image
Login / Sign Up

Bank Dunia Perkirakan Pertumbuhan Ekonomi Indonesia Sentuh 0% Pada 2020

Andi Syafriadi

Wabah Corona

Image

Lanskap kota Jakarta di kawasan Monas, Jakarta, Rabu (29/1/2020). Bank Indonesia (BI) memprediksi pertumbuhan ekonomi Indonesia sepanjang 2019 berkisar di bawah 5,1 persen. | AKURAT.CO/Dharma WIjayanto

AKURAT.CO Bank Dunia (World Bank) perkirakan pertumbuhan ekonomi Indonesia akan melambat hingga 0% terhadap produk domestik bruto (PDB) untuk tahun 2020 akibat merebaknya pandemi COVID-19 dan penetapan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) oleh pemerintah dalam upaya mencegah penyebaran virus tersebut.

Ekonomi Bank Dunia Ralph van Doorn mengatakan selain implementasi PSBB yang telah efektif menghentikan aktivitas perekonomian dari bulan April sampai Juni. Faktor lain yang mempengaruhi terhadap angka pertumbuhan 0% tersebut yakni perlambatan ekonomi global, dan penurunan signifikan pada harga-harga komoditas.

“Mempertimbangkan ketidakpastian yang berada, kami juga telah menyiapkan skenario alternatif atau worst case scenario. Dimana jika terjadi 4 bulan dari implementasi PSBB, maka akan menyebabkan kontraksi ekonomi sebesar -2,5% dari PDB,” ujar Ralph saat video conferensi bersama media di Jakarta, Selasa (2/6/2020).

baca juga:

Dampak tersebut menyebabkan tingkat kemiskinan di Indonesia naik secara signifikan. Berdasarkan proyeksi SMERU, Ralph mengungkapkan jika kemiskinan berada di 9,2% pada September 2019. Maka diperkirakan jika pertumbuhan ekonomi melambat hingga 1% pada tahun ini, tingkat kemiskinan akan melonjak hingga 12,37%. 

“Proyeksi kami pun serupa dan kami perkirakan perlambatan pertumbuhan akan menyebabkan naiknya tingkat kemiskinan sekitar 2,1 hingga 3,6% atau 5,6 hingga 9,6 juta orang miskin baru relatif pada skenario dimana jika pada tahun 2020 tidak terjadi pandemi,” jelasnya.

Ralph pun mengapresiasi langkah pemerintah untuk menanggapi kondisi tersebut dengan menyiapkan paket fiskal yang berfokus pada memperkuat jaring pengaman sosial dan memberi dukungan kepada dunia usaha dan perindustrian. 

Lantas, ia masih mengkhawatirkan nilai dari paket sosial yang disiapkan oleh pemerintah untuk setiap rumah tangga masih belum memadai dalam menanggulangi dampak perekonomian yang disebabkan oleh pandemi COVID-19.

“Paket stimulus fiskal menunjukkan pergeseran besar dari pembelanjaan pemerintah dari infrastruktur ke jaring pengaman sosial, dan dukungan pada industri. Kami setuju bahwa ini merupakan langkah yang perlu diambil namun langkah-langkah ini mungkin belum cukup. Masih banyak pekerjaan yang perlu dilakukan pada 2020 ini untuk bersiap pada pemulihan,” imbuhnya.

Ralph menyarankan berbagai langkah yang dapat diambil pemerintah untuk memasuki tahap pemulihan ekonomi. Pertama, pemerintah perlu menstabilkan kembali batasan defisit fiskal pemerintah kembali ke 3% dari PDB seperti yang telah direncanakan oleh pemerintah pada 2023. 

Kemudian, lanjutnya, Bank Indonesia (BI) perlu menghentikan pembiayaan separuh terhadap defisit fiskal pemerintah ketika kondisi pasar telah membaik dan kebutuhan fiskal untuk menangani dampak dari pandemi telah menurun.

Selain itu, kata Ralph, pemerintah harus kembali mendorong belanja pada infrastruktur, mempertahankan pembelanjaan pada SDM dan memastikan ketahanan dari sektor keuangan.[]

Editor: Prabawati Sriningrum

berita terkait

Image

News

Pilkada 2020

DPR Harap Pandemi Tak Kurangi Minat Masyarakat Ikut Pilkada

Image

Ekonomi

Wabah Corona

Akademisi UGM Dukung Inovasi Kalung Antivirus Eucalyptus

Image

News

Dikunjungi Sandi Uno, Warga Kampung Pulo Curhat Ekonomi Menurun Drastis di Masa Pandemi

Image

Ekonomi

Wabah Corona

ILO: Jam Kerja Global Anjlok 14 Persen Setara 400 Juta Pekerja Berhenti

Image

News

Wabah Corona

Angka Kematian Corona di Bolivia Melonjak, Jenazah Terpaksa Dibiarkan di Jalan selama Berjam-jam

Image

Ekonomi

Wabah Corona

Gubernur Bank Sentral Pakistan Sebut Lockdown COVID-19 Hanya Untungkan Orang-orang Kaya

Image

News

KPAI Sayangkan Apel Ganyang Komunis Libatkan Anak-anak

Image

News

Update COVID-19 Per 5 Juli: Kasus Positif Tambah 1.607 Total 63.749

Image

News

Sudah Kangen Jalan-jalan? Simak Tips Aman di Tengah Pandemi Berikut Ini

komentar

Image

0 komentar

terkini

Image
Ekonomi

Kementerian PUPR Bangun Gerbang Klangon Samudraraksa di KSPN Borobudur

Kementerian PUPR terus mendukung pengembangan infrastruktur KSPN Candi Borobudur dalam rangka mendorong peningkatan kunjungan wisatawan.

Image
Ekonomi
Wabah Corona

Akademisi UGM Dukung Inovasi Kalung Antivirus Eucalyptus

Akademisi UGM Zullies Ikawati mendukung upaya Balitbang Kementan melakukan inovasi kalung dari tanaman eucalyptus sebagai produk kesehatan.

Image
Ekonomi
Wabah Corona

ILO: Jam Kerja Global Anjlok 14 Persen Setara 400 Juta Pekerja Berhenti

Jam kerja global diperkirakan anjlok hingga 14 persen pada kuartal II-2020 sebagai akibat dari pandemi COVID-19.

Image
Ekonomi

Legislator Dukung Penggunaan BBM RON Tinggi Ramah Lingkungan

Anggota Komisi IX DPR RI Netty Prasetiyani menyatakan setuju dengan penggunaan bahan bakar minyak (BBM) RON tinggi yang ramah lingkungan.

Image
Ekonomi
Wabah Corona

Gubernur Bank Sentral Pakistan Sebut Lockdown COVID-19 Hanya Untungkan Orang-orang Kaya

Gubernur bank sentral Pakistan, Reza Baqir mengungkapkan pandemi COVID-19 sudah bukan lagi sekadar krisis kesehatan.

Image
Ekonomi

Pemerintah Rogoh Kocek Rp243,28 Miliar untuk Bedah Rumah 13.902 Unit di Jabar

PUPR mengalokasikan anggaran sebesar Rp243,28 miliar guna melakukan bedah rumah untuk 13.902 unit rumah tidak layak huni di Provinsi Jabar.

Image
Ekonomi

Pasca Kebakaran KCP Pasar Baru, Bank Syariah Mandiri Pastikan Dokumen Nasabah Aman

Bank Syariah Mandiri (Mandiri Syariah) memastikan dokumen nasabah termasuk agunan aman.

Image
Ekonomi

Selain di Dunia Nyata, Ilmu Bisnis Juga Dapat Dipelajari Lewat Game Loh!

Tak semua game yang beredar di pasaran hanya memberikan hiburan semata.

Image
Ekonomi

Alasan Kenapa Orang Kaya Iritnya Gila-gilaan!

Kamu mungkin enggak akan percaya sama hal ini. Tapi beberapa orang sukses dan kaya, justru ada yang punya gaya hidup irit seirit-iritnya.r

Image
Ekonomi

KKP: Model Klaster Mampu Genjot Produktivitas Komoditas Udang

KKP meyakini model klaster percontohan di lima lokasi di berbagai daerah, ke depannya bakal mampu menggenjot produktivitas komoditas udang.

terpopuler

  1. Warga Perlu Waspada, Gempa di Blitar Pagi Tadi Sangat Dekat Sumber Gempa Agustus 1896

  2. Pendukung PDIP Sudah Tak Panas Lagi, Ruhut: Bukti Partai yang Dewasa, Patuh Perintah Megawati

  3. Dikabarkan Dekat dengan Susan Sameh, 5 Fakta Menarik Arysah Rasyid Mantan Pacar Maudy Ayunda

  4. 7 Petuah Sunan Kalijaga, Filofosi Hidup yang Penuh Makna

  5. Denny Siregar: Mau Dilaporin Balik Gak?

  6. Dibully dan Disuruh Hengkang dari Tonight Show, Begini Curhatan Marshel Widianto

  7. Pria Asal Kulon Progo Positif COVID-19, Ada Riwayat Perjalanan ke Semarang

  8. Dukung Kalung Antivirus Corona, Akademisi UGM: Saya Kira untuk Gejala COVID-19 Inovasi Ini Sangat Bagus

  9. Viral, Begini Kronologi Driver Ojol Ditendang hingga Terjengkang dari Motor

  10. China Wanti-wanti Daging Beku Bisa Simpan Virus Corona

fokus

Lebaran di Tengah Pandemi
Pulih dengan Terapi Musik
Wabah Corona

kolom

Image
Achsanul Qosasi

Renasionalisasi BUMN

Image
Muhtar S. Syihabuddin

Kami Cinta Polisi Sekaligus NKRI

Image
UJANG KOMARUDIN

Marah-marah dan Ancaman Reshuffle

Image
Riyanda Barmawi

Lobster Edhy Dalam Bayang-Bayang Susi

Wawancara

Image
News

DPR RI

Interview Ketua Komisi X Soal Kisruh PPDB: Kemendikbud dan Dinas Pendidikan Provinsi Kurang Sosialisasi

Image
Olahraga

Shin Tae-Yong

Ini Petikan Lengkap Wawancara Shin Tae-Yong yang Dipersoalkan PSSI

Image
News

Interview Mardani Ali Sera: Tidak Urgen, Stop dan Batalkan RUU HIP!

Sosok

Image
News

Jadi Pengusaha Daging, 6 Potret Terbaru Mantan Istri BTP Veronica Tan

Image
News

Lewat YouTube Daniel Mananta, BTP Ungkap Usahanya Pertahankan Rumah Tangga dengan Veronica Tan

Image
News

6 Potret Lawas Kenangan Presiden Soeharto Bersama Keluarga