image
Login / Sign Up

Menko Airlangga: Pasar Merespon Pemerintah Tangani COVID-19

Siti Nurfaizah

Wabah Corona

Image

Menko Perekonomian Airlangga Hartarto saat menghadiri rapat untuk membahas omnibus law Rancangan Undang-Undang Cipta Kerja di Nusantara II, Kompleks Parlemen MPR/DPR-DPD, Senayan, Jakarta, Selasa (14/04/2020). Rapat kerja dengan agenda pemaparan pemerintah dalam forum resmi tersebut akan dilanjutkan dengan tanggapan dari masing-masing fraksi di DPR atas pemaparan pemerintah. | AKURAT.CO/Sopian

AKURAT.CO Pemerintah menyatakan bahwa pasar merespons positif terhadap upaya penanganan virus Corona (COVID-19) yang prudent dan berbasis data.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan bahwa respons positif dari pasar terlihat dari nilai tukar Rupiah yang terus menguat dan indeks harga saham gabungan yang naik mendekati 4.950.

“Apa yang kita lihat hari ini nilai tukar Rupiah sudah di bawah Rp 14.000 per dollar AS dan indeks harga saham yang naik menunjukkan apa yang pemerintah dan Gugus Tugas lakukan berada pada jalur yang tepat. Airlangga mengakui, nilai tukar maupun indeks masih akan berfluktuasi," ujar Airlangga dalam siaran pers, di Jakarta, Jumat (5/6/2020).

baca juga:

“Kalau kita lihat cadangan Devisa di Bank Indonesia yang mencapai US$130 miliar, menunjukkan adanya kepercayaan yang kuat kepada perekonomian Indonesia,” tambah Airlangga.

Dia menjelaskan, pemerintah akan terus melaksanakan dengan penuh kehati-hatian upaya untuk menciptakan masyarakat produktif dan aman. Pemberian izin kepada daerah maupun sektor industri dalam menjalankan new normal dilakukan secara teliti dan bertahap dengan terus memantau update kasus yang terjadi.

Saat ini Gugus Tugas telah memiliki sistem monitoring dan evaluasi yang dinamakan BLC. Hanya daerah yang statusnya berada di zona hijau dan kuning yang diperbolehkan untuk menjalankan masyarakat produktif dan aman COVID-19.

"Kita terus berupaya agar daerah yang berstatus merah dan oranye bisa berubah menjadi kuning atau hijau,” jelas Airlangga.

Menko Perekonomian yakin dengan penetapan sembilan industri yang boleh kembali melakukan kegiatannya, sektor ekonomi akan optimis bergerak. Sehingga angka pengangguran dapat ditekan serendah mungkin.

Secara terpisah Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Doni Monardo menjelaskan setelah pemberian kegiatan masyarakat produktif dan aman COVID-19, Gugus Tugas pada hari ini menetapkan sembilan sektor yang diperbolehkan untuk kembali melakukan kegiatannya.

Kesembilan sektor itu adalah, pertambangan, perminyakan, industri, konstruksi, perkebunan, pertanian dan peternakan, perikanan, logistik, dan transportasi barang.

Menurut Doni, kesembilan sektor boleh melakukan kegiatan karena memiliki risiko ancaman COVID-19 yang rendah, namun menciptakan lapangan kerja yang luas dan mempunyai dampak ekonomi yang signifikan.

Adapun, pembukaan sektor-sektor ekonomi tersebut dilakukan oleh Kementerian terkait dengan menerapkan protokol kesehatan yang ketat, diawali dengan edukasi, sosialisasi dan simulasi secara bertahap. Protokol pelaksanaan di masing-masing sektor dibuat oleh Kementerian/Lembaga terkait.

“Langkah untuk memberi kesempatan kepada masyarakat melakukan kegiatan produktif, namun aman dari COVID-19 tidak lepas dari tugas konstitusi yang harus dilaksanakan pemerintah,” ujar Doni.[]

Editor: Denny Iswanto

berita terkait

Image

News

Wajib Tahu, Protokol Kesehatan Buat WNA Saat Masuk Indonesia

Image

News

Wabah Corona

Tiga Pedagang Positif COVID-19, Dua Pasar di Bantul Langsung Ditutup

Image

News

KNPI Minta DPR Pilih Deputi Gubernur BI yang Mampu Perkuat Kondisi Moneter di Tengah Pandemi

Image

Ekonomi

Wabah Corona

Realisasi Anggaran Perlindungan Sosial Sudah 35,6 Persen

Image

Ekonomi

Wabah Corona

Defisit Anggaran Negara Semester I-2020 Tembus 1,57 Persen

Image

News

1.262 Orang di Secapa AD Positif COVID-19, Permintaan Ketua MPR Ini Perlu Jadi Perhatian Serius

Image

News

Wabah Corona

Tak Hanya dari Droplet, WHO Akui COVID-19 Menular melalui Udara

Image

Ekonomi

Erick: Kesadaran Masyarakat Kunci Utama Pencegah Gelombang Dua COVID-19

Image

News

Sebagian Warga Sekitar Secapa AD Tolak Rapid Test, Gugus Tugas: Mungkin Mereka Parno Diperiksa

komentar

Image

0 komentar

terkini

Image
Ekonomi
Wabah Corona

Realisasi Anggaran Perlindungan Sosial Sudah 35,6 Persen

Realisasi anggaran untuk perlindungan sosial telah terealisasi Rp72,5 triliun atau 35,6 persen.

Image
Ekonomi
Wabah Corona

Defisit Anggaran Negara Semester I-2020 Tembus 1,57 Persen

Defisit anggaran pendapatan dan belanja negara (APBN) hingga Juni 2020 telah mencapai Rp257,8 triliun atau 1,57 persen.

Image
Ekonomi

Erick: Kesadaran Masyarakat Kunci Utama Pencegah Gelombang Dua COVID-19

Sudah terbukti di banyak negara gelombang kedua pandemi COVID-19 tidak bisa dihentikan.

Image
Ekonomi

Mengapa RUU Perlindungan Data Pribadi Penting? Kuy Cekidot!

Apalagi tak sedikit dari para data masyarakat Indonesia diperoleh dari nomor handphone mereka.

Image
Ekonomi
Wabah Corona

Wapres: Pemerintah Lebarkan Defisit Jika Kondisi Ekonomi Kian Terpuruk

Wapres Ma'ruf Amin mengatakan pemerintah bisa saja melebarkan defisit jika kondisi perekonomian di dalam negeri semakin terpuruk.

Image
Ekonomi

Sinergi Bea Cukai-TNI AL Jaga Keamanan Fiskal di Perairan RI

DJBC memperkuat komitmen dengan TNI AL melalui penguatan perjanjian kerja sama pinjam pakai untuk Senjata Mesin Berat (SMB) 12,7 mm.

Image
Ekonomi

Sinergi Bea Cukai-TNI AL Jaga Keamanan Fiskal di Perairan RI

DJBC memperkuat komitmen dengan TNI AL melalui penguatan perjanjian kerja sama pinjam pakai untuk Senjata Mesin Berat (SMB) 12,7 mm.

Image
Ekonomi

Gapki Catat Ekspor Minyak Sawit Beserta Olahannya Turun 8,3 Persen

GAPKI mencatat ekspor minyak sawit dan olahannya pada Mei 2020 mengalami penurunan sebesar 8,3 persen.

Image
Ekonomi

Menperin Dorong IKM Penuhi Kebutuhan Produk Lokal di Pasar Daring

Menperin Agus Gumiwang Kartasasmita mendorong IKM di dalam negeri agar bisa memasarkan produknya secara digital.

Image
Ekonomi

Utang BUMN Kian Menggunung, Fadli Zon: Pemerintah Tak Boleh Lagi Jadikan Kuda Troya

Fadli Zon mengatakan beban utang BUMN disebabkan karena pemerintah membangun infrastruktur dengan cara berutang.

terpopuler

  1. Rieke Digeser dari Pimpinan Baleg, Kemungkinan PDIP Goyah Dukung RUU HIP

  2. Mantan Anggota TGPF Ingatkan Tim Hukum Novel Baswedan Tak Sembarang Menuduh

  3. Awas Tertipu, 5 Foto Perpaduan Dua Objek ini Bikin Bingung yang Lihat

  4. Jarang Tersorot, 7 Potret Terbaru Rieke Diah Pitaloka yang Makin Memesona

  5. Data Pribadi Denny Siregar Bocor, Dedek Prayudi: Ini Sudah Masuk Ranah Teror dan Pembungkaman

  6. Yusril: Putusan MA Bukan Perkara Menang Kalah Jokowi-Ma'ruf di Pilpres

  7. Di Tengah COVID-19, Sharp Akui Pasar Elektronik Bangkit Pada Juni 2020

  8. Ferdinand Gagal Paham Soal Pernyataan Politikus PKS yang Anggap Perluasan Lahan Ancol Bukan Reklamasi

  9. PDIP Setuju Anies Izinkan Reklamasi "Ancol Enggak Ada Hubungan dengan Nelayan"

  10. Aris Si Pedagang Buah Mirip Plek Ketiplek Ariel 'Noah', Ini 5 Bukti Sahihnya

fokus

Lebaran di Tengah Pandemi
Pulih dengan Terapi Musik
Wabah Corona

kolom

Image
UJANG KOMARUDIN

Melestarikan Pancasila

Image
Achsanul Qosasi

Renasionalisasi BUMN

Image
Muhtar S. Syihabuddin

Kami Cinta Polisi Sekaligus NKRI

Image
UJANG KOMARUDIN

Marah-marah dan Ancaman Reshuffle

Wawancara

Image
Ekonomi

Eksklusif Restrukturisasi, Babak Baru Pertamina Melangkah ke Kancah Dunia

Image
News

DPR RI

Interview Ketua Komisi X Soal Kisruh PPDB: Kemendikbud dan Dinas Pendidikan Provinsi Kurang Sosialisasi

Image
Olahraga

Shin Tae-Yong

Ini Petikan Lengkap Wawancara Shin Tae-Yong yang Dipersoalkan PSSI

Sosok

Image
News

Penampilan Terbarunya Bikin Pangling, Ini 5 Potret Transformasi Menlu Retno Marsudi

Image
Ekonomi

Perjalanan Karier Rieke Diah Pitaloka, dari Si Oneng hingga Wakil Rakyat 16 Tahun

Image
News

Unggah Momen Bersama Jokowi, Warganet Soroti Catatan yang Dibawa Prabowo