breaking news: Positif Corona, Menaker Ida Fauziyah Jalani Isolasi Mandiri 14 Hari

Akurat.co - Cepat Tepat Benar
Login / Sign Up

Mengenal Tapera Lebih Dekat: Pengertian, Kriteria Peserta, Manfaat, dan Syarat-syarat

Siti Nurfaizah

Mengenal Tapera Lebih Dekat: Pengertian, Kriteria Peserta, Manfaat, dan Syarat-syarat

Ilustrasi pembelian rumah | Pixabay/nattanan23

AKURAT.CO Para pekerja baik swasta, BUMN maupun Pegawai Negeri Sipil (PNS) nampaknya harus mengurangi jumlah pemasukan yang diterima pada cash flow-nya tiap bulan. Pasalnya, setelah Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 25 Tahun 2020 tentang Tabungan Perumahan Rakyat (Tapera) ditandatangani oleh Presiden Joko Widodo, seluruh pekerja wajib menjadi peserta dan penghasilannya dipotong 3 persen per bulan sebagai iuran simpanan Tapera.

Besaran iuran tersebut nantinya ditanggung sebanyak 2,5 persen oleh pekerja dan 0,5 persen oleh pemberi kerja. Tentu saja kebijakan ini menimbulkan polemik, apalagi masih dalam kondisi ekonomi yang belum stabil akibat pandemi COVID-19.

Meskipun secara manfaat, dari iuran Tapera ini masyarakat yang berpenghasilan rendah akan dapat memenuhi hak atas tempat tinggal. Namun di sisi lain, pengambilan iuran dari penghasilan tersebut menambah beban keuangan karena pekerja sudah mengalami banyak potongan.

baca juga:

Sebelum munculnya iuran Tapera, gaji para pegawai di Indonesia sudah terdapat berbagai macam potongan yang perlu dibayarkan seperti PPh 21, BPJS Kesehatan, dan BPJS Ketenagakerjaan yang dibagi menjadi Jaminan Hari Tua (JHT), dan Jaminan Pensiun (JP).

Apa itu Tapera?

Tabungan Perumahan Rakyat atau Tapera adalah penyimpanan yang dilakukan oleh Peserta secara periodik dalam jangka waktu tertentu yang hanya dapat dimanfaatkan untuk pembiayaan perumahan dan/atau dikembalikan berikut hasil pemupukannya setelah kepesertaan berakhir. Penjelasan ini tertuang dalam PP Nomor 25 tahun 2020 tentang Penyelenggaraan Tabungan Perumahan Rakyat (Tapera).

Pemungutan iuran ini dilakukan lewat Badan Pengelola Tabungan Perumahan Rakyat (BP Tapera). Mekanismenya yakni pemberi kerja atau perusahaan wajib memungut iuran Tapera dari gaji karyawan dan menyetorkan dananya ke BP Tapera paling lambat tanggal 10 setiap bulannya.

Namun, jika tanggal 10 jatuh pada hari libur, maka simpanan dibayarkan perusahaan pada hari pertama setelah hari libur tersebut.

Siapa saja pesertanya?

Dalam PP tersebut juga dijelaskan, pekerja adalah setiap orang yang bekerja dengan menerima upah atau imbalan dalam bentuk lain sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.

Secara rinci, setiap pekerja yang berusia minimal 20 tahun atau sudah menikah dan memiliki penghasilan paling sedikit sebesar Upah Minimum wajib menjadi peserta.

Sementara itu, Pekerja Mandiri adalah setiap warga negara Indonesia yang bekerja dengan tidak bergantung pada Pemberi Kerja untuk mendapatkan penghasilan.

"Setiap Pekerja dan Pekerja Mandiri sebagaimana dimaksud pada ayat (2) yang berpenghasilan paling sedikit sebesar Upah minimum wajib menjadi Peserta," bunyi pasal 5 ayat 3 PP tersebut.

Sama seperti pekerja penerima upah, peserta dari pekerja mandiri juga harus menyetorkan simpanan iuran Tapera ke rekening dana Tapera paling lambat tanggal 10 setiap bulannya. Penyetoran simpanan Tapera dilakukan melalui bank kustodian, bank penampung, atau pihak lainnya.

Dengan demikian, program Tapera ini wajib diikuti oleh seluruh pekerja termasuk PNS, TNI, Polri, BUMD, BUMN, pekerja swasta dan mandiri.

Pemberi kerja atau perusahaan wajib mendaftarkan pekerja mereka dalam program Tapera paling lambat sebelum tahun 2027 nanti.

Per 1 Januari 2021 mendatang, Badan Penyelenggara (BP) Tapera akan mulai menarik iuran dari PNS dan ASN.

Sehingga pada tahap awal, target peserta Tapera adalah PNS, kemudian TNI dan Polri. Kemudian, Tapera diharapkan telah menjangkau 6,7 juta peserta dari ASN, TNI/Polri, BUMN, dan BUMD.

Sementara karyawan swasta atau formal diberi waktu selambat-lambatnya 7 tahun sejak BP Tapera beroperasi.

Apa manfaat Tapera?

Peserta Tapera dapat memanfaatkan dana untuk pemilikan, pembangunan, atau perbaikan rumah setelah 12 bulan menjadi anggota.

Masa kepesertaan program ini akan berakhir bagi pekerja yang telah pensiun atau pekerja mandiri yang telah mencapai usia 58 tahun.

Selain itu, kepesertaan Tapera berakhir bagi pekerja yang meninggal dunia atau yang tidak memenuhi kriteria peserta selama 5 tahun berturut-turut.

Meski seluruh pekerja wajib ikut dan membayar iuran, ternyata tidak semua pekerja dapat mengajukan kredit pemilikan rumah (KPR) Tapera. Ini karena manfaat pembiayaan Tapera hanya dapat digunakan oleh pekerja yang masuk kategori masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) dan merupakan rumah pertama.

Adapun jenis rumah yang dapat dibiayai menggunakan dana Tapera adalah rumah tunggal, rumah deret ataupun rumah susun.

Sementara peserta yang tidak masuk kategori MBR nantinya berhak menerima kembali simpanan, hasil pemupukan iuran, dan insentif lain dari BP Tapera saat masa kepesertaannya berakhir. Simpanan tersebut wajib diberikan paling lambat 3 bulan setelah kepesertaannya berakhir.

Secara rinci, terdapat syarat khusus yang harus dipenuhi oleh peserta untuk bisa mengajukan pembiayaan perumahan. Syarat-syarat tersebut antara lain:

1. Mempunyai masa kepesertaan paling singkat 12 bulan;

2. Termasuk golongan masyarakat berpenghasilan rendah;

3. Belum memiliki rumah;

4. Menggunakannya untuk pembiayaan pemilikan rumah pertama, pembangunan rumah pertama, atau perbaikan rumah pertama.

Pemberian dana Tapera untuk pembiayaan perumahan dilakukan berdasarkan skala prioritas peserta, meliputi kriteria lamanya masa kepesertaan, tingkat kelancaran membayar simpanan, tingkat kemendesakan kepemilikan rumah, dan ketersediaan dana pemanfaatan. []

Editor: Dhera Arizona Pratiwi

berita terkait

Image

Olahraga

NBA 2020-2021

Waduh, 48 Pemain NBA Tertular COVID-19

Image

News

RS Penuh, Ganjar Izinkan Asrama Haji Donohudan Jadi Tempat Isolasi COVID-19

Image

News

Satgas: Belitung Terbanyak Kasus Kematian Akibat COVID-19 Se-Babel

Image

News

Gubernur Jateng Imbau Warga Tetap Di Rumah Saat Liburan Akhir tahun

Image

Ekonomi

Sri Mulyani Minta Masyarakat Tetap Produktif dan Inovatif di Tengah Pandemi

Image

Ekonomi

Pendapatan Premi Asuransi Umum Merosot 7 Persen, Imbas Pandemi COVID-19

Image

News

Lawan Covid-19

Rekor 189 Kasus Harian COVID-19 di DIY, Terbanyak dari Sleman

Image

Video

Lawan Covid-19

VIDEO Positif Corona, Menaker Ida Fauziyah Jalani Isolasi Mandiri 14 Hari

Image

Ekonomi

Menaker Ida Fauziyah Positif COVID-19

komentar

Image

0 komentar

terkini

Image
Ekonomi

IHSG Dihantui Aksi Profit Taking, Saatnya Berburu Saham yang Bikin Makmur Investor!

Secara teknikal IHSG berpotensi membentuk northern star yang memberikan signal kejenuhan dihantui aksi profit taking akhir pekan

Image
Ekonomi

Ramalan Karier Zodiak 4 Desember 2020, Leo Bekerja dengan Kecepatanmu Sendiri!

Masing-masing zodiak memiliki peruntungan yang berbeda-beda, baik dari sisi karier, keuangan, asmara dan lainnya

Image
Ekonomi

Universitas Pertamina, Kolaborasi Industri Energi Ciptakan Inovasi

Universitas Pertamina berkolaborasi bersama Innovation and New Venture (INV) mengembangkan perangkat lunak pengolahan data seismik.

Image
Ekonomi

Kerjasama Dengan Pemprov, Pertamina Laporkan Setoran PBBKB 1,9 T di Sumbagut

Pertamina MOR I menjalin kerjasama rekonsiliasi data PBBKB dengan Pemerintah Daerah Sumatera Utara

Image
Ekonomi

5 Jembatan Termahal di Dunia, Ada yang Tembus Rp284 Triliun!

Jembatan merupakan sebuah simbol kemegahan dari suatu daerah atau bahkan negara

Image
Ekonomi

Pengamat: Pelabuhan Patimban Bakal Jadi Stimulus Baru Bagi Perekonomian

Pelabuhan Patimban diyakini mampu mendongkrak roda perputaran ekonomi nasional terutama Provinsi Jawa Barat

Image
Ekonomi

Pelaku Usaha Didorong Manfaatkan Peluang Ekspor Pakan Ternak ke Brunei Darussalam

Kedutaan Besar RI mengajak pelaku usaha di Indonesia untuk memanfaatkan peluang ekspor pakan ternak ke Brunei Darussalam

Image
Ekonomi

Sri Mulyani Sebut UU Cipta Kerja Mampu Bikin Produktivitas dan Inovasi Masyarakat Berkembang

Sri Mulyani: UU Cipta Kerja membangun kompetisi usaha di Indonesia menjadi lebih sehat, meningkatkan produktivitas, dan inovasi masyarakat.

Image
Ekonomi

Menipis, Pelaku Industri Teriak Tolak Keras Ekspor Bahan Baku Rotan

Himki menolak ekspor bahan baku rotan mengingat mulai menipisnya ketersediaan komoditas tersebut di dalam negeri

Image
Ekonomi

Pemerintah Diminta Tindak Tegas Perusahaan Langgar Aturan Harga Jual Panen Ayam

Kalangan peternak ayam meminta pemerintah menindak tegas perusahaan integrator yang secara sengaja melanggar Permendag 7/2020.

terpopuler

  1. Natalius Pigai: Orang Papua Bukan Sapi yang Bisa Disembelih Tiap Saat

  2. Ustaz Hilmi Firdausi Sarankan Presiden Berkantor Sementara di Papua, Kenapa?

  3. Prinsip Ala Etnis Tionghoa yang Dijamin Bikin Sukses!

  4. Ungkap Kasus Pembunuhan 7 Tahun Lalu di Sleman, Polisi: Kuncinya, Motor Sport Plat AG Bukan Buatan Jepang

  5. Ramalan Keuangan Zodiak 3 Desember 2020: Duh, Aries Akan Kehilangan Uang!

  6. Ini Zikir yang Akan Menjamin Kamu Masuk Surga

  7. Ribuan Foto Seksualnya Bocor, Selir Sineenat Wongvajirapakdi 'Korban Intrik Penggulingan Kekuasaan'

  8. Resmi Tak Lagi Beroperasi, Ini 5 Fakta Menarik Perjalanan Mal Golden Truly

  9. Doa Agar Diberi Rezeki dalam Bentuk Segala Hal

  10. Resep Membuat Marmer Cake, Lembutnya Bikin Lidah Bergoyang

fokus

Lawan Covid-19
Webinar Akurat: Peran Strategis IJK
Akurat Solusi : Roadmap IHT

kolom

Image
UJANG KOMARUDIN

Korupsi Menteri Edhy

Image
Achsanul Qosasi

Memangkas Birokrasi

Image
Achsanul Qosasi

Utang Pemerintah dan Kehati-hatian

Image
UJANG KOMARUDIN

Fenomena HRS

Wawancara

Image
News

Ini Dia Jurus Jitu Ahmed Zaki dalam Penanganan Covid-19 di Tangerang

Image
Video

Lawan Covid

VIDEO Bkleen Hadirkan Solusi Fogging Ramah Lingkungan | Akurat Talk (2/2)

Image
Video

Lawan Covid

VIDEO Perangi Pandemi Bersama Bkleen, Antimicrobial Solution Yang Praktis dan Mudah | Akurat Talk (1/2)

Sosok

Image
Ekonomi

Inspiratif! Adi Sarwono, Salesman Keliling Sang Juru Selamat Literasi Anak

Image
News

5 Fakta Penting KH Miftachul Akhyar, Ketum MUI Baru Gantikan Ma'ruf Amin

Image
News

Mengenal Kapolsek Sawah Besar Kompol Eliantoro Jalmaf