanya kembali agenda kawasan pariwisata, termasuk di Museum Nasional, di Jakarta Pusat ini. | AKURAT.CO/Abdul Aziz Prastowo

AKURAT.CO Upaya mengembalikan kepercayaan wisatawan dinilai sebagai kunci sukses yang paling efektif dalam pemulihan sektor pariwisata di tanah air.

"Indonesia mengalami lack of trust of destination dari wisatawan mancanegara maupun wisatawan domestik, sehingga kita harus berupaya bersama meningkatkan kepercayaan terhadap wisatawan," kata Deputi Bidang Pemasaran Kemenparekraf/Baparekraf, Nia Niscaya, Minggu (28/6/2020).

Dilansir dari Antara, Nia Niscaya saat berbicara dalam bincang bisnis daring ASITA bertajuk "Sinergi ASITA dan Pemerintah Menyikapi Kebijakan New Normal pariwisata Indonesia" mengatakan, penurunan kepercayaan wisatawan terhadap destinasi akibat COVID-19 sebenarnya terjadi di seluruh negara di dunia.

Di Indonesia, seiring dengan penanganan COVID-19 oleh pemerintah, sentimen dari sejumlah negara terhadap pasar Indonesia sudah mengalami pertumbuhan positif dari yang sebelumnya berada di zona merah atau di bawah 0 persen.

"Meski pada periode 9 hingga 16 Juni 2020 berdasarkan Sprinklr Analytic (social listening tools) sentimen sejumlah negara mulai terjadi peningkatan, tapi ini jangan lantas membuat kita cukup puas. Secara umum persepsi mereka masih sekitar 50 persen," kata Nia Niscaya.

Dalam diskusi tersebut turut menghadirkan Asisten Deputi Pengembangan pariwisata Berkelanjutan Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Kosmas Harefa, Duta Besar LBPP RI untuk Singapura Ngurah Swajaya, serta Duta Besar LBPP Indonesia untuk Laos Pratito Soeharyo.

Untuk dapat meningkatkan kembali kepercayaan wisatawan dan pariwisata nasional pada umumnya, Kemenparekraf/Baparekraf telah menyusun protokol Cleanliness, Health and Safety (CHS) antara lain dalam bentuk video edukasi dan handbook yang ditujukan kepada para pelaku usaha parekraf.

Kemudian melakukan simulasi dan uji coba penerapan protokol sekaligus mendokumentasikan sebagai bahan untuk soft campaign dan tutorial. Juga sosialiasi/pelatihan serta publikasi kepada para pelaku dan masyarakat domestik serta internasional melalui berbagai channel.

"Inilah pokok persoalan kalau bicara wisatawan. Kesuksesan Indonesia dalam penanganan COVID-19 ini bisa menjadi salah satu penilaian dalam pembentukan nation branding. Karena itu perlu sinergi dari ASITA juga perwakilan di negara-negara pasar untuk bagaimana meningkatkan kepercayaan wisatawan," kata Nia.

Berkaca dari negara-negara lain yang telah mampu pulih dari COVID-19, lanjutnya, pasar dalam negeri akan berjalan lebih dahulu. Strategi ini juga akan dijalankan Kemenparekraf/Baparekraf dengan kampanye #DiIndonesiaAja dengan segmentasi pasar keluarga, pasangan, wisatawan perorangan (FIT), dan pemerintah.

Begitu juga untuk pasar wisatawan mancanegara, dengan menyiapkan strategi kampanye #DreamNowTravelTomorrow sebagai branding protokol CHS. Yakni menyampaikan pesan kepada wisman terkait protokol kesehatan dan inspiring content dan tetap menjaga komunikasi dengan partner di originasi dan destinasi untuk tetap hadir dan memberikan inspirasi di pasar.

"Intinya kita harus bisa hadir di pasar dengan menampilkan konten-konten yang memberi inspirasi pada wisatawan," kata Nia.

Duta Besar LBPP RI untuk Singapura Ngurah Swajaya sepakat dan siap mendukung strategi yang disiapkan Kemenparekraf/Baparekraf karena pariwisata erat kaitannya dengan kepercayaan.

Ngurah mengatakan pihaknya akan mendukung dengan turut membuat konten-konten terkait penanganan COVID-19 di Indonesia dan disiarkan melalui seluruh media yang dimiliki.

"Pasar domestik di Indonesia berpotensi luar biasa namun hal itu tentu tidak cukup dan perlu ditopang dengan wisatawan mancanegara. Sehingga citra akan pariwisata di Indonesia terus berada di benak wisatawan," kata Ngurah.

Sementara Duta Besar LBPP Indonesia untuk Laos, Pratito Soeharyo mengatakan pihaknya juga akan mendorong para diaspora Indonesia, terutama yang berada di Laos untuk mempromosikan kebijakan pariwisata Indonesia.

Pratito mengatakan pihaknya juga telah memiliki berbagai program untuk mempromosikan pariwisata Indonesia di Laos. Salah satunya mendorong pembukaan penerbangan langsung dari Luang Prabang ke Bali.

"Kita juga telah memiliki rencana program untuk famtrip Key Opinion Leaders dan jurnalis dari Laos," kata Pratito.

Asisten Deputi Pengembangan pariwisata Berkelanjutan Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi, Kosmas Harefa mengatakan pihaknya memiliki 13 program dalam mendukung sektor pariwisata di masa normal baru atau pascapandemi COVID-19.

Diantaranya melakukan sinkronisasi anggaran belanja terkait pariwisata yang tersebar di berbagai kementerian/lembaga juga mendorong anggaran belanja perjalanan dinas dalam negeri (termasuk kegiatan MICE) seluruh K/L agar dialokasikan ke daerah yang bergantung pada sektor pariwisata.

"Jumlah ini tidak sedikit, ini bisa jadi kekuatan perekonomian di destinasi kita," kata Kosmas.[]

baca juga:

Editor: Denny Iswanto

Sumber: Antara

berita terkait

Image

News

Wabah Corona

Boy Rafli Sebut Gerakan Terorisme Manfaatkan Pandemi COVID-19 Sebagai Celah

Image

News

Wabah Corona

Satu Pasien Positif Corona di Bangkalan Melarikan Diri

Image

Ekonomi

Wabah Corona

Rayakan HUT, BNI Satukan Energi untuk Lawan COVID-19

Image

News

Sandiaga Ajak Pelaku UMKM Berkolaborasi di Tengah Pandemi Covid-19

Image

News

Para Petani Karet di Kabupaten Tebo Berhasil Kembangkan Tanaman Holtikultura di Masa Pendemi Covid-19

Image

Ekonomi

Pengamat: Ekspor Perikanan Harus Berimbas Pada UMKM

Image

News

Bertambah 21, Total Pasien Sembuh Covid-19 di Sumut Jadi 458 Orang

Image

News

Wabah Corona

Optimalkan Jogja Pass, Rancang Versi Offline untuk Daerah Wisata Tanpa Jaringan Internet

Image

Gaya Hidup

Kemenparekraf

Yuk, Gabung Kursus Masak Online dari Chef Profesional dengan Bahan Gratis

komentar

Image

0 komentar

terkini

Image
Ekonomi

Pengamat Desak Realisasi Simplifikasi Cukai Tembakau Sesuai RPJMN

Abdillah mengharapkan pemerintah bisa kembali merealisasikan kebijakan penyederhanaan atau simplifikasi struktur cukai hasil tembakau.

Image
Ekonomi

Kementerian PUPR Alokasikan Rp243,28 Miliar untuk Bedah Rumah di Jabar

Kementerian PUPR PUPR) mengalokasikan anggaran bedah rumah sebesar Rp243,28 miliar untuk 13.902 unit rumah tidak layak huni di Provinsi Jawa

Image
Ekonomi
Wabah Corona

Rayakan HUT, BNI Satukan Energi untuk Lawan COVID-19

BNI rayakan HUT ke-74 dengan menyatukan semangat dan energi optimia untuk Indonesia lantaran dirayakan saat pandemi COVID-19.

Image
Ekonomi

Pengamat: Ekspor Perikanan Harus Berimbas Pada UMKM

Meningkatnya ekspor perikanan harus dapat berimbas atau memberikan manfaat optimal bagi pelaku UMKM perikanan nasional.

Image
Ekonomi

Menteri Edhy Sebut Budidaya Lobster Jadi Prioritas Utama

Edhy Prabowo menegaskan bahwa prioritas utama pemerintah adalah mengembangkan budi daya lobster dan bukan ekspor.

Image
Ekonomi
Wabah Corona

Pemerintah Optimistis Pemulihan Ekonomi Segera Terealisasi di Kuartal III

Airlangga Hartarto optimis pemulihan akan makin cepat masuk kuartal tiga tahun ini.

Image
Ekonomi

Terkait Antivirus Eucalyptus, Kementan Hanya Melakukan Penelitian

Kementerian Pertanian (Kementan) hanya melakukan penelitian serta uji laboratorium saja.

Image
Ekonomi

DPR Setujui Pemangkasan Anggaran Kemenparekraf Sebesar Rp2,04 Triliun

DPR menyetujui perubahan anggaran Kemenparekraf tahun anggaran 2020 dipangkas Rp2,045 triliun.

Image
Ekonomi

Jokowi: Kita Punya Peluang Keluar dari Middle Income Trap

Indonesia bisa kembali naik status menjadi negara berpendapatan tinggi, dan keluar dari jebakan negara berpendapatan menengah.

Image
Ekonomi

Kementan Gandeng Swasta Perbanyak Antivirus Buatan Anak Bangsa

Langkah ini ditujukan sebagai bagian dari ikhtiar pemerintah dan masyarakat Indonesia dalam menyikapi pandemi covid

terpopuler

  1. Wajah Wanita ini Tercetak di Uang Kertas, Penyebabnya Unik Banget

  2. Pertimbangkan Gunung Merapi, FIFA Pilih Jakabaring Ketimbang Mandala Krida

  3. Sudah Pernah Diingatkan Agar Tak Korupsi, Bupati Kutai Timur ternyata Bandel

  4. Gara-gara Singgung Ahok, Andre Ngaku Diserang Buzzer

  5. Ladeni Penipuan Lewat SMS, Warganet: Akhirnya Tahu Nama Bendahara Shopee

  6. Jadi Idola Baru, 7 Potret Sandrinna Michelle Pemeran Wulan di Sinetron 'Dari Jendela SMP'

  7. Begini Jadinya Jika 5 Tim Sepak Bola Ini Kenakan Logo Liga Domestiknya di Atas Jersey

  8. Ruhut Sitompul: Kita Doakan Pak Joko Widodo dan Para Pembantunya

  9. Kapal Asing Terekam Masuk Perairan Indonesia, Fadli: Ini Ancam Kedaulatan RI, Harus Berani Usir Mereka

  10. Usai Dirobohkan, Masjid Amir Hamzah TIM Dibangun dan Kini Sudah Jadi, HNW: Semoga Berkah

fokus

Lebaran di Tengah Pandemi
Pulih dengan Terapi Musik
Wabah Corona

kolom

Image
Achsanul Qosasi

Renasionalisasi BUMN

Image
Muhtar S. Syihabuddin

Kami Cinta Polisi Sekaligus NKRI

Image
UJANG KOMARUDIN

Marah-marah dan Ancaman Reshuffle

Image
Riyanda Barmawi

Lobster Edhy Dalam Bayang-Bayang Susi

Wawancara

Image
News

DPR RI

Interview Ketua Komisi X Soal Kisruh PPDB: Kemendikbud dan Dinas Pendidikan Provinsi Kurang Sosialisasi

Image
Olahraga

Shin Tae-Yong

Ini Petikan Lengkap Wawancara Shin Tae-Yong yang Dipersoalkan PSSI

Image
News

Interview Mardani Ali Sera: Tidak Urgen, Stop dan Batalkan RUU HIP!

Sosok

Image
News

Jadi Pengusaha Daging, 6 Potret Terbaru Mantan Istri BTP Veronica Tan

Image
News

Lewat YouTube Daniel Mananta, BTP Ungkap Usahanya Pertahankan Rumah Tangga dengan Veronica Tan

Image
News

6 Potret Lawas Kenangan Presiden Soeharto Bersama Keluarga