image
Login / Sign Up

OJK Keluarkan Paket Kebijakan Lanjutan Stimulus Covid-19

Dian Rosmala

Image

Gedung OJK | KATADATA/ Donang Wahyu

AKURAT.CO, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) kembali mengeluarkan kebijakan lanjutan dengan merelaksasi ketentuan di sektor perbankan untuk lebih memberikan ruang likuditas dan permodalan perbankan sehingga stabilitas sektor keuangan tetap terjaga di tengah pelemahan ekonomi sebagai dampak pandemi Covid–19.

Kebijakan stimulus lanjutan ini dikeluarkan setelah OJK mencermati dampak pandemi Covid-19 yang cenderung menurunkan aktivitas perekonomian sehingga berefek kepada sektor keuangan melalui transmisi pelemahan sektor riil.

OJK sangat berharap penanganan Covid–19 dapat segera mewujudkan aktivitas “the new normal” dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan, sehingga OJK dapat mengukur dan memitigasi risiko likuiditas dan kecukupan permodalan industri jasa keuangan. Untuk itu, dalam pertemuan virtual dengan Industri Jasa Keuangan, pada Rabu (27/5), Ketua Dewan Komisioner OJK mengajak segenap unsur lembaga jasa keuangan, pemangku kepentingan dan regulator bersinergi mengantisipasi serta menjaga sentimen positif.

baca juga:

Dalam kesempatan itu, disampaikan paket kebijakan stimulus lanjutan di sektor perbankan yang terdiri dari:

Kebijakan Relaksasi Untuk Bank Umum Konvensional Dan Bank Umum Syariah:

A. Pelaporan/Perlakuan/Governance atas Kredit/Pembiayaan yang direstrukturisasi sesuai POJK No.11/POJK.03/2020 (POJK Stimulus Covid–19)

1. Kredit/pembiayaan yang direstrukturisasi sesuai POJK Stimulus Covid-19 dilaporkan dalam Sistem Layanan Informasi Keuangan (SLIK) dengan kolom Kode Sifat Kredit atau Pembiayaan diisi “1 = Kredit atau Pembiayaan yang Direstrukturisasi” dan kolom Keterangan diisi “Covid-19”.

2. Perlakuan Kredit/Pembiayaan Restrukturisasi sesuai POJK Stimulus dikecualikan dari perhitungan aset berkualitas rendah atau Loan at Risk (LAR) dalam penilaian tingkat kesehatan bank.

3. Governance Persetujuan Kredit/Pembiayaan Restrukturisasi sesuai POJK Stimulus Covid-19. Untuk mempercepat proses persetujuan kredit restrukturisasi yang mengacu pada POJK stimulus Covid-19 dan untuk menghindari penumpukan apabila mekanisme persetujuan harus dilakukan oleh pejabat yang lebih tinggi, maka perbankan dapat melakukan persetujuan restrukturisasi kredit dengan beberapa alternatif governance dengan tetap memperhatikan prinsip obyektivitas, independensi, menghindari benturan kepentingan, dan kewajaran.

B. Penyesuaian Implementasi Beberapa Ketentuan Perbankan Selama Periode Relaksasi

1. Kewajiban pemenuhan Capital Conservation Buffer dalam komponen modal sebesar 2,5% dari Aktiva Tertimbang Menurut Risiko (ATMR) bagi bank BUKU 3 dan BUKU 4 untuk sementara ditiadakan sampai dengan 31 Maret 2021.

2. Kewajiban pemenuhan Liquidity Coverage Ratio (LCR) dan Net Stable Funding Ratio (NSFR) bagi bank BUKU

3, BUKU 4, dan Bank Asing harus dipelihara serendah-rendahnya sebesar 85% sampai dengan 31 Maret 2021. Bank wajib menyusun rencana tindak untuk mengembalikan pemenuhan LCR dan NSFR menjadi 100% paling lambat 30 April 2021. 3. Penilaian Kualitas Agunan yang Diambil Alih (AYDA) berdasarkan jangka waktu kepemilikan dapat dihentikan sementara sampai dengan 31 Maret 2021. Setelah tenggat waktu tersebut, penilaian kualitas AYDA kembali mengacu pada ketentuan mengenai penilaian kualitas aset bank berdasarkan periode kepemilikan oleh bank sejak AYDA dieksekusi tanpa memperhitungkan periode relaksasi.

4. Kewajiban Penyediaan Dana Pendidikan oleh bank untuk tahun 2020 dapat kurang dari 5% anggaran biaya sumber daya manusia.

C. Penundaan Implementasi Basel III Reforms

Sejalan dengan Press Release yang diterbitkan oleh Basel Committee on Banking Supervision (BCBS) pada tanggal 27 Maret 2020, implementasi standar Basel III Reforms di Indonesia yang antara lain mencakup perhitungan aset tertimbang menurut risiko (ATMR) untuk risiko operasional, perhitungan ATMR untuk risiko kredit, perhitungan ATMR untuk risiko pasar dan credit valuation adjustment (CVA) ditunda menjadi 1 Januari 2023.

Dengan demikian, dalam perhitungan Ketentuan Penyediaan Modal Minimum (KPMM) sampai dengan periode data Desember 2022, bank masih mengacu pada ketentuan mengenai ATMR yang saat ini berlaku.

Kebijakan Relaksasi Untuk Bank Perkreditan Rakyat dan Bank Pembiayaan Rakyat Syariah

1. BPR dan BPRS dapat membentuk Penyisihan Penghapusan Aktiva Produktif (PPAP) umum kurang dari 0,5% (nol koma lima persen)) atau tidak membentuk PPAP umum untuk aset produktif dengan kualitas lancar berupa penempatan pada bank lain dan kredit atau pembiayaan dengan kualitas Lancar untuk laporan bulanan sejak posisi April 2020.

2. Penyediaan dana dalam bentuk Penempatan Dana antarbank (PDAB) untuk penanggulangan permasalahan likuiditas pada BPR dan BPRS dikecualikan dari ketentuan BMPK atau BMPD, maksimal 30% (tiga puluh persen) dari modal BPR dan BPRS, untuk seluruh pihak terkait dan tidak terkait. Berlaku sampai dengan 31 Maret 2021.

3. Perhitungan AYDA berdasarkan jangka waktu kepemilikan dapat dihentikan sementara sampai dengan 31 Maret 2021. Selanjutnya BPR/BPRS dapat menggunakan persentase nilai AYDA posisi 31 Maret 2020 sebagai faktor pengurang modal inti dan diharapkan dapat membantu bank memperkuat permodalan yang disebabkan kerugian sebagai Dampak Covid-19. Berlaku sampai dengan 31 Maret 2021.

4. BPR dan BPRS dapat menyediakan dana pendidikan, pelatihan dan pengembangan SDM tahun 2020 kurang dari 5 persen dari realisasi biaya SDM tahun sebelumnya.

Ketentuan lebih lanjut mengenai kebijakan di atas akan dikeluarkan dalam bentuk POJK dan Surat Edaran OJK kepada perbankan.

Sebelumnya, OJK sudah menerbitkan kebijakan restrukturisasi kredit untuk perbankan dan restrukturisasi pinjaman di perusahaan pembiayaan. Sampai posisi 18 Mei 2020, 95 bank telah mengimplementasikan restrukturisasi kredit pada 4,9 juta debitur dengan nilai outstanding Rp458,8 triliun. Sementara untuk perusahaan pembiayaan posisi 26 Mei 2020, dari 183 perusahaan pembiayaan sudah melakukan restrukturisasi sebanyak 2,1 juta kontrak dengan jumlah outstanding Rp66,78 triliun.

Editor: Dian Rosmala

Sumber: Humas OJK

berita terkait

Image

Ekonomi

OJK Siapkan Kebijakan Relaksasi Lanjutan Pemulihan Ekonomi Nasional

Image

Ekonomi

Tak Terpengaruh Corona, Penyaluran Pinjaman Fintech Masih Tumbuh Subur

Image

Ekonomi

Komisi XI Tak Ragu 'Kocok Ulang' Pimpinan OJK dan BI Jika Belum Perbaiki Kinerja

Image

Ekonomi

DPR Buka Opsi 'Reshuffle' Pimpinan BI dan OJK, Ada Apa?

Image

Ekonomi

DPR RI

Tak Hanya Ekspor, DPR Ingin KKP Kedepankan Budidaya Benih Lobster

Image

Ekonomi

Wakil Ketua MPR: Pemerintah Harusnya Benahi dan Reformasi Tubuh OJK, Bukan Dialihkan ke BI!

Image

Ekonomi

Isu OJK Dilebur Kembali ke BI, Komisi XI: Pemerintah Belum Pernah Bicarakan Usulan Ini

Image

Ekonomi

Ramai Hoax Soal Kondisi Perbankan, BTN Jamin Likuiditasnya Aman

Image

Ekonomi

OJK: New Normal, Jumlah Restrukturisasi Kredit Perbankan Melandai

komentar

Image

0 komentar

terkini

Image
Ekonomi

Menkop Teten Harap Subsidi Bunga UMKM dan Penjaminan Modal Kerja Jadi Solusi UMKM

Subsidi Bunga KUR, total yang sudah tersalurkan sebesar Rp 12,96 miliar.

Image
Ekonomi

Realisasi Penjaminan Kredit Modal Kerja UMKM Ditargetkan Capai Rp80 Triliun

Menkeu menargetkan penjaminan kredit modal kerja UMKM dapat mencapai sekitar Rp65 triliun sampai Rp80 triliun untuk 2020.

Image
Ekonomi

Total Capai Rp7 M! Ini 4 Sumber Kekayaan Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo

Edhy Prabowo diketahui memiliki 10 aset properti, yang paling besar totalnya berada di Kabupaten Muara Enim, Sumatra Selatan.

Image
Ekonomi

Askrindo dan Jamkrindo Terima Suntikan Dana Rp6 Triliun dari Pemerintah

Pemerintah menyuntikkan dana Penyertaan Modal Negara (PMN) sebesar Rp6 triliun kepada dua BUMN penjamin kredit modal kerja UMKM.

Image
Ekonomi

Mulai 1 Agustus 2020, 6 Perusahaan Digital Ini Wajib Pungut PPN dari Konsumennya

Enam pelaku usaha yang telah menerima surat keterangan terdaftar dan nomor identitas perpajakan sebagai pemungut PPN.

Image
Ekonomi

Hore! Harga BBM Pertalite Turun 1.200 Perak Jadi Rp6.450

PT Pertamina menurunkan harga BBM jenis Pertalite dari Rp7.650 per liter menjadi Rp6.450 per liter.

Image
Ekonomi

Lonjakan Kasus COVID-19 di AS Buat IHSG Terkoreksi

IHSG ditutup melemah 1,78 poin atau 0,04 persen ke posisi 4.970,8.

Image
Ekonomi

Viral Video 2 Merek Air Mineral Ternama Mengandung Besi, Ini Kata BPOM

Video dengan durasi 2 menit 20 detik tersebut sempat viral dan tersebar luas di Twitter.

Image
Ekonomi

TelkomGroup Resmi Buka Blokir, Ini Kata Netflix

Tayangan hiburan Netflix mulai hari ini dapat diakses di jaringan TelkomGroup.

Image
Ekonomi

Membaiknya Data Ekonomi Jadi Obat Kuat Rupiah Saat Pandemi

Rupiah ditutup menguat 50 poin atau 0,35 persen menjadi Rp14.440 per dolar AS dari sebelumnya Rp14.490 per dolar AS.

terpopuler

  1. Miliki Body Goals, 6 Potret Kirana Larasati Saat Berolahraga yang Manis Abis!

  2. 5 Potret Bintang Hollywood Jalan-jalan Santai di Indonesia, Ada yang Nikmati Ayam Goreng Krispi Lokal

  3. 5 Tubuh Berotot Pesepakbola Ini Bikin Cewek Berdegup

  4. Media Australia Sebut Indonesia Bakal jadi Episentrum Corona di Asia

  5. Lama Tak Muncul, Badan Fit Sir Alex Ferguson di Usia 70-an Bikin Iri yang Muda

  6. Doakan Pegawai Lion Air yang Tak Diperpanjang Kontraknya, Tengku: Seng Sabar

  7. Singgung Kasus Penistaan Agama, Babe Haikal: Awal Mula Perpecahan Bangsa

  8. Diduga Sembunyikan Buronan, Kuasa Hukum Djoko Tjandra dan Ketua PN Jaksel Dilaporkan ke Bareskrim Polri

  9. Datanya Bocor, Denny Siregar: Akhirnya Kominfo Gerak, Kita Dorong Mereka Lebih Kuat

  10. Mau Tahu Kenapa Gempa 5,1 SR di Banten Tadi Terasa Sekali, Ternyata Efek Tanah Lunak di Jakarta

fokus

Lebaran di Tengah Pandemi
Pulih dengan Terapi Musik
Wabah Corona

kolom

Image
Achsanul Qosasi

Renasionalisasi BUMN

Image
Muhtar S. Syihabuddin

Kami Cinta Polisi Sekaligus NKRI

Image
UJANG KOMARUDIN

Marah-marah dan Ancaman Reshuffle

Image
Riyanda Barmawi

Lobster Edhy Dalam Bayang-Bayang Susi

Wawancara

Image
News

DPR RI

Interview Ketua Komisi X Soal Kisruh PPDB: Kemendikbud dan Dinas Pendidikan Provinsi Kurang Sosialisasi

Image
Olahraga

Shin Tae-Yong

Ini Petikan Lengkap Wawancara Shin Tae-Yong yang Dipersoalkan PSSI

Image
News

Interview Mardani Ali Sera: Tidak Urgen, Stop dan Batalkan RUU HIP!

Sosok

Image
Ekonomi

Total Capai Rp7 M! Ini 4 Sumber Kekayaan Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo

Image
News

Kenang Masa Awal Pernikahan, Ini 5 Foto Lawas Mesranya Arumi Bachsin dan Emil Dardak

Image
Gaya Hidup

Mengenal Herni Ekamawati, Pecinta Kopi yang Jadi Ratu EO