image
Login / Sign Up

Mandiri Alami Pertumbuhan Transaksi Online 70 Persen Karena COVID-19

Andi Syafriadi

Wabah Corona

Image

Kantor pusat Bank Mandiri di Jalan Gatot Soebroto, Jakarta, Kamis (19/7/2018). | AKURAT.CO/Dharma Wijayanto

AKURAT.CO Direktur Utama PT Bank Mandiri (Persero) Tbk Royke Tumilaar menceritakan bagaimana bank menghadapi tantangan dan perkembangan yang muncul akibat merebaknya pandemi COVID-19.

Industri perbankan merupakan salah satu sektor yang diberikan pengecualian terhadap kebijakan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) yang telah ditetapkan di beberapa daerah terutama di wilayah ibukota DKI Jakarta.

Lantas demikian, dirinya mengungkapkan pihaknya telah melakukan beragam perubahan terhadap operasional di kantor cabang, termasuk penutupan terhadap 40% dari seluruh kantor cabang Bank Mandiri.

baca juga:

“Memang sejak PSBB di Jakarta dan diberlakukan di beberapa tempat cabang kami hanya buka 60%. Sebagian besar kita tutup, dan karyawan kita juga beberapa kita mulai coba untuk kerja dari rumah,” ujar Royke saat webinar bersama di Jakarta, Sabtu (30/5/2020).

Bagi karyawan Bank Mandiri  yang bekerja dari rumah, telah disiapkan perlengkapan yang dibutuhkan sehingga dapat menjaga produktivitas saat bekerja dari rumah dan tidak sekedar dirumahkan saja.

Kemudian bagi kantor cabang yang masih buka, telah mengalami perubahan untuk menyesuaikan pada protokol COVID-19 memasuki era Normal Baru. Ia menjelaskan setiap cabang yang buka telah mengalami transformasi fisik untuk menjaga aspek physical distancing antara lain pemasangan pembatas kaca/acrylic pada meja Customer Service, pengaturan jarak duduk kursi dan jarak antrian menunggu, dan melengkapi karyawan cabang dengan masker, sarung tangan, dan disinfektan.

“Kalau datang ke cabang yang sekarang buka, akan kelihatan perbedaannya,” tuturnya.

Kondisi pandemi dan penetapan PSBB juga telah berperan dalam mempercepat pengadopsian teknologi oleh masyarakat. Bahkan transaksi online di Bank Mandiri mengalami pertumbuhan yang sangat cepat hingga 70% dibandingkan periode yang sama pada tahun sebelumnya.

“Digital akan mengambil peran penting di perbankan di masa depan mendatang. Persiapan kita kedepan yang paling penting adalah bagaimana mengedukasi nasabah untuk melakukan shifting transaksi yang biasanya mereka lakukan di cabang itu dilakukan secara online,” imbuhnya.

Adapun sejak masa PSBB diberlakukan mulai April, kantor cabang Bank Mandiri di beberapa tempat hanya buka 60%. Mengingat sebagian besar karyawan mulai mencoba untuk kerja dari rumah.

"Bahkan kita perlengkapi dengan peralatan sehingga mereka dapat mengambil keputusan segala hal yang bisa dilakukan dari rumah. Jadi bukan sekedar dirumahkan namun bisa produktif dari rumah. Itu paling penting krn memang keselamatan karyawan dan keselamatan nasabah menjadi nomor satu yang jadi prioritas terutaam di sektor perbankan," ucapnya.

Banyak perubahan physical, dimana jika datang ke cabang yang sekarang buka maka akan kelihatan perbedaannya. Diantaranya penerapan pembatas kaca/acrylic pada meja Customer Service (CS), sehingga interaksi tidak terlalu dekat antara nasabah dengan petugas/karyawan di lapangan.

"Tentunya mereka juga dilengkapi perlengkapan cukup antara lain sarung tangan, masker, disinfektan, pengaturan kursi duduk, jarak tunggu di lapangan itu kita ubah semuanya. Saya kira memang menghadapi kedepan ini perbankan kelihatannya jauh lebih siap krn kita mulai melakukan itu sejak april lalu," sebutnya.

Hal ini diharapkan mampu mengakselerasikan bagaimana mendigitalkan proses di perbankan. Karena transaksi online terasa pertumbuhannya dibandingkan tahun lalu pertumbuhannya kurang lebih 70%. Dengan demikian, langkah ini memaksa perbankan untuk memiliki proses digital agar interaksi antara nasabah dan petugas jauh lebih turun.

"Digital akan mengambil peran penting di perbankan di masa depan mendatang. Persiapan kita kedepan paling penting adalah bmgn edukasi nasabah untuk mleakukan shifting transaksi yang biasanya mereka lakukan di cabang itu dilakukan secara online," ucapnya. 

Menurutnya pihaknya tengah aktif membantu program pemerintah, salah satunya adalah merestrukturisasi nasabah-nasabah yang langsung terdampak oleh COVID-19. Hingga sejauh ini proses restrukturisasi belum menyentuh 50% dari total nasabah.

" Di Mandiri saja sudah hampir 1 juta nasabah yang harus direstrukturisasi. Ini untuk menyelamatkan mereka agar saat recovery mereka tidak kena impact karena utangnya menumpuk di depan. Jadi kita bantu untuk recovery," tegasnya.

Kemudian pemerintah akan menyiapkan program untuk membantu memberikan tambahan kredit pada para nasabah, terutama UMKM. Disisi lain, dengan perilaku nasabah yang mulai memanfaatkan online maka ada kemungkinan untuk pelayanan kredit tidak akan perlu banyak orang di cabang hanya 20% yang melayani di cabang. 

Royke menjelaskan dengan menyalurkan kredit besar ke UMKM maka akan menumbuhkan ekonomi dan bisnis baru tak pelak turut menyerap tenaga kerja.

"Saya juga berbicara dengan serikat pekerja di Mandiri, mau tidak mau kedepan cabang kita akan berkurang karena tuntutan akan transaksi digital akan tinggi sehingga cost kita juga akan lebih rendah. Tapi efeknya ke ekonomi kalau bank bisa cepet penyalurannya sampai ke banyak tempat dan banyak nasabah baru itu," tukasnya.[]

Editor: Prabawati Sriningrum

berita terkait

Image

News

Calon Jemaah Salat Idul Adha di Masjid Ini Wajib Daftar Online, Maaf Jika Tak Terdaftar

Image

News

Kisah Para Dokter Sekaligus Influencer di Tengah Pandemi COVID-19

Image

News

Ma'ruf Amin Apresiasi Insan Pertelevisian Tetap Sajikan Konten Berkualitas di Tengah Pandemi

Image

News

Pemerintah Ngaku Salah Pakai Istilah New Normal Dipuji, Membaca Lagi Peta Sebarannya

Image

Ekonomi

Gak Sabar Ingin Liburan? Nih 5 Rekomendasi Tempat Wisata di Jakarta Saat New Normal!

Image

News

Wabah Corona

Mulai Besok, Apel Pagi Akan Kembali Dilakukan di Lingkungan Pemkab Bekasi

Image

Iptek

Wabah Corona

Beri Layanan Kesehatan COVID-19 ke Daerah Terpencil, Alibaba Cloud Umumkan Kemitraan

Image

Gaya Hidup

Wabah Corona

Protokol Kesehatan Terus Dijalakan, Dokter Reisa Sebut Udara Lebih Biru dan Segar

Image

News

FOTO Silaturahmi IKANAS STAN Mengajak Anggota Bersepeda Bersama

komentar

Image

0 komentar

terkini

Image
Ekonomi

Gak Sabar Ingin Liburan? Nih 5 Rekomendasi Tempat Wisata di Jakarta Saat New Normal!

fase new normal diharapkan bisa menggulirkan roda perekonomian lagi.

Image
Ekonomi

Mau Tambah Penghasilan? Cobain Nih 7 Ide Pekerjaan yang Bisa Dilakukan di Rumah

Berikut 7 ide pekerjaan yang bisa dicpba bagi kamu yang ingin menambah penghasilan dari rumah.

Image
Ekonomi

Email Perintahkan Karyawan Hapus TikTok Bocor, Amazon: itu Kesalahan!

Amazon klarifikasi isu karyawan diminta hapus TikTok dari smartphobenya adalah kesalahan.

Image
Ekonomi

Implementasi Kartu Prakerja Lewat Digitalisasi Mampu Kurangi Korupsi

Pelaksanaan program Kartu Prakerja melalui digitalisasi bisa meminimalisasi praktik korupsi dalam implementasi kebijakan.

Image
Ekonomi

Mau Mulai Gowes? Ini 3 Rekomendasi Sepeda Lipat Murah Meriah Mulai 1 Jutaan

Intip nih rekomendasi sepeda lipat harga mulai 1 jutaan dan dibawah 3 jutaan yang cocok menunjang hidup sehatmu dimasa pandemi.

Image
Ekonomi

5 Fakta Menarik Bangunan Hagia Sophia yang Kembali Jadi Masjid

Seperti diketahui Mahkamah Agung Turki memutuskan untuk mengembalikan status museum Hagia Sophia sebagai masjid.

Image
Ekonomi

Perkuat Aplikasi Pangan, BGR Logistics Gandeng HARA Technology

BGR Logistics menggandeng HARA Technology guna memperkuat aplikasi pangan saat pandemi COVID-19.

Image
Ekonomi

Kamu Milenial dan Sering Kehabisan Uang? Hati-hati dengan 3 Hal Ini Ya!

Berikut 3 penyebab milenial seringkali kehabisan uang serta cara mengatasi agar hal itu tidak terjadi lagi.

Image
Ekonomi

Bermental Baja Walau Jadi Korban Bullying, Begini Perjalanan Karier Kekeyi

Sempat kehilangan akun instagram, begini lika-liku perjalanan karier Rahmawati Kekeyi Putri Cantikka.

Image
Ekonomi
Wabah Corona

Bantu PMI di Masa Pandemi, PP AMPG Gelar Donor Darah

Target dari kegiatan hasil kerja sama PP AMPG, The Allwyn dan PMI DKI Jakarta tersebut adalah mengumpulkan darah dari 1.000 pendonor.

terpopuler

  1. Wacana Bangun Museum Nabi, Trubus: Hanya Rayuan Gombal Anies Supaya Masyarakat Setuju Reklamasi

  2. Pembobol Data Denny Siregar Ditangkap, Zara: Kaya Gini Cepat, Giliran Harun Masiku Lemot

  3. Anies Baswedan: Reklamasi Era Ahok Langgar Amdal dan Bikin Jakarta Banjir

  4. 4 Ilustrasi Adu Kekar Pesepakbola Dunia, Lucu Nih Pamer Otot Gede

  5. Bak Pasangan Muda, 6 Momen Kebersamaan Menag Fachrul Razi dan Istri

  6. Membahayakan Pasien, Apoteker Indonesia Gugat Permenkes Nomor 3 Tahun 2020 ke MA

  7. Anies Akui Penimbunan Laut di Ancol Disebut Reklamasi, Tapi Beda dengan Reklamasi 17 Pulau Era Ahok

  8. 5 Vila Ala Ubud Bali di Jogja, Wajib Masuk List Wisatamu setelah Pandemi Berakhir

  9. 4 Rekomendasi Film Terbaik di Netflix untuk Temani Akhir Pekan

  10. Sindir Pedas Telkomsel, Denny Siregar: Jangan Lepas Tangan dari Masalah Besar!

fokus

Lebaran di Tengah Pandemi
Pulih dengan Terapi Musik
Wabah Corona

kolom

Image
Achsanul Qosasi

Sense of Crisis

Image
Egy Massadiah

Petuah Bangkit dari 'Sunrise of Java'

Image
Dr. Tantan Hermansah

Memaknai Demam Sepeda di Musim Pandemi

Image
UJANG KOMARUDIN

Melestarikan Pancasila

Wawancara

Image
Ekonomi

Eksklusif Restrukturisasi, Babak Baru Pertamina Melangkah ke Kancah Dunia

Image
News

DPR RI

Interview Ketua Komisi X Soal Kisruh PPDB: Kemendikbud dan Dinas Pendidikan Provinsi Kurang Sosialisasi

Image
Olahraga

Shin Tae-Yong

Ini Petikan Lengkap Wawancara Shin Tae-Yong yang Dipersoalkan PSSI

Sosok

Image
Ekonomi

Bermental Baja Walau Jadi Korban Bullying, Begini Perjalanan Karier Kekeyi

Image
News

Bak Pasangan Muda, 6 Momen Kebersamaan Menag Fachrul Razi dan Istri

Image
News

Penampilan Terbarunya Bikin Pangling, Ini 5 Potret Transformasi Menlu Retno Marsudi