Akurat.co - Cepat Tepat Benar
Login / Sign Up

7 Cara Agar Bisnismu Tak Mati Saat New Normal

Andi Syafriadi

Wabah Corona

7 Cara Agar Bisnismu Tak Mati Saat New Normal

Barang UMKM yang dijual di Gerai OK OCE yang berlokasi di Cikajang, Kebayoran Baru, Jakarta, Sabtu (15/9/2018). Calon Wakil Presiden Sandiaga Uno berencana mematangkan konsep OK OCE untuk dibawa ke ranah nasional. Namun, ia menyarankan agar tak terburu-buru dalam merencanakan konsepnya. | AKURAT.CO/Endra Prakoso

AKURAT.CO Dalam dua bulan terakhir, bisnis semakin didorong ke era digital bukan karena pilihan, tetapi karena kebutuhan. Sementara beberapa berjuang untuk beradaptasi, sebagian lainnya menjadi unggul karena mereka sudah beradaptasi dengan work from home sambil terus mendorong operasional sesuai agenda.

Tentu saja, sektor dan jenis bisnis memainkan peran penting disini: bisnis yang operasionalnya sebagian besar duduk di kantor mungkin merasa lebih mudah untuk beradaptasi daripada yang lain.

Bisnis lainnya tidak dapat beroperasional sambil tetap mematuhi pedoman pemerintah, atau mereka diperintahkan untuk menutup sepenuhnya sampai pelonggaran PSBB diumumkan.

baca juga:

Bagi mereka yang dapat terus beroperasi, fleksibilitas mereka sebagai suatu perusahaan kelincahan mereka akan membedakan mereka di masa new normal.

Bisnis apa pun sebenarnya tetap dapat berjalan, karena new normal bukan hanya tentang siapa yang memiliki teknologi paling canggih; new normal adalah masa kemampuan Anda untuk bereaksi dan beradaptasi dengan cepat dalam menanggapi kebutuhan yang terus berkembang atau lingkungan bisnis yang berubah.

New normal bagi bisnis adalah tentang melakukan hal yang benar pada waktu yang tepat, dengan orang yang tepat untuk mencapai hasil yang tepat. Berikut cara agar bisnis bisa bertahan di kala new normal, dilansir dari Jurnal.id:

1. Bereksperimen

Untuk mempelajari cara beradaptasi dan menciptakan cara kerja baru, Anda perlu bereksperimen. Krisis memaksa Anda untuk bertindak sangat cepat, bahkan kadang dalam waktu sehari. Belajar lah dari pengalaman orang-orang untuk menghadapi krisis, cari celah kelebihan dan kekurangan. Eksperimenkan cara A dan B.

Dengan bereksperimen, Anda tidak hanya siap menghadapi new normal saat ini, tetapi bisnis lebih kuat dan tangguh untuk masa krisis apapun yang akan datang.

2. Minta Feedback Karyawan dan Pelanggan

Disaat menuju new normal, Anda perlu mendengar orang-orang di sekitar bisnis, karyawan dan pelanggan. Anda harus secara konsisten meminta feedback, memiliki waktu untuk bereksperimen atas feedback mereka dan menemukan solusi terbaik.

Coba terlebih dahulu dengan karyawan, lalu pelanggan, baru terapkan pada usaha Anda. Mencari berbagai sudut pandang sangat diharuskan terutama saat ada perubahan mendadak dan tidak menentu seperti saat ini

3. Sadar Akan Perubahan Sikap dan Perilaku Konsumen

Anda harus sadar sikap dan perilaku konsumen akan berubah. Konsumen tidak akan memikirkan kembali barang yang hanya menunjukkan kemewahan, tetapi bagaimana produk yang dibeli benar-benar bermanfaat.

Selain itu, keamanan dan kebersihan akan produk atau layanan yang diberikan juga menjadi pertimbangan. Konsumen juga cenderung lebih berbelanja online karena terbukti praktis dan menghemat waktu. 

4. Hubungan Sehat dengan Karyawan

Seiring berjalannya waktu, karyawan work from home mulai merasa jauh dari bisnis dan kolega mereka. Oleh karena itu, menjaga jalur komunikasi sangat penting agar karyawan tetap merasa terlibat.

Bahkan, jika dilibatkan dan dikomunikasikan dengan cara yang tepat, karyawan akan terus berinovasi dan memulai berbagai ide solusi baru bagi bisnis karena adanya pandemi. 

5. Berkonsultasi dengan Para Ahli

Seluruh bisnis mulai panik, “apa langkah pertama yang dilakukan dalam new normal ini?” Berbagai eksperimen dilakukan, tetapi tidak semuanya akan berhasil. Strategi bisnis perlu waktu dan tenaga untuk dapat menghasilkan sesuatu.

Akhirnya, banyak bisnis yang mulai mencari bimbingan atau para expert untuk membantu mereka mempersiapkan kembali jalannya bisnis dengan keadaan new normal. Cara bekerja, cara berbisnis dan cara bertahan. 

6. Jangan Berharap Bisnis Kembali Seperti Sedia Kala

Perubahan karena krisis ini tidak bersifat sementara. Dalam waktu hanya beberapa minggu, kita telah melihat kemajuan pesat penerapan teknologi digital dan sebagai hasilnya, dunia bisnis berubah.

Walau Anda berusaha kembali ke cara tradisional, Anda tidak akan hanya ditantang oleh tuntutan karyawan atau pelanggan yang sudah terbiasa dengan cara baru, melainkan juga berbagai kemunculan usaha lain yang semakin terdepan dan dinamis karena krisis ini.

Pastikan Anda menerima perubahan itu dan mengubahnya menjadi keunggulan kompetitif.

7. Persiapkan Segalanya dengan Matang

Sebelum bereskperimen, meminta feedback dan mematangkan strategi. Anda perlu mengetahui bagaimana saat ini realitas yang ada termasuk kondisi keuangan.

Tetapi, karena perubahan yang tidak menentu dan cepat, Anda menjadi kewalahan untuk mengatur akuntansi dan keuangan jika dilakukan secara manual.

Gunakan Jurnal, software akuntansi dan keuangan terbaik Indonesia yang membantu bisnis mempersiapkan strategi new normal lebih matang daripada sebelumnya. []

Editor: Denny Iswanto

berita terkait

Image

News

Lawan Covid-19

Kasus Covid-19 DKI Turun Dua Hari Berturut-turut

Image

News

Pasien COVID-19 di Wisma Atlet Jadi Tersangka Kasus Asusila Sesama Jenis

Image

News

Donor Plasma Konvalesen Jadi Gerakan Nasional untuk Bantu Pasien COVID-19

Image

News

Lawan COVID-19

Pemda DIY Klaim Penurunan 5 Persen Kasus COVID-19 Sejak Diberlakukan Pengetatan Kegiatan

Image

News

FOTO Gerakan Nasional Donor Plasma Konvalesen untuk Pasien COVID-19

Image

Olahraga

Liga 1 Indonesia 2020

PSSI: Semoga Vaksin Bisa Mengurangi Penularan COVID-19 & Kompetisi Kembali Bergulr

Image

Hiburan

7 Potret Memesona Ady Sky, Aktor dan Pengusaha Muda yang Dijodohkan dengan Fatin Shidqia

Image

News

Presiden Jokowi Teken Inpres Percepatan Pembangunan Ekonomi di 3 Lokasi Perbatasan Negara

Image

News

PMI Tangsel Sudah Produksi 151 Kantong Plasma Konvalesen

komentar

Image

0 komentar

terkini

Image
Ekonomi

Besok Pedagang Daging Sapi Mogok Jualan, Ikappi Tawarkan Solusi Ini

Pedagang bakal melakukan mogok karena protes kepada pemerintah terkait harga daging yang semakin melonjak naik.

Image
Ekonomi

Pemerintah Blokir 1.191 Situs Entitas Tak Berizin Sebagai Pialang Berjangka

Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (Bappebti) memblokir sebanyak 1.191 domain situs entitas yang tidak memiliki izin usaha.

Image
Ekonomi

Ini 3 Rute Proyeksi Pemulihan Ekonomi

Pemerintah memproyeksikan pemulihan ekonomi baru akan terakselerasi pada kuartal II hingga IV

Image
Ekonomi

Akhirnya, Dana Taperum 367.740 Pensiunan PNS Sudah Cair

BP Tapera bekerja sama dengan PT Taspen telah mencairkan Dana Tabungan Perumahan (Taperum) bagi 367.740 PNS Pensiun atau Ahli Waris.

Image
Ekonomi

Kemenkop Dukung Daya Saing UMKM Melalui Kemitraan dengan Usaha Besar

KemenKopUKM menegaskan dukungannya yang kuat dalam upaya peningkatan daya saing usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) melalui kemitraan.

Image
Ekonomi

102.856 Nasabah Ikut Program Penyelamatan Polis Jiwasraya

Jumlah pemegang polis yang ikut program restrukturisasi polis mencapai 102.856 peserta per 18 Januari 2021.

Image
Ekonomi
DPR RI

Legislator Ngebet Pemerintah Kebut Produksi Vaksin Merah Putih

Legislator ini menekankan pentingnya untuk mempercepat produksi Vaksin Merah Putih.

Image
Ekonomi

Pandemi Ubah Pola Konsumsi, Perlukah Industri Mamin Berinovasi?

Kementerian Perindustrian mendorong industri makanan dan minuman menyiapkan diri untuk menyambut konsumsi masyarakat

Image
Ekonomi

2021, Pemerintah Tambah Alokasi Pupuk Subsidi

Kementerian Pertanian menegaskan ada penambahan alokasi pupuk subsidi untuk TA 2021.

Image
Ekonomi

Uang Pemda Masih Terparkir Rp94 Triliun, Menkeu Tetap Apresiasi

Menkeu minta pemerintah daerah untuk segera mengakselerasi belanja dalam rangka mendorong pertumbuhan ekonomi

terpopuler

  1. Jokowi Tunjuk Marullah Jadi Sekda, Anies Cs Tak Bisa Membantah

  2. Ditahan di Rutan Bareskrim, Kondisi Kesehatan Ustaz Maaher Memperihatinkan

  3. Intip Nih! Bisnis dari Modal Receh tapi Untung Jutaan Rupiah

  4. Waduh! PPKM Diperpanjang, 1.600 Restoran Terancam Gulung Tikar

  5. 4 Zodiak Ini Karier dan Keuangannya Moncer Pekan Ini

  6. Cuma Rp1 Jutaan, ini Rekomendasi 4 HP Murah RAM 3 GB dan Baterai Besar

  7. Bencana Alam dan Refleksi Islam Atas Musibah yang Menimpa Manusia

  8. 7 Penampakan Terbaru Sungai Citarum, Kini Makin Bersih dan Asri

  9. Ketahui Penyebab Gangguan Kesehatan Mental Pada Hubungan Suami-Istri

  10. Tanggapi Thread Viral Bule Tinggal di Bali, Warganet Malah Ajak Pindah ke Alas Purwo

fokus

Kaleidoskop 2020
Akurat Solusi: Kenaikan Cukai Tembakau
Lawan Covid-19

kolom

Image
Kementrian Luar Negeri Republik Azerbaijan

Tragedi Black January

Image
UJANG KOMARUDIN

Kapolri Baru

Image
Muhammad Husen Db, M.Pd

Transformasi Episode Dalam Dimensi Merdeka Belajar

Image
ARLI ADITYA PARIKESIT

Dilema Kebebasan Pendapat dan Pengendalian Transmisi Virus SARS-CoV-2

Wawancara

Image
Video

Akurat Talk

VIDEO Dokter Vivi Ajak Kenali Mental Sehat di Dalam Diri | Akurat Talk (1/3)

Image
News

Covid-19 Tembus 3.500 Kasus Per Hari, DKI Gagal Terapkan Program 3T?

Image
News

Vaksinasi Bisa Putus Mata Rantai Penularan Covid-19 di DKI Jakarta?

Sosok

Image
News

5 Fakta Penting Habib Muhammad bin Ahmad Al-Attas, Tunaikan Haji Lebih dari 29 Kali

Image
News

4 Fakta Penting Deva Rachman, Istri Kedua Syekh Ali Jaber yang Jarang Tersorot

Image
News

Wafat di Hari Jumat, Ini 5 Fakta Penting Habib Ali bin Abdurrahman Assegaf