image
Login / Sign Up

Penurunan Ekspor Impor Jadi Indikasi Pelemahan Ekonomi

Andi Syafriadi

Image

Suasana aktivitas bongkar muat di Terminal Peti Kemas Tanjung Priok, Jakarta, Jumat (27/12/2019). Perlambatan kredit berorientasi ekspor dan impor masih akan berlanjut pada tahun depan. Pasalnya, sejauh ini tantangan ekonomi global belum menunjukan tanda-tanda positif. | AKURAT.CO/Endra Prakoso

AKURAT.CO Peneliti Center for Indonesian Policy Studies (CIPS) Ira Aprilianti menyebut penurunan ekspor dan impor pada Mei 2020 menjadi indikasi pelemahan ekonomi Indonesia.

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), pada Mei 2020 neraca perdagangan Indonesia mengalami surplus sebesar 2,09 miliar dolar AS atau Rp29,72 triliun. Surplus ini didorong oleh kontribusi ekspor sektor nonmigas sebesar 9,88 miliar dolar AS. Sementara itu, sektor migas mengalami defisit sebesar 650 juta dolar AS.

"Kendati surplus, Indonesia mengalami penurunan ekspor maupun impor dan hal ini mengindikasikan pelemahan ekonomi," ujarnya dalam keterangan resminya di Jakarta, Selasa (16/6/2020).

baca juga:

Nilai total ekspor tercatat sebesar 10,53 miliar dolar AS mengalami penurunan sebesar 13,40 persen dibandingkan dengan April 2020. Nilai ekspor nonmigas senilai 9,88 miliar dolar AS juga turun sebesar 14,81 persen.

"Penurunan nilai ekspor, salah satunya, disebabkan oleh pandemi COVID-19 yang memaksa pemerintah untuk mengeluarkan kebijakan pembatasan, seperti physical distancing dan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB), yang menyebabkan berkurangnya kegiatan industri, menurunnya pendapatan dan berkurangnya tenaga kerja yang dipekerjakan," tuturnya.

Sementara itu, nilai impor senilai 8,44 miliar dolar AS turun sebesar 32,65 persen dibandingkan dengan April 2020. impor nonmigas senilai 7,78 miliar dolar AS turun sebesar 33,36 persen dibanding April 2020. Sedangkan, impor migas senilai 0,66 miliar dolar AS turun sebesar 23,04 persen.

"Berkurangnya impor juga merupakan salah satu dampak pandemi COVID-19 dimana industri mengurangi jumlah tenaga kerja dan juga produksinya. Berkurangnya jumlah tenaga kerja dan produksi tentu juga mengurangi jumlah perdagangan, baik ekspor maupun impor," imbuhnya.

Ira juga menyebut adanya surplus neraca perdagangan bukanlah ukuran performa ekonomi sedang berjalan dengan baik. Namun, hal itu harus dilihat secara detail ekspor-impor pada komoditas.

Lebih lanjut, ia menjelaskan penurunan pada impor migas sebesar 23,04 persen dan golongan mesin mekanis sebesar 30,56 persen pada April-Mei 2020 menunjukkan kurangnya permintaan industri terhadap input produksi.

Pemerintah dinilainya tidak boleh mengartikan surplus neraca sebagai hal positif. Terlebih jika melihat penurunan impor terjadi pada bahan baku industri, dan bukan akibat tambahan pasokan secara domestik.

"Pemerintah harus berfokus pada orientasi perdagangan terbuka dengan tidak melupakan kepentingan kelancaran rantai pasok dalam negeri yang dapat mendukung perekonomian di daerah," tegasnya.

Ira juga menyatakan kepada pemerintah untuk mempermudah proses impor pada bahan baku untuk menggerakkan industri. Untuk itu, penurunan nilai impor, terutama pada bahan baku industri, seharusnya dilihat sebagai sebuah peringatan.[]

Editor: Prabawati Sriningrum

berita terkait

Image

Ekonomi

Begini Gaya Pemerintah Cegah Carut Marut Ekonomi

Image

Ekonomi

Hore! Impor Buah Turun 14,5 Ribu Ton di Triwulan I-2020

Image

Ekonomi

Wabah Corona

Buah Segar Jadi Primadona Ekspor Selama COVID-19

Image

Ekonomi

Mentan Janji Genjot Produksi Buah dan Sayur di Kuartal III-2020

Image

Ekonomi

Pemerintah Bidik Pertanian Jadi Andalan Utama Pulihkan Ekonomi

Image

Ekonomi

Gandeng CAWA, RI Ekspor Buah Naga ke Beijing

Image

Ekonomi

Hanya Untungkan Eksportir, Emil Salim Minta Jokowi Batalkan Aturan Ekspor Benih Lobster

Image

Ekonomi

Sindir Erick Thohir Soal Vaksin, Fahri Hamzah: Kenapa Bukan Produk NKRI? Ini Bulan Kemerdekaan!

Image

News

Kasus Korupsi Importasi Tekstil, Kejagung Sebut Akan Ada Tersangka Baru

komentar

Image

0 komentar

terkini

Image
Ekonomi

Progres Tol Semarang-Demak Seksi II Capai 10,56 Persen

Perkembangan pembangunan fisik proyek Tol Semarang-Demak Seksi II kini sudah mencapai 10,56 persen.

Image
Ekonomi
Wabah Corona

3 Fase Untuk Rangsang Pemulihan Ekonomi Bagi UMKM

Pentingnya gotong royong dan kolaborasi untuk memulihkan bisnis para pelaku UMKM dari pandemi COVID-19.

Image
Ekonomi

Presiden: Strategi Penanganan COVID-19 Cakup Wilayah Kecil Agar Ekonomi Tidak Terganggu Banyak

Presiden Joko Widodo mengatakan perlunya strategi penanganan dalam cakupan wilayah yang kecil.

Image
Ekonomi

Kuy Santuy Sembari Belajar Keuangan, Pantengin 5 Rekomendasi Serial Netflix Ini!

Imbauan untuk beraktivitas di dalam rumah mulai dari bekerja sampai belajar membuat orang tidak banyak memiliki cara untuk menghibur diri.

Image
Ekonomi
Wabah Corona

Perusahaan Pembiayaan Ini Pilih Beri Promo Bunga Rendah Hingga 0% di Tengah COVID-19

Program promosi dengan bunga rendah hingga 0% ini berlaku selama Agustus 2020.

Image
Ekonomi
Wabah Corona

Unilever Indonesia Gairahkan 150 Ribu UMKM Rentan Terdampak COVID-19

Semangat gotong royong dan kolaborasi antara pihak pemerintah dengan sektor swasta untuk membangkitkan UMKM.

Image
Ekonomi

Mantap! Obligasi Berkelanjutan IV BTN Kelebihan Permintaan 1,8 Kali

Kelebihan permintaan tersebut menjadi sinyal positif bagi Bank BTN di tengah pandemi Covid-19.

Image
Ekonomi

Pertumbuhan Industri Mamin Harus Tetap Positif, Begini Langkah Jitu Pemerintah

Kemenperin menilai industri makan dan minuman (mamin) merupakan salah satu yang harus terus dijaga positif pertumbuhannya di tengah pandemi.

Image
Ekonomi

Ekonomi RI Diramal Membaik hingga Hanya Minus 0,49 Persen di Akhir 2020

Airlangga Hartarto memprediksi perekonomian Indonesia selama tahun 2020 tumbuh minus 0,49 persen sebagai dampak pandemi COVID-19.

Image
Ekonomi

BI: Survei Penjualan Eceran Juni 2020 Membaik Meski Masih Terkontraksi

Survei Penjualan Eceran membaik pada Juni 2020, meskipun masih dalam fase kontraksi.

terpopuler

  1. RSUP Fatmawati Diminta Tes Usap Tenaga Medisnya

  2. Seorang Dokter dan 19 Perawat di RSUP Fatmawati Diduga Positif Covid-19

  3. Isu Afgan Penyuka Sesama Jenis Mencuat Lagi, Kok Bisa?

  4. Jokowi Ajak Beli Produk Lokal, Rizal Ramli: ini Contoh Imbauan Ngasal!

  5. 5 Fakta Unik Ultah ke-33 Arema, ASN Wajib Beratribut Arema

  6. Tegang saat Akan Tes Swab, Ibu Ini Remas Bagian Intim Petugas Kesehatan

  7. BPJS Ketenagakerjaan Masih Kumpulkan Rekening Calon Penerima Subsidi Upah

  8. Ngarep Bantuan Rp600 Ribu dari Pemerintah, Begini Caranya!

  9. Temuan Bayi di Jati Pulo, Dina Berhasil Bohongi Warga Satu RW

  10. PM Lebanon Resmi Mundur, Akui Ledakan Disebabkan 'Hasil Korupsi'

fokus

Tokopedia Dorong Digitalisasi UMKM dan Inklusi Keuangan
UMKM Pahlawan Ekonomi
Strategi UMKM Berjaya di New Normal

kolom

Image
Dr. Made Saihu

Dakwah sebagai Jalan Hidup

Image
DR. ABDUL MUID N., MA

Menimbang Qiraa’ah Mubadalah untuk Kesetaraan Gender

Image
Achsanul Qosasi

Gerakan ABCD untuk Pemulihan Ekonomi

Image
UJANG KOMARUDIN

Demokrasi dalam Genggaman Oligarki

Wawancara

Image
Video

VIDEO Menristek Bambang Brodjonegoro Buka Bukaan | Siapkan 250 Juta Vaksin Covid-19 Dalam Setahun

Image
News

Menristek Bambang Brodjonegoro Buka Bukaan Siapkan 250 Juta Vaksin, Bisa Digunakan Pertengahan 2021

Image
Ekonomi

Eksklusif Memulihkan Perekonomian Desa dengan Digitalisasi dan Menggerakkan Anak Muda

Sosok

Image
Iptek

Lebih Dekat dengan Addison Rae Easterling, Dancer TikTok Paling Tajir Sejagad

Image
News

Usaha tak Khianati Hasil, Kisah Fredy Napitupulu, Pengusaha Muda Sukses Pemilik Stanbrain

Image
Ekonomi

6 Fakta Menarik Sumber Kekayaan Jerinx SID, Bisnis Clothing hingga Brand Ambassador Berbagai Produk