image
Login / Sign Up

Kemenkeu Belum Kantongi Data Tenaga Medis di Daerah untuk Pencairan Insentif

Siti Nurfaizah

Wabah Corona

Image

Petugas medis mengenakan alat pelindung diri (APD) di Puskesmas Cipondoh, Kota Tangerang, Banten, Sabtu (11/4/2020). Unit Pelaksana Teknis (UPT) Puskesmas Cipondoh ketika merabaknya wabah pandemi Covid-19, mewajibkan seluruh tenaga medisnya menggunakan alat pelindung diri (APD) seperti baju hazmat, masker dan face shield yang sudah berjalan sekitar dua minggu. Menurut Kepala Sub Bagian Tata Usaha (Kasubag TU) Puskesmas Cipondoh, Melya Yuliastiny, layanan saat ini pun dibagi dua, untuk pasien yang ingin berobat seperti diabetes dan gatal-gatal berada di ruangan khusus non infeksi, sedangkan pasien seperti demam, pilek dan batuk berada di ruangan khusus infeksi. | AKURAT.CO/Abdul Aziz Prastowo

AKURAT.CO Direktorat Jenderal Perimbangan Keuangan (DJPK) Kementerian Keuangan (Kemenkeu) menyebutkan hingga saat ini belum mengantongi data Tenaga Medis daerah dalam penanganan COVID-19, yang diperlukan untuk pencairan Insentif.

“Saat ini memang belum ada pencairan sedikit pun karena sampai saat ini pemerintah masih menunggu data yang masuk dari daerah,” kata Direktur Dana Transfer Khusus DJPK Kementerian Keuangan Putut Satyaka dalam webinar di Jakarta, Jumat (29/5/2020).

Menurut dia, data tersebut dibutuhkan agar pencairan Insentif diterima oleh Tenaga Medis yang bertugas termasuk waktu mereka bertugas.

baca juga:

Dilansir dari Antara, Putut menambahkan Tenaga Medis yang mendapatkan Insentif itu adalah mereka yang terlibat langsung atau sebagai pendukung penanganan COVID-19, disesuaikan dengan golongan, keahlian dan zonasi.

Kementerian Keuangan, lanjut dia, menambah alokasi bantuan operasional kesehatan (BOK) sebesar Rp3,77 triliun sehingga total menjadi Rp13,40 triliun yang dianggarkan khusus untuk Insentif Tenaga Medis dalam menangani pandemi virus corona.

Meski belum mengantongi data Tenaga Medis yang terlibat dalam penanganan COVID-19, Putut menambahkan sudah ada beberapa data masuk di Kementerian Kesehatan dan sedang dilakukan verifikasi.

“Sehingga jika verifikasi sudah selesai, tentunya akan segera bisa kami salurkan kepada pemda,” katanya.

Anggaran untuk kesehatan (BOK) menjadi salah satu pos dalam Dana Alokasi Khusus (DAK) Non Fisik yang tidak dipangkas pemerintah dari seluruh alokasi Transfer ke Daerah dan Dana Desa (TKDD).

Sebelumnya, Kementerian Keuangan memangkas total Rp94,2 triliun dana dalam TKDD yang digunakan untuk penanganan COVID-19, dari awalnya Rp856,94 triliun pada APBN 2020 menjadi Rp762,72 triliun sesuai Perpres 54 tahun 2020 tentang Perubahan Postur APBN 2020. []

Editor: Dhera Arizona Pratiwi

Sumber: Antara

berita terkait

Image

News

Sandi Dorong Pengembangan Desa Wisata di Daerah

Image

News

Bak Mandi hingga Toilet Berlapis Emas, Hotel Vietnam ini Tawarkan 'Kamar Sultan' Seharga Rp3 Jutaan

Image

Ekonomi

Pemerintah Diminta Percepat Keluarkan Protokol COVID-19 di Sektor Industri

Image

Ekonomi

Rupiah Melemah Sepekan Terakhir, BI Ungkap Faktor Penyebabnya

Image

News

Tak Takut Kalah 'Lomba', Ilmuwan Inggris Ini Fokus Kembangkan Vaksin Corona Murah

Image

Gaya Hidup

Wabah Corona

Jubir COVID-19: Masyarakat Bisa Kembali Beraktivitas Untuk Hal yang Produktif

Image

Gaya Hidup

Wabah Corona

Ajarkan Si Kecil Laksanakan Protokol Kesehatan Melalui Gerakan Tangan ABC

Image

Ekonomi

IHSG Terus Menguat Berkat Membaiknya Perekonomian Global

Image

Ekonomi

Kasus COVID-19 Makin Merajalela, Rupiah Makin Lemas

komentar

Image

0 komentar

terkini

Image
Ekonomi
DPR RI

DPR Ingin Layanan Internet Lebih Terjangkau Bagi Semua Kalangan

Pada masa wabah seperti saat ini, banyak aktivitas mulai dari pekerjaan hingga kegiatan belajar, banyak yang harus dilakukan secara daring.

Image
Ekonomi

Belanja di Warung Tetangga Diyakini Mampu Buat Toko Tradisional Bersaing dengan Ritel Modern

Pada 2020 ini ditargetkan akan ada 15.000 warung tradisional yang terlibat dalam Program Belanja di Warung Tetangga.

Image
Ekonomi

Gara-gara Hal Ini, BPKN Yakin Jiwasraya Bayar Kewajiban ke Nasabah

Jiwasraya diketahui telah menyelesaikan pembayaran kepada nasabah dengan nilai Rp480 miliar.

Image
Ekonomi

Kena Denda KPPU, Pengamat: Semoga Grab Mau Bayar!

Grab pada akhirnya dikenakan biaya denda sebesar Rp7,5 miliar atas pelanggaran pasal 14.

Image
Ekonomi

Pemerintah Diminta Percepat Keluarkan Protokol COVID-19 di Sektor Industri

Indef meminta pemerintah untuk lebih memperketat dan mengawasi protokol COVID-19 untuk industri.

Image
Ekonomi

Rupiah Melemah Sepekan Terakhir, BI Ungkap Faktor Penyebabnya

Deputi Gubernur Bank Indonesia (BI) Dody Budi Waluyo mengatakan pelemahan rupiah sepekan ini disebabkan oleh faktor domestik.

Image
Ekonomi

BI Yakin Ekonomi RI Tahun Ini Tak Akan Jeblos ke Jurang Resesi

Deputi Gubernur BI Dody Budi Waluyo meyakini ekonomi Indonesia pada tahun ini masih jauh dari resesi.

Image
Ekonomi

Tak Hanya Bela Karyawan Gojek, KSPI Juga Soroti Mitra Grab hingga TransJakarta

Presiden KSPI Said Iqbal menegaskan pihaknya tidak hanya membela 430 karyawan Gojek yang di-PHK.

Image
Ekonomi

IHSG Terus Menguat Berkat Membaiknya Perekonomian Global

IHSG ditutup menguat 7,01 poin atau 0,14 persen ke posisi 4.973,79.

Image
Ekonomi

Kasus COVID-19 Makin Merajalela, Rupiah Makin Lemas

Rupiah Jumat sore (3/7/2020) ditutup melemah 145 poin atau 1,01 persen menjadi Rp14.523 per dolar AS dari sebelumnya Rp14.378 per dolar AS.

terpopuler

  1. Grab Kena Denda Rp30 Miliar, Hotman Paris: Merusak Iklim Investasi Indonesia

  2. Kalina Octarani Cerita Pengalaman Pahit Menikah dengan Deddy Corbuzier

  3. Pertama Kalinya dalam 60 Tahun, Sony Berubah Nama Menjadi Sony Group

  4. Saham Pizza Hut Ambruk Karena Bangkrut di AS, Sarimelati Kencana Pasrah?

  5. Tunggui Ibunya di ICU Rumah Sakit, Seorang Warga Sleman Malah Positif COVID-19

  6. Novel Baswedan: Lebih Baik Melepas 1.000 Orang Bersalah daripada Menghukum 1 Orang Tidak Bersalah

  7. Anies Perpanjang PSBB Transisi, Ferdinand: Ini Cuma di Atas Kertas, Fakta di Lapangan Berbeda

  8. Sindir Muhammad Nasir Usir Dirut PT Inalum, Dedek Prayudi: Contoh Marah-marah tanpa Isi

  9. Amien Rais Sebut Kemungkinan Jokowi Bermain 'Sandiwara Politik', Ruhut: di Matanya Pemerintah Tidak Pernah Ada Baiknya

  10. Selain Intip Payudara Pengunjung, Pegawai yang Mainkan Zoom CCTV Ternyata Naksir dengan Kasir Starbucks

fokus

Lebaran di Tengah Pandemi
Pulih dengan Terapi Musik
Wabah Corona

kolom

Image
Muhtar S. Syihabuddin

Kami Cinta Polisi Sekaligus NKRI

Image
UJANG KOMARUDIN

Marah-marah dan Ancaman Reshuffle

Image
Riyanda Barmawi

Lobster Edhy Dalam Bayang-Bayang Susi

Image
Zainul A Sukrin

Polemik RUU HIP, Antara Oligarki dan Populisme Politik Islam?

Wawancara

Image
News

DPR RI

Interview Ketua Komisi X Soal Kisruh PPDB: Kemendikbud dan Dinas Pendidikan Provinsi Kurang Sosialisasi

Image
Olahraga

Shin Tae-Yong

Ini Petikan Lengkap Wawancara Shin Tae-Yong yang Dipersoalkan PSSI

Image
News

Interview Mardani Ali Sera: Tidak Urgen, Stop dan Batalkan RUU HIP!

Sosok

Image
News

Jadi Pengusaha Daging, 6 Potret Terbaru Mantan Istri BTP Veronica Tan

Image
News

Lewat YouTube Daniel Mananta, BTP Ungkap Usahanya Pertahankan Rumah Tangga dengan Veronica Tan

Image
News

6 Potret Lawas Kenangan Presiden Soeharto Bersama Keluarga