image
Login / Sign Up

5 Tips Jualan Online dari 'Zero to Hero'

Andi Syafriadi

Image

Ilustrasi - Gadget | AKURAT.CO/Ryan

AKURAT.CO bisnis online kian menjamur. Dalam urusan jual beli misalnya, banyak pedagang yang mengalihkan aktivitasnya ke online. Kamu pasti udah sering dengar kan, banyak pebisnis online yang meraup untung menggiurkan tanpa perlu membuka lapak fisik.

Pasti enggak sedikit dari kamu yang tertarik buat ikutan terjun bisnis online. Namun, kamu masih bertanya-tanya: “gimana ya cara memulai bisnis online dari nol?”

Nah biar merasakan untung dari bisnis online, cara-cara memulainya perlu kamu perhatikan. Sebab cara-cara tersebut nantinya bakal pengaruhi bisnis onlinemu ke depan sukses atau malah berhenti di tengah jalan.

baca juga:

Buat lebih jelasnya, simak nih cara memulai bisnis online dari nol.

1. Harus paham apa yang mau dijual

Kalau enggak paham dengan barang yang mau kamu jual, ngapain juga kamu jalankan bisnis online? Paham enggaknya kamu menentukan lho gimana hasil bisnis onlinemu nanti. Penting tahu ini, sebab ini menjadi cara memulai bisnis online dari nol.

Hal pertama yang mesti kamu pahami adalah barang atau produk yang bakal kamu jual. Bahkan, kamu wajib tahu sedetail-detailnya. Pemahamanmu ini membantu kamu buat mengetahui kualitas produk yang dijual. Kamu juga tahu berapa harga beli dan harga jual yang pantas.

Kedua, kamu juga harus memahami selera pasar. Apa yang lagi orang-orang suka saat ini? Model seperti apa yang mereka pengin punya? Kalau hal-hal itu bisa kamu pahami, dijamin barang-barang yang kamu jual mendatangkan banyak pembeli.

Ketiga, pastikan produk yang kamu pasarkan nanti, banyak yang cari di Google. Cara gratis untuk mengetahui banyak-tidaknya orang yang mencari produkmu, kamu bisa gunakan Google Keyword Planner. Dari situ kamu bisa lihat berapa volume pencarian dari produk yang bakal kamu jual.

Kalau volume pencarian dari barang yang hendak kamu jual terlampau tinggi, maka makin tinggi juga persaingan dalam menjual barang itu. Pertimbangkan untuk mencari varian unik dari barang tersebut, yang masih jarang dijual orang lain, tapi disukai.

2. Riset kompetitor

Kamu harus tahu betul kompetitormu. Caranya, kamu bisa mulai dari riset gimana mereka jual produk mereka secara online. Buka-buka aja di platform online marketplace, seperti Tokopedia, Bukalapak, Blibli, Lazada, hingga Shopee.

Cari tahu apa yang mereka tawarkan sehingga banyak yang mau beli. Rating dan review emang kasih pengaruh cukup kuat. Namun, hal tersebut gak selamanya berlaku. Enggak sedikit juga diantara pembeli yang kecewa lalu kasih rating dan review jelek.

Dari sini kamu bisa belajar buat menawarkan keunggulan bisnismu yang menjadi kelemahan di kompetitor. Misalnya aja soal pembeli yang paling enggak suka respons yang lama atau pengemasan yang asal-asalan.

Nah, kekurangan kompetitor tersebut bisa kamu manfaatkan buat memaksimalkan penjualan bisnis online-mu. Misalnya nih, kalau ada pertanyaan yang mampir, kamu kudu jawab dengan cepat. Terus pengemasan barang, kalau memungkinkan, tambah bubble wrap agar pembeli happy.

Harga juga menentukan banget. Namun, menjual barang lebih murah dari lapak lain enggak selamanya bakal mendatangkan banyak pembeli. Masih ada kok dan banyak malah yang mementingkan kualitas ketimbang murahnya harga. Intinya, kamu masih menjual dengan harga yang terbilang kompetitif.

3. Cari supplier

Boleh-boleh aja kamu cari supplier di pusat grosir. Namun, kamu bakal sulit buat ambil untung dari produk yang kamu jual.

Terus cari supplier dimana dong? Jangan menutup kemungkinan buat cari supplier sampai ke luar negeri. Atau dengan mendatangi sentra pengrajin di daerah-daerah. Buktinya, Brodo, brand sepatu cowok bisa sukses dengan memberdayakan pengrajin sepatu Cibaduyut.

Seandainya kamu pengin kerjasama dengan supplier di luar negeri sana, kamu bisa mencarinya lewat Alibaba. Disana banyak sekali barang beserta suppliernya yang bisa diandalkan.

Lebih enak lagi nih kalau kamu bisa menjajaki kerjasama sebagai dropshipper dan reseller. Di Indonesia ada Supplier, Dusdusan, dan Bandros yang menawarkan kerjasama buat kamu yang pengin jadi dropshipper ataupun reseller.

4. Bikin brand yang buat orang percaya

Banyak yang memulai bisnis online dengan cara yang bisa dibilang asal-asalan. Mulai dari pemberian nama brand bisnisnya sendiri hingga logo yang dibikinnya. Padahal nih, kepercayaan orang-orang buat membeli terbangun dari citra bisnis itu sendiri.

Lihat aja brand-brand yang terkenal semisal Pepsi atau Nike. Nama dan logo brand mereka begitu melekat di pikiran orang-orang. Ditambah dengan kualitas yang mereka tawarkan, bikin orang-orang yakin kalau produk mereka itu bagus.

5. Promosi gratis hingga berbayar

Bukan rahasia lagi bahwa promosi lewat medsos bisa dilakukan secara berbayar, namun bisa pula gratis. Tapi, walau sama-sama membantu meningkatkan volume penjualan, antara gratis dan berbayar jelas lebih efektif yang berbayar karena lebih tertarget.

Saat ini media sosial semisal Facebook dan Instagram menawarkan ads atau iklan berbayar buat yang pengin produknya makin dikenal. Dikutip dari Facebook, biaya beriklan di medsos tersebut dimulai dari US$5 hingga US$50 ribu per minggu.

Itu berarti kamu sediakan dana mulai dari Rp72 ribuan hingga Rp720 jutaan per minggu. Mahal sih emang. Namun, lewat gratisan pun enggak menutup peluang buat dapat untung banyak kok. Asal dari awal kamu udah gencar promosikan brandmu dengan baik.

Itu tadi lima cara memulai bisnis online dari nol. Mudah-mudahan aja dengan menerapkan cara-cara di atas, kamu bisa memperoleh banyak untung. Selamat mencoba![]

Editor: Prabawati Sriningrum

berita terkait

Image

Ekonomi

Mau Minjam Uang? Pelajari Nih Waktu yang Tepat Ajukan Pinjaman

Image

Ekonomi

Survei BI: Kegiatan Dunia Usaha Triwulan II-2020 Anjlok

Image

Ekonomi

Sssttt! 5 Rahasia Sukses Berbisnis Ala Orang Cina

Image

Ekonomi

5 Hal Penting Agar Banjir Cuan Jadi YouTuber

Image

Ekonomi

Jangan Ragu Berbisnis Online, Simak Nih Tipsnya Biar Sukses!

Image

Ekonomi

Mau Tambah Penghasilan? Cobain Nih 7 Ide Pekerjaan yang Bisa Dilakukan di Rumah

Image

News

Wabah Corona

Perangi Corona, Panglima TNI: Kita Harus Laksanakan Strategi Intervensi Berbasis Lokal

Image

Ekonomi

Mamah Muda Merapat! Cobain Nih 5 Ide Bisnis Cuma Modal Kurang dari Rp1 Juta

Image

Iptek

Grab Diminta Segera Bayar Denda Rp29,5 Miliar Sesuai Keputusan KPPU

komentar

Image

0 komentar

terkini

Image
Ekonomi

Jawaban Dato Sri Tahir Soal Utang Benny Tjokro ke Bank Mayapada

Dato Sri Tahir angkat suara terkait isu yang bergulir adanya pinjaman dari Bank Mayapada kepada Benny Tjokrosaputro.

Image
Ekonomi

Perhatian! Begini Sanksi Bagi Penerima Kartu Prakerja yang Nakal

Selain kepada Pencari Kerja program ini juga diberikan kepada pekerja/buruh yang terkena PHK.

Image
Ekonomi

Petugas KRL Jujur, Erick Harap Jadi Inspirasi Pejabat BUMN

Setidaknya ada ratusan barang dalam sebulan yang dilaporkan petugas melalui layanan lost and found.

Image
Ekonomi

Presiden Jokowi Optimis Defisit Anggaran Gegara COVID-19 Menyusut di 2023

Pendapatan negara direvisi turun Rp60,93 triliun dari Rp1.760,88 triliun.

Image
Ekonomi

Konsolidasi Nasional Menjaga Ketahanan Pangan Nasional

Hasil akhir diharapkan Mentan dapat melahirkan target komoditas strategis nasional.

Image
Ekonomi

Terungkap! Segini Tarif Kencan Artis Diduga Hana Hanifah, yang Masih Makan Mie Pakai Nasi Minggir Dulu

Artis selebgram yang juga artis Film Televisi (FTV) berinisial H memiliki tarif puluhan juta rupiah.

Image
Ekonomi

Pecahkan Rekor Penerbitan SBN, ORI017 Terjual Rp18,33 Triliun

Deni Ridwan mencatat realisasi volume pemesanan Obligasi Negara Ritel (ORI) seri 017 mencapai Rp18,33 triliun.

Image
Ekonomi

Wamendag Pastikan Negosiasi 12 Perjanjian Dagang Tak Tertunda Gegara COVID-19

Wamendag Jerry Sambuaga memastikan tidak ada negosiasi perjanjian perdagangan yang tertunda akibat pandemi COVID-19.

Image
Ekonomi

OJK Ungkap Ada Fintech Ilegal Berkedok Koperasi Simpan Pinjam

OJK memastikan tawaran pinjaman dari pihak yang mengakui koperasi simpan pinjam (KSP) adalah pinjaman yang ilegal.

Image
Ekonomi

International Funding BNI Capai Rp 62 Triliun

Pendanaan untuk bisnis internasional yang dapat dihimpun BNI sampai dengan akhir Semester I 2020 mencapai Rp 62 triliun.

terpopuler

  1. Diduga Artis HH yang Terlibat Prostitusi, Ini Unggahan Terakhir Hana Hanifah

  2. Susunan Klasemen Liga Primer Inggris Setelah Kekalahan yang Diterima Leicester dan Arsenal

  3. Tatap Sedih Jenazah Ayahanda, Ivan Gunawan: Dad, We Love You

  4. 7 Potret Cantik Hana Hanifah, Sosok yang Sedang Jadi Perbincangan Warganet

  5. Natalius Pigai: Hagia Sophia dari Gereja ke Masjid, Itu Dirampas!

  6. Anies Ditantang Alihkan Anggaran Ormas Rp2,8 Triliun untuk Penanganan Covid-19

  7. Kasus Corona Jakarta Meroket, Anggota DPRD DKI: Anies Terlalu Banyak Cengengesan

  8. Bela Anies Baswedan, Musni Umar Jabarkan Manfaat Reklamasi Ancol

  9. Keuangan Makmur! 6 Zodiak Ini Lagi Mujur Banget di Bulan Juli 2020

  10. Heboh Penangkapan Artis HH, Kriss Hatta Unggah Foto Mesra Bersama Hana Hanifah

fokus

Lebaran di Tengah Pandemi
Pulih dengan Terapi Musik
Wabah Corona

kolom

Image
Afriadi, S.Fil.I., M.IKom

Asmara, Maut dan Kehendak

Image
Dr. Tantan Hermansah

Kemiskinan di Indonesia dan Peran PTAI

Image
Achsanul Qosasi

Sense of Crisis

Image
Egy Massadiah

Petuah Bangkit dari 'Sunrise of Java'

Wawancara

Image
Ekonomi

Eksklusif Restrukturisasi, Babak Baru Pertamina Melangkah ke Kancah Dunia

Image
News

DPR RI

Interview Ketua Komisi X Soal Kisruh PPDB: Kemendikbud dan Dinas Pendidikan Provinsi Kurang Sosialisasi

Image
Olahraga

Shin Tae-Yong

Ini Petikan Lengkap Wawancara Shin Tae-Yong yang Dipersoalkan PSSI

Sosok

Image
News

Ketua DPRD hingga Jadi Pengasuh Pondok Pesantren, 4 Fakta Penting Gus Kamil

Image
News

Gagah! 5 Momen Menhan Prabowo Jajal Rantis Bernama 'Maung'

Image
Ekonomi

Bermental Baja Walau Jadi Korban Bullying, Begini Perjalanan Karier Kekeyi