image
Login / Sign Up

Kiat Jitu Agar Bisnis Musiman Mampu Terus Hasilkan Cuan!

Andi Syafriadi

Image

Pembeli melihat pernak-pernik Imlek yang dijual di Kawasan Glodok, Jakarta, Senin (13/1/2020). Menjelang Tahun Baru Imlek penjualan pernak-pernik Imlek seperti lampion, angpao, gantungan kunci yang dijual Rp10 ribu - Rp500 ribu, mengalami peningkatan hingga 3 kali lipat. | AKURAT.CO/Dharma WIjayanto

AKURAT.CO Kamu tentu sering mendengar istilah bisnis musiman. Sesuai namanya, bisnis musiman adalah usaha yang cuma dijalankan pada periode tertentu saja. Biasanya sih menjelang hari-hari besar atau perayaan besar.

Meski peminat usaha musiman selalu banyak, namun usia bisnisnya biasanya pendek. Saat momen atau event tertentu selesai, maka tren bisnis tersebut ikutan kuncup.

Sebenarnya, bisnis musiman itu bisa banget dibuat berkelanjutan. Tentu dengan syarat, kamu harus bisa mengelola dan punya strategi yang pas.

baca juga:

Misalkan saja, kamu ingin mencari cuan dari bisnis musiman yang muncul karena momen-momen besar yang muncul tiap tahun, seperti Tahun Baru, Imlek, Ramadan, Lebaran, Natal, atau yang sebentar lagi akan datang yakni, Valentine. Kamu bisa berbisnis dengan menjual pernak-pernik untuk momen-momen itu.

Menjual pernak-pernik musiman itu saja enggak cukup. Butuh strategi yang mantap agar bisa bersaing. Dengan begitu cuan yang didapat pun enggak musiman juga, tetapi sepanjang tahun.

Nah, biar bisnis pernak-pernik musiman ini enggak lesu, kamu bisa ikuti strategi-strategi berikut.

Jangan fokus di satu momen besar

Saat membangun bisnis jualan pernak-pernik itu, usahakan jangan fokus di satu momen besar saja, seperti saat Ramadan dan Lebaran saja. Kamu bisa ambil semua momen besar itu sebagai pasar potensial. Caranya, kamu bisa menandai kalender kapan momen-momen besar itu akan berlangsung.

Misalkan di awal tahun, biasanya akan datang momen Tahun Baru Imlek. Sebulan sebelum perayaan Imlek, kamu sudah mencari pernak-pernik yang cocok dan bakal diserbu oleh calon pembeli.

Hal serupa juga kamu lakukan di momen lain, seperti perayaan Valentine, Kemerdekaan Indonesia, Ramadan dan Lebaran, serta Natal dan Tahun Baru. Kamu juga bisa meramaikan pasar dengan menyiasati momen spesial lain, seperti Hari Ibu, Hari Bumi, dan lain sebagainya.

Manfaatkan internet

Keberadaan internet dan perangkat digital harus kamu manfaatkan sebesar-besarnya. Semua kanal yang bisa memudahkan calon pembeli untuk menemukan produkmu harus dimaksimalkan. Di antaranya, platform e-commerce, media sosial, dan aplikasi pesan instan.

Di platform e-commerce, kamu bisa mengelompokkan barang daganganmu sesuai tema momen besar. Di media sosial, seperti Instagram, Twitter, dan Facebook, kamu bisa melakukan soft selling, consumer engagement, dan pendekatan dengan calon konsumen. Nah, aplikasi pesan instan bisa kamu pakai untuk layanan customer service.

Bila semua itu dimanfaatkan secara maksimal, brand toko kamu akan makin dikenal. Konsumen akan datang ke tokomu bila ingin mencari pernak-pernik khusus musim tertentu.

Bikin nilai lebih ke konsumen

Kamu bisa memberikan nilai lebih kepada konsumen yang membeli barang ke tokomu. Bisa berupa pelayanan ramah dan cepat, informasi-informasi menarik di kanal media sosial, maupun barang dagangan yang berbeda dari toko lainnya misalnya, barang daganganmu sangat go green. Nilai lebih ini kan menjadi pembeda tokomu dan toko pesaing.

Lakukan manajemen reputasi

Di era internet ini, reputasi sangat penting dan berharga. Calon konsumen akan melihat ulasan di tokomu sebelum memutuskan bertransaksi. Oleh karena itu, kamu perlu melakukan manajemen reputasi.

Caranya, kamu bisa mendengarkan dengan baik bila ada keluhan maupun kritik. Kamu juga bisa menunjukkan apresiasi kepada konsumen yang telah memberikan review bagus.

Reseller atau mencari dan menyetok barang sendiri

Dua pilihan ini bisa menjadi alternatif model bisnis pernak-pernik. Keduanya punya kelebihan dan kekurangan. Kelebihan menjadi reseller, kamu enggak perlu repot membungkus dan mengirim barang, enggak butuh modal besar, serta enggak perlu punya tempat untuk gudang. Sementara, kelemahan menjadi reseller, cuan yang kamu dapat memang lebih sedikit dan kamu sangat tergantung dengan seller tangan pertama.

Bila memilih mencari dan menyetok barang sendiri, keuntungan yang didapat bisa lebih besar. Kamu pun bisa mengustomisasi paket yang akan dikirimkan ke konsumen. Kustomisasi ini akan menjadi nilai lebih untuk tokomu. Kelemahannya, kamu bakal repot dan butuh modal besar, tapi tetap sebanding dengan cuan yang didapat.

Bagaimana? Sudah mantap menjalankan bisnis musiman? Langsung eksekusi ide bisnismu ya. Jangan gagal fokus ya. []

Editor: Prabawati Sriningrum

Sumber: Smartmoney

berita terkait

Image

Ekonomi

Wabah Corona

Pengusaha Ini Tak Menyangka Mesin Disinfektan Jadi Bisnis Paling Menjanjikan Saat Ini

Image

Ekonomi

Saling Menguntungkan! Begini Cara Hadapi Konsumen yang Minta Diskon

Image

Ekonomi

Memulai Bisnis Online di Tengah Pandemi, Kenali Dulu Tantangannya!

Image

Ekonomi

Enggak Melulu Negatif, Pelajaran Berharga yang Dapat Dipetik dari Pandemi!

Image

Ekonomi

Bisnis Pertamini Cuan Rp3 Juta per Bulan, Balik Modal Cuma 4 Bulan

Image

Ekonomi

4 Bisnis Pertanian Ini Bisa Anda Lakukan di Rumah, Gampang dan Modern!

Image

Ekonomi

5 Zodiak Ini Cocok Berkecimpung di Dunia Bisnis, Punya Sifat Bawaan Pekerja Keras hingga Perfeksionis

Image

Ekonomi

Erick: Integrasi RS BUMN Tingkatkan Fokus Bisnis dan Layanan Kesehatan di RI

Image

Ekonomi

Jangan Sampai Terjadi! 4 Kesalahan Umum Ini Bisa Bikin Bisnis Anda Bangkrut

komentar

Image

0 komentar

terkini

Image
Ekonomi

Peningkatan Aktivitas Ekonomi Gairahkan IHSG Hari Ini

IHSG dibuka menguat 17,53 poin atau 0,35 persen ke posisi 5.006,39.

Image
Ekonomi

Ada Harapan Ekonomi Bakal Membaik Buat Rupiah Berenergi

Pada pukul 9.51 WIB, rupiah menguat 58 poin atau 0,4 persen menjadi Rp14.465 per dolar AS dari sebelumnya Rp14.523 per dolar AS.

Image
Ekonomi

DPR Buka Opsi 'Reshuffle' Pimpinan BI dan OJK, Ada Apa?

Ada opsi reshuffle kepemimpinan BI dan OJK jika tak ada perbaikan kinerja secara signifikan dalam penanganan pandemi COVID-19.

Image
Ekonomi

Tak Selalu Enak, 6 Fakta Ini Akan Mengubah Pandanganmu Soal Industri Birahi

Industri Porno memang bukanlah lagi pembicaaraan yang tabu di kalangan masyarakat saat ini. Namun memiliki sisi kelam yang sangat luar biasa

Image
Ekonomi

Hati-hati! Ada 5 Modus Kejahatan di ATM yang Mengincar Kita

Masyarakat harus benar-benar waspada saat menarik uang tunai atau melakukan transaksi di mesin ATM.

Image
Ekonomi
Wabah Corona

Pengusaha Muda Janji Tekan Angka PHK di Tengah Pandemi COVID-19

Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (Hipmi) siap meminimalisir Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) yang terjadi sebagai dampak pandemi COVID-19.

Image
Ekonomi

Capai Rp800 Juta! Ini 5 Pendakian Gunung Termahal di Dunia

Pernah mendaki salah satunya?

Image
Ekonomi

Mompreneur Penopang Ekonomi Keluarga Saat Pandemi

UMKM membuktikan diri sebagai bisnis yang tahan banting, bahkan menjadi penyelamat ekonomi keluarga.

Image
Ekonomi

Ada Modus Baru Penjahat di Ruang ATM, Cegah dengan 7 Langkah Ini

Untuk menjaga agar Anda tidak menjadi korban kejahatan teknologi di ATM, Anda dapat melakukan langkah praktis berikut ini.

Image
Ekonomi

Kemenperin Dorong Peningkatan TKDN Produk Farmasi

Kemenperin terus mendorong terwujudnya kemandirian dan peningkatan daya saing industri farmasi dalam negeri.

terpopuler

  1. Tanggapi Pelaporan Terhadap Denny Siregar, Mustofa: Sekali-kali Orang Kayak Gini Diborgol di Depan Juru Foto Media, Biar Kapok!

  2. Ancaman Amuba Pemakan Otak Bayangi AS, Warga Dilarang Basuh Hidung Pakai Air Keran

  3. Ditemukan Mutasi Baru Virus Corona, Lebih Cepat Menular namun Sakitnya Tak Lebih Parah

  4. Hati-hati! Begini Modus Baru Penjahat di Ruang ATM

  5. Viviane Tidak Pernah Larang Sammy Simorangkir Touring Motor

  6. Pandemi COVID-19, Dokter Tekankan untuk Hilangkan Kebiasaan Tak Sehat

  7. Ayu Ting Ting Ungkap Status Hubungannya dengan Didi Riyadi

  8. Modus Pura-pura Bikin Surat Bebas COVID-19, Pria Berjimat Kelabui ART hingga IRT

  9. Ini 5 Penyebab Kamu Susah Lepas Dari Hutang

  10. Unik dan Kreatif, Cewek Jogja ini Dinamai Dita Leni Ravia Oleh Orang Tuanya

fokus

Lebaran di Tengah Pandemi
Pulih dengan Terapi Musik
Wabah Corona

kolom

Image
Achsanul Qosasi

Renasionalisasi BUMN

Image
Muhtar S. Syihabuddin

Kami Cinta Polisi Sekaligus NKRI

Image
UJANG KOMARUDIN

Marah-marah dan Ancaman Reshuffle

Image
Riyanda Barmawi

Lobster Edhy Dalam Bayang-Bayang Susi

Wawancara

Image
News

DPR RI

Interview Ketua Komisi X Soal Kisruh PPDB: Kemendikbud dan Dinas Pendidikan Provinsi Kurang Sosialisasi

Image
Olahraga

Shin Tae-Yong

Ini Petikan Lengkap Wawancara Shin Tae-Yong yang Dipersoalkan PSSI

Image
News

Interview Mardani Ali Sera: Tidak Urgen, Stop dan Batalkan RUU HIP!

Sosok

Image
Gaya Hidup

Mengenal Herni Ekamawati, Pecinta Kopi yang Jadi Ratu EO

Image
News

Terseret Kasus Bank Bali hingga Jadi Buronan, 5 Fakta Penting Djoko Tjandra

Image
News

Terjun ke Dunia Bisnis, 7 Potret Terkini Putra BTP Nicholas Sean Purnama