Akurat.co - Cepat Tepat Benar
Login / Sign Up

PP Penyelenggaraan Tapera Disahkan, Apa Saja Aturan Untuk Peserta?

Andi Syafriadi

PP Penyelenggaraan Tapera Disahkan, Apa Saja Aturan Untuk Peserta?

Warga melihat kawasan perumahan tapak bersubsidi di kawasan Cileungsi, Bogor, Jawa Barat, Minggu (16/6/2019). Asosiasi Pengembang Perumahan dan Permukiman Seluruh Indonesia (Apersi), Daniel Djumali, mengatakan kuota pembiayaan rumah subsidi yang mencakup proyek Fasilitas likuiditas pembiayaan perumahan (FLPP) dan Subsidi Selisi Bunga (SSB) akan segera habis dalam 2 bulan-3 bulan ke depan (sekitar Agustus-September 2019). Hal ini juga bisa menyebabkan banyaknya akad KPR subsidi yang menggantung. | AKURAT.CO/Dharma Wijayanto

AKURAT.CO Hadirnya Tabungan Perumahan Rakyat (Tapera) melalui Undang-Undang Nomor 4 Tahun 2016 merupakan upaya Pemerintah untuk melengkapi Sistem Jaminan Sosial Nasional (SJSN) sebagaimana amanat Undang-Undang Nomor 01 Tahun 2011 tentang Perumahan dan Kawasan Permukiman.

Pengesahan Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 25 Tahun 2020 tentang Penyelenggaraan Tapera oleh Presiden Joko Widodo (20/5) menjadi landasan BP Tapera untuk segera beroperasi dengan tujuan  menghimpun dan menyediakan dana murah jangka panjang yang berkelanjutan untuk pembiayaan perumahan yang layak dan terjangkau bagi Peserta.

Maka dengan itu, program serupa Tapera juga sudah lazim dilaksanakan di berbagai negara, seperti Singapura, Malaysia, China, India, dan Korea Selatan, penyelenggaraan Program Tapera diperuntukkan bagi seluruh segmen Pekerja dengan azas gotong royong.

baca juga:

Dalam pelaksanaannya, pelayanan Program Tapera pada tahap awal akan difokuskan pada PNS eks peserta  taperum-PNS maupun PNS baru. Pengelolaan Tapera diharapkan dapat dilakukan dengan tata kelola yang lebih transparan dengan manfaat bagi Peserta yang lebih luas.

Selanjutnya, perluasan kepesertaan akan dilakukan secara bertahap untuk segmen Pekerja Penerima Upah di BUMN/BUMD/BUMDes, TNI/Polri, pekerja swasta, hingga pekerja mandiri dan pekerja sektor informal. Pemerintah memberikan kesempatan bagi Pemberi Kerja sektor swasta untuk mendaftarkan Pekerjanya paling lambat tujuh tahun setelah ditetapkannya PP Penyelenggaraan Tapera. 

PP Penyelenggaraan Tapera mengatur proses pengelolaan Dana Tapera yang mencakup kegiatan pengerahan, pemupukan, dan pemanfaatan untuk pembiayaan perumahan bagi Peserta.

Besaran simpanan Tapera ditetapkan sebesar 3 persen dari gaji/upah dan ditanggung bersama oleh Pemberi Kerja sebesar 0,5 persen dan Pekerja sebesar 2,5 persen. Dasar perhitungan untuk menentukan gaji/upah ditetapkan sama dengan program jaminan sosial lainnya, yaitu maksimal sebesar Rp12 juta. 

Simpanan Peserta akan dikelola dan diinvestasikan oleh BP Tapera secara transparan bekerjasama dengan KSEI, Bank Kustodian, dan Manajer Investasi. Peserta dapat memantau hasil pengelolaan simpanannya setiap saat melalui berbagai kanal informasi yang disediakan oleh BP Tapera dan KSEI.

Pada akhir masa kepesertaan, setiap Peserta dapat mengambil simpanan berikut hasil pemupukannya. Peserta yang memenuhi kriteria masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) yaitu berpenghasilan maksimal Rp8 juta dan belum memiliki rumah berhak mengajukan manfaat pembiayaan perumahan dengan bunga murah untuk membeli rumah menggunakan skema KPR berdasarkan prioritas yang akan ditetapkan oleh BP Tapera sesuai dengan kriteria yang tercantum dalam PP Penyelenggaraan Tapera.

Pembiayaan juga bisa digunakan Peserta untuk membangun rumah di lahan milik sendiri atau melakukan renovasi. Manfaat pembiayaan ini dapat diajukan oleh Peserta yang memenuhi kriteria setelah satu tahun masa kepesertaan melalui berbagai pilihan bank dan lembaga pembiayaan lainnya.

Tapera sendiri memberikan fleksibilitas pembiayaan dengan prinsip plafon kredit yang ditetapkan sesuai standar minimum rumah layak huni, sehubungan dengan terbitnya PP Penyelenggaraan Tapera, dana peserta eks Taperum-PNS akan dikembalikan kepada PNS Pensiun atau ahli warisnya dan diperhitungkan sebagai saldo awal bagi Peserta PNS Aktif.

Saldo awal Peserta ini kemudian akan dikelola menggunakan model kontrak investasi dan sebagian dialokasikan untuk pelaksanaan initial project pembiayaan perumahan bagi Peserta Tapera. Sedangkan penghimpunan simpanan Peserta direncanakan akan mulai dilaksanakan pada Januari 2021.

Pada tahun yang sama, Pemerintah juga akan melakukan pengalihan Dana FLPP ke dalam Dana Tapera sesuai dengan amanat PP Penyelenggaraan Tapera.

Maka dengan itu, hadirnya Program Tapera diharapkan dapat mengatasi permasalahan backlog perumahan serta menjadi faktor pendorong bergeliatnya sektor perumahan. Pada akhirnya, program ini juga akan mendorong pertumbuhan ekonomi di Indonesia melalui multiplier-effect dari pembangunan perumahan dan penciptaan lapangan kerja.

Selain itu, Program Tapera juga diharapkan akan mendorong peningkatan inklusi keuangan khususnya pada sektor Pasar Modal.[]

Editor: Prabawati Sriningrum

berita terkait

Image

Ekonomi

4 Zodiak Ini Terkenal Sebagai Pekerja Keras

Image

Ekonomi

Ramalan Karier Zodiak 27 November 2020, Capricorn Bersenanglah dengan Pekerjaanmu!

Image

Gaya Hidup

7 Pekerjaan Paling Dibutuhkan Usai Pandemi, Pemasaran Paling Tinggi!

Image

Ekonomi

Ramalan Karier Zodiak 26 November 2020, Sagitarius Jangan Bebani Diri Sendiri!

Image

Ekonomi

Ramalan Karier Zodiak 25 November 2020, Wow Ada yang Tangani Proyek Besar!

Image

Ekonomi

Ramalan Keuangan Zodiak 24 November 2020, Taurus Harus Waspada dengan Pinjaman Online!

Image

Ekonomi

Ramalan Karier Zodiak 24 November 2020, Cancer Makin Dipandang!

Image

Ekonomi

Ramalan Karier Zodiak 23 November 2020, Cancer Dapat Keuntungan!

Image

Ekonomi

Pemerintah Rampungkan RPP Izin Usaha Berbasis Risiko, Apa Fungsinya?

komentar

Image

0 komentar

terkini

Image
Ekonomi

2020, Pertamina Group Tetap Terpopuler di Media Digital

Pertamina (Persero) tetap menjadi BUMN Non Tbk. terpopuler di media digital 2020

Image
Ekonomi

Bank Kalsel Raih Penghargaan Penyaluran KPR Subsidi di Indonesia Property & Bank Award 2020

Bank Kalsel memperoleh penghargaan ini atas pencapaian penyaluran KPR FLPP dan penilaian dari Kementerian PUPR

Image
Ekonomi

Menko Luhut Akui Pariwisata Indonesia Kalah Dalam Penjualan dengan Negara Lain

Luhut Binsar Pandjaitan menegaskan perlunya ketenangan dan kedamaian untuk bisa menjual potensi pariwisata Indonesia kepada dunia

Image
Ekonomi

BRI Pacu UMKM untuk Berkembang dan Wujudkan SDGs di Indonesia

BRI telah berupaya menjaga dan mengembangkan UMKM dengan menjadikan UMKM sebagai pilar utama penyangga bisnis perusahaan

Image
Ekonomi

Kasus Korupsi Benih Lobster Buktikan KKP Hanya Fokus Regulasi Benih Lobster

Kasus dalam perizinan ekspor benih lobster menunjukkan selama ini KKP hanya fokus kepada regulasi benih lobster dan melupakan prioritas lain

Image
Ekonomi

Merger Bank Syariah BUMN Diminta Segera Tancap Gas

Bank BUMN Syariah diharapkan dapat segera tancap gas setelah terbentuk, mengingat adanya tantangan peningkatan risiko di tengah pandemi

Image
Ekonomi

Kiara Kecewa Edhy Prabowo Tak Dengarkan Ombudsman Soal Izin Ekspor Benih Lobster

Kiara: izin ekspor benih lobster telah bermasalah sejak awal, sehingga KPK juga perlu mengusut perusahaan lain yang jadi penerima izin itu

Image
Ekonomi

Sindir Soal Benur, Arief Poyuono: Kok Prabowo Diam, Mana Permintaan Maafnya?

Arief Poyuono meminta Ketua Umum Partai Gerindra, Prabowo Subianto untuk berbicara ke publik

Image
Ekonomi

Kalahkan 32 Perusahaan Global, BNI Jadi Pengembang API Portal Terbaik

BNI berhasil memenangkan kategori Best Overall Developer Portal – Community Prize Nominees

Image
Ekonomi

Ekspor Benang ke AS Senilai US$8,3 Juta Terancam 'Buyar' Gara-gara PLB

APSyFI: Tuduhan dumping produk PTY RI oleh USITC diduga disebabkan karena ekspor yang dilakukan oleh perusahaan PLB ke AS tahun 2019.

terpopuler

  1. Sarita Abdul Mukti Sebut Hubungan Vicky Prasetyo dan Kalina Oktarani Bukan Settingan

  2. Abdillah Toha: Halo Bapak Prabowo, Sudah Bikin Bui Buat Penjarakan Kader?

  3. Pilkada 2020, Mayoritas Masyarakat Pilih Pemimpin dari Putra Asli Medan

  4. Tersangka Kasus Suap Calon Bintara di Palembang Disanksi Pasal Berlapis

  5. Pengangguran Jakarta Tertinggi di Indonesia, Anak Buah Anies: Kan Karena Pandemi

  6. Dimulai Besok, ini Jadwal Lengkap MPL Invitational 2020

  7. Puluhan Warga Petamburan Tertular Corona Pasca Hajatan Rizieq Shihab, Kapolda: Ini Pelajaran

  8. Hina Jokowi di Media Sosial, Pria di Deli Serdang Ditangkap Polda Sumut

  9. Israel Hapus Arab Saudi dari Daftar Negara Wajib Karantina Virus Corona

  10. Alamak! 91 Persen Karyawan Terkena PHK Ternyata Tak Ikut Program Prakerja

fokus

Lawan Covid-19
Webinar Akurat: Peran Strategis IJK
Akurat Solusi : Roadmap IHT

kolom

Image
Achsanul Qosasi

Utang Pemerintah dan Kehati-hatian

Image
UJANG KOMARUDIN

Fenomena HRS

Image
Achsanul Qosasi

Pelajaran Demokrasi dari Biden dan Trump

Image
Faizuddin Ahmad

Mendongeng Berperan Meningkatkan Kecerdasan Anak

Wawancara

Image
Gaya Hidup

Missies.id dan Strategi Survive Berbisnis untuk Cewek Milenial

Image
Iptek

Saat Dominasi Kontraktor Besar Masih Kejam

Image
Video

Akurat Talk

VIDEO Fahri Hamzah: Saya Dari Kecil Jualan Kopi | Akurat Talk (2/2)

Sosok

Image
News

5 Fakta Penting KH Miftachul Akhyar, Ketum MUI Baru Gantikan Ma'ruf Amin

Image
News

Mengenal Kapolsek Sawah Besar Kompol Eliantoro Jalmaf

Image
News

3 Kali Gantikan Posisi Menteri yang Kosong, Ini Kiprah Politik Luhut Binsar Panjaitan