Akurat.co - Cepat Tepat Benar
Login / Sign Up

Hadapi 'New Normal', Pengusaha Harus Jeli Perhatikan Ini Agar Bertahan

Andi Syafriadi

Wabah Corona

Hadapi 'New Normal', Pengusaha Harus Jeli Perhatikan Ini Agar Bertahan

Aktivitas pekerja di satu hotel di Jakarta, Senin (8/6/2020). Pelonggaran dalam aturan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) masa transisi, disambut baik dari berbagai kalangan. Seperti yang dilakukan sejumlah hotel, mereka bersiap untuk menerapkan protokol kesehatan demi pencegahan penyebaran COVID-19. | AKURAT.CO/Abdul Aziz Prastowo

AKURAT.CO Penyebaran COVID-19 memang telah mengubah cara kita hidup dan bekerja dengan cara yang kita pikir tidak mungkin terjadi selama ini.

Bahkan sebagian besar bisnis dan organisasi telah membuat rencana penanggulangan krisis mereka dan menyesuaikannya dengan keadaan pada saat pandami berlangsung.

Namun apa yang terjadi selanjutnya jika pandemi belum selesai, dan keadaan memaksa kita untuk melanjutkan bisnis dalam keadaan new normal? 

baca juga:

Dalam lingkungan ini, CEO harus membuat keputusan sulit. Tindakan yang mereka ambil sekarang harus cepat dan tepat, tetapi harus juga selaras dengan tujuan perusahaan.

Kunci keberhasilan untuk melewati fase new normal pada bisnis adalah persiapan, ketangkasan, data yang akurat, dan kesediaan untuk menghasilkan ide-ide bagus dari setiap lapisan dan divisi perusahaan.

Lalu, apa saja yang harus benar-benar diperhatikan oleh para pengusaha untuk mengikuti kebijakan New Normal di kala Pandemi Covid 19 saat ini? Berikut beberapa ulasannya, dilansir dari Accurate.id:

1. Manajemen krisis

Peran manajemen krisis akan selalu di butuhkan dalam keadaan apapun, terlebih pada masa new normal dalam bisnis Anda. Memiliki tim manajemen krisis yang berdedikasi membebaskan para pekerja lainnya untuk fokus pada lima hal utama yang tersisa. Bayangkan, jika para pekerja hanya berfokus pada pemadaman api, maka kebakaran akan menjadi preseden, dan tidak ada lagi yang bisa dilakukan.

Itulah sebabnya penting untuk mendirikan pusat komando krisis untuk mengelola tantangan logistik dan strategis dan memberikan informasi terkini yang berdasarkan fakta kepada para pemimpin dan semua karyawan. Setiap anggota tim, mulai dari pimpinan eksekutif, harus tahu siapa melakukan apa.

Ini akan menjadi peran tim untuk memastikan semua stakeholder, pelanggan dan pemasok hingga manajemen internal, mendapat informasi hingga keputusan pada bisnis. Jika sebuah pusat komando sudah ada, sekarang adalah waktu yang tepat untuk menilai titik-titik pada risiko dan melakukan penyesuaian yang diperlukan dalam bisnis

2. Tenaga kerja

Karyawan adalah aset terbesar perusahaan dan pada saat pandemi terjadi, banyak karyawan Anda akan khawatir tentang pekerjaan dan masa depan mereka. Pemimpin perlu berkomunikasi dengan jelas terhadap langkah-langkah apa yang mereka ambil untuk mengamankan karyawan mereka.

Langkah pertama bagi banyak perusahaan adalah menentukan kelompok kegiatan produksi yang masih dapat beroperasi, dan menetapkan karyawan mana yang melakukan pekerjaan tersebut dan karyawan mana pada keseluruhan organisasi yang memiliki keterampilan yang diperlukan untuk mendukungnya.

Dengan langkah ini, Anda juga dapat melihat kesenjangan dalam keterampilan tenaga kerja dan menjadi saat yang tepat untuk mempercepat upskilling untuk menutupi celah-celah bisnis agar terus beroperasi atau bisnis Anda akan memauki masa kritis ketika pandemi mereda secara keseluruhan.

Bagi perusahaan yang tiba-tiba harus mengembangkan kebijakan kerja dari rumah, sekaranglah saatnya untuk memastikan bahwa karyawan Anda tetap produktif dan aman saat bekerja dari rumah.

Apakah mereka memiliki alat yang tepat? Apakah teknologi yang mereka punya sudah sesuai dan aman? Semua orang sekarang tahu bahwa orang-orang bekerja dari rumah dan kemungkinan karyawan Anda memiliki akses ke materi atau konten sensitif, mereka tidak lagi dilindungi oleh keamanan kantor. Dapatkah bisnis Anda bertahan melawan serangan fisik dan cyber?

Kekhawatiran likuiditas keuangan menyebabkan banyak perusahaan untuk mempertimbangkan merumahkan karyawan, atau pemutusan hubungan kerja. Tantangan ekonomi sangat nyata, dan tindakan ini tidak dapat dihindari untuk beberapa bisnis.

Bagi banyak bisnis, cara terbaik kita dapat membantu perekonomian adalah menjaga orang-orang kita tetap bekerja. Memotong pengeluaran untuk mempertahankan keuntungan hanya dapat membuat kita semakin terjerumus ke dalam resesi.

Sebagian besar perusahaan akan menghadapi pilihan sulit yang sama. Target laba yang direncanakan akan tidak sesuai karena adanya pandemi ini yang tidak seorang pun dapat mengantisipasinya dan dapat dipahami bahwa bisnis akan kehilangan target ini.

Efisiensi tenaga kerja dapat membantu bisnis Anda untuk melewati masa new normal, termasuk dampak dari program pemerintah dan keringanan pajak, dan memungkinkan bisnis untuk menggunakan pemutusan hubungan kerja sebagai upaya terakhir.

3. Rantai pasok

Dalam dunia manufaktur global, banyak bisnis yang terperangkap dan merugi karena COVID-19 akibat mengganggu rantai pasokan bisnis. Mereka harus bertindak cepat agar dapat memastikan bahwa proses produksi dan pengelolaan stok tidak terpengaruh oleh zona karantina dan tidak dapat dikirim.

Terutama jika bisnis tersebut melakukan ekspor ke negara yang menerapkan aturan lockdown total, masalah seperti ini tidak akan segera hilang pada waktu dekat ini.

Bisnis perlu memeriksa ketersediaan di seluruh rantai pasokan dan secara realistis menilai permintaan mengingat ekonomi dunia melambat akibat pandemi ini, tetapi mereka juga perlu membuat rencana untuk mengaktifkan kembali pesanan setelah pembatasan dicabut dan permintaan mulai tumbuh pada masa new normal.

Kami akan menyarankan bisnis untuk menggunakan semua teknologi yang tersedia untuk secara proaktif memodelkan operasi rantai suplai dan mencari untuk mengumpulkan data terbaru, contohnya adalah dengan menggunakan software pembukuan yang memiliki fitur pengelolaan stok, bahan baku, dan multi gudang.

4. Pajak dan perdagangan

Pemerintah mengubah peraturan pemungutan pajak sebagai stimulus terhadap COVID-19. Pemerintah memberikan insentif pajak kepada wajib pajak, akhirnya pemerintah melalui menteri keuangan mengeluarkan Peraturan Menteri Keuangan Nomor 23 Tahun 2020 (PMK 23 Tahun 2020) Tentang Instentif Pajak Untuk Wajib Pajak Terdampak Wabah Virus Covid-19. Pemberian insentif ini sebagai respon dari pemerintah atas menurunnya produktivitas para pelaku usaha

Selain itu, perusahaan harus mempertimbangkan opsi likuiditas finansial mereka: Bank Indonesi memberi kebijakan penundaan angsuran pokok dan pemberian subsidi bunga untuk kredit usaha menengah (kredit Rp500 juta s.d. Rp10 miliar) melalui BPR, perbankan dan perusahaan pembiayaan sebesar 3% selama 3 bulan pertama, dan 2% selama 3 bulan kedua.

Ada juga, penundaan cicilan pokok dan pemberian subsidi bunga untuk Ultra Mikro (UMi), Membina Ekonomi Keluarga Sejahtera (Mekaar), dan Pegadaian selama 6 bulan sebesar 6%.

Gunakanlah paket stimulus pemerintah dan opsi utang atau ekuitas lainnya, sebagai tambahan dana ketika perusahaan ingin mengembangkan strategi mereka untuk menghidupkan kembali operasi bisnis mereka pada masa new normal.

5. Keuangan dan likuiditas

Mengelola likuiditas adalah prioritas utama untuk menjaga agar perusahaan tetap beroperasi dan perencanaan likuiditas akan membantu manajemen. Ini dapat mencakup perkiraan arus kas jangka pendek dengan jangka wakru 13 minggu yang dapat diuji terhadap skenario terbaik dan terburuk. Bisnis harus meninjau dan memantau arus kas saat ini dan berkelanjutan pada masa new normal, yang mungkin termasuk strategi perlindungan nilai

Perusahaan harus menyiapkan daftar pemasok utama dan pembayaran mendesak yang harus dilakukan untuk memastikan kelangsungan operasional; pada saat yang sama, mereka harus mencari tahu di mana mereka dapat menghemat uang dan menekan pengeluaran. Jika memungkinkan, Anda harus mengidentifikasi ketersediaan modal kerja dan dengan cepat mengubahnya menjadi uang tunai.

Langkah kedua setelah menganalisis likuiditas adalah fokus pada pengamanan kas dengan menggunkan stimulus yang telah diberikan oleh Negara. Kemungkinannya berkisar dari paket retensi pekerjaan – di mana pemerintah setuju untuk menunda pemberian THR pada saat lebaran hingga pinjaman berbunga rendah.

Pembukuan juga merupakan hal penting yang harus Anda lakukan pada masa new normal dalam bisnis. Dengan pembukuan yang sesuai standar, Anda bisa mendapatkan laporan keuangan dan data finansial yang bisa menjadi pertimbangan penting bagi Anda yang ingin melakukan perencanaan bisnis Anda.

Gunakanlah software akuntansi berbasis cloud yang akan memudahkan proses pembukuan bisnis Anda kapanpun dan dimanapun Anda mau. Salah satu software akuntansi cloud terbaik buatan Indonesia adalah Accurate Online yang bisa Anda coba secara gratis selama 30 hari melalui tautan ini.

6. Strategi dan merek

Bagaimana pelanggan Anda melihat prospek dan tindakan Anda? Sekarang adalah waktu untuk melindungi pertumbuhan dan profitabilitas Anda dengan memahami apa yang dilakukan pasar dan mempelajari trennya.

Anda akan memerlukan latihan pemodelan keuangan yang lebih sering karena situasi terus tidak stabil selama masa new normal. Anda dapat mempertimbangkan untuk memasukkan cara-cara baru yang sukses dan berhasil selama masa pandemi sebelumnya, misalnya menjual produk Anda secara online atau menerapkan pengiriman pesanan gratis.

Ingat, tindakan yang Anda ambil sekarang akan mencerminkan merek Anda kedepannya. Ada perusahaan yang melangkah untuk mencapai tujuan mereka: Tidak ada perusahaan yang dapat berjanji untuk melindungi semua masalah finasial pekerja mereka, tetapi beberapa bisnis menjelaskan bahwa mereka berusaha membantu karyawan mereka.

Banyak bisnis di Indonesia yang melakuakan PHK. Tercatat sudah 1,9 juta orang di rumahkan atau di PHK akibat pandemi ini. Tentu ini sangat berpengaruh terhadap ekonomi di Indonesia. Atas dasar ini pula wacana new normal untuk bisnis sangat gencar akhir-akhir ini untuk menyelamatkan perekonomian Indonesia.

Dalam gelombang new normal nanti, di mana perusahaan mulai menghadapi perubahan yang harus mereka buat untuk bertahan hidup, harus selalu ada perencanaan untuk masa depan. Optimalkanlah segala sumber daya yang ada termasuk menggunakan teknologi untuk meningkatkan efisiensi pada bisnis Anda, contohnya adalah menggunakan sofware akuntansi untuk memudahkan proses pembukuan bisnis Anda.

Editor: Denny Iswanto

berita terkait

Image

News

Lawan Covid-19

Moderna Luncurkan Penyelidikan Potensi Alergi Vaksinasi Corona di AS

Image

Ekonomi

4 Shio Ini Cerdik Mengendus Peluang Meski Kondisi Masih Paceklik

Image

Ekonomi

5 Bisnis yang Kembali Cuan Setelah Mati Suri di 2020

Image

News

101 RS Rujukan Corona Nyaris Penuh, Anies Minta Jokowi Ambil Alih Penanganan COVID-19 di Bodetabek

Image

Ekonomi

Tertarik Bisnis Ikan Cupang? Pelajari Dulu 6 Hal Ini Sebelum Memulainya

Image

News

Lawan Covid-19

Tingkat Kesembuhan Covid-19 di Bangka Capai 92,1 Persen

Image

Ekonomi

Anak Perusahaan Sinopharm China Bidik Pasar Vaksinasi Balita Hingga Remaja

Image

Ekonomi

Andre Rosiade Puji Kinerja KPPU, Punya Nyali dengan Perusahaan China

Image

Ekonomi

Hasil Investigasi Sriwijaya Air Akan Jadi Dasar Kebijakan Keselamatan

komentar

Image

0 komentar

terkini

Image
Ekonomi

Forbes Rilis 100 Artis Berpengaruh di Asia, Ada 4 Orang Indonesia

Dari 100 artis Terkaya Nominasi Forbes, Ternyata ada 4 artis dari Indonesia. Siapa mereka?

Image
Ekonomi

Denny Siregar: Uang BPJS Ketenagakerjaan Dimainkan Saham dan Reksadana, Mirip Jiwasraya

Denny Siregar melalui akun media sosialnya menyebut kasus BPJS Ketenagakerjaan hampir sama dengan kasus Jiwasraya.

Image
Ekonomi

Antam Kalah Lagi Gugatan dan Bayar 43 Kg Emas, Begini Duduk Perkaranya

Kali ini, Antam dihukum membayar kerugian Rp 27.250.397.000 atau 43 kg emas.

Image
Ekonomi

Pengusaha Ini Berbagi Tips Bijak Menjaga Kelangsungan Usaha di Tengah PPKM

Pengusaha sektor mamin: Bijak atur arus kas jadi faktor penting bertahan di tengah PPKM.

Image
Ekonomi

4 Shio Ini Cerdik Mengendus Peluang Meski Kondisi Masih Paceklik

Berikut ini Shio yang pintar menangkap peluang bisnis di tahun 2021.

Image
Ekonomi

5 Bisnis yang Kembali Cuan Setelah Mati Suri di 2020

Berikut bisnis yang sebelumnya redup selama pandemi, menjadi peluang bisnis yang bakal cuan di 2021

Image
Ekonomi

Lagi! Pengusaha Surabaya Menang Gugatan, Antam Harus Balikin 43 Kg Emas

Antam dihukum membayar kerugian Rp 27.250.397.000 atau 43 kg emas.

Image
Ekonomi

Gampang-gampang Susah, Perhatikan 4 Hal Penting Ini Sebelum Membeli Rumah

Simak tips-tips berikut sebelum kamu membeli rumah.

Image
Ekonomi

Tertarik Bisnis Ikan Cupang? Pelajari Dulu 6 Hal Ini Sebelum Memulainya

Jika kamu tertarik, berikut ini ada tips memulai bisnis ikan cupang bagi pemula.

Image
Ekonomi

Jangan Beli Saham dengan Utang Jika Masih Pemula

Investasi saham kini kian marak di kalangan generasi milenial, bahkan Gen Z sekalipun.

terpopuler

  1. WhatsApp Mulai Ditinggalkan, Jutaan Orang Beralih ke Aplikasi Chat Lain

  2. Resep Sup Ayam ala Pak Min Klaten, Nikmat dan Sedap!

  3. Tunduk pada Anies, Marullah: Saya Tidak Bisa Melakukan Apa-apa Kecuali Perintah Gubernur

  4. Ini Bacaan Shalawat Idfa’, Shalawat Penangkal Virus Corona dari Habib Syech

  5. Gempa 6,8 Magnitudo Guncang Argentina, Gedung dan Jalan Retak

  6. Agar Rezeki Stabil Melimpah, ini Doa untuk Ditambahkan dan Dihalalkan Rezeki

  7. Keuangan Lampu Kuning, Saatnya Libra dan Sagitarius Injak Rem

  8. Satgas COVID-19 Yogyakarta Ingatkan Warga Waspadai Klaster Keluarga

  9. Tiga Tunggal Indonesia Amankan Tiket Babak Kedua

  10. 7 Potret Memesona Ady Sky, Aktor dan Pengusaha Muda yang Dijodohkan dengan Fatin Shidqia

fokus

Kaleidoskop 2020
Akurat Solusi: Kenaikan Cukai Tembakau
Lawan Covid-19

kolom

Image
Kementrian Luar Negeri Republik Azerbaijan

Tragedi Black January

Image
UJANG KOMARUDIN

Kapolri Baru

Image
Muhammad Husen Db, M.Pd

Transformasi Episode Dalam Dimensi Merdeka Belajar

Image
ARLI ADITYA PARIKESIT

Dilema Kebebasan Pendapat dan Pengendalian Transmisi Virus SARS-CoV-2

Wawancara

Image
Video

Akurat Talk

VIDEO Dokter Vivi Ajak Kenali Mental Sehat di Dalam Diri | Akurat Talk (1/3)

Image
News

Covid-19 Tembus 3.500 Kasus Per Hari, DKI Gagal Terapkan Program 3T?

Image
News

Vaksinasi Bisa Putus Mata Rantai Penularan Covid-19 di DKI Jakarta?

Sosok

Image
News

5 Fakta Penting Habib Muhammad bin Ahmad Al-Attas, Tunaikan Haji Lebih dari 29 Kali

Image
News

4 Fakta Penting Deva Rachman, Istri Kedua Syekh Ali Jaber yang Jarang Tersorot

Image
News

Wafat di Hari Jumat, Ini 5 Fakta Penting Habib Ali bin Abdurrahman Assegaf