Akurat.co - Cepat Tepat Benar
Login / Sign Up

Pengembang Properti Diharapkan Segera Bangkit di Era New Normal

Dhera Arizona Pratiwi

Wabah Corona

Pengembang Properti Diharapkan Segera Bangkit di Era New Normal

Warga melihat kawasan perumahan tapak bersubsidi di kawasan Cileungsi, Bogor, Jawa Barat, Minggu (16/6/2019). Asosiasi Pengembang Perumahan dan Permukiman Seluruh Indonesia (Apersi), Daniel Djumali, mengatakan kuota pembiayaan rumah subsidi yang mencakup proyek Fasilitas likuiditas pembiayaan perumahan (FLPP) dan Subsidi Selisi Bunga (SSB) akan segera habis dalam 2 bulan-3 bulan ke depan (sekitar Agustus-September 2019). Hal ini juga bisa menyebabkan banyaknya akad KPR subsidi yang menggantung. | AKURAT.CO/Dharma Wijayanto

AKURAT.CO Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) berharap para pengembang properti di Indonesia dapat segera bangkit untuk meningkatkan pembangunan rumah untuk masyarakat jelang pelaksanaan kebijakan new normal di Indonesia. Hal itu diperlukan untuk mendorong pelaksanaan Program Sejuta Rumah serta meningkatkan perekonomian masyarakat akibat dampak pandemi COVID-19.

“Kami berharap para pengembang properti di Indonesia bisa bangkit kembali melaksanakan pembangunan rumah untuk masyarakat di seluruh Indonesia jelang pelaksanaan new normal di sektor perumahan di Indonesia,” ujar Direktur Jenderal Perumahan Kementerian PUPR Khalawi Abdul Hamid di Kementerian PUPR, Jakarta, Rabu (17/6/2020).

Menurut Khalawi, kolaborasi antara pemerintah dan pengembang dalam pelaksanaan Program Sejuta Rumah sangat penting. Pasalnya, pemerintah tentunya tidak dapat memenuhi seluruh kebutuhan rumah untuk masyarakat sehingga peran aktif pengembang dalam pembangunan perumahan sangat dibutuhkan.

baca juga:

Khalawi menyatakan, pandemi COVID-19 yang melanda seluruh wilayah Indonesia memang berpengaruh pada produksi rumah yang dibangun oleh pengembang. Adanya Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) membuat pengembang mengalami hambatan dalam proses pembangunan dan penjualan rumah yang sudah jadi pun terkendala.

“Pelaksanaan Program Sejuta Rumah memang mengalami hambatan pada masa pandemi COVID-19 ini. Namun pemerintah juga tetap berupaya mendorong agar penyediaan rumah untuk masyarakat dapat dipenuhi dengan baik,” terangnya.

Lebih lanjut, Khalawi menerangkan bahwa pemerintah terus mendorong agar sektor properti di Indonesia tetap tumbuh pada new normal ini. Ditjen Perumahan Kementerian PUPR pun tetap berkoordinasi dengan sejumlah asosiasi pengembang perumahan untuk mencari solusi bersama terkait berbagai hambatan yang dialami para pengembang.

“Sektor properti menjadi salah satu pendukung pertumbuhan perekonomian Indonesia. Jadi kita harus bersemangat dan bersama-sama membuka lapangan kerja untuk masyarakat dalam pembangunan rumah dengan mengikuti protokol kesehatan dari pemerintah,” harapnya.

Sementara itu, Managing Director Sinar Mas, Saleh Husin menerangkan, Sinar Mas siap mendukung Kementerian PUPR dalam pembangunan perumahan untuk masyarakat. Menurutnya, banyak masyarakat yang membutuhkan hunian yang layak dengan harga yang terjangkau.

“Kami siap mendukung pemerintah dalam pelaksanaan kebijakan new normal di bidang perumahan. Kami juga menyalurkan CSR dalam bentuk pembagian masker dan sembako untuk membantu masyarakat menjalankan aktifitas sehari-hari,” katanya. []

Editor: Denny Iswanto

berita terkait

Image

News

Lawan Covid-19

Sandiaga Uno Ajak Masyarakat Indonesia Bangkit dari Resesi Melalui Iklan Kreatif

Image

News

Pasien COVID-19 yang Sembuh di Bantul Bertambah Jadi 1.328 Orang

Image

News

Provinsi Riau Dapat 4 Juta Vaksin COVID-19

Image

News

Ruang Isolasi COVID-19 di Kulon Progo Penuh

Image

News

Rizieq Shihab Dikabarkan Dijemput Paksa Satgas Covid-19

Image

Ekonomi

Begini Syarat Penggunaan Sisa Dana Penanganan COVID-19 di Tahun Depan

Image

News

Dua Warga Positif COVID-19, Pasar Dibal Ditutup Selama Dua Hari

Image

Ekonomi

Positif Covid-19 di Beberapa Provinsi Melonjak, Luhut Larang Kumpul-kumpul

Image

Ekonomi

Menko Luhut Khawatir Banjir La Nina Rangsang Klaster Baru COVID-19

komentar

Image

0 komentar

terkini

Image
Ekonomi

IHSG Terancam Terkoreksi, Ini Saham-saham Bikin Untung Investor!

IHSG ditutup terkoreksi signifikan 2.96% di level 5612.42

Image
Ekonomi

Indonesia Jadi Negara Paling Kompleks untuk Berbisnis, Alasan Pemerintah Gelontorkan UU Cipta Kerja

Alasan pemerintah menggelontorkan UU Omnibus Law Cipta Kerja lantaran Indonesia adalah negara paling kompleks untuk berbisnis

Image
Ekonomi

Pembangunan Papua Harus Berlanjut dengan Rasa Nasionalisme

Papua harus dibangun dengan rasa nasionalisme

Image
Ekonomi

Investor di Pasar Modal Syariah Mengalami Peningkatan Konsisten

Inarno Djajadi menyampaikan bahwa jumlah investor syariah tumbuh secara konsisten

Image
Ekonomi

Cara Kementan Manfaatkan Bonus Demografi untuk Tingkatkan Pertanian

Bonus demografi yang akan dinikmati Indonesia sebesar 40 persen harus dapat dimanfaatkan sektor pertanian

Image
Ekonomi

Mentan Curhat, Selalu Kena Batunya Terkait Impor Pangan padahal Tak Berwenang

Syahrul Yasin Limpo menjawab masalah impor pangan yang sering dituduhkan pada Kementerian Pertanian

Image
Ekonomi

Peralihan Era Digital, Mampu Bantu Pelaku UMKM Indonesia Bertahan di Tengah Pandemi

UMKM dinilai terus memerlukan bantuan agar dapat bertahan, terutama saat terjadinya

Image
Ekonomi

Rencana Penutupan Sejumlah Bandara Internasional Rugikan Pariwisata

Penutupan sejumlah bandara internasional dinilai akan berimbas pada penurunan bisnis daerah destinasi wisata

Image
Ekonomi

Menkeu Paparkan Realisasi PEN Hingga 25 November Sentuh Rp431,54 Triliun

Realisasi anggaran program pemulihan ekonomi nasional (PEN) hingga 25 November 2020 mencapai Rp431,54 triliun

Image
Ekonomi

Jaga Ketahanan Pangan Mentan Bakal Buka Lagi 250 Ribu Hektare Lahan

Mentan akan melakukan perluasan areal tanah baru (PATB) 250 ribu hektare (ha) pada 2021

terpopuler

  1. Diisukan Dijual di Indonesia pada 18 Desember, Berapa Harga iPhone 12?

  2. Komandan Korem: Tolong Masyarakat Stop Membantu Kelompok Ali Kalora, Kekejaman MIT Keterlaluan

  3. Habib Rizieq Kabur dari RS, Nikita Mirzani Sarankan Ditembak Seperti Kebijakan Korea Utara

  4. Ramalan Bulanan, Para Zodiak Ini Bakal Beruntung Lho di Desember!

  5. Polisi Panggil Rizieq Shihab, Herman Hery: Jangan Terkesan Mencari-cari Kesalahan

  6. Saherr Sheikh Dicurigai Nikahi Ruchikaa Kapoor Agar Karirnya Mulus?  

  7. Ramalan Keuangan Zodiak 30 November 2020, Duh Capricorn Sulit Kendalikan Keuangan!

  8. 5 Penyebab Kamu Cepat Gemuk

  9. Rekomendasi Penginapan Bertema Klasik Rp100 Ribuan di Jogja, Nyaman dan Murah!

  10. 5 Perusahaan Sawit Terbesar di Indonesia, Ada yang Pendapatan Tahunan Tembus Rp36 Triliun

fokus

Lawan Covid-19
Webinar Akurat: Peran Strategis IJK
Akurat Solusi : Roadmap IHT

kolom

Image
Achsanul Qosasi

Utang Pemerintah dan Kehati-hatian

Image
UJANG KOMARUDIN

Fenomena HRS

Image
Achsanul Qosasi

Pelajaran Demokrasi dari Biden dan Trump

Image
Faizuddin Ahmad

Mendongeng Berperan Meningkatkan Kecerdasan Anak

Wawancara

Image
Video

Lawan Covid

VIDEO Bkleen Hadirkan Solusi Fogging Ramah Lingkungan | Akurat Talk (2/2)

Image
Video

Lawan Covid

VIDEO Perangi Pandemi Bersama Bkleen, Antimicrobial Solution Yang Praktis dan Mudah | Akurat Talk (1/2)

Image
Gaya Hidup

Missies.id dan Strategi Survive Berbisnis untuk Cewek Milenial

Sosok

Image
News

5 Fakta Penting KH Miftachul Akhyar, Ketum MUI Baru Gantikan Ma'ruf Amin

Image
News

Mengenal Kapolsek Sawah Besar Kompol Eliantoro Jalmaf

Image
News

3 Kali Gantikan Posisi Menteri yang Kosong, Ini Kiprah Politik Luhut Binsar Panjaitan