Akurat.co - Cepat Tepat Benar
Login / Sign Up

Harga Gula Masih Melambung, Pemerintah Diminta Evaluasi Pengurusan Izin Impor

Wayan Adhi Mahardika

Harga Gula Masih Melambung, Pemerintah Diminta Evaluasi Pengurusan Izin Impor

Seorang petugas memperlihatkan gula refinasi hasil penyitaan yang akan dimusnahkan di lapangan parkir Kementerian Perdagangan (Kemendag), Jakarta, Kamis (28/9). Kemendag melakukan penyitaan gula berbagai merek sebanyak 21,3 ton, dari toko maupun pedagang pasar. Sedangkan daging beku kedaluwarsa yang didatangkan dari Australia sebanyak 47,9 ton. | Sopian

AKURAT.CO Harga gula masih tetap tinggi di pasaran. Berdasarkan data dari Pusat Informasi Harga Pangan Nasional (PIHPS), sejak awal April hingga Juni, harga gula fluktuatif berada di kisaran Rp18 ribu per kilogram, turun tipis ke besaran Rp17 ribu per kilogram, naik lagi dan hingga kini masih berada di angka Rp17.250 per kilogram.

"Angka tersebut melampaui Harga Eceran Tertinggi (HET) yang ditetapkan pemerintah yaitu sebesar Rp12.500 per kilogram," ucap Peneliti Center for Indonesian Policy Studies (CIPS) Felippa Ann Amanta dalam keterangan tertulisnya, Jakarta, Rabu (3/5/2020).

Untuk itu, ia menilai pemerintah perlu melakukan evaluasi terhadap pengurusan izin impor untuk gula. Ia menjelaskan regulasi impor untuk komoditas pangan berbeda satu dengan lainnya.

baca juga:

Namun ada beberapa kesamaan yang berhubungan dengan rekomendasi dan izin impor. Hal inilah yang perlu dievaluasi mengingat banyaknya prosedur yang harus dilalui untuk mendapatkan izin impor.

Untuk dapat impor, secara umum importir dengan Nomor Induk Berusaha (NIB) yang berlaku sebagai Angka Pengenal Importir (API) harus mendapatkan Surat Persetujuan Impor (SPI) yang dikeluarkan oleh Kementerian Perdagangan (Kemendag).

Untuk mendapat SPI, importir wajib mendapatkan rekomendasi dari Kementerian Pertanian (Kementan) setelah memenuhi berbagai persyaratan, seperti bukti kepemilikan gudang berpendingin (cold storage) atau fasilitas lainnya. Untuk beberapa komoditas, importir juga harus mendapat rekomendasi dari Badan Pengawas Obat dan Makanan. Setelah itu, baru dilakukan transaksi.

Sementara untuk gula, prosedur impor berbeda untuk gula rafinasi, gula mentah dan gula kristal putih berdasarkan Peraturan Menteri Perdagangan (Permendag) Nomor 14 Tahun 2020. Gula kristal putih hanya bisa diimpor oleh oleh BUMN setelah mendapat penugasan dan kuota dari Kemenko Perekonomian. Proses ini dapat berlangsung dalam waktu yang tidak sebentar karena proses impor yang dilakukan oleh BUMN membutuhkan persetujuan lewat rapat terbatas atau rapat koordinasi.

Sementara itu, gula rafinasi, hanya bisa diimpor industri untuk bahan baku sendiri berdasarkan surat rekomendasi dikeluarkan oleh Kementerian Perindustrian (Kemenperin). Rekomendasi ini didapat setelah importir menyerahkan beberapa persyaratan, seperti laporan rencana produksi, laporan realisasi dan laporan pemakaian. Selain itu, industri juga harus membuat surat pernyataan untuk tidak memasukkan gula mentah atau gula rafinasi ke pasar dalam negeri.

Terakhir, importir umum hanya dapat mengimpor gula mentah untuk diolah menjadi gula kristal putih oleh pabrik gula di Indonesia. Penentuan jumlah gula mentah yang dapat diimpor juga disepakati dalam rapat koordinasi antar kementerian/lembaga.

Setelah transaksi, lanjut Felippa, importir harus mendapatkan Laporan Surveyor (LS) mengenai komoditas yang diimpornya sebagai dokumen kelengkapan kepabeanan. Setelah komoditas yang diimpor masuk ke Indonesia, ia masih harus melewati pemeriksaan dari BPOM dan bea cukai. Semua proses ini dapat berlangsung dalam waktu yang tidak singkat, antara satu hingga tiga bulan.

“Panjangnya proses ini tidak jarang dapat membuat Indonesia kehilangan kesempatan untuk mengimpor saat harga internasional sedang murah. Kalau dikaitkan dengan pandemi Covid-19, Indonesia tentu tidak menyangka negara-negara sumber impor gula, misalnya saja India, sudah membatasi bahkan melarang adanya kegiatan ekspor akibat adanya kebijakan karantina wilayah atau lockdown. Kalau prosesnya lebih sederhana, realisasi impor gula tentu akan lebih cepat dan harga akan tetap stabil,” terangnya.

Ia melanjutkan, komoditas pangan strategis bahkan membutuhkan persetujuan pemerintah lewat rapat koordinasi/rapat terbatas, misalnya saja untuk beras atau gula. Belum lagi setelah barang sampai, dia masih harus melewati serangkaian proses pemeriksaan. Padahal stok sudah menipis dan harga di pasar sudah tinggi.

Pergerakan harga sebaiknya dapat dijadikan sebagai parameter ketersediaan komoditas pangan di pasar. Kenaikan harga beberapa komoditas pangan sejak awal tahun lalu seharusnya sudah bisa dijadikan indikator perlunya dilakukan impor, terlebih jelang Ramadan dan Idulfitri, di mana biasanya akan ada peningkatan permintaan.

Felippa juga menambahkan perlunya tindakan ini dilakukan dalam waktu dekat sebelum harga komoditas pangan menjadi tinggi dan tidak terjangkau oleh masyarakat. []

Editor: Dhera Arizona Pratiwi

berita terkait

Image

Ekonomi

Peneliti: Pemerintah Sebaiknya Fokus Awasi Penjualan Minol Secara Online

Image

Ekonomi

Peneliti Beberkan Manfaat Kerja Sama RCEP Untuk Indonesia

Image

Ekonomi

Peneliti: Investasi Pertanian Harus Digenjot, Demi Tingkatkan Ketahanan Pangan

Image

Ekonomi

Peneliti: Sejumlah Pasal untuk UMKM dalam UU Cipta Kerja Masih Rancu dan Multitafsir

Image

Ekonomi

Peneliti: UU Cipta Kerja Buka Peluang Peningkatan Investasi Asing di Sektor Pertanian

Image

Ekonomi

Investasi Asing Pertanian Berpotensi Lebih Besar dengan UU Cipta Kerja

Image

Ekonomi

Jelang Akhir Tahun, Pemerintah Diminta Antisipasi Stok dan Harga Pangan

Image

Ekonomi

Pemerintah Diminta Tetap Salurkan Bansos Sekalipun RI Masuk Jurang Resesi

Image

Ekonomi

Pemerintah Didesak Beri Insentif ke Usaha Ramah Lingkungan

komentar

Image

0 komentar

terkini

Image
Ekonomi

Komitmen BRI Jaga UMKM Demi Terwujudnya Target SDG's

BRI telah mulai melakukan hal ini dengan menjadikan UMKM sebagai pilar utama penyangga bisnis perusahaan

Image
Ekonomi

Kebijakan Satu Peta Geospasial Adalah Silence Revolution

Sumaryono: Jadi kebijakan satu peta ini silence revolution, tidak ada gembar-gembor, pelan tapi pasti

Image
Ekonomi

Telkom dan Finch Capital Garap Pendanaan Startup Indonesia

Arise Fund, perusahaan pendanaan tahap awal bagi para startup teknologi Indonesia

Image
Ekonomi

Pacu Investasi, Kemenperin Terbitkan Regulasi Kawasan Peruntukan Industri

Kementerian Perindustrian telah menerbitkan regulasi kawasan peruntukan industri (KPI)

Image
Ekonomi

Pertamina Gandeng Partner Kompeten Dampingi Peserta Pertamina UMKM Academy 2020

Saat ini, para peserta yang merupakan UMKM binaan Pertamina sedang digembleng untuk dapat naik kelas secara intensif

Image
Ekonomi

Kemendag Bersama KKP Lepas Ekspor 15 Ton Ikan Tuna ke Korsel

Pelepasan ekspor ikan tuna dari SRG ke Korea Selatan merupakan salah satu wujud komitmen pemerintah dalam mengoptimalkan manfaat SRG

Image
Ekonomi

UU Cipta Kerja Mudahkan Munculnya Banyak Usaha Baru

Dengan UU Cipta Kerja, iklim usaha akan menjadi lebih baik, perizinannya menjadi lebih cepat, menjadi lebih gampang

Image
Ekonomi

Triwulan III 2020, PGN Raup Pendapatan Rp31,51 Triliun

PGN bukukan pendapatan USD2,151 miliar atau sekitar Rp31,51 triliun pada triwulan III 2020

Image
Ekonomi

Siap-siap! Tantangan Petani Tembakau Akan Semakin Berat

Tantangan petani tembakau yang tergabung dalan APTI dan sektor pertembakauan ke depan akan semakin berat

Image
Ekonomi

Kemenperin Pastikan Industri Kimia Farmasi dan Tekstil Adopsi Teknologi 4.0

Kemenperin sebut sektor IKFT mantap mengadopsi teknologi industri 4.0

terpopuler

  1. Hina Jokowi di Media Sosial, Pria di Deli Serdang Ditangkap Polda Sumut

  2. Donald Trump Keliru Ucapkan Duka Cita Maradona untuk Madonna? Ini Faktanya

  3. Imbas Kasus Edhy Prabowo, Rustam Ibrahim Sebut Prabowo akan Kehilangan Kredibilitas

  4. Pemkab Musi Banyuasin Bentuk Satgas Pembebasan Lahan untuk Pembangunan Tol Betung-Jambi

  5. Buka Warung Makan di Teras Rumah Mewahnya, Muzdalifah: Rasa Bintang Lima Harga Kaki Lima

  6. Gajimu Kecil? Jangan Khawatir, Bisa Tetap Kaya Kok dengan 6 Langkah Ini

  7. Tak Ada Nama Tengku Zulkarnain dalam Struktur MUI 2020-2025, Begini Kata Denny Siregar

  8. Dokter: Rizieq Shihab Tidak Menerima Tamu, Termasuk Laskar FPI

  9. Mengenal Kapolsek Sawah Besar Kompol Eliantoro Jalmaf

  10. Mau Semprot Disinfektan Kediaman Rizieq Dihalangi Laskar, Digertak Dandim Langsung Ciut

fokus

Lawan Covid-19
Webinar Akurat: Peran Strategis IJK
Akurat Solusi : Roadmap IHT

kolom

Image
Achsanul Qosasi

Utang Pemerintah dan Kehati-hatian

Image
UJANG KOMARUDIN

Fenomena HRS

Image
Achsanul Qosasi

Pelajaran Demokrasi dari Biden dan Trump

Image
Faizuddin Ahmad

Mendongeng Berperan Meningkatkan Kecerdasan Anak

Wawancara

Image
Gaya Hidup

Missies.id dan Strategi Survive Berbisnis untuk Cewek Milenial

Image
Iptek

Saat Dominasi Kontraktor Besar Masih Kejam

Image
Video

Akurat Talk

VIDEO Fahri Hamzah: Saya Dari Kecil Jualan Kopi | Akurat Talk (2/2)

Sosok

Image
News

5 Fakta Penting KH Miftachul Akhyar, Ketum MUI Baru Gantikan Ma'ruf Amin

Image
News

Mengenal Kapolsek Sawah Besar Kompol Eliantoro Jalmaf

Image
News

3 Kali Gantikan Posisi Menteri yang Kosong, Ini Kiprah Politik Luhut Binsar Panjaitan